Claim Missing Document
Check
Articles

Phytochemical Screening and TLC Profiling of Combination Extracts of Avocado (Persea americana Mill.) and Papaya (Carica papaya) Leaves from Timor Island Kafelau, Marianus; Kopon, Aloisius Masan; Baunsele, Anselmus Boy; Tukan, Maria Benediktas; Leba, Maria Uron; Komisia, Faderina; Boelan, Erly Grizca
Indonesian Journal of Chemical Research Vol 10 No 1 (2022): Edition for May 2022
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ijcr.2022.10-boe

Abstract

Traditionally in the village of Alor, East Nusa Tenggara Province, a combination of avocado and papaya leaves is often used to treat malaria. To be able to be developed as an ingredient in traditional medicine, it is necessary to conduct preliminary research to determine the content of secondary metabolites contained in the combination of avocado and papaya leaves. This study aims to determine the secondary metabolites contained in avocado and papaya leaves through phytochemical screening and Thin Layer Chromatography (TLC) analysis. Extraction was carried out using methanol solvent by maceration, and the extract yield was 91.4%. Testing the content of secondary metabolites in avocado and papaya leaf extracts was carried out by phytochemical screening. Furthermore, the TLC test was carried out to confirm the presence of a positive group of compounds on phytochemical screening, and to determine the chromatographic profile of the extract. After being tested by phytochemical and TLC analysis, the extract contains several metabolites, including flavonoids, alkaloids, tannins, saponins, and steroids. The TLC system used in this study can separate the phytochemical content and give positive results that confirm the results of the phytochemical screening.
Edukasi Pemanfaatan Pangan Lokal untuk Mencegah Stunting Leba, Maria Aloisia Uron; Komisia, Faderina; Tukan, Maria Benedikta
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14961

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan pada anak yang diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan infeksi secara berulang. Dalam rangka menurunkan angka stunting nasional demi mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045, Kabupaten Flores Timur berpartisipasi menyumbangkan penurunan angka stunting sebanyak 10%. Tingginya angka stunting disebabkan oleh kurangnya pengetahuan orangtua mengenai makanan bergizi, menu makanan bergizi, pola asuh, kesadaran akan kebersihan, kesehatan tubuh, serta lingkungan. Kegiatan ini dilakukan di desa Boru Kecamatan Wulanggitan Kabupaten Flores Timur, NTT. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan edukasi tentang menu makanan bergizi, kandungan gizi dalam pangan lokal dan pengolahannya. Berdasarkan kegiatan yang telah dilakukan, mitra sasaran mengalami peningkatan pengetahuan tentang pangan lokal dan pengolahannya. Adapun rata-rata ketercapaian pengetahuan mitra sebelum kegiatan adalah 52,885 meningkat menjadi 85,13%. Melalui kegiatan ini, mitra sasaran dapat memanfaatkan pangan lokal sebagai makanan atau jajan yang bergizi bagi anak.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK BERBASIS MODEL AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION BERBANTUAN MEDIA PhET PADA SISWA SMA Tukan, Maria Benedikta; Lawung, Yustina D.; Komisia, Faderina; Leba, Maria A. U.
UNESA Journal of Chemical Education Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ujced.v13n1.p38-45

Abstract

Riset ini bertujuan: (1) Mengetahui validitas perangkat yang dikembangkan yakni LKPD berbasis model Auditory Intellectually Repetition berbantuan media PhET; (2) Mengetahui bagaimana aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran menggunakan LKPD berbasis model Auditory Intellectually Repetition berbantuan media PhET materi Asam Basa; (3) Mengetahui bagaimana perolehan hasil belajar peserta didik setelah menggunakan LKPD berbasis model Auditory Intellectually Repetition berbantuan media PhET. Riset ini memiliki luaran  yakni deskripsian validitas LKPD; Mengetahui aktivitas peserta didik dan juga hasil belajar siswa. Adapun sumbangsih dari pelaksanaan riset ini adalah media perangkat pembelajaran yang dikembangkan yakni LKPD berbasis model Auditory Intellectually Repetition berbantuan media PhET ini bisa digunakan dalam proses pengajaran di kelas. Selain itu, dari penelitian ini menghasilkan juga publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi. Penelitian atau riset ini memiliki tipe riset pengembangan yakni tipe pengembangan 4-D. Tempat dilaksanakannya penelitian ini adalah di SMAN 12  Kota Kupang-NTT. Riset ini memfokuskan pada mendeskripsikan validitas perangkat LKPD yang dikembangkan, aktivitas siswa dan perolehan hasil belajar siswa. Variabel yang diidentifikasi dalam penelitian ini meliputi validitas, aktivitas siswa, dan hasil belajar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan tes. Hasil penelitian ini yakni perangkat berupa LKPD yang dikembangkan tergolong dalam kategori sangat valid sehingga dapat digunakan dan diimplementasikan di lapangan; Aktivitas siswa mengalami peningkatan serta hasil belajar peserta didik tuntas.
KEEFEKTIFAN MODUL PRAKTIKUM KIMIA FISIKA II BERBASIS MODIFIED FREE INQUIRY (INKUIRI BEBAS YANG DIMODIFIKASI) Komisia, Faderina; Leba, Maria Aloisia Uron; Kopon, Aloisius M; Tukan, Maria Benedikta
UNESA Journal of Chemical Education Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/ujced.v13n2.p129-138

Abstract

Modul praktikum Kimia Fisika II berbasis modified free inquiry (inkuiri bebas yang dimodifikasi) merupakan petunjuk praktikum Kimia Fisika II yang di dalamnya terdapat sintaks pembelajaran inkuiri. Suatu model pembelajaran berbasis modified free inquiry (inkuiri bebas yang dimodifikasi) merupakan model pembelajaran yang menekankan pada proses pencarian dan penemuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan modul praktikum Kimia Fisika II berbasis modified free inquiry (inkuiri bebas yang dimodifikasi) yakni peningkatan hasil belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia, Universitas Katolik Widya Mandira tahun akademik 2022/2023 pada aspek kognitif setelah menerapkan modul praktikum Kimia Fisika II berbasis modified free inquiry (inkuiri bebas yang dimodifikasi) pada mata kuliah Praktikum Kimia Fisika II. Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design dengan desain penelitian yaitu one group pretest-posttest design. Pada desain ini, pretest diberikan sebelum perlakuan dan posttest sesudah diberi perlakuan. Dalam penelitian ini untuk mengambil sampel, peneliti menggunakan teknik sampling jenuh, yang berarti, semua populasi dijadikan sampel. Dalam pengambilan sampel, peneliti menggunakan teknik sampling jenuh, karena jumlah populasi yang relatif kecil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Kimia Fisika II setelah menerapkan modul praktikum Kimia Fisika II berbasis modified free inquiry (inkuiri bebas yang dimodifikasi) mengalami peningkatan yakni sebesar 20 % mahasiswa memperoleh kriteria tinggi, 60% memperoleh kriteria sedang dan 20% memperoleh kriteria rendah. Sebanyak 80% mahasiswa memperoleh N-Gain > 0,3 sehingga modul efektif untuk diterapkan.
KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DAN MEDIA ANIMASI DENGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TANPA MEDIA ANIMASI PADA MATERI IKATAN KIMIA Komisia, Faderina; Leba, Maria Aloisia Uron
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 1 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini untuk (1). Mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatan kimia.(2). Mengetahui rata- rata perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia. Sampel dalam penelitian ini adalah.Siswa kelas X MIPA1 dan XMIPA 2 SMA Negeri 6 Kupang. Desain penelitian yang digunakan adalah posttest only control group design. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t (Independent Samples T-Test) yang dianalisis dengan menggunakan program SPSS 16 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Ada perbedaan hasil belajar siswa antara siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan media animas idengan siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi padamateri ikatankimia (thit > t atau 6,056> 1,999). (2). Hasil belajar siswa yang lebih tinggi adalah siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dan media animasi dibandingkan dengan siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah tanpa media animasi pada materi ikatan kimia (nilai mean 82,0312>79,5625). Kata Kunci: Model Pembelajaran Berbasis Masalah, Media Animasi, Hasil Belajar Siswa, danIkatan Kimia.
PELATIHAN PRAKTIKUM IPA TERPADU DENGAN MEMANFAATKAN BAHAN-BAHAN SEKITAR LINGKUNGAN BAGI GURU-GURU IPA SMP DI KOTAKUPANG Komisia, Faderina; Tukan, Maria Benedikta; Buku, Maria Novita Inya; Jemamu, Imelda
JURNAL KOULUTUS Vol. 2 No. 2 (2019): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan program kemitraan masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan tentang teknik-teknik dasar dalam merancang percobaan-percobaan dan menyusun penuntun praktikum IPA Terpadu dengan memanfaatkan bahan-bahan sekitar lingkungan, meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun penuntun praktikum IPA Terpadu dan meningkatkan kreativitas guru dalam mencari alternatif bahan- bahan praktikum di sekitar lingkungan sehingga dapat menumbuhkan kembali motivasi guru untuk melakukan praktikum di kelas maupun di laboratorium sekolah. Kegiatan PKM ini ditujukan bagi guru-guru IPA SMP di Kota Kupang yang berjumlah 13 orang dan dilakukan pada bulan Mei 2019 di SMP Angkasa Kupang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktikum tentang permasalahan yang berkaitan dengan pembelajaran IPA di SMP, terutama tentang pelaksanaan praktikum dan kendalanya, teknik- teknik dasar dalam memodifikasi suatu kegiatan praktikum dengan alat dan bahan yang lebih mudah didapat atau dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah, melakukan pelatihan praktikum IPA Terpadu bagi guru sehingga guru memiliki keterampilan dalam menyusun penuntun praktikum IPA Terpadu dengan memanfaatkan bahan- bahan sekitar lingkungan. Ketiga metode diterapkan bersama-sama dalam acara pelatihan selama 1 hari. Evaluasi kegiatan pelatihan ini dilakukan dengan memberikan angket evaluasi kepada guru selama mengikuti kegiatan pelatihan praktikum IPA Terpadu. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa pelatihan praktikum IPA Terpadu dapat meningkatkan pengetahuan tentang teknik-teknik dasar dalam merancang percobaan-percobaan dan menyusun penuntun praktikum IPA Terpadu, meningkatkan keterampilan guru dalam menyusun penuntun praktikum IPA Terpadu dan meningkatkan kreativitas guru dalam mencari alternatif bahan- bahan praktikum di sekitar lingkungan sehingga pelatihan sejenis perlu dilakukan untuk menambah pengalaman dan pengetahuan khususnya praktikum IPA Terpadu. Keberhasilan kegiatan pelatihan ini ditunjukkan dengan dihasilkannya penuntun praktikum IPA Terpadu dengan memanfaatkan bahan-bahan sekitar lingkungan. Kata Kunci: Pelatihan, Guru-guru IPA SMP, Praktikum IPA Terpadu, Bahan-bahan sekitar lingkungan ABSTRACT The community partnership program (PKM) activity aims increase knowledge of basic techniques in designing experiments and compiling Integrated Science practicum guides by utilizing materials around the environment, increase teacher skills in compiling Integrated Science practicum guides by utilizing materials around the environmentand increase teacher creativity in finding alternative practicum materials around the environment so that it can regrow the motivation of teachers to do practicum in the classroom and in the school laboratory. This PKM activity is intended for 13 junior high school science teachers in Kupang City. This PKM activity was carried out in May 2019 at SMP Angkasa Kupang. The method used in this activity is lecture, discussion, question and answer and practice about issues related to learning science in junior high school, especially about the implementation of practicum and its constraints, basic techniques in modifying a practicum activity with easier tools and materials obtained or by utilizing existing materials around the environment that can be applied at school or at home, conducting Integrated Science practicum training for teachers so that teachers have the skills in compiling Integrated Science practicum guides by utilizing materials around the environment. The three methods were applied together in a one day training event. Evaluation of the training activities is carried out by giving an evaluation questionnaire to the teacher during the Integrated Science practicum training activities by utilizing materials around the environment. The results of the questionnaire analysis show that Integrated Science practicum training for teachers by utilizing materials around can increase knowledge about basic techniques in designing experiments and compiling Integrated Science practicum guides by utilizing materials around the environment, increase teacher skills in compiling Integrated Science practicum guides by utilizing materials around the environment and increase teacher creativity in finding alternative practicum materials around the environment so that similar training needs to be done to increase experience and knowledge, especially Integrated Science Practicum. The success of this training activity was demonstrated by the production of Integrated Science Practicum guides using materials around the environment. Keywords: Training, Junior High School Science Teachers, Integrated Science Practicum, Materials around theenvironment.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS LINGKUNGAN PADA MATERI LAJU REAKSI Tukan, Maria Benedikta; Komisia, Faderina; Leba, Maria Aloisia Uron; Amtonis, Jesiyanti Suni
JURNAL KOULUTUS Vol. 3 No. 1 (2020): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kelayakan LKPD praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi siswa kelas XI IPA. (2) mengetahui respon siswa kelas XI IPA terhadap LKPD praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi. Penelitian ini dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2019/2020 di SMA Muhammadiyah Kupang. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang yang berjumlah 25 orang. Teknik pengambilan sampel adalah sampling jenuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau R&D (research and development). Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar angket respon siswa. Analisis data instrument non tes pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data deskriptif menggunakan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Lembar kerja peserta didik (LKPD) praktikum berbasis lingkungan pada materi laju reaksi yang dikembangkan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi laju reaksi dengan persentase rata-rata dari kedua validator sebesar 84% dan tergolong dalam kriteria sangat layak. (2) pada uji coba kelompok kecil, respon siswa terhadap LKPD yang dikembangkan tergolong dalam kriteria baik dengan persentase rata rata respon siswa sebesar 80% tetapi masih perlu direvisi karena pada bagian alat dan bahan tidak ada dituliskan jumlah alat dan bahan yang digunakan sesuai dengan prosedur kerja dalam percobaan. (3) pada uji coba kelompok besar, respon siswa terhadap LKPD yang dikembangkan tergolong dalam kriteria sangat baik dengan persentase rata-rata respon siswa sebesar 86% dengan demikian produk (LKPD) yang dikembangkan sangat baik untuk digunakan dalam pembelajaran kimia pada materi laju reaksi siswa kelas XI IPA SMA Muhammadiyah Kupang. Kata Kunci: Penelitian pengembangan R&D, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), Laju reaksi, Kelayakan dan Respon siswa ABSTRACTThis research aims to (1) determine the feasibility of environmental based LKPD practicum on the reaction rate material of class XI IPA students. (2) knowing the response of class XI IPA students to the LKPD practicum based on the environment on the reaction rate material. This research was conducted in the odd semester of the 2019/2020 academic year at Muhammadiyah Senior High School Kupang. The sample in this study was 25 students of class XI IPA Muhammadiyah Senior High School Kupang. The sampling technique is saturated sampling. This type of research is research and development (R&D). The instruments used were validation sheets and student response questionnaire sheets. Analysis of non-test instrument data in this research using descriptive data analysis techniques using a Likert scale. The results of this research show that (1) Student worksheets (LKPD) of environment-based practicum on the developed rate reaction material are very suitable for use in chemistry learning on reaction rate material with an average percentage of both validators of 84% and classified in the criteria very decent. (2) in small group trials, students responses to LKPD developed were classified as good criteria with an average percentage of student responses of 80% but it still needs to be revised because there are no numbers of tools and materials on the tools and materials section used in accordance with the work procedures in the experiment. (3) in large group trials, students responses to LKPD developed were classified asvery good criteria with an average percentage of student responses of 86%, thus the product (LKPD) that was developed is very good for use in chemistry learning on the reaction rate material of class XI IPA students of Muhammadiyah Senior High School Kupang. Keywords: R&D research and development, Student Worksheet (LKPD), Reaction rate, Student's Eligibility and Response.
Penguatan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Kelas VII Melalui Praktikum IPA Sederhana di SMP Kristen Tunas Mandiri Kupang Komisia, Faderina; Nau, Getrudis Wilhelmina; Tukan, Maria Benedikta; Leba, Maria Aloisia Uron
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.18081

Abstract

Sains merupakan ilmu yang berkembang dengan cara eksperimental dan mengandung banyak pengetahuan deklaratif yang dapat dipelajari oleh peserta didik sebagai kajian teoritis prosedural yang dipelajari melalui kegiatan praktikum-praktikum IPA. Kemampuan literasi sains merupakan kemampuan seseorang menerapkan pengetahuannya untuk mengidentifikasi pertanyaan, mengkonstruksi pengetahuan baru, memberikan penjelasan secara ilmiah, mengambil kesimpulan berdasarkan bukti- bukti ilmiah, dan kemampuan mengembangkan pola pikir reflektif sehingga mampu berpartisipasi dalam mengatasi isu-isu dan gagasan-gagasan terkait sains. Salah satu upaya penguatan kemampuan literasi sains yang dapat diterapkan pada peserta didik di satuan pendidikan jenjang SMP yaitu melalui kegiatan praktikum IPA sederhana. Kegiatan praktikum menggunakan alat dan bahan sederhana yang mudah ditemukan di sekitar peserta didik merupakan usaha sadar yang dapat menarik keingintahuan peserta didik serta memperkuat pemahaman terhadap ilmu yang konkret melalui percobaan-percobaan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penguatan literasi sains melalui praktikum IPA sederhana yang berkaitan dengan konsep IPA yang dipelajari. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis data diketahui persentase rata-rata ketercapaian kemampuan literasi sains yang diperoleh melalui praktikum IPA  sederhana yakni 76,46% dan tergolong dalam kategori sedang.
Pemanfaatan Pigmen Tumbuhan Lokal sebagai Sumber Belajar dalam Eksperimen Kimia Leba, Maria Aloisia Uron; Komisia, Faderina; Tukan, Maria Benedikta
Abdimas Galuh Vol 7, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i2.20878

Abstract

Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan dan mempraktikkan pemanfaatan pigmen tumbuhan lokal sebagai indikator pH dalam eksperimen kimia kepada siswa SMA Kristen Maktihan, Besikama, Timor-Nusa Tenggara Timur. Sekolah ini belum memiliki laboratorium kimia serta keterbatasan alat dan bahan praktikum, sehingga pembelajaran kimia jarang disertai eksperimen. Kegitan pembelajaran yang dilakukan berbasis eksperimen menggunakan sumber pigmen lokal yakni pigmen rimpang kunyit, daun bayam merah, bunga kencana ungu, dan umbi ubi jalar ungu sebagai salah satu sumber belajar. Keempat pigmen ini diuji dalam larutan sampel hahan kimia rumah tangga diantaranya sampo, sabun mandi, soda kue, detergen, kapur siri, cuka dan jeruk nipis. Hasil kegiatan menunjukkan setiap pigmen memiliki respon warna berbeda dalam setiap sampel (berdasarkan sifat keasaman/pH). Kegiatan ini meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan ilmiah (kemampuan mengamati, mengklasifikasi, mengukur, dan mengkomunikasikan hasil),  menumbuhkan sikap ilmiah, rasa ingin tahu, dan motivasi belajar siswa.
Implementasi Pendekatan Discovery Learning terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Materi Laju Reaksi Elisabet Kurniati; Yanti Rosinda Tinenti; Faderina Komisia
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1480

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan mengimplementasikan pendekatan discovery learning pada materi laju reaksi kelas XI IPA SMA Negeri 3 Macang Pacar tahun ajaran 2023/2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan desain one grup pretest and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPA SMAN 3 Macang Pacar yang berjumlah 18 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar tes kemampuan berpikir kritis berupa pretest dan postest dalam bentuk soal uraian yang terdiri dari 7 soal. Peningkatan kemampuan berpikir kritis dalam pembelajaran yang mengimplementasikan pendekatan discovery learning dianalisis menggunakan n-gain. Berdasarkan data analisis n- gain kemampuan berpikir kritis peserta didik menunjukan bahwa secara keseluruhan peserta didik mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis setelah mengimplementasikan pendekatan discovery learning pada materi laju reaksi dengan skor rata-rata n-gain yang diperoleh adalah 0,70 dengan kriteria tinggi. Maka dapat disimpulkan bahwa implementasi pendekatan discovery learning dalam pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi laju reaksi. Berdasarkan hasil penelitian ini, pendekatan discovery learning dapat dijadikan alternatif dalam usaha meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang memiliki karakteristik penemuan.