Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Diversifikasi Produk, Merek dan Implementasi E-Commerce Sebagai Pendorong Pemasaran Asosiasi Peternak Ayam Kampung Singaparna Indonesia (APAKSI) Rahwana, Kusuma Agdhi; Frasiska, Nurul; Fadilah, Mohammad Fazar; Nur Anisa, Rini; Wahyudi, Kiki; Anggraini, Sari Novi
Journal of Empowerment Community Vol. 7 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v7i2.2396

Abstract

Terbatasnya akses untuk memenuhi permintaan daging, yang hanya mampu menjangkau masyarakat dalam lingkup kecil serta belum ada diversifikasi produk yang dihasilkan selain karkas ayam kampung dan DOC (Daily Old Chick), membuat Asosiasi Peternak Ayam Kampung Singaparna Indonesia (APAKSI) sulit untuk berkembang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh APAKSI dengan meningkatkan efisiensi pemeliharaan ayam, memperluas akses pasar, dan pengembangan produk. Program ini dirancang untuk membantu peternak ayam dalam mengoptimalkan pengelolaan pakan dengan memperkenalkan teknologi pakan fermentasi dan pembuatan pakan pellet, yang akan mengurangi biaya pakan dan meningkatkan produktivitas. Selain itu, program ini akan membantu peternak dalam diversifikasi produk, seperti produk olahan ayam, serta memperluas jangkauan pasar melalui pengemasan, pendaftaran merek, dan platform e-commerce. Program ini juga akan memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan untuk membantu peternak memantau arus kas, mengontrol biaya, dan memastikan keberlanjutan usaha mereka. Hasil yang diharapkan termasuk peningkatan praktik budidaya ayam, pembuatan pakan mandiri, diversifikasi produk, akses pasar yang lebih luas, dan pengelolaan keuangan yang lebih baik. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi peternak dengan meningkatkan pendapatan mereka, mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, dan menciptakan lapangan pekerjaan. Proyek ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, terutama Zero Hunger, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional serta kesejahteraan ekonomi.
EMPOWERMENT OF KAMPUNG UNGGUL BALITBANGTAN (KUB) CHICKEN FARMERS THROUGH THE OPTIMIZATION OF MANAGEMENT, SELF-MIXED FEED, FINANCIAL RECORDING, AND DIGITAL MARKETING IN TASIKMALAYA REGENCY Frasiska, Nurul; Rahwana, Kusuma Agdhi; Fadilah, Mohamad Fazar
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3045

Abstract

This community service program aims to improve the capacity of the Singaparna Free-Range Chicken Farmers Association (APAKSI) in production, business management, and marketing. Partners' primary challenges include dependence on manufactured feed, inefficient financial records, and limited market access and brand legality. The implementation method involves five stages: outreach, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. As of this progress report, five of the eight planned visits have been conducted. Results include improved understanding of KUB chicken farming, the ability to independently produce fermented bran-based feed, the implementation of simple financial records, and the development of a brand logo to support marketing. Initial impacts indicate increased production efficiency, business management awareness, and farmer motivation to expand markets through e-commerce. With three remaining mentoring visits, the program's final targets are brand legality through PDKI, streamlined financial reporting, and active digital marketing.
Sinergi Pengabdian Masyarakat dalam Penguatan Ekonomi dan Pelestarian Budaya Lokal di Desa Cikeusal, Tasikmalaya Frasiska, Nurul; Iksan Fauzan Andriana; Silviani, Silviani; Noerachmi, Shelvira
Journal of Empowerment Community Vol 8 No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/jec.v8i1.2682

Abstract

Community service activities through the Real Work Lecture (KKN) program in Cikeusal Village, Tanjungjaya District, Tasikmalaya Regency, were carried out to strengthen the local economy and preserve traditional culture as a social identity of the community. A participatory approach was used through observation, interviews, training, and collaboration between students, village officials, MSMEs, and arts groups. The empowerment program focused on strengthening MSMEs based on local products such as palm sugar and noga through digital marketing training, packaging innovation, and simple financial literacy. Meanwhile, the cultural aspect was directed at documenting and revitalizing the traditional art of Terebang Gébés which has high religious and social values. The results of the activities showed an increase in knowledge of MSMEs in business promotion and management, as well as increased participation of the younger generation in traditional arts activities. This cross- sector collaboration demonstrates that the synergy of community service can encourage the strengthening of the creative economy while maintaining the sustainability of local cultural heritage as part of sustainable village development.