Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

EFEKTIVITAS PELAYANAN PERIZINAN NON-USAHA MELALUI APLIKASI SICANTIK CLOUD PADA DPMPTSP DI KABUPATEN PASAMAN MILSA JULAINI; Malse Yulivestra; Hendri Koeswara
Journal of Administration, Governance, and Political Issues Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims the effectiveness of non-business licensing services through the SICANTIK Cloud Application at the DPMPTSP of Pasaman Regency as part of public service digitalization to improve speed, transparency, and accessibility. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation from purposively selected informants and validated through source triangulation. The analysis is based on Campbell’s effectiveness theory, encompassing program success, target achievement, user satisfaction, input–output suitability, and overall goal attainment. The findings reveal that the service has not been fully effective. Although the application simplifies the licensing process, its implementation is constrained by system disruptions, reliance on central servers, limited network infrastructure, and inconsistent adherence to digital standard operating procedures. Consequently, the benefits of digital services are not evenly experienced by all community members. The study recommends strengthening human resource capacity, enhancing system stability and technical support, ensuring consistent fully digital implementation, and improving public digital literacy to optimize service effectiveness. Abstrak Penelitian ini menganalisis efektivitas pelayanan perizinan non-usaha melalui Aplikasi SICANTIK Cloud di DPMPTSP Kabupaten Pasaman sebagai bagian dari digitalisasi pelayanan publik untuk meningkatkan kecepatan, transparansi, dan aksesibilitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive serta diuji melalui triangulasi sumber. Analisis didasarkan pada teori efektivitas Campbell yang meliputi keberhasilan program, pencapaian sasaran, kepuasan pengguna, kesesuaian input–output, dan pencapaian tujuan menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan belum sepenuhnya efektif. Meskipun aplikasi mempermudah proses perizinan, pelaksanaannya masih terkendala gangguan sistem, ketergantungan pada server pusat, keterbatasan jaringan, serta belum konsistennya penerapan prosedur digital. Kondisi tersebut menyebabkan manfaat layanan belum dirasakan secara merata oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan stabilitas dan dukungan teknis sistem, konsistensi penerapan layanan digital, serta peningkatan literasi digital masyarakat agar efektivitas pelayanan dapat tercapai secara optimal. Keyword: Effectiveness, Non-Business Licensing Services, SICANTIK Cloud, DPMPTSP of Pasaman Regency
Partisipasi Kelompok Wanita Tani melalui Program Kawasan Rumah Pangan Lestari di Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Defia Anggraini; Malse Yulivestra; Annisa Aulia Putri
Journal of Administration, Governance, and Political Issues Vol. 3 No. 1 (2026): Januari-Juni
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to describe the participation of Women Farmers' Groups in the Sustainable Food Home Area Program in Padang City. The study was motivated by several obstacles in the implementation of the program, such as low participation of Women Farmers' Groups and suboptimal land management, even though the program has the potential to support food security. This research uses a descriptive qualitative method. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Data validity was ensured through source triangulation, while informants were selected using purposive sampling. The analysis is based on the community participation theory proposed by Cohen and Uphoff (1980), which includes participation in decision-making, implementation, benefits, and evaluation. The results show that the participation of Women Farmers' Groups in the Sustainable Food Home Area Program has not been fully optimal. Several aspects of participation, particularly decision-making and evaluation, are still limited due to low community participation, limited understanding of the program, and less optimal implementation in the field. Therefore, improvements are needed to enhance community involvement so that the program can be implemented more effectively and sustainably. Abstark Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Kawasan Rumah Pangan Lestari di Kota Padang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beberapa kendala dalam pelaksanaan program, seperti rendahnya partisipasi Kelompok Wanita Tani dan pengelolaan lahan yang belum optimal, meskipun program ini memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, sedangkan informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis penelitian ini didasarkan pada teori partisipasi masyarakat yang dikemukakan oleh Cohen dan Uphoff (1980), yang meliputi partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi Kelompok Wanita Tani dalam Program Kawasan Rumah Pangan Lestari belum berjalan secara optimal. Beberapa aspek partisipasi, khususnya dalam pengambilan keputusan dan evaluasi, masih terbatas karena rendahnya partisipasi masyarakat, kurangnya pemahaman terhadap program, serta pelaksanaan program di lapangan yang belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat agar program ini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan. Keyword: participation, women farmers groups, sustainable food home area program