Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Penguatan Kelompok Produksi Keripik Singkong Ile Ape Lembata Melalui Modifikasi Produksi dan Perluasan Pemasaran Produk Nadut, Anggelinus; Taek, Maximus Markus; Tukan, Gerardus Diri
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 7, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v7i2.3748

Abstract

Kelompok produksi Keripik Singkong Ile Ape Lembata, memproduksi keripik singkong secara manual. Permasalahan yang ada yaitu digunakan alat parut manual. Singkong parutan ditempelkan pada bagian dalam tutupan dandang dan dikukus menggunakan pemanasan system  tungku segitiga, kemudian ubi kukusan dijemur di atas lembaran seng bergelombang. Pengeringan hanya mengandalkan  panas matahari. Kondisi produksi tersebut menyebabkan volume produksi rata-rata 20 Kg setiap 6 hari, tergolong lambat, sehingga  pemasaran terbatas.  Untuk mengatasi masalah tersebut maka dilakukan penguatan proses produksi. Metode yang diterapkan yaitu sosio ekonomis, yakni mengatasi  persoalan mitra untuk meningkatkan ekonominya melalui bantuan permodalan, ketrampilan teknis produksi, dan perluasan pemasaran. Mitra dibantu sarana  mesin parut, tungku anglo untuk percepatan pengukusan dan efisiensi bahan bakar, media penjemuran, teknis pengeringan singkomg kukusan di dalam ruangan,  dan perluasan pemasaran produk. Hasil kegiatan yaitu: produksi keripik singkong kering setiap 3 hari mencapai rata-rata 20 Kg. Pemasaran produk berupa keripik kering atau keripik setengah jadi yang diperluas ke luar pulau Lembata, yaitu  ke wilayah Kota Kupang di Pulau Timor dan kota Larantuka serta kota Maumere.di Pulau Flores.  Disimpulkan bahwa penguatan  terhadap kelompok industri keripik singkong Ile Ape, telah membantu meningkatkan  kapasitas produksi dan memperluas wilayah pemasaran.  
Kajian antibakteri Ekstrak etanol propolis Trigona spp asal Tenau Kupang terhadap jenis bakteri patogen dan non patogen Tukan, Gerardus Diri; Taek, Maximus M; Nadut, Anggelinus
ULIN: Jurnal Hutan Tropis Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32522/ujht.v7i2.10600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari propolis sarang lebah Trigona spp asal Tenau Kupang. Senyawa metabolit sekunder dari propolis sarang lebah sampel diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70%. Identifikasi golongan senyawa dalam ekstrak kasar, dilakukan menggunakan metode skrining fitokimia. Uji aktivitas antibakteri dilakukan menggunakan metode sumur difusi terhadap dua jenis bakteri patogen dan dua jenis bakteri non patogen. Hasil penelitian, diperoleh bahwa ekstrak etanol propolis sarang lebah sampel berwarna merah tua dan bersifat engket. Hasil uji fitokimia, mengandung golongan terpenoid, alkaloid, dan flavonoid. Akrivitas antibakteri bersifat kuat atau bakterisidalt erhadap bakteri uji golongan patogen yakni E. Coli   dan S. tiphymurium  dengan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum  masing-masing  0,52%, dan   0,52%, Aktivitas antibakteri bersifat lemah terhadap bakteri uji golongan non patogen yakni L. Casei dan Bacterroides sp, dengan Konsentrasi Hambat Tumbuh Minimum  masing-masing   2,08%, dan 2,08%. Disimpulkan bahwa propolis dari sampel sarang lebah Trigona spp asal Tenau Kupang mengandung golongan senyawa antibakteri dan bersifat bakterisidal terhadap bak terijenis patogen.
Development of an Integrated Students Worksheet (LKPD) for the Ternate Local Protection Project to Improve the Chemical Literacy of Senior High School Students Liestianty, Deasy; Limatahu, Nur Asbirayani; Ibrahim, Fitriana; Nadut, Anggelinus; Limatahu, Iqbal; Roini, Chumidach; Yuliayana Napitupulu, Maria
International Journal of Integrative Sciences Vol. 3 No. 9 (2024): September 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijis.v3i9.11658

Abstract

This study aims to produce integrated LKPD (student worksheets) of Ternate local potential projects to improve the chemical literacy of high school students. This study is a research and development orresearch and  development (R&D), which uses the ADDIE development model ( Analysis, Design,  Development, Implementation, and  Evaluation). The ADDIE model begins with a needs analysis conducted through a literature review and field study by means of classroom observation and questionnaire distribution. The research method used is a descriptive research method. The results of the needs analysis obtained a percentage of 100% indicating that the Ternate Local Potential Project integrated LKPD has never been used in the learning process. Furthermore, the development of the Ternate Local Potential Project integrated LKPD was designed, then tested for feasibility (validity test) by two expert teams. The validity  data obtained an average value of 3.46 with a valid category. So that the Ternate Local Potential Project integrated LKPD that was  developed has met the valid criteria and is feasible to use or can  be implemented in chemistry learning in schools so that chemical literacy can  be improved
CHARACTERIZATION AND CHEMICAL COMPOSITION OF SULFIDE ORES ORIGIN FROM WANGGAMETI VILLAGE, MATAWAI LAPAWU DISTRICT, EAST SUMBA REGENCY Landi Pote, Lodowik; Nadut, Anggelinus
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 7, ISSUE 2, 2022
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol7.iss2.art3

Abstract

Bijih sulfida merupakan salah satu mineral yang tersedia cukup banyak di alam. Indonesia memiliki potensi bahan galian yang sangat beragam mulai dari bijih besil, bijih besi laterit, pasir besi sampai dengan bijih besi sulfida. Bijih sulfida merupakan salah satu mineral yang berpotensi menjadi mineral induk bagi emas. Salah satu daerah yang memiliki bijih sulfida adalah Desa Wanggameti Kecamatan Matawai Lapawu Kabupaten Sumba Timur. Kondisi ini mendorong untuk dilakukan penelitian dengan  tujuan untuk mengetahui jenis mineral dalam bijih sulfida dengan analisis XRD dan untuk mengidentifikasi kandungan unsur-unsur dalam bijih sulfida dengan analisis XRF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisi XRD sampel bijih sulfida yang diambil dari Desa Wanggameti Kecamatan Matawai Lapawu Kabupaten Sumba Timur adalah mengandung mineral jenis Quartz (SiO2), Calsite (CaCO3), Corundum (Al2O3), Iron Aluminum Silicon (Fe3Al2Si3) dan Muscovite 2M1 (KAl2Si3AlO10(OH)2). Dan hasil analisis kandungan unsur-unsur dalam bijih sulfida dengan XRF adalah Si 36,6%; S 1,2%; K 5,0%; Ca 27,8%; Ti 1,98%; V 0,23%; Cr 0,09%; Mn 0,77%; Fe 19,3%; Ni 2,99%; Cu 0,43%; Zn 0,1%; Mo 2,8%; Ba 0,2%; Eu 0,2% dan Re 0,3%.
Optimization of Extraction Manganese and Zinc in Sulfide Minerals with Dithizone Extract in Chloroform Solvent Landi Pote, Lodowik; Nadut, Anggelinus
INDONESIAN JOURNAL OF CHEMICAL RESEARCH Volume 8, ISSUE 1, 2023
Publisher : Chemistry Department, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/ijcr.vol8.iss1.art5

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang optimalisasi ekstraksi mangan dan seng dalam mineral sulfida dengan ekstraktan dithizon dalam pelarut kloroform. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pH optimum dan konsentrasi optimum ekstraktan dithizon serta kandungan Mn dan Zn dalam mineral sulfida dengan ekstraktan dithizon dalam pelarut kloroform secara spektrofotometri UV-Vis. Optimasi pH pada ekstraksi logam Mn dan Zn dilakukan pada pH 2-13, sedangkan optimasi konsentrasi dithizon pada ekstraksi logam Mn dan Zn pada konsentrasi dithizon 10-6 sampai 10-2 M dan analisis kandungan Mn dan Zn dalam mineral sulfida dengan ekstraktan dithizon dalam pelarut kloroform secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan ekstraksi Mn dan Zn optimum pada pH 11 dan 8, konsentrasi dithizon 0,01 M untuk ekstraksi Mn dan Zn. Kandungan Mn dan Zn dalam Mineral Sulfida secara berurutan 5586,34 µg/g untuk Mn, dan 1221,88 µg/g untuk Zn.
Pelatihan PELATIHAN PELAJAR KELAS XII IPA SMA MENELITI MELALUI SAYEMBARA RISET OBAT TRADISIONAL Tukan, Gerardus Diri; Markus Taek, Maximus; Latumakulita, Gertreda; Nadut, Anggelinus; Landi Pote, Lodowik; Dewi Q. M. Bulin, Christiani; Risan Funan Lalong, Paulus
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), Vol 6 No 1 (Maret 2025)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jppm.v6i1.2392

Abstract

High school students in Indonesia, in today's development, have a final assignment before completing their senior secondary education, namely conducting scientific research, writing up research results and presenting them. General conditions show that female students still have difficulty conducting research which includes research ideas or topics, steps for conducting research and writing research results. In response to this condition, research training was created for class The method used is competition. Female students are invited to conduct research, collect data and analyze data in their respective places of residence during the holiday period. As a result of the activities obtained, as many as 35 female students took part in the competition. It appears that the participants dug up information, conducted interviews with sources, namely parents in the villages, then wrote down the results of their studies and pictures of traditional medicinal ingredients.  From the results of the competition, a scientific seminar was held with the theme; Traditional Medicine of the NTT Community; Chemical Content and Activity. The top four competition participants were selected as presenters, and discussed by Natural Materials Chemistry experts in the scientific seminar forum. It was concluded that through research competitions and seminars, it had become a means to train female students to carry out scientific research in their living environment, related to traditional medicine and present their research work.