Claim Missing Document
Check
Articles

DETERMINASI PERCEIVED VALUE FASHION BRAND MDS PARAGON CITY MALL TERHADAP CUSTOMER LOYALTY DENGAN CUSTOMER SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Mukharomah, Al; Prasetya, Adhitya Yoga
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 8 No. 4 (2024): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v8i4.15037

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari perceived value Fasion Brand terhadap Customer Loyalty yang memediasi hubungan antara Perceived value dan Customer Loyalty terhadap Customer Satisfaction. Penelitian ini dilakukan di Moc Pt. Mega Perintis Di Mds Paragon City Mall Semarang. Dan objek penelitiannya adalah dalam mengenai perceived value, customer loyalty dan customer satisfaction dengan banyaknya sample dalam penelitian ini berjumlah 102 orang penelitian ini menggunakan analisis data penelitian menggunakan skla likert dan menggunakan analisis jalur dengan partial least square. Hasil penelitian ini menunjukkan Customer satisfaction berpengaruh positif terhadap customer loyalty, Perceived value berpengaruh positif dan perceived value berpengaruh positif terhadap cusstomer satisfaction. Hasil penelitian ini adalah peran Customer satisfacion sebagai variabel memediator ketia Pt Mega Perintis pelanggan mempersepsikan nilai produk yang tinggi dan kepuasan pelanggan juga tinggi sehinnga dapat meningkatkan kesetiaan pelanggan terhadap merek di Pt Mega Perintis. Hal ini sangat penting dalam meningkatkan nilai PT Moc Perintis serta dapat memberikan kepuasan pelanggan. Hasil penelitian ini diharapakn dapat bermanfaat bagi PT Moc Perintis untuk lebih meningkatkan kapuasan pelanggan di masa yang akan datang Keywords : Perceived Value, Customer Loyalty, Customer Satisfaction
MEMPERKUAT EKONOMI DESA: PENGEMBANGAN BUMDes BERBASIS DIGITAL MELALUI PENGEMBANGAN KAPASITAS MASYARAKAT DI DESA NGAREANAK Astono, Ari Dwi; Firdaus, Firdaus; Nurhayati, Nurhayati; Prasetya, Adhitya Yoga
Ngejha Vol. 5 No. 1 (2025): Ngejha
Publisher : LP2M IAI Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/nja.v5i1.1092

Abstract

BUMDes adalah usaha berbadan hukum milik desa dikelola pemerintah desa yang disesuaikan kebutuhan dan potensi desa, dalam kepengurusan BUMDes terdiri dari pemerintah desa dan masyarakat desa setempat. Tujuan berdirinya BUMDes sesuai dengan Permendesa PDT dan Transmigrasi No. 4/2015 untuk meningkatkan perekonomian desa, serta meningkatkan berbagai potensi ekonomi yang ada, Desa Ngareanak selama ini belum mempunyai BUMDes sehingga perlu menampung potensi kekayaan desa dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat desa Ngareanak. Pelatihan dan pendampingan ini dihadiri 26 peserta dari kalangan perangkat desa, karang taruna, tokoh masyarakat dan petugas pendamping inovasi desa, dengan materi penyuluhan dan pendampingan pembentukan BUMDes Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo, Kabupaten Kendal, hasilnya draf pengidentifikasian awal tentang potensi usaha yang dimiliki Desa Ngareanak dan penyusunan time schedule pembentukan BUMDes Desa Ngareanak, Kecamatan Singorojo. Kesimpulannya peserta mengetahui potensi potensi desa yang ada, mampu mengembangkan potensi desanya dengan jenis usaha yang akan dilaksanakan atau dikembangkan melalui pengelola BUMDes dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Desa Ngareanak.
Peningkatan Literasi Keuangan bagi Ibu Rumah Tangga Anggota PKK Desa Mijen Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak Jawa Tengah Astohar Astohar; Dhian Andanarini Minar Savitri; Emi Wardati; Adhitya Yoga Prasetya; Sugiharti Sugiharti; Trisa Indri Yani
Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat. Vol. 4 No. 1 (2026): February: Natural: Jurnal Pelaksanaan Pengabdian Bergerak bersama Masyarakat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/natural.v4i1.2102

Abstract

Financial literacy plays a vital role in enhancing family well-being, particularly in the management of household income and expenditures. As the primary managers of household finances, homemakers need to possess a sound understanding of prudent financial management. This educational program was designed to provide and enhance financial literacy for homemakers who are members of the PKK organization in Mijen Village, Kebonagung District, Demak Regency. The implementation methods included the delivery of financial literacy materials accompanied by relevant examples, interactive discussions and question-and-answer sessions, as well as the provision of financial strategy recommendations aimed at achieving household financial well-being. The results of the program indicate that the core materials can be categorized into financial literacy enhancement, effective financial management, and investment (saving). The majority of participants allocate approximately 70% to 80% of their income to routine expenditures, while the remaining portion is used for non-routine needs and investments or savings.
The Effect of Digital Financial Literacy on Personal Financial Management Behavior among Generation Z: The Mediating Role of Lifestyle Oktaviana, Maya; Prasetya, Adhitya Yoga
Al Dzahab Vol. 7 No. 1 (2026): Al Dzahab: Journal of Economics, Management, Business and Accounting
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/dhb.v7i1.6155

Abstract

Purpose: This study aims to investigate the role of digital financial literacy in shaping personal financial management behavior among Generation Z, while explicitly examining whether lifestyle acts as a mediating mechanism that strengthens or weakens this relationship in the context of increasing financial digitalization. Design/Methodology/Approach: A quantitative approach was employed using a survey of 420 Generation Z respondents aged 18–27 years in Gubug District. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4 to evaluate both direct and indirect relationships among variables. Findings: The results indicate that digital financial literacy has a positive and significant effect on personal financial management behavior. Lifestyle, however, has a significant negative effect on financial behavior and does not mediate the relationship between digital financial literacy and financial management behavior. These findings suggest that while digital financial literacy plays a central role in shaping financial behavior, lifestyle tends to weaken prudent financial practices. Research Implications: This study highlights the importance of strengthening digital financial literacy as a key driver of responsible financial behavior among Generation Z. Policymakers and educators are encouraged to promote inclusive and sustainable financial education programs, particularly amid rapid digitalization.