Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Metode Bernyanyi Dalam pembelajaran Matametaika Pada Siswa Kelas III Sekolah Dasar Wanda Septiana Azzahra; Laily Nurmalia
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 8 No 3 (2024): Volume 8, Nomor 3, 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v8i3.866

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh metode bernyanyi terhadap peningkatan kemampuan mengingat siswa pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen dengan desain Quasy Experimental Design dan menggunakan pendekatan metodologi kuantitatif komparasional yakni untuk membandingakan pengaruh kemampuan mengingat siswa yang diajarkan menggunakan metode bernyanyi dengan siswa yang diajarkan tidak menggunakan metode bernyanyi pada mata pelajaran Matematika di Sekolah Dasar Negeri Pondok Pucung 04. Metode pengumpulan data mengguankan observasi, tes dan studi dokumentasi. Jika dilihat dari hasil N-gain skor terdapat perbedaan nilai kelas kontrol 0,41 masuk dalam kategori sedang dan kelas eksperimen sebesar 0,62 dalam kategori sedang, dengan selisih 0,21. Kelas kontrol memiliki rata-rata dari nilai posttes sebesar 74,67 dan kelas eksperimen memiliki rata-rata 81,83 dengan selisih perbedaan niali rata-rata kelas eksperimen dan kontrol adalah sejumlah 7,16 dengan thitung 2,133 dan f-hitung 0,120 dan juga nilai signifikan 0,037 lebih kecil dari 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ho diterima
Respons Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Terhadap Perkuliahan Daring Irawan, Bambang; Nurmalia, Laily; Purba, Dreitsohn Franklyn; Darmawan, Dani; Nurdin, Diding; Dituruna, Abubakar
Mindset : Jurnal Pemikiran Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/mindset.v3i1.1405

Abstract

Salah satu landasan pembangunan bangsa yang sangat vital adalah bidang pendidikan. Pendidikan nasional menghadapi tantangan yang semakin kompleks dan menuntut persaingan yang tinggi. Pengembangan kepemimpinan pendidikan merupakan upaya yang harus dilakukan karena terjadi perubahan yang sangat pesat pada konteks lingkungan pendidikan. Pengembangan kepemimpinan pendidikan unggul dapat mengacu kepada karakterisitik personal dan kriteria-kriteria kepemimpinan dari berbagai kajian empirik yang sesuai dengan konteks era revolusi industry 4.0 dan era society 5.0. Sejalan dengan pengertian kepemimpinan, maka kepemimpinan yang unggul dihasilkan melalui suatu proses yang melibatkan pembelajaran melalui pengalaman, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara sengaja. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dilakukan melalui pengalaman pribadi maupun pengalaman orang lain dan mengaplikasikannya melalui learning by doing; melalui pendidikan formal dan pelatihan, dan mentorship. Pengembangan kepemimpinan unggul juga dapat dilakukan melalui penerapan filosofi pendidikan nasional Ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, Tut wuri handayani. Pengembangan dilakukan melalui pemberdayaan, memberi teladan, menginspirasi dan memotivasi, serta memberikan dukungan yang signifikan Menjadi pemimpin yang unggul juga dimulai dari menjadi pengikut yang baik.
PERAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR Susilahati, Susilahati; Nurmalia, Laily; Ninda Fadhilah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 03 (2024): Volume 09, Nomor 03, September 2024 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i03.16033

Abstract

The problem of students' initial reading learning difficulties has an impact on learning outcomes and the smoothness of the teaching and learning process. For this reason, so that students are able to read and do not miss out on lessons and are able to understand the material presented by the teacher, teachers must play a role and make every effort to overcome students who have difficulty reading so that students do not experience delays in receiving learning in class. The aim of this research is to analyze the role of teachers in overcoming difficulties in learning to read at the beginning of elementary school students. The method used is descriptive qualitative with data collection through observation, interviews and documentation. Based on the research results obtained, teachers at SDIT Roudhotul Jannah Kota Bekasi have carried out their roles as best as possible by providing structured teaching, using multisensory learning methods, providing direct feedback, intervening early, creating a positive learning environment and involving parents.
Pengaruh LLingkungan di luar Sekolah Terhadap Karakter Disiplin Siswa Kelas III Sekolah Dasar nurmalia, laily; susilahati, susilahati; Hartini, Listiani Rita; Widiawati, Hema; Sania, Sania
Jurnal Holistika Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.8.1.54-62

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lingkungan di luar sekolah yang mempunyai kedudukan strategis sebagai modal utama pembangunan dan diharapkan dapat berperan sebagai penggerak, pengendali, mengarahkan dan meningkatkan karakter anak ke arah yang lebih baik. Karena sangat pantas bagi anak untuk meniru lingkungannya. Baik atau tidaknya karakter anak tergantung pada pendidikan yang diberikan oleh masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pengaruh lingkungan tempat tinggal dan lingkungan pergaulan sangat mempengaruhi sikap dan perilaku anak. Pergaulan yang buruk menimpa anak dengan cara berpikir yang menyimpang, penyebabnya juga kurangnya pengawasan orang tua, guru terhadap pergaulan anak sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh lingkungan komunitas sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas III SDN Cinere 2. Penelitian ini dilakukan di kelas IIIA dan III B sebanyak 54 responden. Metode penelitian ini merupakan penelitian survei kuantitatif dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner (kuesioner) dalam bentuk kertas. Analisis regresi linier sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,022 < 0,05, hal ini menyatakan bahwa variabel lingkungan masyarakat (X) berpengaruh terhadap variabel pembentukan karakter disiplin (Y). Uji signifikansi uji t lingkungan masyarakat terhadap pembentukan karakter disiplin sebesar 2,367 > 2,007 dikatakan terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel independen lingkungan masyarakat terhadap variabel dependen karakter disiplin siswa. Uji hipotesis hasil R-Square sebesar 0,097 atau dapat dikatakan pengaruh lingkungan masyarakat (X) terhadap pembentukan karakter disiplin (Y) sebesar 9,7%. Dimana sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Student Character Transformation Through P5: A Study in Elementary School Andayani, Dewi; Nurmalia, Laily; Kurniawan, Bayu Aji; Cukarso, Sulthan Hadist Ismaiedh
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v4i2.1194

Abstract

The Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) is a program implemented in schools with the aim of forming student character through project-based learning. This study aims to determine the effectiveness of P5 in forming environmentally conscious characters in elementary schools. This study uses a qualitative method, with a narrative research design involving principal, one teacher, four students and four parents in one of the schools located in Cibitung District, Bekasi Regency, West Java Province, which was selected using the opportunistic sampling technique. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation studies. Inductive and thematic data analysis was carried out to identify, ignite, and create themes expressed by assistance participants with NVivo 12. This study resulted in the implementation of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) in elementary schools successfully forming students' characters who care about the environment, are responsible, and creative in managing waste, supported by a waste exchange system for money. However, recommendations for further research are the need for strategies to overcome challenges such as difficulty sorting waste and student differences.
KOMPETENSI ETIKA GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN Fitriani, Nur intan; Bahar, Herwina; Nurmalia, Laily
Instruksional Vol. 2 No. 1 (2020): Jurnal Instruksional
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (62.174 KB) | DOI: 10.24853/instruksional.2.1.70-75

Abstract

Guru sebagai pendidik memiliki tugas utama mendidik, mengajar, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada jalur pendidikan formal. Dalam proses pembelajaran guru harus melaksanakan kode etik dan kompetensi etika yang harus dipertanggung jawabkan karena guru merupakan figure yang akan menjadikan anak bangsa yang mampu menanamkan nilai-nilai etika, moral dan norma. Guru juga harus mampu menjadi suri tauladan serta memposisikan sebagai pejuang nilai, etika dan moral di tengah-tengan masyarakat. Guru juga harus mampu memenuhi kualifikasi akademik dan akademi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Kompetensi adalah seperangkat pengetahuan, keterampilan dan perilaku yang harus dimiliki, dihayati, dan dikuasai oleh guru atau dosen dalam melaksanakan tugas keprofesionalan. Dan etika di pandang sebagai ilmu pengetahuan yang membicarakan baik buruknya perilaku manusia dalam kehidupan bersama. Definisi tersebut tidak melihat kenyataan bahwa ada keragaman norma, karena adanya ketidaksamaan waktu dan tempat, akhirnya etika menjadi ilmu yang deskriptif dan lebih bersifat sosiologik.Kata kunci : kompetensi, etika, guru,
DAMPAK PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA MI MUHAMMADIYAH 01 CIPUTAT Lutfi; Farihen; Laily Nurmalia; Abdul Latif; Hafidah Aribah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31457

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of the Cooperative IntegratedReading and Composition (CIRC) model in improving reading comprehensionskills among fourth-grade students at MI Muhammadiyah 01 Ciputat. Employing aquantitative approach with a quasi-experimental design, the research involved twogroups: an experimental group that received instruction using the CIRC model anda control group that experienced conventional teaching methods. The results ofthe analysis revealed a significant improvement in the reading comprehensionabilities of students in the experimental group, as indicated by the comparison ofpretest and posttest scores. The CIRC model effectively fosters active studentparticipation, enhances group collaboration, and deepens text comprehensionthrough integrated activities such as reading, group discussion, and writing.Therefore, CIRC can be considered an engaging and meaningful alternativeteaching strategy for Indonesian language learning at the elementary level
Efektifitas penggunaan aplikasi Canva dalam pembuatan modul pembelajaran interaktif Hypercontent di Sekolah Dasar Al Ikhwan Admelia, Melly; Farhana, Nabila; Agustiana, Siti Salwa; Fitri, Annisa Intannia; Nurmalia, Laily
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v5i2.1087

Abstract

Pada masa pendemi Covid-19 yang dialami oleh seluruh dunia kondisi ini mengakibatkan terganggunya kesehatan manusia, selain itu juga mengakibatkan terhambatnya aktivitas manusia di luar rumah, sehingga segala aktivitas harus dilakukan di dalam rumah. Aktivitas yang terhambat salah satunya yaitu kegiatan belajar mengajar. Maka dari itu teknologi merupakan hal yang sangat penting dalam kondisi seperti ini terutama bagi para pendidik. Pemakaian teknologi dalam pembelajaran dengan menggunakan kemajuan IT di maksudkan agar kegiatan pembelajaran masih efektif meskipun terhalang oleh pandemi Covid-19 tersebut antara lain yaitu aplikasi Canva dan Microsoft Word. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah media pembelajaran berbasis interaktif dengan menggunakan Microsoft Word dan Canva itu efektif digunakan oleh para guru Sekolah Dasar Al-Ikhwan Pondok Aren. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara melihat kondisi, situasi, fenomena, atau berbagai variable penelitian. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis interaktif menggunakan Canva dan Microsoft Word efektif digunakan oleh guru Sekolah Dasar Al-Ikhwan Pondok Aren.
ANALISIS KETERLIBATAN ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA KELAS 2 SEKOLAH DASAR Laily Nurmalia; Melly Admelia; Nabila Farhana; Koyimah
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 6 (2021): December
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/jpfkip.v10i6.8555

Abstract

The purpose of this study was to analyze the involvement of parents in the learning discipline of grade 2 elementary school students. This study used a qualitative method with a case study approach. Based on the results of research and data analysis obtained from observations and interviews with class teachers, parents, and students, it was concluded that some students still lacked discipline in learning, especially in the aspect of collecting assignments. This was due to the busy work experienced by the parents of these students, which caused a lack of parents’ involvement in accompanying children to study. As a result, students were often late in collecting assignments that the teacher gave. The participation of parents in the child's learning process meant to involve themselves in helping and assisting children in doing school assignments. Elementary school-age children still needed assistance from others, especially from parents, in carrying out the learning process to support the success of the child's education process, especially in child behavior development. One aspect of children’s behavior development that needed to be considered was discipline. One of the aspects of students’ learning discipline was collecting assignments based on the time determined by the teacher and is responsible for doing the tasks given by the teacher. Learning discipline had several factors, one of which was external factors coming from the family environment.
Modifikasi Kurikulum bagi Anak Slow Learner Terindikasi Tunagrahita di SDIT Permata Hati Laily Nurmalia; Radiatul Fitri; Qarina Utami Frinardi
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora Vol. 6 No. 3 (2026): September: Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora
Publisher : AMIK Veteran Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/khatulistiwa.v6i3.12720

Abstract

Curriculum modification is essential in inclusive schools because students with diverse cognitive and adaptive abilities cannot always achieve common learning targets through uniform instruction. This study aimed to describe curriculum modification for two slow learners indicated as having intellectual disability at SDIT Permata Hati, Bekasi. A qualitative case-study design was employed from May to June 2025. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews with the principal, a classroom teacher, and a special education teacher, as well as documentation of learning programs and student progress. Data analysis followed the interactive stages of reduction, display, and conclusion drawing. The findings show that the school modified four curriculum elements: learning objectives, content, methods or processes, and assessment. The modification was operationalized through an Individual Learning Program, lowered and simplified indicators, concrete and visual media, repeated instruction, additional learning time, individual sessions in the inclusion room, and participation in regular-class projects. Teacher collaboration, parent involvement, training, and supporting facilities strengthened implementation. The modified curriculum enabled students to participate more meaningfully, although achievement remained individual and required continuous assistance. The study implies that inclusive curriculum modification should be systematic, flexible, and supported by coordinated school resources.