Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH BUDAYA SEKOLAH, KEPUASAN KERJA GURU, DAN PENGEMBANGAN KARIR GURU TERHADAP KINERJA GURU Mamik Miyarti; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14989

Abstract

Kinerja guru dapat diartikan sebagai guru yang dapat menjalankan tugasnya secara profesional, guru harus dapat mengelola proses pembelajaran dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tujuan penelitian: 1) mengetahui pengaruh budaya sekolah terhadap kinerja guru, 2) mengetahui pengaruh kepuasan kerja guru terhadap kinerja guru, 3) mengetahui pengaruh pengembangan karir guru terhadap kinerja guru dan 4) mengetahui pengaruh budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru secara bersama-sama terhadap kinerja guru.Pendekatan penelitian eksplanatori. Jenis penelitian expost facto. Populasi penelitian 140 guru dan sampel penelitian 104 guru. Pengumpulan data dengan angket. Teknik analisis data dengan analisis data diskriptif, uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linieritas dan uji hipotesis meliputi regresi linier sederhana dan berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Analisis regresi menunjukan bahwa budaya sekolah berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=88,269+0,282X1 dengan pengaruh sebesar 15,1%, (2) analisis regresi menunjukan bahwa kepuasan kerja guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=97,680+0,263X2 dengan pengaruh sebesar 41%, (3) analisis regresi menunjukan bahwa pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=99,939+0,245X2 dengan pengaruh sebesar 35%, dan 4) analisis regresi menunjukan bahwa budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru dengan persamaan Ŷ=51,829+0,281X1+0,178X2+0,091X3 dengan pengaruh sebesar 15,2 %.Simpulan penelitian ini adalah budaya sekolah, kepuasan kerja guru dan pengembangan karir guru berpengaruh terhadap kinerja guru sebesar 15,2%. Penulis menyarankan agar kepala sekolah melakukan motivasi, dorongan dan pembinaan kepada guru, serta bersikap adil kepada semua guru dalam upaya untuk meningkatkan kinerja. Kata Kunci: Budaya Sekolah, Kepuasan Kerja Guru Dan Pengembangan Karir Guru
PENGARUH PERAN KOMITE SEKOLAH, PERAN KEPALA SEKOLAH, DAN PENGELOLAAN PEMBIAYAAN SEKOLAH TERHADAP MUTU SEKOLAH SMP DAN MTs Siti Waliyah; Ngasbun Egar; Soedjono Soedjono
Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP) Vol 11, No 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Magister Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jmp.v11i3.14991

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi capaian prestasi akademik dan non akademik  SMP dan MTS yang masih kurang maksimal  yang ditandai dengan hasil nilai ujian sekolah masih standar Ketuntasan Minimal, belum mampu meraih berbagai kejuaraan dalam lomba akademik dan non akademik baik tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional, masih terdapat siswa lulusan SMP dan MTs yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh komite sekolah terhadap mutu sekolah, (2) pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah, pengaruh pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah, dan (3) pengaruh komite sekolah, peran kepala sekolah dan pembiayaan sekolah secara bersama-sama terhadap mutu sekolah di SMP dan MTs zona Kecamatan Subah Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian deskriptif korelasional dengan sampel 118 guru yang dipilih secara proporsional random sampling. Pengujian penelitian ini menggunakan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh positif dan signifikan komite sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 115,628 + 0,306X1; kekuatan korelasi sebesar 0,633 dengan kontribusi 14,0%; (2) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh peran kepala sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 53,962 + 0,629X2 ; kekuatan korelasi sebesar 0,567 dengan kontribusi 32,1%; (3) terdapat pengaruh positif dan signifikan pengaruh pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 85,909 + 0,565X3 ; kekuatan korelasi sebesar 0,565  dengan kontribusi 31,9%; (4) ada pengaruh positif dan signifikan komite sekolah, peran kepala sekolah dan pembiayaan sekolah terhadap mutu sekolah dengan persamaan Ŷ = 28,570 + 0,164 X1 + 0,385 X2+ 0,293 X3  dengan kontribusi variabel independen sebesar 43,2 %. Saran pada penelitian ini adalah guru hendaknya meningkatkan kompetensinya untuk lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga dapat menghantarkan peserta didik meraih prestasi dalam upaya peningkatan mutu sekolah. Kepala sekolah hendaknya menguasai kompetensi manajerial, kewirausahaan dan supervisi agar dapat menjalankan peran dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya meningkatkan mutu sekolah. Dinas Pendidikan hendaknya memberi fasilitas berupa workshop dan pelatihan kepada guru, kepala sekolah maupun komite sekolah tentang manajemen berbasis sekolah sebagai salah satu upaya peningkatan mutu sekolah. Kata kunci: Komite Sekolah, Peran Kepala Sekolah,Pembiayaan Sekolah Mutu Sekolah
PENGARUH KETERAMPILAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN RANDUBLATUNG Siti Umi Kulsum; Ghufron Abdullah; Soedjono Soedjono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18936

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan yang menunjukkan rendahnya kinerja guru SD di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora. Keterampilan manajerial kepala sekolah merupakan faktor yang memengaruhi rendahnya kinerja guru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah semua guru sekolah dasar di Kecamatan Randublatung Kabupaten Blora berjumlah 412 guru. Jumlah sampel penelitian 203 guru. Analisis penelitian ini meliputi analisis uji normalitas, uji liniearitas, uji homogenitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis meliputi uji korelasi, uji Anova, uji Summary, dan uji koefisien regresi.. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif keterampilan manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru yang dinyatakan dengan persamaan regresi sederhana Y = 48,762 + 0,535X1 dan kontribusi sebesar 30,5%.
PENGARUH PERAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN NGAWEN KABUPATEN BLORA Dian Ahmad Kindarto; Ghufron Abdullah; Soedjono Soedjono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18937

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kenyataan yang menunjukkan rendahnya kinerja guru SD di Kecamatan Ngawen. Peran kepala sekolah merupakan faktor yang mempengaruhi rendahnya kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian adalah semua guru sekolah dasar di Kecamatan Ngawen Kabupaten Blora berjumlah 293 guru. Jumlah sampel penelitian 169 guru. Analisis penelitian ini meliputi analisis uji normalitas, uji homogenitas, uji liniearitas, dan uji multikolinearitas. Uji hipotesis meliputi uji korelasi, uji Anova, uji Summary, dan uji koefisien regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif peran kepala sekolah terhadap kinerja guru sebesar 34,6%. Perlu pembinaan untuk meningkatkan peran kepala sekolah agar kinerja guru juga meningkat.
Manajemen Kompetensi Profesional Guru Pendidikan Jasmani Sekolah Menengah Atas (SMA) Soedjono Soedjono; I Made Sudana; Ibnu Fatkhu Royana
Journal of Physical Activity and Sports (JPAS) Vol. 4 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : YLPK Mahardhika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53869/jpas.v4i1.190

Abstract

The purpose of this study is to examine the level of professionalism of high school teachers in Semarang City. The research method used is qualitative with the type of case study. Data collection techniques used observation, interview, and document study. The research samples were principals, MGMP leaders, and physical education teachers who met the criteria for selecting informants. The results showed that the level of professionalism of physical education teachers in Semarang cannot be said to be high, this is because there are many problems that affect the level of professionalism of physical education teachers in Semarang City, such as inadequate facilities and infrastructure, teachers still teach using the demonstration method, and weak teacher administration. The conclusion of this study is that physical education teachers, especially in Semarang City, should further improve their competence both in teaching and administration so that they can have an impact on students.
The Impact of School Management Misconceptions on Student Encouragement of Student Acceptance in Primary Schools Soedjono Soedjono
International Journal of Research in Education Vol 3, No 1 (2023): Issued in January 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v3i1.17224

Abstract

The phenomenon of schools closing or being merged seems to be accepted by the public, but internally it is one of the failures of school management in maintaining the continuity of education. This research aims to explore school strategies to restore public trust through improving the quality of education. The methods used are the critical method, dialectical method, and scholastic method. This research is included in library research. The author tries to find data, and theories related to the issues raised in various literature or references that the author finds and then compares them using the method mentioned above. The research results show that management misconceptions are caused by various deficiencies ranging from lack of understanding to low managerial competence of school principals, which has an impact on the low quality of output, resulting in low public enthusiasm for the school. The efforts made by the school are expected to be comprehensive, both internal and external, including, 1) strengthening the learning community in the school. This community can be used as an effort to strengthen the competency of all human resources in the school, starting from the principal, teachers, and education staff. ; 2) creating a comfortable school ecosystem, comfortable not only for students but also for teachers and educational staff at the school; 3) collaboration with people and society, an effort that is no less important than the others, because this effort is like a double-edged sword, the context is to work together to improve the process and understanding of the quality measures of educational outcomes.
The Effectiveness of The Independent Teaching Platform (PMM) in Increasing The Competency of Primary and Secondary Education Teachers Soedjono Soedjono
International Journal of Research in Education Vol 3, No 2 (2023): Issued in July 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v3i2.17246

Abstract

The Ministry of Education and Culture's intervention in supporting the implementation of the independent curriculum, from policy to technical matters, is carried out because the experience of implementing a top-down curriculum experienced many obstacles. Among the five forms of technical intervention carried out by the Ministry of Education and Culture which are in direct contact with teachers, both teachers at driving schools and non-moving schools, are the independent teaching platform or “Platform Merdeka Mengajar” (PMM). The extent to which the effectiveness of the independent teaching platform (PMM) can increase teacher competence in achieving learning in the classroom is the aim of this research. The methods used are the critical method, dialectical method, and scholastic method. This research is included in library research. The author tries to find data, and theories related to the issues raised in various literature or references that the author finds and then compares them using the method mentioned above. The research results show that the content of the independent teaching platform meets the dimensions and indicators that can increase teacher competence. After learning by utilizing PMM, teacher competence increases according to the indicators that have been determined, so PMM has very high effectiveness in increasing teacher competence in their learning performance.
PENGARUH PROFESIONALISME GURU TERHADAP MUTU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BLORA KABUPATEN BLORA Titis Mahanani; Ghufron Abdullah; Soedjono Soedjono
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 4 (2023): Volume 6 No 4 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v6i4.20721

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah ada pengaruh profesionalisme guru terhadap mutu sekolah dasar di Kecamatan Blora Kabupaten Blora. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini 386 kepala sekolah dan guru dan sampel penelitian 196 kepala sekolah dan guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Analisis data penelitian ini meliputi analisis uji normalitas, uji uji linieritas, uji multikolinearitas dan uji homogenitas.Uji hipotesis pada penelitian ini meliputi uji korelasi, uji F (anova), uji R2 (summary), dan uji t (koefisien regresi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa korelasi antara profesionalisme guru terhadap mutu sekolah dasar sebesar 0,819, termasuk dalam kategori kuat dengan pengaruh sebesar 67,1%.
PELAKSANAAN SUPERVISI AKADEMIK KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMK NU TULIS BATANG Dwi Hartono; Ghufron Abdullah; Soedjono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 3 (2023): Volume 09 No. 03 Juli 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i3.1467

Abstract

ABSTRAK Dwi Hartono, NPM: 20510316. Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di SMK NU Tulis Batang. Tesis, Program Pascasarjana, Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Semarang, Pembimbing I Dr. Ghufron Abdullah, M.Pd, Pembimbing II Dr. Soedjono, M.Si. Supervisi kepala sekolah merupakan kemampuan kepala sekolah dalam melakukan evaluasi dan pembinaan yang bertujuan untuk mengembangkan proses pembelajaran bagi guru. Namun, masih banyak guru yang belum maksimal dalam melaksanakan proses pembelajaran baik dari segi perencanaan, inovasi dan kreatifitas dalam pembelajaran sesuai dengan kompetensi guru yang diinginkan. Rumusan masalah dala penelitian ini adalah: 1) Bagaimana perencanaan supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK NU Tulis Batang; 2) Bagaimana pelaksanaan supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK NU Tulis Batang; 3) Bagaimana tindak lanjut supervisi supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMK NU Tulis Batang. Jenis penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanankan di SMK NU Tulis Batang. Instrumen penelitian menggunakan pedoman wawancara, pedoman pengamatan dokumentasi penting dan Pedoman Observasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini observasi partisipan (participan observation), wawancara mendalam (indepeth interview) dan dokumantasi. Teknik analisis data dengan cara mereduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian: 1) Perencanaan supervisi akademik dilakukan dengan melibatkan guru guru senior sebagai pertimbangan dalam mendesain supervise sesuai kebutuhan. Perencanaan disusun di awal semester berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tahun yang lalui, sehingga perencanaan bisa di prioritaskan pada aspek-aspek tertentu yang mengalami kekurangan selama proses supervisi akademik berlangsung. 2) Pelaksanaan supervisi kepala sekolah di SMK NU Tulis Batang dilaksanakan dengan memberikan bantuan secara akademik maupun administratif. Supervisi yang dilakukan menggunakan pendekatan langsung maupun maupun tidak langsung, yang berfungsi membantu guru dalam menyelesaikan masalah pembelajaran. Supervisi yang dilakukan tidak menjatuhkan vonis salah dalam pelaksanaan pembelajaran, tapi lebih kepada teman sejawat yang saling berdiskusi untuk kinerja yang lebih baik. Keunggulan pelaksanaan supervisi dimana SMK NU Tulis memiliki karakter pola supervisi sendiri hasil pengembangan model supervisi acuan kemendiknas No 13 tahun 2007 maka sekolah ini layak untuk dicontoh karena mandiri dalam mengembangkan pola supervisi yang lebih tepat sesuai kebutuhan lokal sekolah. 3) Evaluasi/ tindak lanjut supervisi akademik secara langsung yaitu dengan bertatap muka antara guru dengan kepala sekolah atau secara tidak langsung dengan mendelegasikan ke kegiatan-kegiatan seperti MGMP, Workshop, Pelatihan, Seminar, PLPG. Kata Kunci : Supervisi Akademik Kepala Sekolah, Kinerja Guru
MANAJEMEN PROGRAM PEMINATAN UNTUK MENGEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK DI MADRASAH TSANAWIYAH MUHAMMADIYAH BATANG Sri Utiarsi; Ghufron Abdullah; Soedjono
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 9 No. 04 (2023): Volume 09 No. 04 September 2023
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v9i04.1662

Abstract

Abstrak Mengembangkan potensi peserta didik merupakan salah satu langkah penting untuk mempersiapkan kecakapan dan karakter peserta didik mengisi hidup dan memberikan kehidupan di masa depan. Tujuan penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan program peminatan untuk mengembangkan potensi peserta didik di MTs Muhammadiyah Batang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dengan subjek penelitian Kepala Madrasah, Tim Pengembang Madrasah, Guru, Orang Tua Siswa, dan Siswa. Teknik pengumpulan data dengan: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik analisi data yang dipergunakan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian: a) Perencanaan meliputi: koordinasi antar stekholder; menetapkan serta merumuskan tujuan dan sasaran program; merencanakan waktu pelaksanaan; merencanakan sarana prasarana dan pembiayaan; identifikasi bakat minat, penentuan jenis peminatan bakat minat yang akan dikembangkan, sosialisasi program kepada orang tua dan masyarakat rapat koordinasi, seleksi bakat minat. b) Pengorganisasian meliputi: pengelompokan peserta didik sesuai jenis peminatan, penentuan pelatih, pembagian tugas kerja sesuai kompetensi, pembuatan jadwal. c) Pelaksanaan meliputi: pemberian stimulus, pemenuhan sarana prasarana, penerapan kedisiplinan, pemberian motivasi, pemberian apresiasi. d) Pengawasan meliputi: pengawasan internal oleh warga madrasah dan pengawasan eksternal oleh komite madrasah, pemberlakuan sanksi, evaluasi terhadap pelaksanaan program tiap bulan, evaluasi/penilaian terhadap individu peserta didik, melaporkan hasil pelaksanaan program peminatan. Penelitian ini memberikan kesimpulan bahwa manajemen pengembangan potensi peserta didik melalui program peminatan sudah dikelola dengan baik, terlihat dari tercapainya target yaitu prestasi peserta didik dan jumlah peminat untuk bersekolah di MTs Muhammadiyah Batang meningkat. Kata Kunci : Peminatan, Pengembangan, Potensi, Peserta Didik