Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Pendampingan Pastoral Bagi Keluarga Duka Pasien Covid 19 Endang Damaris Koli; Anika Ch. Takene
Ra'ah: Journal of Pastoral Counseling Vol. 1 No. 1 (2021): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.321 KB)

Abstract

The Covid-19 pandemic is a challenge for pastoral care. The characteristics of this pandemic form a method of prevention by limiting physical interaction. This changes various habits in people's lives, including when someone gets sick and dies, the services provided by the family and the hospital are not as usual. A patient who was infected with Covid-19 and then passed away brought great sorrow to his family. The family didn't have the chance to take care of him for the last time. This is a big trauma for the family. Our study aims to determine the trauma experienced by the family after the death of a family member. We are also trying to find a form of pastoral care that is able to restore the power of family life after the sad event. The method we use in this research is a qualitative approach. The research instrument used descriptive data (interviews), observation notes and literature studies. The results of our research include narratives of family grief, traumas and acts of pastoral care by the church. Our discussion refers to the retraumatization process as an effort to recover the family from grief.
Pelatihan Pendampingan dan Konseling Pastoral Bagi Majelis Jemaat Gmit Talitakumi Nitneo – Klasis Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT Endang Damaris Koli; Eritrika Adriana Nulik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.34 KB) | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4135

Abstract

Dinamika dalam masyarakat maupun jemaat memiliki multi permasalahan. Permasalahan itu bersifat holistik yakni permasalahan fisik, mental, sosial dan spiritual. Pendampingan dan Konseling Pastoral adalah bagian penting dalam pelayanan dan pengabdian di tiap jemaat maupun masyarakat. Untuk itu ketrampilan pendampingan dan konseling yang bersifat pastoral bagi jemaat yang mengalami masalah harus dimiliki oleh para pelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digagas oleh Fakultas Teologi UKAW diarahkan untuk membantu majelis jemaat GMIT Talitakumi Nitneo – Klasis Kupang Barat agar dapat memiliki ketrampilan dalam pelayanan pendampingan dan konseling bagi jemaat yang membutuhkan pertolongan jika di lingkungan tersebut tidak terdapat tenaga professional untuk mengatasi masalahnya. Dalam kegiatan pengabdian ini majelis jemaat yang berjumlah 25 orang diberikan materi berupa panduan pelaksanaan pendampingan dan konseling yang holistik dan inklusif. Penguasaan peserta terhadap materi diukur melalui pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukan bahwa ada perubahan pemahaman dan peningkatan ketrampilan pendampingan dan konseling di kalangan majelis jemaat. Dari hasil monitoring majelis jemaat menyampaikan manfaat yang didapat yakni mereka memiliki pemahaman yang lebih terbuka mengenai pendampingan dan konseling sehingga mampu menjalankan fungsi membimbing, menopang, menyembuhkan, mendamaikan dan merawat bagi jemaat atau masyarakat yang membutuhkan pertolongan
The Efforts to Improve Teacher Performance Through School Principal Leadership, Job Satisfaction and Work Motivation Susilo Surahman; Eva Desriyantika; Endang Damaris Koli; Akhmad Ramli; Hasmirati Hasmirati
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The goal of this research is to explain the impact of leadership style, motivation, and job satisfaction on teacher accomplisment at a single Islamic private boarding school in West Java. The nature of this study is quantitative.This study's participants were all teachers. For 41 respondents, data was collected using saturated samples. This study used a questionnaire and paperwork to gather data, and multiple regression analysis was done using SPSS 22 software. According to the study's findings, leadership style, motivation, and work happiness were all connected to the instructors associated with the F significant results. 0.05) and an R-squared = 0.664. Leadership style, motivation, and work satisfaction were all approved by 66.4% of respondents. Leadership style, motivation, and work satisfaction were all approved by 66.4% of respondents. The other factors are handled by variables outside of the scope of this research.
Analisis Historis Teologi Terhadap Peran Gmit Galed Kelapa Lima Bagi Moralitas Sosial Di Kelurahan Kelapa Lima: Analisis Historis Teologis Janter Rano Baki; Maria R. A. Pada; Yuda D. Hawu Haba; Endang Damaris Koli
SCRIPTA: Jurnal Teologi dan Pelayanan Kontekstual Vol. 15 No. 1 (2023): Pemikiran dan Pandangan Teologi Kontekstual
Publisher : Sekolah Tinggi Theologia Ebenhaezer Tanjung Enim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.796 KB) | DOI: 10.47154/sjtpk.v15i1.181

Abstract

Since its formation, the GMIT Galed Kelapa Lima Congregation has still faced problems of social morality in Kelapa Lima Village, Kupang City. The problem of morality has not diminished, but has become more prevalent nowadays due to the existence of traditional massage service places and bars at the Sasando Hotel and Citra Hotel around Galed residents, thus providing onsite and online access for covert prostitution services. This article aims to explore past tensions that have an impact on the present, by exploring the role of GMIT Galed Kelapa Lima in historical and contemporary contexts. This article uses a qualitative method with a Church History approach. Data collection techniques used, namely field research and literature review. The results of the research show that all this time the Galed church has focused on internal consolidation and set aside these issues. Therefore, I offer a holistic service model to answer the problem of social morality, namely: First, the importance of sex education in the family, educational institutions and the church. Second, develop the Galed ministry which focuses on Transformative Diakonia. Third, service management approach through SWOT analysis. Fourth, the Galed Church is partnering with the Kupang City Government to develop a shared vision for preventing covert prostitution.
Penguatan Kapasitas Pelayanan Pendampingan Pastoral Bagi Orang Tua Tunggal (Single Parents) di Klasis Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT Endang Damaris Koli
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6002

Abstract

Keluarga orang tua tunggal atau single parents adalah salah satu bentuk keluarga yang diakui keberadaannya dalam masyarakat. Orang tua tunggal adalah istilah yang diberikan bagi individu yang secara sendirian membesarkan anaknya tanpa kehadiran, dukungan dan tanggung jawab dari pasangannya. Orang tua tunggal dapat menjadi duda ataupun janda karena perceraian, memiliki anak di luar nikah, kematian atau sebab lainnya. Menjadi orang tua tunggal di konteks kehidupan saat ini memiliki tantangan tersendiri. Di wilayah GMIT klasis Kupang Barat, orang tua tunggal menghadapai tantangan ekonomi keluarga, tantangan pengasuhan anak seorang diri, dan tantangan menghadapi kondisi mental pribadi. Orang tua tunggal membutuhkan perhatian dan pendampingan pastoral dari gereja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang digagas oleh UPP Pastoral Klasis Kupang Barat dan Fakultas Teologi UKAW diarahkan untuk membantu para pelayan pastoral baik pendeta maupun para diaken agar memiliki pemahaman, pengertian, dan wawasan dalam melaksanakan kegiatan – kegiatan pelayanan pastoral bagi komunitas orang tua tunggal. Tujuan kegiatan ini agar para pelayan gereja pun dapat memandang orang tua tunggal sebagai bagian integral dalam pelayanan gereja. Dalam kegiatan pengabdian ini para peserta dibagikan hasil rekap penelitian tentang orang tua tunggal  di klasis Kupang Barat dan materi tentang pelayanan pastoral bagi orang tua tunggal. Penguasaan peserta terhadap materi yang disampaikan dapat diukur dari respon evaluatif dan reflektif yang ditulis oleh masing – masing peserta. Dari hasil evaluasi ada komitmen tindak lanjut untuk menghasilkan modul pendampingan, tata ibadah khusu bagi orang tua tunggal dan penyusunan program pemberdayaan ekonomi bagi orang tua tunggal di aras jemaat maupun klasis.  
Analisis Permasalahan Pelayanan Diakonia Transformatif Di Jemaat GMIT Sion Loti Eritrika Adriana Nulik; Endang Damaris Koli
Jurnal Teologi Cultivation Vol 7, No 1 (2023): JULI
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46965/jtc.v7i1.2104

Abstract

Artikel ini menganalisis permasalahan yang berkaitan dengan pemahaman pelayanan diakonia transformatif di jemaat GMIT Sion-Loti. Diakonia transformatif merupakan pendekatan pelayanan gereja yang berfokus pada perubahan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini mengidentifikasi tantangan dalam pemahaman dan implementasi pelayanan diakonia transformatif dan faktor-faktor yang memengaruhi pemahaman tersebut. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap anggota jemaat dan para majelis jemaat. Hasil analisis menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada pemahaman yang terbatas mengenai esensi diakonia transformatif. Banyak anggota jemaat masih mengaitkan pelayanan diakonia dengan bantuan material, tanggung jawab pihak lain dan bersifat sukarela semata. Faktor budaya, ego, dan kepemimpinan juga memengaruhi persepsi terhadap pelayanan diakonia, mengakibatkan penghalangan dalam mengadopsi pendekatan transformatif. Artikel ini menyimpulkan bahwa diperlukan upaya edukasi dan pelatihan yang lebih intensif untuk meningkatkan pemahaman mengenai diakonia transformatif. Jemaat perlu diikutsertakan dalam dialog dan refleksi kolektif mengenai relevansi pelayanan diakonia transformatif dalam konteks lokal mereka. Selain itu, dukungan dari pihak gereja dalam membentuk budaya pelayanan yang berfokus pada transformasi dapat membantu mengatasi permasalahan yang diidentifikasi.
Pelatihan Pendampingan dan Konseling Pastoral Bagi Majelis Jemaat Gmit Talitakumi Nitneo – Klasis Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT Endang Damaris Koli; Eritrika Adriana Nulik
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4135

Abstract

Dinamika dalam masyarakat maupun jemaat memiliki multi permasalahan. Permasalahan itu bersifat holistik yakni permasalahan fisik, mental, sosial dan spiritual. Pendampingan dan Konseling Pastoral adalah bagian penting dalam pelayanan dan pengabdian di tiap jemaat maupun masyarakat. Untuk itu ketrampilan pendampingan dan konseling yang bersifat pastoral bagi jemaat yang mengalami masalah harus dimiliki oleh para pelayan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digagas oleh Fakultas Teologi UKAW diarahkan untuk membantu majelis jemaat GMIT Talitakumi Nitneo – Klasis Kupang Barat agar dapat memiliki ketrampilan dalam pelayanan pendampingan dan konseling bagi jemaat yang membutuhkan pertolongan jika di lingkungan tersebut tidak terdapat tenaga professional untuk mengatasi masalahnya. Dalam kegiatan pengabdian ini majelis jemaat yang berjumlah 25 orang diberikan materi berupa panduan pelaksanaan pendampingan dan konseling yang holistik dan inklusif. Penguasaan peserta terhadap materi diukur melalui pre test dan post test. Hasil kegiatan menunjukan bahwa ada perubahan pemahaman dan peningkatan ketrampilan pendampingan dan konseling di kalangan majelis jemaat. Dari hasil monitoring majelis jemaat menyampaikan manfaat yang didapat yakni mereka memiliki pemahaman yang lebih terbuka mengenai pendampingan dan konseling sehingga mampu menjalankan fungsi membimbing, menopang, menyembuhkan, mendamaikan dan merawat bagi jemaat atau masyarakat yang membutuhkan pertolongan
Penguatan Kapasitas Pelayanan Pendampingan Pastoral Bagi Orang Tua Tunggal (Single Parents) di Klasis Kupang Barat, Kabupaten Kupang, NTT Endang Damaris Koli
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i3.6002

Abstract

Keluarga orang tua tunggal atau single parents adalah salah satu bentuk keluarga yang diakui keberadaannya dalam masyarakat. Orang tua tunggal adalah istilah yang diberikan bagi individu yang secara sendirian membesarkan anaknya tanpa kehadiran, dukungan dan tanggung jawab dari pasangannya. Orang tua tunggal dapat menjadi duda ataupun janda karena perceraian, memiliki anak di luar nikah, kematian atau sebab lainnya. Menjadi orang tua tunggal di konteks kehidupan saat ini memiliki tantangan tersendiri. Di wilayah GMIT klasis Kupang Barat, orang tua tunggal menghadapai tantangan ekonomi keluarga, tantangan pengasuhan anak seorang diri, dan tantangan menghadapi kondisi mental pribadi. Orang tua tunggal membutuhkan perhatian dan pendampingan pastoral dari gereja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang digagas oleh UPP Pastoral Klasis Kupang Barat dan Fakultas Teologi UKAW diarahkan untuk membantu para pelayan pastoral baik pendeta maupun para diaken agar memiliki pemahaman, pengertian, dan wawasan dalam melaksanakan kegiatan – kegiatan pelayanan pastoral bagi komunitas orang tua tunggal. Tujuan kegiatan ini agar para pelayan gereja pun dapat memandang orang tua tunggal sebagai bagian integral dalam pelayanan gereja. Dalam kegiatan pengabdian ini para peserta dibagikan hasil rekap penelitian tentang orang tua tunggal  di klasis Kupang Barat dan materi tentang pelayanan pastoral bagi orang tua tunggal. Penguasaan peserta terhadap materi yang disampaikan dapat diukur dari respon evaluatif dan reflektif yang ditulis oleh masing – masing peserta. Dari hasil evaluasi ada komitmen tindak lanjut untuk menghasilkan modul pendampingan, tata ibadah khusu bagi orang tua tunggal dan penyusunan program pemberdayaan ekonomi bagi orang tua tunggal di aras jemaat maupun klasis.  
Employee Engagement Pendeta GMIT dan Dampaknya bagi Spiritualitas Pelayanan Pendeta di Jemaat-Jemaat Se-Klasis Kupang Barat Koli, Endang Damaris; De Haan, Arly Elizabeth Maria; Taneo, Rolin Ferdilianto Sandelgus
JURNAL LUXNOS Vol. 10 No. 1 (2024): LUXNOS: JURNAL SEKOLAH TINGGI TEOLOGI PELITA DUNIA EDISI JUNI 2024
Publisher : STT Pelita Dunia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47304/qces5c90

Abstract

Abstract: The Evangelical Christian Church in Timor has two ecclesiastical positions, namely ministry positions and organizational positions. The pastor is a church official who carries these two positions. As servants of Christ, pastors together with other church officials are given the task of translating the vision of the Kingdom of God and leading the implementation of the mission that Christ has entrusted to their church. In the GMIT Code, pastors are also referred to as employees. As employees, pastors are Expected to have involvement, motivation and dedication or employee engagement as a commitment to Christ through the church. With employee engagement, it is hoped that the spirituality of service will be maintained. This research aims to find out how employee engagement operates in the duties of GMIT pastors, especially in the West Kupang classist area and whether this influences the spirituality of their ministry. This research uses library study and field research methods. The results obtained in interviews with resource persons were then elaborated with theories related to the field study material. The results of the research show that GMIT pastors in the West Kupang area still have commitment as organizational officials and maintain spirituality as ministry officials.
Resensi Buku: Intersectional Theology: An Introductory Guide Koli, Endang Damaris
GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Vol. 10 No. 2 (2025): Gema Teologika: Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian
Publisher : Faculty of Theology Duta Wacana Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21460/gema.2025.102.1466

Abstract