Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Rancangan Sistem Otomatis Start dan Monitoring Air Handling Unit Terminal 2 Bandar Udara Internasional Soekarno - Hatta Muhammad Fahri; KGS ISMAIL; Oka Fatra
Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi Vol 14 No 01 (2021): Langit Biru: Jurnal Ilmiah Aviasi
Publisher : Politeknik Penerbangan Indonesia Curug

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54147/langitbiru.v14i01.381

Abstract

Terminal 2 of Soekarno-Hatta has 97 Air Handling Units (AHU) which are used to condition room temperature. When there is a disconnection or interruption to the power supply, all AHUs must be turned on by visiting the unit. The automatic start and monitoring design using PLC supported by a visual basic program is expected to help the operational effectiveness of AHU. This design has a connection between PLC and PC using wifi, where the monitoring function when operating the AHU unit will be displayed on the monitor and the control function of the AHU unit operation can be done remotely, and is equipped with an automatic start system, namely, when the power supply is cut off and reconnected, AHU can operate immediately without manually activating it.
ANALISA ALIRAN DISTRIBUSI UDARA DAN KENYAMANAN THERMAL MENGGUNAKAN METODE COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS DI RUANG PANEL LISTRIK BANDAR UDARA BUDIARTO Zulina Kurniawati; Oka Fatra; Imam Haryadi Wibowo; Muhammad Samudera Novarizki Adityanto Nursin; Dita Diana Sari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.62154

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi aliran udara dan tingkat kenyamanan termal di ruang panel listrik Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara Budiarto menggunakan metode Computational Fluid Dynamics (CFD). Ruangan ini memiliki beban panas tinggi akibat peralatan elektronik yang beroperasi terus-menerus sehingga membutuhkan sistem ventilasi dan pendinginan yang efektif. Data diperoleh melalui pengukuran suhu, kelembapan, dan kecepatan udara di beberapa titik, kemudian disimulasikan menggunakan ANSYS Workbench 18.1. Hasil simulasi menunjukkan kecepatan udara rata-rata menurun dari 0,180 m/s menjadi 0,156 m/s, sementara suhu meningkat dari 31,7°C menjadi 36,1°C, dengan suhu maksimum melebihi 130°C di sekitar peralatan listrik. Kondisi ini menunjukkan terjadinya thermal stratification dan distribusi udara yang belum merata. Berdasarkan standar ASHRAE 55:2013, ISO 7730:2005, dan SNI 6390:2020, suhu tersebut berada di luar rentang kenyamanan termal (23–26°C). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem AC Split 2 PK belum optimal dan merekomendasikan optimasi tata letak pendingin, penambahan ventilasi, serta sistem monitoring suhu berbasis IoT untuk meningkatkan efisiensi termal dan keselamatan operasional.