Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

PEMIKIRAN PENDIDIKAN ISLAM DI SINGAPURA MENURUT MOHAMMAD HANIFF HASSAN Bahar, Herwina; Anuar, Lathifah
Misykat al-Anwar Jurnal Kajian Islam dan Masyarakat Vol 27, No 2 (2016)
Publisher : Faculty of Islamic Studies, University of Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.144 KB) | DOI: 10.24853/ma.27.2.%p

Abstract

As a minority, the Muslim Malay Singaporeans should portray themselves as a progressive community and have a vision of a model society with an Islamic thinking which is distinctively Singaporean. The community needs to do so to understand contextual nature (al-waqiíyah) within the general framework of the Islamic teaching. Besides, the community should hold firmly to practicing in moderation (al-wasathiyah) which is an important aspect in preserving stability among the community in the Malay Archipelago. Parallel to this, Muslim scholars in Singapore are making effort to achieve this objective. Among them is Muhammad Haniff Hassan who, in his capacity as a prominent scientist, has been actively contributing his ideas on various issues in the form for writing articles or giving talks at various forums. His topics varies from politics, economics, educations, social, etc.
KETUNTASAN BELAJAR IPA MELALUI NUMBER HEAD TOGETHER (NHT) PADA KURIKULUM 2013 Bahar, Herwina; Afdholi, Nazal Syahrul
Jurnal Holistika Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menetapkan srategi pembelajaran dalam menuntaskan hasil belajar tema Peduli Terhadap Mahluk Hidup  muatan IPA, dengan menganalisis hasil belajar siswa melalui model pembelajaran tipe NHT. Pembelajaran yang diterapkan menggunakan kurikulum 2013,melalui pendekatan tematik yang lebih menekankan pada keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, sehingga siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan terlatih untuk dapat menemukan sendiri berbagai pengetahuan yang dipelajari. Metode dalam penelitian ini adalah metode kualitatif jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV SD Lab School FIP UMJ dengan dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketuntasan belajar siswa melalui Number Head Together (NHT) dengan hasil bahwa Pada siklus I dengan jumlah siswa 17, siswa yang tuntas adalah 10 orang, dan 7 siswa tidak tuntas. Pada siklus satu indikator keberhasilan siswa belum tercapai. Sehingga penelitian dilanjutkan pada siklus ke II. Pada siklus ini presentase ketuntasan klasikal meningkat menjadi 76,5%, dengan siswa yang tuntas sebanyak 13 siswa. yaitu hasil belajar siswa pada siklus satu sampai siklus dua terjadi peningkatan dan memenuhi kriteria indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu minimal 75% dan berdasarkan KKM yang telah ditetapkan sekolah, yaitu ≥75. Dengan demikian hasil belajar siswa dalam muatan IPA siswa kelas IV SD Lab school FIP UMJ sudah tercapai
EFEKTIFITAS KAHOOT BAGI GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Bahar, Herwina; setiyaningsih, dewi; Nurmalia, Laily; astriani, Linda
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 3, No 2 (2020): Juli
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.345 KB) | DOI: 10.28989/kacanegara.v3i2.677

Abstract

Teknologi merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan manusia, salah satunya pada bidang Pendidikan. Pemakaian teknologi dalam pembelajaran dengan menggunakan kemajuan IT dimaksudkan agar kegiatan pembelajaran lebih efektif salah satunya adalah Kahoot.  Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah media pembelajaran berbasis teknologi Kahoot dinyatakan efektif digunakan oleh para guru di sekolah dasar di Sukabumi Jawa Barat, yang mana sebelumnya masih menerapkan tes atau kuis secara lisan maupun tertulis. Metode yang digunakan yakni kualitatif, data yang dikumpulkan melalui wawancara dan menyebarkakn kuesioner dengan objek penelitian yaitu guru sekolah dasar di Sukabumi Jawa Barat. Hasil penelitian menyatakan bahwa media pembelajaran berbasis teknologi Kahoot efektif digunakan oleh guru Sekolah Dasar di Sukabumi Jawa Barat.  
PENDAMPINGAN ORANG TUA DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA PADA MASA PANDEMI COVID-19 Herwina Bahar; Venni Herli Sundi; Iswan ,
FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 7, No 2 (2021): FIBONACCI: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/fbc.7.2.135-142

Abstract

Masa pandemi covid 19 membawa permasalahan baru terhadap kesulitan belajar siswa di rumah, hal ini membutuhkan peran serta orang tua dalam mendampingi kesulitan belajar anaknya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pendampingan orang tua dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada masa pandemi covid 19. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif analisis dengan jumlah sampel sebanyak 157 responden yang terdiri dari orang tua siswa kelas IV, V, dan VI SD Lab School FIP-UMJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi orang tua dan guru sangat baik (31,21%) dan 64,97% baik. 91,08% orang tua melakukan pendampingan belajar anaknya ketika menghadapi kesulitan belajar. Sementara itu 35,03% orang tua menyiapkan ruangan khusus untuk anaknya belajar dan 38,22% orang tua menyiapkan waktu khusus untuk anaknya belajar. Kesulitan yang dihadapi orang tua dalam pendampingan anaknya 50,96% adalah tentang materi pelajaran dan permasalahan konsentrasi anak (35,67%). Sementara itu 70,70% orang tua mendalami materi pelajaran anak mereka dengan sungguh-sungguh, sehingga mereka dapat mengatasi secara langsung kesulitan yang dihadapi oleh anaknya, dengan strategi 71,34% orang tua mengkondisikan waktu belajar anak di rumah sesuai dengan jadwal yang diberikan dari sekolah, meskipun ada kendala yang dihadapi adalah kesibukan orang tua (50,96%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa orang tua SD Lab School FIP-UMJ melakukan pendampingan dalam mengatasi kesulitan belajar matematika dengan mempelajari dan mencermati secara langsung pelajaran matematika, mengalokasikan waktu belajar di rumah sesuai dengan jadwal yang ditentukan dan menjalin komunikasi aktif dengan guru untuk mengatasi berbagai macam kedala dan kesulitan belajar.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Penggunaan Puzzle Rumah Perkalian Di Kelas II Sekolah Dasar Venni Herli Sundi; Herwina Bahar
Jurnal Perseda : Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37150/perseda.v3i2.798

Abstract

               In the process of carrying out the research, researchers looked at the ability of students to learn mathematics in SD Kramat Jati 24 East Jakarta, especially in multiplication counting operations. This condition is caused by a lack of motivation and curiosity of students in mathematics subjects, so that student learning outcomes are still not maximal. To find out the increase in student learning outcomes in calculating operating material using puzzle house multiplication media is the purpose of the study. The method is class action research with the Kemmis & Taggart model. The results of the study obtained an increase in the percentage of KKM achievement from preclusions of 28.4% where in the KKM cycle students only 65.5% got an increase to 78.1% in the first cycle and in the second cycle they got an increase to 94%. This shows that the use of multiplication house puzzles in mathematical counting operating materials can improve learning outcomes and make students more creative and effective. Researchers hope the results of this study can be useful for readers, for teachers, for parents and other education practitioners in guiding students in the learning process.
The Correlation of "Muraqabah" with Mental Health and Physical Health Masyitoh Chusnan; Andriyani Andriyani; Rohimi Zamzam; Murodi Murodi; Herwina Bahar
Indonesian Journal of Islam and Public Health Vol. 2 No. 1 (2022): Indonesian Journal of Islam and Public Health
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamamdiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.449 KB) | DOI: 10.53947/ijiph.v2i1.197

Abstract

The Law of the Republic of Indonesia Number 36 of 2009 concerning Health stipulates the definition of health as a healthy condition, both physically, mentally, spiritually and socially that allows everyone to live socially and economically productive. Spiritual health can be in the form of a strong relationship with Allah (taqarrub ilallah), muraqabah, namely the belief that Allah always sees him and feels that Allah is always watching him, his willingness to share and provide benefits for others, strong worship, strong dhikr, and has a strong intention to carry out Allah’s law. In a healthy soul, will be born and a strong body will appear. If someone has a high sense of trust in God, has a very close relationship with God, is easy to receive guidance/guidance, has a very high sense of caring for others, then in this case a strong physique will also be born even though it is possible (physically) at first (considered) weak. Muraqabah is also defined as an earnest effort to live our life and mysticism in the best way through harmony between the content of the heart and appearance under the supervision of Allah SWT, by believing that Allah always sees all human conditions hear and know their words, their circumstances then determine their destiny, and always see the deeds they do and record them. Through murāqabah one watches over their heart (spiritual) and gains an understanding of the heart’s relationship with its creator and its environment.
Parents in Improving the Mental Health of Children and Adolescents Through Islamic Worship Andriyani Andriyani; Masyitoh Masyitoh; Herwina Bahar; Raghib Filhaq; Munaya Fauziah
Indonesian Journal of Islam and Public Health Vol. 2 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Islam and Public Health
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamamdiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.336 KB) | DOI: 10.53947/ijiph.v2i2.330

Abstract

In this modern era, children and adolescents are faced with challenges, so that in their development and growth they need guidance and control from people such as ways of thinking and acting. One way to control oneself is to understand religion. According to the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), Indonesia currently has a mental disorder incidence rate of around 1 in 5 residents, meaning that around 20% of the population suffers from mental disorders. More than 19 million people over the age of 15 experience mental and emotional disorders, and more than 12 million people over the age of 15 experience depression. The purpose of this study was to examine some of the literature on the role of parents in improving the mental health of children and adolescents through Islamic worship. This study uses a study method which conducts research involving various kinds of information from libraries such as journals and theses. The results of research from various literature sources show that adolescents who understand worship and practice Islamic worship, are able to overcome problems in their lives, are grateful, are able to adapt to the environment, maintain relationships with the environment and God so that they tend to have good mental health standards. It can be concluded that adolescents who understand worship and practice Islamic worship are able to overcome problems in their lives and the role of parents is very important in improving mental health in children and adolescents.
Improving Mental Health of Adolescents Through the Practice of Prayer Nahuda Nahuda; Dede Rosyada; Muhammad Farid Hamzens; Dina Rahma Fadlilah; Herwina Bahar
Indonesian Journal of Islam and Public Health Vol. 2 No. 2 (2022): Indonesian Journal of Islam and Public Health
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhamamdiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.756 KB) | DOI: 10.53947/ijiph.v2i2.339

Abstract

In fact, many Muslims do not know how powerful the benefits of prayer are, especially for their health, namely mental health. Prayer activities that are always carried out on an ongoing basis are a medium to restore and get the peace and tranquility of the soul. There is a period when adolescents will experience vulnerable mental changes. Therefore, the dimensions of education and the practice of praying in daily life, it is a determining factors in forming a good Muslim personality for mental health in adolescents. The method in this study uses a literature review method. The search for articles is done by searching on the google search engine with the keywords mental health and the practice of prayer. This writing has the aim of knowing the improvement of mental health through the practice of prayer. The search results from the study found that mental health can be improved through the practice of prayer. Research conducted by Umri Biologi and Anisa Maya (2020) discusses prayer as a means of solving mental health problems. The results of the study said that prayer is an activity that raises the spiritual status of adolescents so that they can control stress in adolescents. Based on the discussion of this literature review, it can be concluded that there is an increase in mental health through the practice of Islamic worship, namely prayer.
PELATIHAN PEMBUATAN E-MODUL BERBASIS APLIKASI FLIPHTML5 PADA GURU SDN SUKAJADI 01 Dewi Setiyaningsih; Herwina Bahar; Anis Setiyanti; Nazda Alqia Luthfiyyah; Fadhillah Rahmawati
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 1 (2023): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.3.1.7-12

Abstract

Permasalahan yang dihadapi adalah guru belum mampu mengembangkan bahan ajar seperti modul ajar dalam pembelajaran yang diberikan di sekolah. Guru masih terbatas dalam menggunakan bahan ajar ataupun media pembelajaran pada siswa. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru mengupayakan pelaksanaan pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif serta dapat menggambarkan konsep-konsep terkait pembelajaran dengan menggunakan e-modul berbasis aplikasi flip book maker. Untuk membantu pelaksanaan pembelajaran yang interaktif, dan kreatif kepada sekolah mitra dengan bentuk pelatihan penggunaan aplikasi e-learning berbasis moodle digunakan secara luring dan online. Pelatihan e-modul berbasis aplikasi flip book maker FlipHTML5 ini diberikan kepada guru Sekolah Dasar Negeri 01 Sukajadi Pandeglang. Metode penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan seperti, tahap persiapan, partisipasi mitra dalam pelaksanaan program, serta evaluasi pelaksanaan program dan keberlanjutan program. Penelitian menggunakan skala Likert diperoleh persentase kepuasan mitra sebesar 53% dan frekuensi sebanyak 115 dengan kategori sangat puas.
Pembinaan Parenting Education Berbasis Al Quran Di Lab School FIP UMJ Herwina Bahar; Venni Herli Sundi; Hayattunnufus Hayattunnufus
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.1.1.7-18

Abstract

ABSTRAKParenting education adalah suatu program yang dapat membuat orang tua dan guru di sekolah bisa bekerja sama. Program parenting sangat penting dilaksanakan karena menunjang proses pembelajaran peserta didik di rumah, hal ini dikarenakan orang tua adalah pendidik pertama seorang anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan pendidikan orang tua tentang pentingnya parenting education terutama di masa pandemi covid 19 dimana orang tua menjadi pendamping anak-anaknya untuk belajar di rumah. Pembinaan parenting education berbasis Al Quran dapat memperkuat konsep dasar orang tua dan guru dalam merealisasikan tujuan pendidikan. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat adalah menggunakan seminar dalam bentuk webinar. Hasil responden menunjukkan 81% orang tua paham tentang parenting. 41%, dan 58% orang tua merasa hasil yang baik dengan program parenting education yang diterapkan. Sebanyak 56% orang tua memiliki persepsi yang sangat baik terhadap pelaksanaan qiroati. 57%, dan sebanyak 32% orang tua memiliki rasa puas terhadap pelaksanaan qiroati di Lab School FIP UMJ. 70% orang tua menilai baik perkembangan pendidikan qiroati terhadap pembelajaran di rumah. Sebanyak 93% orang tua yang memiliki pola pengasuhan demokratis di rumah. Sebanyak 96% pendampingan pembelajaran di rumah didampingi oleh orang tua. 79% orang tua merasa kesulitan dalam pendampingan pembelajaran anak di rumah adalah konsentrasi anak. Di lab school FIP UMJ sebanyak 54% komunikasi orang tua dan guru berjalan dengan baik. 57% orang tua menyiapkan waktu khusus dalam proses pembelajaran di rumah. 78% pengasuhan positif yang dilaksanakan di rumah meliputi keteladanan orang tua, komunikasi efektif dan memperkuat dan memperbanyak ibadah. Kendala yang sering dihadapi adalah kesibukan orang tua. Kata kunci: Parenting Education, Al Quran