Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

INTENSIFIKASI AYAM BURAS : MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN ANALISIS USAHA TERNAK AYAM BURAS DI DESA GURANTENG KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA Novia Rahayu; Nurul Frasiska
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.712 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.176

Abstract

Tujuan pengabdian untuk mengatasi permasalahan manajemen pemeliharaan dan pengelolaan usaha ayam buras yang dapat menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat Desa Guranteng. Kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah mengenai permasalahan manajemen pemeliharaan, pemanfaatan limbah rumah tangga bagi pakan ayam, dan analisis usaha ayam buras. Kegiatan tanya jawab dilakukan disela-sela materi ceramah guna meningkatkan pemahaman peternak dan pemecahan masalah untuk masing-masing peternak. Pendampingan lapangan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam aplikasi pemeliharaan dan pengembangan ayam buras menjadi skala usaha rumah tangga. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peternak dapat menerapkan manajemen pemeliharaan melalui intensifikasi. Tingkat antusias kelompok ternak terhadap program intensifikasi ayam buras sangat baik karena selama ini peternak merasa bahwa manajemen pemeliharaan secara ekstensifikasi belum mampu menunjang pemeliharaan ayam buras kearah usaha. Perlu dilakukan kegiatan pendampingan selanjutnya mengenai pengolahan dan pemasaran hasil ternak yang nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan oleh para kelompok ternak
PENDAMPINGAN KELOMPOK WANITA TANI ENTANG SALUYU DALAM BUDIDAYA AYAM BURAS PEDAGING DI DESA GURANTENG KABUPATEN TASIKMALAYA Nurul Frasiska; Novia Rahayu; Putri Dian Wulansari
Journal of Empowerment Community Vol. 3 No. 1 (2021): MARET 2021
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v3i1.620

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Entang Saluyu merupakan KWT yang bergerak dibidang Peternakan dan Pertanian. Komoditas yang dibudidaya adalah ayam buras dan komoditas sayuran rumah tangga dengan metode backyard farming. Kelompok ini baru berdiri selama 1 tahun dan masih perlu pendampingan untuk memperkuat kelompok serta meningkatkan pendapatan kelompok. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendampingan kelompok dalam rangka mengembangkan potensi ternak lokal Ayam Buras di Kabupaten Tasikmalaya secara intensif melalui pendekatan budidaya ayam kampung pedaging. Kegiatan pengabdian ini meliputi: persiapan, pelaksanaan alih teknologi, penyuluhan tentang tatalaksana budidaya ayam kampung pedaging, tahap perencanaan budidaya ayam kampung pedaging, perhitungan biaya produksi, diskusi dan evaluasi. Hasil kegiatan ini adalah terdapat penambahan pengetahuan anggota KWT mengenai budidaya ayam kampung yang mampu meningkatkan pendapatan serta pemeliharaan yang lebih fokus dan terarah pada satu komoditas.
The Performance of Cihateup Ducks Liver Given Natural Isotonic in Dry Maintenance Systems Nurul Frasiska; Putri Dian Wulansari; Novia Rahayu
Journal of Livestock Science and Production Vol 3, No 2 (2019): Journal of Livestock Science and Production
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jalspro.v3i2.2038

Abstract

This study aims to observe the condition of serum glutamate pyruvate transaminase and serum oxaloacetate transaminase as an illustration of the liver performance of Cihateup Ducks that were given natural isotonic through drinking  water in a dry maintenance system. The animals used were Cihateup ducks, kept for 8 weeks with 48 animals and divided into four treatments, namely T0 (Control with drinking water without isotonic), T1 (7% sugar + 2% lime juice + 25 mg celery extract + 0.8 salt g), T2 (7% sugar + 3% lime juice + 50 mg celery extract + 0.9 g salt), T3 (7% sugar + 4% lime juice + 75 mg celery extract + 1 g salt). Each treatment was repeated 4 times, 3 ducks for one treatment plot. This study used a Completely Randomized Design (CRD). Data were tested using analysis of variance and continued with Duncan's further test at 5% level. The results showed that the treatment of T2 (7% Sugar + 3% Lime juice + celery extract 50 mg + 0.9 g salt) significantly produced the lowest SGPT levels and seen a tendency for SGOT to decrease but not significantly. The use of natural isotonic solutions can be given to Cihateup ducks on dry system maintenance.Keywords: Cihateup’s duck, Dry system, Natural isotonic, SGOT, SGPT
Model Pengembangan Peternakan Ayam Buras Backyard Farming di Desa Guranteng, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya Nurul Frasiska; Putri Dian Wulansari; Novia Rahayu
Media Kontak Tani Ternak Vol 2, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v2i1.24784

Abstract

Pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk intensifikasi ternak Ayam Buras di Kabupaten Tasikmalaya menggunakan model Backyard Farming dalam rangka mengembangkan ayam buras yang dilaksanakan melalui program KKN-PPM Tematik Unper Tasikmalaya periode 2019. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan tatalaksana pemeliharaan yang meliputi tatalaksana pemberian pakan, tatalaksana kesehatan, dan tatalaksana perkandangan. Masyarakat sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Desa Guranteng Kec. Pagerageung dengan kepemilikan ayam buras (ayam kampung/ ayam lokal) namun sistem pemeliharaannya masih ekstensif. Kegiatan pengabdian ini meliputi : persiapan, pelaksanaan alih teknologi, Pelatihan penyuluhan tatalaksana pemeliharaan, pelatihan penyusunan ransum untuk ayam buras sesuai dengan kebutuhan nutrien dan status produksi serta pembuatan demonstrasi plot berupa kandang Backyard Chicken Coop. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah pendidikan masyarakat, difusi ipteks dan pelatihan. Target luaran kegiatan ini adalah peningkatan keberdayaan masyarakat, peningkatan pengetahuan, serta terbentuknya kelembagaan masyarakat. Hasil pengabdian masyarakat skema KKN-PPM ini antara lain meningkatnya pengetahuan masyarakat, berdirinya kandang ayam kampung Backyard Farming serta terbentuknya Kelompok Wanita Tani (KWT) yang legal dan terdaftar pada sistem informasi Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Pagerageung.
HUBUNGAN POLA KADAR GLUKOSA DENGAN KADAR POTASSIUM DALAM DARAH ITIK TEGAL YANG DIBERI PAKAN MENGANDUNG LIMBAH Gracilaria sp. DISUPLEMENTASI MULTIENZIM Nurul Frasiska
Hexagro Journal Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/hexagro.v2i1.113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan pola kadar glukosa darah dankadar mineral kalium dalam darah itik tegal yang diberi pakan mengandung limbahbudidaya rumput laut Gracilaria sp. penelitian ini menggunakan 72 ekor itik tegal betinaumur 22 minggu, ransum yang mengandung limbah Gracilaria sp.dengan kadar protein18% dan energi 2900 kkal/kg dan disuplementasi multienzim komersial. Penelitianmenggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 6 perlakuan yaitu (T0) Ransum Basal,(T0+) Ransum Basal dengan ME, (T1) Ransum dengan 10% LG (T1+) Ransum dengan 10%LG + ME, (T2+) Ransum dengan 12,5% LG + ME (T3+) Ransum dengan 15% LG + ME.Perlakuan dilakukan selama 12 minggu dan pengambilan sampel darah pada mingguterakhir. Serum dianalisis kadar glukosa darah dan kalium darah. Penggunaan ransummengandung 15% Gracilaria sp. meningkatkan kadar mineral kalium darah secara nyata(P<0,05). Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola kadar glukosa darahdengan kadar potassium dalam darah.Kata Kunci : glukosa, Gracilaria sp., kalium, limbah, multienzim
PENGARUH PROBIOTIK DAN EKSTRAK DAUN KATUK (Sauropus androgynous) TERHADAP TEBAL KERABANG DAN HAUGH UNIT (HU) PUYUH PETELUR (Effect Of Probiotic and Sauropus androgynous Leaf Extract on Eggshell Thickness and Haugh Unit (HU) in Laying Quail) Novia Rahayu; Dwi Wijayanti; Nurul Frasiska
Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science) Vol 4, No 1 (2019): Janhus: Jurnal Ilmu Peternakan (Journal of Animal Husbandry Science)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/janhus.v4i1.684

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus androgynous) dalam ransum terhadap tebal kerabang dan haugh unit (HU). Enam puluh ekor puyuh petelur fase produksi dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan : 1) T0 : ransum tanpa perlakuan, 2) T1 : ransum dengan perlakuan ekstrak daun katuk 3.5g/kg ransum, 3) T2 : ransum dengan perlakuan probiotik (Bacillus sp. dan Saccharomycess sp.), 4) T3 : ransum dengan perlakuan ekstrak daun katuk 3.5g/kg ransum + probiotik (Bacillus sp. dan Saccharomycess sp.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap tebal kerabang (P>0.05) dan haugh unit (HU) (P>0.05). Telur hasil penelitian dari semua perlakuan menunjukkan kondisi telur yang sesuai dengan standar kualitas tebal kerabang dan haugh unit (HU). ¬Kata Kunci : Ekstrak daun katuk, haugh unit, probiotik, puyuh, tebal kerabang Abstract The study aims to determine the effect of giving sauropus androgynous leaf extract in the ration on egg quality. Sixty quails laying in the production phase were divided into 4 treatment groups: 1) T0: rations without treatment, 2) T1 : rations with katuk leaf extract treatment 3.5g / kg ration, 3) T2 : rations with probiotic treatment (Bacillus sp. And Saccharomycess sp.), 4) T3 : ration with katuk leaf extract treatment 3.5g / kg ration + probiotics (Bacillus sp. and Saccharomycess sp.). The results showed that the treatment had no significant effect on egg shell thickness (P>0.05) and haugh unit (HU) (P>0.05). Eggs from all treatments showed the condition of eggs in accordance with the quality standards of the thickness of the shells and haugh units (HU). Keywords: Eggshell thickness, haugh unit, probiotics, quail, sauropus androgynous leaf extract
Physiological Response and Physical Quality of Cihateup Duck Meat Given Natural Isotonic in Dry Maintenance System N. Frasiska; R. A. Riyadi; N. Rahayu
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 17, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.17.2.105-109

Abstract

This study aims to determine the effect of giving natural isotonic and determine which level is the most optimal for the physiological response and physical quality of Cihateup Duck meat. This study used an in vivo experimental method and a completely randomized design (CRD) with a treatment consisting of 4 treatments and 5 replications. The remedies in this study were the addition of celery extract as much as 25 mg, 50 mg, and 75 mg, as well as lime juice as much as 2%, 3%, and 4%. The results based on analysis of variance showed that the treatment had a significant effect on the pH value of the meat (P<0.05), but did not affect heart rate, rectal temperature, and cooking loss (P>0.05). The addition of 25mg celery extract and 2% lime juice is the optimal level.
Pelatihan Pengolahan Hijauan Pakan di Desa Kertabumi Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis Nurul Frasiska; Firgian Ardigurnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 2 No 4 (2022): JPMI - Agustus 2022
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.507

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi mengenai pemanfaatan lahan untuk tanaman pakan dan pengolahan tanaman pakan menuju swasembada pakan di Kelompok Tani Ternak Walatra. Kegiatan pengabdian ini meliputi: persiapan, pelaksanaan alih teknologi, penyuluhan tentang penanaman dan pengolahan tanaman pakan untuk domba dan kambing, tahap demonstrasi plot, diskusi dan evaluasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode difusi iptek dan pelatihan. Target capaian dari pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan pengetahuan anggota KTT mengenai pentingnya pemanfaatan sumberdaya hijauan tanaman pakan serta pengelolaannya dimusim kemarau agar tercapai swasembada pakan yang berkelanjutan. Selanjutnya mampu meningkatkan pendapatan serta mengurangi ketergantungan membeli rumput dan konsentrat. Hasil pengukuran tingkat pemahaman masyarakat yang diukur dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan lahan untuk hijauan pakan dan pemahaman mengenai pembuatan pakan fermentasi.
Suplementasi Air Cucian Beras dan Belerang Sebagai Sumber Mineral Esensial Alami Untuk Meningkatkan Kecernaan Pakan Jerami Padi Amoniasi Secara In Vitro Firgian Ardigurnita; Putri Dian Wulansari; Nurul Frasiska
Bulletin of Applied Animal Research Vol 5 No 1 (2023): Bulletin of Applied Animal Research
Publisher : LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/baar.v5i1.1276

Abstract

The aim of this study was to obtain the best combination of levels of rice washing water and sulfur supplementation to increase the digestibility of ammoniated rice straw feed. The material for this research was ammoniated rice straw, sulfur as a source of mineral S and rice washing water as a source of mineral P. The study used a completely randomized design with 3 treatments and 6 replications. As a treatment: P0 = 1 kg rice straw + 6% urea; P1 = 1 kg rice straw + 6% urea + 50% rice washing water + 0.2% sulfur; P2 = 1 kg rice straw + 6% urea + 50% rice washing water + 0.4% sulfur. Then the feed samples were analyzed for their characteristics and digestibility which included: dry matter digestibility (KcBK), organic matter digestibility (KcBO), and N-NH3 in vitro. The results showed that the average KcBK value from P0, P1 and P2 was 39.44 ± 0.86; 47.23 ± 3.26 and 57.26 ± 0.85. The mean value of organic matter digestibility from P0, P1 and P2 was 44.74 ± 0.58; 55.63 ± 2.96 and 67.72 ± 0.38. The mean value of N-NH3 respectively from P0, P1 and P2 is 1.76 ± 0.10; 2.63 ± 0.79 and 4.11 ± 0.26. The results of the analysis showed that the addition of rice washing water and sulfur to each treatment had a significant effect (P<0.05) on KcBK, KcBO and N-NH3. Keywords : Dry Matter, Organic Matter, Rice Straw, Amoniation.
EKSPLORASI SIFAT FUNGSIONAL DAN APLIKASI BAKTERI ASAM LAKTAT PENGHASIL EKSOPOLISAKARIDA PADA PRODUK SUSU FERMENTASI Putri Dian Wulansari; Novia Rahayu; Nurul Frasiska; Firgian Ardigurnita
JURNAL SAINS PETERNAKAN NUSANTARA Vol. 3 No. 01 (2023): JURNAL SAINS PETERNAKAN NUSANTARA
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53863/jspn.v3i01.907

Abstract

Exopolysaccharides are a class of extracellular biopolymers synthesized by bacteria. Exopolysaccharides are widely used in the dairy industry because of the interest in their health benefits and the improvement in the quality of the products they offer. This article describes the bacterial exopolysaccharide related to factors affecting exopolysaccharide growth, structure and growth of exopolysaccharide strains, exploration of exopolysaccharide strains from various sources, the health benefits they offer, the impact of using exopolysaccharide on product quality, and its application of exopolysaccharide strains in fermented milk products. Exopolysaccharides are claimed to have health-promoting benefits such as: anti-carcinogenic, antioxidant, immunomodulatory and lowering blood cholesterol. In addition, exopolysaccharide strains have the benefit of improving product quality because exopolysaccharides act as thickening, emulsifying and gelling agents. The application of exopolysaccharide strains is widely used in the dairy industry such as in products: yogurt, kefir, cheese, sour cream and other fermented milk. This article explains the exploration, functional properties and application of exopolysaccharide-producing LAB in fermented milk products. Keywords: LAB, Exopolysaccharides, and Fermented Milk.