Claim Missing Document
Check
Articles

Effectiveness of Complementary Therapy on Blood Pressure in Hypertension Patients: A Literature Review Sapardi, Vivi Syofia; Desnita, Ria; Surya, Defrima Oka
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 2 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i2.5023

Abstract

Management of hypertension can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Pharmacologically by consuming medication to control blood pressure. Whereas non-pharmacologically, it can be done through the provision of complementary therapy. Complementary therapy is not only for lowering blood pressure but also for addressing various physical and psychological complaints related to hypertension. Some complementary therapies found to help lower blood pressure include progressive muscle relaxation, slow stroke back massage, guided imagery, hypertension exercise, aromatherapy, music therapy, and murotal. The purpose of this literature review is to determine the effectiveness of several types of complementary therapies on blood pressure in hypertensive patients. The literature review search uses the PubMed and Google Scholar databases. The literature search started with articles published from 2019 to 2024. The inclusion criteria used in the selection of this literature review are original research, full text, the period from 2019 to 2024, experimental studies with complementary therapy interventions, and research results showing the effectiveness of the therapy. Whereas the exclusion criteria are studies that do not focus on complementary therapy for hypertension patients. Based on the literature review, 6 articles were found that examined complementary therapy interventions showing significant results in lowering blood pressure in hypertensive patients. The conclusion of this literature review is that complementary therapies such as progressive muscle relaxation, slow stroke back massage, guided imagery, hypertension exercises, aromatherapy, music therapy, and murotal are effective in lowering blood pressure in hypertensive patients.
Diabetic Shoes with Foot Moisture Detection System to Support the Foot Care of Diabetic Patients Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Ilahi, Anugrah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.5026

Abstract

Diabetic Foot Ulcers (DFU) are one of the serious complications experienced by diabetes patients. Foot care for DM patients is very important to prevent foot ulcer complications. Foot care can be done by using the right shoes and also maintaining moisture on the foot skin. Wearing shoes for too long affects the moisture of the feet. Skin that is too dry or too moist can also cause damage to the skin, which can lead to ulcers. Special shoes for DM patients that have already been used still have limitations and do not monitor foot health optimally and in real-time. The aim of this research is to design diabetes shoes with a foot moisture detection system. The design of this research is a research and development approach (R&D). The stages conducted in this research consist of literature study, system design, design implementation, system testing, and analysis. Data analysis and system performance results will evaluate the sensor's function to detect foot moisture in patients while using the shoes. The result of this research is the development of diabetes shoes with a real-time moisture detection system. It is hoped that diabetes mellitus patients can independently perform foot care, one of which is by controlling foot moisture.
Efektifitas Metode Pembelajaran Simulasi Online Terhadap Kompetensi Mahasiswa Dalam Perawatan Berfokus Keluarga Surya, Defrima Oka; Afrizal, Afrizal
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.382

Abstract

Pembelajaran keperawatan keluarga merupakan salah satu pendidikan keilmuan inti keperawatan. Pada saat kondisi pandemi COVID-19, metode pembelajaran dimodifikasi menjadi pembelajaran daring sehingga hal ini mempengaruhi pencapaian kompetensi mahasiswa khususnya dalam keperawatan keluarga. Penerapan metode simulasi pada umumnya digunakan pada pembelajaran klinis dan minim dimanfaatkan pada saat pembelajaran keperawatan keluarga. Simulasi online dengan menghadirkan keluarga di ruang zoom dalam praktik keperawatan keluarga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan psikomotor, komunikasi, kemampuan pengambilan keputusan, dan nilai-nilai perilaku mahasiswa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran simulasi online terhadap kompetensi mahasiswa dalam perawatan berfokus keluarga pada praktik keperawatan keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment dengan pendekatan pre dan post without control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling dengan besar sampel 10 orang. Kriteria inklusi penelitian adalah bersedia menjadi responden penelitian, mahasiswa mengambil mata kuliah keperawatan gerontik dan melakukan asuhan keperawatan lansia dalam keluarga. Hasil penelitian dianalisis menggunakan paired T-test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ditemukan efektifitas metode pembelajaran simulasi online terhadap kompetensi mahasiswa dalam perawatan berfokus keluarga dengan p=0,00 (p<0,05). Dosen keperawatan dapat menerapkan simulasi sebagai salah satu metode  pembelajaran  sebagai  strategi  untuk  meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam praktik keperawatan berfokus keluarga.
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua Desnita, Ria; Sapardi, Vivi Syofia; Surya, Defrima Oka
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.480

Abstract

Vaksinasi merupakan upaya pencegahan Covid-19. Vaksin Covid-19 masih tergolong baru dan masyarakat masih merasa takut terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melakukan vaksinasi maka KIPI vaksin Covid-19 perlu dievaluasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan KIPI vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner adverse events following immunisation. Jumlah sampel adalah 95 orang. Penelitian dilakukan di Kota Padang secara online melalui google form. Kriteria inklusi penelitian adalah berusia 18 – 50 tahun, sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% responden mendapatkan vaksin jenis Sinovac. Hasil perbandingan KIPI dosis pertama dan kedua yaitu terjadi peningkatan keluhan yang dirasakan oleh responden saat dosis kedua, dimana 8,2% mengalami kemerahan pada area injeksi, 60,7% mengalami nyeri pada area injeksi dan nyeri tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 22,4% mengalami bengkak pada area injeksi dan bengkak tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 47,1% mengalami kelelahan tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 29,4% responden mengalami sakit kepala tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 15,3% responden mengalami demam. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa KIPI yang dialami responden tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. Untuk mengatasi KIPI vaksin Covid-19 disarankan masyarakat untuk membatasi aktifitas dan istirahat yang cukup.
Pengaruh Latihan Bermain Gasing Terhadap Kekuatan Otot Ekstremitas Atas pada Pasien Stroke : Studi Pre-Eksperimental di Wilayah Kerja Puskesmas Kuranji Padang Vivi Syofia Sapardi; Fitria Alisa; Ria Desnita; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52577

Abstract

Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang yang sering berdampak pada penurunan kekuatan otot ekstremitas atas sehingga membatasi kemandirian pasien. Intervensi rehabilitasi yang bersifat fungsional dan menyenangkan diperlukan untuk meningkatkan motivasi dan efektivitas latihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan gasing berbasis permainan tradisional terhadap peningkatan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest dengan total sampel 14 pasien stroke yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi latihan gasing dilakukan secara terstruktur dan terarah untuk melatih otot-otot lengan, pergelangan, dan tangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai tengah kekuatan otot ekstremitas atas sebelum intervensi adalah 2 dan setelah intervensi meningkat menjadi 3. Hasil uji bivariat dengan Uji Wilcoxon menunjukkan latihan bermain gasing berpengaruh dalam meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke (p=0,001). Latihan gasing terbukti mampu meningkatkan repetisi gerakan, memberikan stimulasi motorik yang bermakna, serta mendorong partisipasi aktif pasien melalui elemen permainan yang menyenangkan. Kesimpulannya, latihan gasing dapat menjadi alternatif intervensi rehabilitasi yang efektif, murah, dan mudah diterapkan untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke, serta berpotensi diimplementasikan dalam program latihan klinis maupun home based therapy.
Pengaruh Terapi Reminiscence Melalui Permainan “Domino Kenangan” Terhadap Tingkat Kesepian Lansia di Pstw Guslinda Guslinda; Defrima Oka Surya
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52599

Abstract

Kesepian merupakan permasalahan psikososial yang umum terjadi pada lansia yang tinggal di panti sosial dan berdampak pada kesehatan mental maupun kualitas hidup mereka. Terapi reminiscence kelompok dikenal efektif menurunkan kesepian, namun integrasi elemen budaya lokal dalam media terapi masih jarang dikembangkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan berbasis budaya Minangkabau terhadap tingkat kesepian lansia di PSTW Sabai Nan Aluih Sicincin. Penelitian menggunakan desain quasi–eksperimental pre–post test dengan kelompok kontrol dengan total sampel 48 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi dilakukan dalam dua sesi selama 1 minggu, masing-masing berdurasi 45–60 menit, melibatkan aktivitas permainan domino berpasangan yang memicu diskusi kenangan melalui gambar budaya seperti Rumah Gadang, Rendang, Saluang, dan artefak tradisional lainnya. Tingkat kesepian diukur menggunakan UCLA Loneliness Scale. Analisis menggunakan uji Paired t-test menunjukkan penurunan signifikan tingkat kesepian setelah intervensi (p=0,000) pada kelompok intervensi. Analisis bivariat terhadap selisih skor kesepian sebelum dan sesudah intervensi antara kelompok kontrol dan intervensi menggunakan uji Pooled t-test didapatkan perbedaan yang signifikan (p=0,000). Hasil ini mengindikasikan bahwa terapi reminiscence melalui permainan Domino Kenangan efektif meningkatkan interaksi sosial, memicu memori positif, serta memperkuat sense of belonging lansia sehingga kesepian berkurang secara bermakna. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai program psikososial rutin di panti sosial karena mudah diterapkan, murah, dan relevan secara budaya. Penelitian lanjutan dengan desain acak terkontrol diperlukan untuk menguji efektivitas jangka panjang dan memperluas penerapannya pada berbagai kelompok lansia.