Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Peran Modal Sosial Disabilitas sebagai Dasar Peer Counseling pada Masyarakat Difabel Desa Inklusi Kabupaten Tegal Sesya Dias Mumpuni; Ike Desi Florina; Sri Adi Nurhayati; Laelia Nurpratiwiningsih; Hijrah Eko Putro
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 01 (2023): Desember 2023, G Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i01.5493

Abstract

Penelitian ini didasari urgensi penanganan diskriminasi dan stigma disabilitas di Kabupaten Tegal. Anggota Forum Desa Inklusi adalah warga difabel yang suka rela secara aktif pada kegiatan di desa inklusi. Adanya Forum Desa Inklusi agar disabilitas dapat kembali percaya diri, mau untuk bertumbuh dan bergerak untuk kehidupannya. Para relawan ini menjadi modal sosial di desa untuk menggandeng para disabilitas lain di desa. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui apa saja yang dimiliki difabel dalam penguatan modal sosial melalui peer counseling. Responden penelitian ini 40 relawan disabilitas anggota Forum Desa Inklusi berusia 15 – 55 tahun. Penelitian ini kuantitatif experimental design rancangan pre-test post-test control group design. Hasil penelitian ini responden memiliki modal sosial yaitu bergaul dengan teman dan keluarga dengan sangat baik, memulai persahabatan dengan sangat baik, memahami orang lain menggunakan bahasa dengan sangat baik. Kesimpulan penelitian ini tidak ada masalah pada indikator pengukuran pre-test responden sebagai dasar konselor sebaya. Kata kunci: difabel, konseling, komunikasi, konseling sebaya, relawan
Hierarchy Of Effects : Peran Influencer Marketing dalam Memperkuat Brand Awareness dan Purchase pada UMKM Lokal Tegal Ike Desi Florina; Inas Sany Muyassaroh; Fika Febri Eristiani; Dini Septiana Candra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4529

Abstract

Penelitian ini membahas peran influencer marketing dalam memperkuat brand awareness dan mendorong repurchase konsumen pada UMKM lokal di Kota Tegal melalui model Hierarchy of Effects (HOE). Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana strategi influencer berpengaruh pada setiap tahapan HOE—mulai dari awareness, knowledge, liking, preference, conviction, hingga purchase/repurchase. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan proses pengaruh tersebut serta bagaimana strategi digital mampu menciptakan loyalitas konsumen. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi media sosial, dan dokumentasi. Informan terdiri dari lima pelaku UMKM, lima influencer lokal, dan lima puluh konsumen aktif. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjaga validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa influencer marketing berpengaruh signifikan pada seluruh tahapan HOE. Konten yang autentik, komunikatif, dan sesuai dengan budaya lokal membangun kesadaran, pemahaman, dan kepercayaan konsumen, yang kemudian mendorong tindakan pembelian serta pembelian ulang. Simpulan dari penelitian ini adalah influencer marketing terbukti efektif tidak hanya untuk menciptakan brand awareness, tetapi juga dalam membangun loyalitas jangka panjang, sehingga menjadi strategi penting bagi UMKM dalam memperkuat daya saing di era pemasaran digital.
Pengembangan Kapasitas Pengurus Desa Inklusi melalui Pelatihan Peer Counseling dan Keterampilan berbasis Sustainable Development Goals Sri Adi Nurhayati; Anin Eka Sulistyawati; Laelia Nurpratiwiningsih; Ike Desi Florina; Sesya Dias Mumpuni
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 5 No 5 (2025): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v5i5.1302

Abstract

Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2025 ini merupakan tindak lanjut dari penelitian sebelumnya tentang penguatan modal sosial melalui konseling sebaya disabilitas menuju desa inklusi berkelanjutan. Mitra kegiatan adalah Difabel Slawi Mandiri, sebuah organisasi masyarakat yang berdiri sejak 2010 dan berbadan hukum sejak 2015. Selama ini, organisasi telah aktif dalam advokasi disabilitas dan mendorong terbentuknya desa inklusi di Kabupaten Tegal. Namun, masih terdapat kendala dalam pengembangan kapasitas internal, terutama keterampilan konseling sebaya dan pengelolaan organisasi, termasuk bagi anggota baru yang belum pernah mendapat pelatihan secara luring maupun daring. PKM 2025 ini berfokus pada dua permasalahan utama: (1) keterbatasan penguasaan keterampilan konseling sebaya di kalangan anggota, dan (2) kebutuhan penguatan kapasitas organisasi agar berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi keterampilan dasar konseling, peningkatan literasi digital untuk konseling daring, pelatihan dinamika kelompok, penguatan kesadaran gender, hingga praktik konseling sebaya secara langsung. Peserta berjumlah 20 orang, terdiri atas penyandang disabilitas, difabel perempuan, orang yang pernah mengalami kusta, serta perwakilan desa inklusi. Kegiatan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yakni tujuan 10 (Berkurangnya Kesenjangan), tujuan 5 (Kesetaraan Gender), dan tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Hasil yang diharapkan adalah meningkatnya kompetensi anggota dalam konseling sebaya, terbangunnya kapasitas organisasi yang lebih kuat, serta terciptanya pondasi bagi pemberdayaan masyarakat inklusi yang berkesinambungan. Peningkatan level keberdayaan mitra pada aspek sosial kemasyarakatan sebesar 44,0% dan aspek manajemen sebesar 46,2%.