Claim Missing Document
Check
Articles

Diabetic Shoes with Foot Moisture Detection System to Support the Foot Care of Diabetic Patients Surya, Defrima Oka; Desnita, Ria; Ilahi, Anugrah
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 4 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i4.5026

Abstract

Diabetic Foot Ulcers (DFU) are one of the serious complications experienced by diabetes patients. Foot care for DM patients is very important to prevent foot ulcer complications. Foot care can be done by using the right shoes and also maintaining moisture on the foot skin. Wearing shoes for too long affects the moisture of the feet. Skin that is too dry or too moist can also cause damage to the skin, which can lead to ulcers. Special shoes for DM patients that have already been used still have limitations and do not monitor foot health optimally and in real-time. The aim of this research is to design diabetes shoes with a foot moisture detection system. The design of this research is a research and development approach (R&D). The stages conducted in this research consist of literature study, system design, design implementation, system testing, and analysis. Data analysis and system performance results will evaluate the sensor's function to detect foot moisture in patients while using the shoes. The result of this research is the development of diabetes shoes with a real-time moisture detection system. It is hoped that diabetes mellitus patients can independently perform foot care, one of which is by controlling foot moisture.
Efektifitas Metode Pembelajaran Simulasi Online Terhadap Kompetensi Mahasiswa Dalam Perawatan Berfokus Keluarga Surya, Defrima Oka; Afrizal, Afrizal
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 5, No 1 (2021): JIK-April Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v5i1.382

Abstract

Pembelajaran keperawatan keluarga merupakan salah satu pendidikan keilmuan inti keperawatan. Pada saat kondisi pandemi COVID-19, metode pembelajaran dimodifikasi menjadi pembelajaran daring sehingga hal ini mempengaruhi pencapaian kompetensi mahasiswa khususnya dalam keperawatan keluarga. Penerapan metode simulasi pada umumnya digunakan pada pembelajaran klinis dan minim dimanfaatkan pada saat pembelajaran keperawatan keluarga. Simulasi online dengan menghadirkan keluarga di ruang zoom dalam praktik keperawatan keluarga diharapkan mampu meningkatkan kemampuan psikomotor, komunikasi, kemampuan pengambilan keputusan, dan nilai-nilai perilaku mahasiswa. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas metode pembelajaran simulasi online terhadap kompetensi mahasiswa dalam perawatan berfokus keluarga pada praktik keperawatan keluarga. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment dengan pendekatan pre dan post without control group design. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik consecutive sampling dengan besar sampel 10 orang. Kriteria inklusi penelitian adalah bersedia menjadi responden penelitian, mahasiswa mengambil mata kuliah keperawatan gerontik dan melakukan asuhan keperawatan lansia dalam keluarga. Hasil penelitian dianalisis menggunakan paired T-test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ditemukan efektifitas metode pembelajaran simulasi online terhadap kompetensi mahasiswa dalam perawatan berfokus keluarga dengan p=0,00 (p<0,05). Dosen keperawatan dapat menerapkan simulasi sebagai salah satu metode  pembelajaran  sebagai  strategi  untuk  meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam praktik keperawatan berfokus keluarga.
Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Vaksin Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua Desnita, Ria; Sapardi, Vivi Syofia; Surya, Defrima Oka
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 6, No 1 (2022): JIK-April Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : UNIVERSITAS ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v6i1.480

Abstract

Vaksinasi merupakan upaya pencegahan Covid-19. Vaksin Covid-19 masih tergolong baru dan masyarakat masih merasa takut terjadinya kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melakukan vaksinasi maka KIPI vaksin Covid-19 perlu dievaluasi. Tujuan penelitian adalah mengetahui perbandingan KIPI vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan kuesioner adverse events following immunisation. Jumlah sampel adalah 95 orang. Penelitian dilakukan di Kota Padang secara online melalui google form. Kriteria inklusi penelitian adalah berusia 18 – 50 tahun, sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama dan kedua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 73,7% responden mendapatkan vaksin jenis Sinovac. Hasil perbandingan KIPI dosis pertama dan kedua yaitu terjadi peningkatan keluhan yang dirasakan oleh responden saat dosis kedua, dimana 8,2% mengalami kemerahan pada area injeksi, 60,7% mengalami nyeri pada area injeksi dan nyeri tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 22,4% mengalami bengkak pada area injeksi dan bengkak tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 47,1% mengalami kelelahan tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 29,4% responden mengalami sakit kepala tetapi tidak mengganggu aktifitas sehari-hari, 15,3% responden mengalami demam. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa KIPI yang dialami responden tidak mengganggu aktifitas sehari-hari. Untuk mengatasi KIPI vaksin Covid-19 disarankan masyarakat untuk membatasi aktifitas dan istirahat yang cukup.