Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Keterhubungan Trisenta Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dengan Pembelajaran Literasi Permatasari, Dita; Anas Ahmadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13506

Abstract

Pendidikan literasi di era global menuntut pendekatan yang tidak hanya teknis, tetapi juga filosofis dan kontekstual. Trisenta Pendidikan Ki Hajar Dewantara — Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani — menjadi kerangka etis-pedagogis yang dapat memperkuat pembelajaran literasi di sekolah. Studi ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis terhadap dokumen kebijakan literasi, teori literasi, serta kontribusi pemikiran Prof. Anas Ahmadi dalam bidang sastra dan budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa keteladanan guru dalam literasi, partisipasi siswa, serta dukungan emosional dari lingkungan sekitar sangat memengaruhi efektivitas pembelajaran literasi. Selain itu, pengintegrasian teks sastra dan folklor lokal memberi ruang bagi pendekatan literasi yang lebih humanis, kontekstual, dan membumi. Diperlukan sinergi antara nilai-nilai Trisenta dan strategi literasi nasional untuk membentuk generasi yang literat secara kognitif, emosional, dan budaya.
Pemeriksaan Kesehatan dan Edukasi Penggunaan Obat untuk Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Masyarakat di Padang Panjang Permatasari, Dita; Hanifa, Dini; Juwita, Dian Ayu; Syofyan; Angelica, Sundari Anisa; Pratiwi, Rasika Indri; Putri, Wiwing Nadia
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 8 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v8i4.834

Abstract

Low public awareness of routine health monitoring and knowledge of proper medication use remains a significant problem, leading to increased adverse drug reactions and a decline in health status. Furthermore, a lack of health literacy and high self-medication practices also increase the risk of inappropriate medication use. To address this need, this activity combines health screening and medication education as an integrative approach to improving public health awareness and drug literacy. This study used a quasi-experimental one-group pre-posttest design and was conducted on 24 October 2025, at SDN 07 Ganting, East Padang Panjang, involving 34 participants. Activities included blood pressure, glucose, cholesterol, and uric acid screenings; medical consultations; and medication education and counseling. The majority of participants were women (80%), with a dominant age range of 41–59 years (50%). Mean blood pressure was 129.1 ± 25.0/86.26 ± 13.60 mmHg, glucose 132.41 ± 74.5 mg/dL, cholesterol 214.7 ± 33.8 mg/dL, and uric acid 5.6 ± 1.8 mg/dL, indicating the presence of risk factors requiring monitoring. Knowledge levels were in the good category at both pre-test (90%) and post-test (93.3%), with no significant difference (p = 0.541). This activity contributed to strengthening drug literacy through direct education linked to screening findings, enabling participants to understand their personal health risks. This integrated screening-education approach shows potential as a more effective community intervention model in increasing public knowledge and awareness of health and the safe use of drugs.