Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding University Research Colloquium

Sosialisasi Peran Guru Dalam Pendampingan Toilet Training Pada Anak Di Tk Aba Tegalrejo Yogyakarta Fitriyanti, Eka; Dwihestie, Luluk Khusnul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training diperkenalkan pada usia 2-4 tahun dikarenakan pada usia ini, otot-otot sudah dapat menahan kandung kemihnya dan anak sudah dapat menyampaikan keinginan untuk BAK/BAB yang dirasakan. Selain itu, anak sudah cukup siap secara fsik, emosi dan psikologis untuk berlatih toilet training. Hal lain yang mempengaruhi keberhasilan proses toilet training yaitu waktu yang tepat dan dukungan lingkungan sekitar seperti orangtua atau pengasuh saat dirumah, dan guru saat anak berada di sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan ilmu kepada guru TK sehingga dapat berperan dengan baik dan tepat dalam proses pelaksanaan toilet training pada anak. Metode pelaksanaan kegiatan menjelaskan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dilakukan adalah koordinasi, rekriutmen, sosialisasi dan pemberian edukasi, simulasi, monitoring dan evaluasi. Adanya edukasi dan pengoptimalan peran guru di TK ABA kacamatan Tegalrejo sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan guru dalam pendampingan proses toilet training pada anak sehingga diharapkan dapat menghasilkan luaran yang positif. Hasil: kegiatan sosialisasi berjalan dengan baik dan lancar, evaluasi dan monitoring dilakukan 1 minggu setelah pemberian edukasi hasilnya guru dapat melakukan pendampingan toilet training pada anak saat berada di sekolah. Luaran kegiatan berupa tekad yang kuat dan kesadaran guru tentang pentingnya peran guru dalam stimulasi anak untuk toileting, peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guru dalam pendampingan toileting pada anak diharapkan dapat berjalan dengan baik agar meningkatkan kemandirian anak dan derajat kesehatan anak. dapat tercapai.
Kesiapan Menikah Wanita Usia Subur Di Desa Pulutan Wonosari Gunungkidul Yogyakarta Widyaningrum, Fransiska Anna; Dwihestie, Luluk Khusnul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan persentase pernikahan usia muda cukup tinggi. Perempuan Indonesia yang menikah sebelum usia 18 tahun mengalami peningkatan sebesar 2,9% dari tahun 2015-2017. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terdapat tiga kabupaten dengan persentasi kasus pernikahan dini sangat tinggi, salah satunya kabupaten Gunungkidul. Pada tahun 2015 terdapat sebanyak 47,54% atau 184 kasus remaja yang mengajukan dispensasi pernikahan di usia yang sangat muda. Kurangnya kesiapan dalam pernikahan usia muda dapat meningkatkan angka kematian ibu dan bayi, resiko komplikasi kehamilan serta meningkatkan resiko serviks bagi perempuan karena hubungan seksual dilakukan pada saat organ reproduksi belum matang. Dilihat dari kesiapan emosi, peran, dan sosial, dalam rumah tangga yang terjadi karena pernikahan usia muda akan menyebabkan perceraian jika gagal melewati berbagai macam permasalahan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesiapan menikah pada wanita usia subur di Desa Pulutan Wonosari Gunungkidul. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif analitik. Populasi penelitian ini adalah wanita usia subur dari usia 19-35 tahun sebanyak 89 responden, teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Analisis data menggunakan analisis univariate. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kesiapan menikah pada wanita usia subur di Desa Pulutan Wonosari Gunungkidul sebagian besar memiliki kesiapan menikah dalam kategori cukup yaitu sebanyak 62 responden (69,7 %). Diharapkan wanita usia subur dapat meningkatkan pengetahuan tentang kesiapan menikah dan merencanakan usia menikah yang ideal untuk kesehatan reproduksinya.