Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Analisis Kebutuhan Air Irigasi Pada Sawah Selama Satu Masa Tanam Dengan Lima Metode Reni Oktaviani Tarru
AgroSainT Vol 3 No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v3i1.619

Abstract

Suplai air untuk pertanian khususnya untuk tanaman padi dengan pemberian air yang menerus selama masa tanam (metode konvensional) akan makin berkurang. Pada metode ini dibutuhkan air dalam jumlah yang sangat banyak dan hanya menghasilkan produksi beras yang masih rendah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengukur nilai kebutuhan air irigasi selama satu masa tanam dengan menggunakan sistem irigasi hemat air yang telah banyak diuji, dikembangkan, diterapkan, dan disebarluaskan di berbagai negara terutama di China. Sistem irigasi yang digunakan adalah metode modifikasi tradisional/ MTR (dengan sistem genangan), metode Alternate Wetting and Drying/AWD (metode pergantian basah dan kering), metode Semi Dry Cultivation/SDC (metode semi kering), dan metode System of Rice Intensification/SRI (metode basah). Sistem irigasi hemat air ini dibandingkan dengan sistem tradisional/metode konvensional (sistem genangan menerus). Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan air irigasi selama satu masa tanam untuk metode TRI 681.35 mm, metode MTR 636.38 mm atau terjadi pengurangan sebesar 6.6 % dari metode TRI, metode AWD 582.36 mm atau terjadi pengurangan sebesar 14,53 % dari metode TRI, metode SDC 549.33 mm atau terjadi pengurangan sebesar 19.37 % dari metode TRI, dan metode SRI 1003.15 mm atau terjadi peningkatan 47.23 % dari TRI. Pada metode SRI peningkatan nilai KAI yang terjadi disebabkan karena besarnya nilai perkolasi pada metode tersebut.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Pemberian Kolostrum pada Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kelurahan Bombongan Makale Tahun 2012 Reni Oktaviani Tarru
AgroSainT Vol 4 No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v4i3.657

Abstract

Toilet training pada anak merupakan suatu cara untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air kecil dan buang air besar, serta buang air besar pada tempatnya. Latihan untuk berkemih dan defekasi adalah tugas anak usia toddler. Pada tahapan usia satu sampai tiga tahun atau usia toddler. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan toilet training pada anak usia toddler di Kelurahan Penanian Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Metode : Penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study, yaitu rancangan penelitian yang pengukuran atau pengamatannya dilakukan secara simultan atau secara bersamaan pada satu saat (sekali waktu) untuk mengetahui adanya hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan ibu dengan Toilet Training pada anak usia toddler di Kelurahan Penanian, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Hasil : Hasil penelitian dengan uji statistic Chi Square diperoleh nilai yaitu untuk tingkat pendidikan ibu diperoleh nilai p=0,007 dan nilai ?=0,05. Jadi p < ? , yang berarti ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan toilet training pada anak usia toddler. Untuk pengetahuan ibu diperoleh nilai p=0,001 dan nilai ?=0,05. Jadi p < ?, yang berarti ada hubungan pengetahuan ibu dengan toilet training pada anak usia toddler. Kesimpulan : Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan ibu mempunyai hubungan yang bermakna terhadap toilet training, dan pengetahuan ibu mempunyai hubungan yang bermakna terhadap toilet training. Saran-saran berdasarkan hasil penelitian ini adalah diharapkan toilet training bisa diterapkan oleh ibu-ibu disamping petugas kesehatan dapat meningkatkan promosi kesehatan dalam menerapkan toilet training pada anak usia toddler.
ANALISIS DAMPAK BUANGAN LIMBAH CAIR PADA ALIRAN SUNGAI SA’DAN (StudiKasusPabrikTahu dan Tempe Sumber Wangi Tallunglipu) Reni Oktaviani Tarru
AgroSainT Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Kristen Indonesia Toraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47178/agro.v6i1.725

Abstract

Keberadaan tahu dan tempe telah diakui sebagai makanan yang bergizi dengan harga yang relatif murah. Produsen tahudan tempe umumnya tergolong ke dalam industri kecil danhampirdijumpai disetiap desa dan kecamatan dan pengolahannya sebagian besar mengambil lokasidisekitar sungai ataupun selokan guna memudahkan proses pembuanganlimbahnya, tetapi akanmenimbulkan dampak pencemaran lingkungan perairan disekitarnya. Hal inidapat terjadi karena belum adanya upaya penanggulangan limbah cair dari pengolahan tahu dan tempe. Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak pembuangan limbah cair tahu dan tempe terhadap kualitas air Sungai Sa’dan dari parameter fisik ( TSS, dan TDS ), kimia ( PH, BOD, dan COD ), biologis ( Bakteri Escherichia coli), dan membandingkan nilai limbah cair pabrik tahu dan tempe Sumber Wangi Tallunglipu dengan nilai dari Baku Mutu Limbah Cair bagi kegiatan Industri sesuai dengan KEP-51/MENLUH/10/1995. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter fisik mempunyai kadar TSS 760.80 dan TDS 18700, parameter Kimia mempunyai kadar BOD 376.93, COD 942.32 dan pH 4.21 parameter biologis, hasil kultur bakteri Escherichia colipositif, dan berdasarkan pada baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri sesuai dengan KEP-51/MENLUH/10/1995, yang termasuk pada kelas I limbah yang dibuang pada pabrik tahu dan tempe sumber wangi Tallunglipu telah melewati criteria baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri, maka harus dilakukan proses pengolahan limbah terlebih dahulu.
Prediksi Sedimentasi Sungai: Studi Kasus Implementasi Teknik Lingkungan dalam Penelolaan Sumber Daya Air: River Sedimentation Prediction: A Case Study of Environmental Engineering Implementation in Water Resources Management Susatyo Adhi Pramono; Hendra Hafid; Hamzah Al Imran; Reni Oktaviani Tarru; Harni Eirene Tarru
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 6: Juni 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i6.5453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik sedimentasi Sungai Citarum di Jawa Barat, Indonesia, dan menyajikan strategi pengelolaan yang dapat diterapkan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air dan lingkungan. Metode yang digunakan meliputi pendekatan studi kasus dengan analisis data sekunder dan primer, termasuk analisis topografi dan hidrologi, analisis laboratorium terhadap sampel sedimen, dan pemodelan prediksi. Hasil analisis menunjukkan pentingnya pemahaman mendalam tentang pola sedimentasi, identifikasi area rawan, dan penggunaan pemodelan prediksi sebagai alat pengambilan keputusan. Implikasi temuan ini sangat signifikan dalam merencanakan strategi pengelolaan yang tepat guna untuk mengatasi masalah sedimentasi dan menjaga keberlanjutan Sungai Citarum. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengambilan keputusan yang lebih terinformasi dalam upaya mempertahankan kelestarian sumber daya air dan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.
Budidaya Ikan Lele dan Kangkung Hidroponik di Lembang Buntu Tallunglipu Tarru, Harni Eirene; Tarru, Reni Oktaviani; Rangan, Parea Rusan; Kondong, Melson
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i1.2204

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengabdian beberapa dosen dan mahasiswa. Program ini dilaksanakan di Lembang Buntu Tallunglipu dengan fokus pada budidaya ikan lele dan kangkung hidroponik sebagai solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami konteks sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat serta mengevaluasi dampak program. Hasilnya menunjukkan bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan lele dan kangkung hidroponik. Program ini juga berhasil membangun hubungan yang lebih baik antara mahasiswa dan masyarakat. Kesuksesan program ini berkat dukungan dan kerjasama dari masyarakat yang sangat membantu dan mendukung. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar hidup dan mengabdi di masyarakat, serta berperan aktif dalam membangun komunitas. KKN tidak hanya untuk menerapkan ilmu, tetapi juga untuk belajar cara berbaur dengan masyarakat dan memahami realita mereka.Kata Kunci: pembangunan, teknik budidaya, ketahanan pangan, pertanian organik, pemberdayaan masyarakat
Pengembangan Sistem Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Komposter Otomatis di Kawasan Perkotaan Kabupaten Garut Kecamatan Tarogong Kaler Hasyim, Dadang Muhammad; Hafid, Hendra; Tarru, Reni Oktaviani; Pramono, Susatyo Adhi; Tarru, Harni Eirene
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2425

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah organik di wilayah perkotaan, termasuk Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, menjadi tantangan serius yang berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat. Volume sampah organik rumah tangga yang tinggi belum diimbangi dengan sistem pengolahan yang efektif di tingkat sumber. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah organik berbasis komposter otomatis yang mudah dioperasikan dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Metode yang digunakan meliputi identifikasi permasalahan melalui survei dan diskusi kelompok, perancangan alat komposter otomatis, pelatihan kepada masyarakat, serta evaluasi dampak terhadap perilaku dan lingkungan. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengelolaan sampah mandiri oleh masyarakat. Rata-rata rumah tangga berhasil mengurangi pembuangan sampah organik hingga lebih dari 60%, dan mampu menghasilkan kompos berkualitas yang dimanfaatkan untuk pertanian rumah tangga. Partisipasi masyarakat meningkat dari 12% menjadi 84%, serta tingkat pemahaman tentang pengelolaan sampah organik mengalami peningkatan dari skor 2,1 menjadi 4,3 pada skala 1–5. Selain itu, tingkat kepuasan terhadap penggunaan alat mencapai 88% pada kategori sangat puas. Komposter otomatis yang dikembangkan terbukti efektif, ekonomis, dan mudah digunakan, serta mampu mengintegrasikan aspek teknis dan sosial dalam upaya pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini menghasilkan solusi berbasis teknologi yang adaptif dan berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa. Kebaruan dari pengabdian ini terletak pada pendekatan integratif antara teknologi dan pemberdayaan masyarakat yang diterapkan secara langsung pada konteks lokal. Kata Kunci: Sampah organik, komposter otomatis, pemberdayaan masyarakat, penglolaan lingkungan, dan teknologi adaptif.
Penilaian Kualitas Perumahan Publik: Survei Kepuasan Penghuni dan Kebutuhan Perbaikan: Public Housing Quality Assessment: Resident Satisfaction Survey and Improvement Needs Hendra Hafid; Muhammad Hijerah Al-Ahmad; Ainur Ridlo; Reni Oktaviani Tarru;  Harni Eirene Tarru
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 7: Juli 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i7.8169

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan penghuni terhadap kualitas perumahan publik dan mengidentifikasi kebutuhan perbaikan berdasarkan hasil survei di beberapa kota besar di Indonesia. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 150 penghuni perumahan publik. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya dengan hasil yang menunjukkan tingkat keandalan yang baik. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk mengetahui persepsi penghuni terhadap berbagai variabel, seperti kualitas fisik bangunan, fasilitas umum, lingkungan sosial, dan pelayanan pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas fisik bangunan memberikan pengaruh yang besar terhadap kepuasan penghuni, terutama pada aspek struktur bangunan, material, instalasi listrik dan air, serta pencahayaan dan ventilasi. Fasilitas umum, lingkungan sosial yang kondusif, dan pelayanan pengelola juga berkontribusi terhadap terciptanya kenyamanan dan loyalitas penghuni. Walaupun sebagian besar penghuni merasa cukup puas, mereka tetap menyampaikan kebutuhan akan perbaikan fasilitas dan layanan yang lebih baik.Kepuasan penghuni secara keseluruhan merupakan hasil dari penilaian mereka terhadap semua faktor tersebut. Penghuni yang merasa puas cenderung memiliki loyalitas tinggi terhadap tempat tinggalnya, sedangkan ketidakpuasan dapat mempengaruhi keputusan mereka untuk bertahan atau pindah. Oleh karena itu, peningkatan kualitas perumahan publik harus menjadi perhatian utama pengelola dan pemerintah. Evaluasi berkala berbasis persepsi penghuni menjadi langkah penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan perumahan publik di Indonesia.
Pemberdayaan Umkm Sebagai Usaha Meningkatkan Kualitas Pemasaran Produk di Lembang Tadongkon Oktaviani Tarru, Reni; Eirene Tarru, Harni
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i2.2475

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang merupakan pilar penting pembangunan ekonomi Indonesia terus didorong agar dapat naik kelas, sehingga bisa memberikan kontribusi lebih besar bagi perekonomian, dan menyerap tenaga kerja lebih banyak. Sektor UMKM memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 61%, atau senilai dengan Rp9.580 triliun. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, Indonesia memiliki 65,5 juta UMKM yang jumlahnya mencapai 99% dari keseluruhan unit usaha. Penelitian ini  mengambil obyek UMKM di Lembang Tadongkon Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemasaran produk pada UMKM . Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data diambil menggunakan metode wawancara dan proses wawancara sesuai dengan tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana pemberdayaan UMKM dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pemasaran produk, khususnya di wilayah Lembang Tadongkon, serta memberikan rekomendasi yang dapat membantu UMKM dalam mengatasi tantangan yang mereka hadapi dalam hal pemasaran produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meningkatnya kualitas pemasaran dengan pemasararan melalui media digital, dimana saat ini adalah era digital masyarakat memiliki kemudahan bertransaksi dalam berbagai hal dengan mudah. Hal ini dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha UMKM di Lembang Tadongkon  untuk mengenalkan produk yang dihasilkan dengan jangkauan yang luas dan menghemat biaya.
Assessment of the Quality of the Saddang River as A Water Resource in North Toraja Regency Using Storet and Pollution Index Tarru, Reni Oktaviani; Sarira, Juliah; Y Marrung, Marianne; Tarru, Harni Eirene; Pakiding, Yulius
Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik Vol. 8 No. 1 (2026): Equivalent: Jurnal Ilmiah Sosial Teknik
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/jequi.v8i1.270

Abstract

Background: The Saddang River in North Toraja Regency serves as a key water resource for domestic, agricultural, and fishery needs. Increased activity along the watershed may degrade water quality and threaten the sustainability of the river's functions. Objective: This study aims to evaluate the water quality of the Saddang River as a water resource in North Toraja Regency using the STORET and Pollution Index methods. Methods: Sampling was conducted at four observation points (upstream, two middle stations, and downstream) over two weeks, measuring temperature, pH, DO, BOD, COD, TDS, and Total Coliform, with reference to class II water quality standards in Government Regulation Number 22 of 2021. Results: STORET classified the Saddang River as moderately polluted at all stations (scores: −11 to −15). The Pollution Index indicated more severe conditions: in Week 1, ST1 and ST4 were moderately polluted (IP 7.30–8.71) and ST2–ST3 were heavily polluted (IP 10.79–13.18); in Week 2, all stations were heavily polluted (IP 10.21–18.94). Dominant pollutants were Total Coliform, BOD, COD, and low DO (<4 mg/L), indicating organic and microbiological contamination from domestic sources. Water quality declined progressively from upstream to downstream. Conclusion: Both STORET and Pollution Index methods confirmed water quality degradation in the Saddang River, with Total Coliform, BOD, COD, and low DO as dominant pollutants. ST2 and ST3 were identified as critical pollution hotspots requiring priority intervention. The combined application of both methods provides a robust framework for evidence-based water resource management in North Toraja Regency.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK PERTANIAN BERKELANJUTAN DI LEMBANG RANTE, KECAMATAN NANGGALA, KABUPATEN TORAJA UTARA Nitha Nitha; Fikran Fikran; Yafet Bontong; Petrus Sampelawang; Reni Oktaviani Tarru; Harni Eirene Tarru; Nofrianto Pasae; Jendri Banne; Heng Li Ling; Surianti Mutia; Dayu Octavian Issan; Angelin D. R. Manga; Wiwin Suriani Payung; Kejora Tandiallo; Olivia Sumule; Mince Kallang; Uci Tallega; Sulestri Tiku Limbong; Kelvin Pala’biran
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.49138

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Lembang Rante, Kecamatan Nanggala, Kabupaten Toraja Utara, dengan berorientasi pada pertanian organik salah satunya yakni pemanfaatan kotoran hewan dalam hal ini kotoran kerbau menjadi salah satu bahan dasar dari pembuatan pupuk organik yang nantinya akan menjadi sampel edukasi bagi masyarakat di daerah tersebut. Adapun kegiatan ini meliputi proses produksi pupuk organik, mulai dari pengumpulan bahan baku organik seperti kohe (kotoran hewan), sekam, dan dan berbagai jenis limbah organic yang ada disekitar. Hal ini memberi edukasi kepada masyarakat khususnya petani lokal untuk mempelajari teknik pencampuran yang benar dan prosedur pengolahan yang baik untuk menghasilkan serta memanfaatkan pupuk organik dan fermentasi. Hasil dari kegiatan ini adalah terciptanya pupuk organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, mendukung pertumbuhan alami tanaman dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Selain manfaat tersebut, usaha produksi pupuk organik juga membantu mengurangi sampah organik yang dihasilkan, menjaga keseimbangan ekosistem pertanian serta mendorong kemajuan di bidang pertanian. Peningkatan produksi di bidang pertanian akan menunjang peningkatan sumber pendapatan dengan efesiensi biaya yang lebih besar (±30%) yang nantinya akan mendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan di terkhusus di Lembang Rante.