Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Ekstrak Daun Rhodomyrtus Tomentosa Sebagai Green Inhibitor pada Korosi Aluminium dalam Larutan Asam dan Basa Mardiah Mardiah; Ari Susandy Sanjaya; Nurul Sakinah; Herlina Lia Novianti
Jurnal Teknologi Bahan dan Barang Teknik Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37209/jtbbt.v10i1.173

Abstract

Evaluation of karamunting leaf extract as an inhibitor of aluminum corrosion in acid and alkaline solutions was studied using immersion test. The gravimetric method was used to calculate the corrosion rate of aluminum with and without. The results showed that the compounds contained in the karamunting leaf extract were oxygen heteroatom  and had double bonds compounds. Based on the results of surface studies with Scanning Electron Microscopy (SEM), the level of aluminum damage with the addition of an inhibitor was lower than that without inhibitor. The addition of inhibitors from karamunting leaf extract can reduce the corrosion rate of aluminum. The efficiency of using the inhibitor was 73.66% in NaOH solution and 80.78% in HCl solution at the highest inhibitor concentration and immersion time variables. Multiple linear regression model was also used in this study to predict the corrosion rate of aluminum.Evaluasi ekstrak daun karamunting sebagai inhibitor korosi aluminium dalam larutan asam dan basa dipelajari dengan  menggunakan uji perendaman. Metode gravimetri digunakan untuk menghitung laju korosi aluminium dengan dan tanpa inhibitor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang terkandung dalam ekstrak daun karamunting merupakan senyawa heteroatom oksigen dan memiliki ikatan rangkap. Berdasarkan hasil studi permukaan dengan Scanning Electron Microscopy (SEM), tingkat kerusakan aluminium dengan penambahan inhibitor lebih rendah dibandingkan dengan tanpa inhibitor. Penambahan inhibitor dari ekstrak daun karamunting dapat mengurangi laju korosi aluminium. Efisiensi penggunaan inhibitor adalah 73,66% pada larutan NaOH dan 80,78% pada larutan HCl pada variabel konsentrasi inhibitor dan waktu perendaman tertinggi. Model regresi linier berganda digunakan pula dalam penelitian ini untuk memprediksi laju korosi aluminium.
PENGENALAN BUDIDAYA MAGGOT PADA PETERNAK SAPI DI DESA SUMBERSARI, LOA KULU KUTAI KARTANEGARA, KALIMANTAN TIMUR Retno Aryani; Rudy Nugroho; Hetty Manurung; Ari Sanjaya; Didit Suprihanto; Wulan Sari; Yanti Sari; Rudianto Rudianto; Widha Prahastika; Nurul Fadila; Iyut Toimsar; Christiano Jhonson
Jurnal Abditani Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v6i2.233

Abstract

Maggot atau awam mengenal dengan larva lalat tentara hitam/Black Soldier Fly (BSF), akhir-akhir ini menjadi primadona masyarakat. Budidaya maggot sangat mudah, dengan hanya menggunakan substrat limbah organik atau berupa limbah dari peternakan hewan misalnya kotoran sapi, budidaya maggot sudah dapat dilakukan. Namun demikian, bagi sebagian kelompok masyarakat, khususnya peternak sapi di wilayah Desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pengetahuan mengenai budidaya maggot dengan memanfaatkan kotoran sapi sebagai substrat belum pernah diketahui. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan budidaya maggot kepada anggota peternak sapi di desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara. Kegiatan diikuti oleh 15 orang peternak sapi yang merupakan mitra dari PT Berkah Salama Jaya, Sentral Penggemukan Sapi. Pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap yaitu perencanaan, persiapan dan pelaksanaan. Metode pelaksanaan dilakukan dengan ceramah, praktek dan diskusi. Hasil pengabdian ini ada beberapa peserta yang memulai budidaya maggot untuk mengoptimalkan peternakan sapi yang telah ada. Dengan kegiatan ini maka peternak sapi di wilayah desa Sumbersari, Loa Kulu, Kutai Kartanegara, mendapatkan pengetahuan baru mengenai budidaya maggot dan prospek untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
PENDAMPINGAN BUDIDAYA LARVA TENTARA LALAT HITAM (HERMETIA ILLUCENS) KOMUNITAS PETERNAK SAPI DI SANGATTA, KALIMANTAN TIMUR Ari Sanjaya; Didit Suprihanto; Wulan Sari; Rudianto Rudianto; Rudy Agung Nugroho; Retno Aryani; Hetty Manurung; Muhammad Fauzi Arif; Iyut Jaya Toimsar
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.23750

Abstract

Black Soldier Fly larvae commonly known as maggot (Hermetia illucens), are currently gaining momentum to convert organic waste. Using bioconversion technology of organic waste with maggot, will not only help in decomposing waste but also the results of cultivation can improve the economy of society. This community service aimed to provide assistance in maggot cultivation for the cattle breeder community, Sangatta City, East Kalimantan province, so that they are familiar with and able to cultivate maggot, especially for producing high protein feed ingredients. The present community service activity was attended by a group of cattle breeders from the Sangatta area, East Kalimantan, and accompanied by a community service team from Mulawarman University. The activity lasted for three months and the implementation was carried out using the method of material presentation, discussion, question and answer, and the practice of maggot cultivation. The activity was carried out at the house of the Sangatta cattle farmer, East Kalimantan. As a result of the activity, cattle breeders have been able to start maggot cultivation and provide an evaluation that the activity is very important because it adds new insight and understanding about maggot cultivation, especially for food security in the area around the capital of the archipelago, Indonesia.  ---  Larva lalat tentara hitam atau dikenal awam sebagai belatung atau maggot dengan nama ilmiah (Hermetia illucens), saat ini popular dibudidayakan untuk merombak limbah organik. Dengan adanya teknologi biokonversi limbah organik dengan maggot, maka tidak hanya membantu dalam merombak limbah namun juga hasil budidaya dapat meningkatkan perekonomian. Pengabdian kepada masyarakat kali ini bertujuan memberikan pendampingan budidaya maggot bagi komunitas peternak sapi Sangatta, Kalimantan Timur, agar mengenal dan mampu membudidayakan maggot dan menghasilkan larva yang mengandung bahan pakan berprotein tinggi. Pengabdian diikuti oleh kelompok peternak sapi dari wilayah Sangatta, Kalimantan Timur dan didampingi oleh tim pengabdi dari Universitas Mulawarman. Kegiatan berlangsung total selama 3 bulan dan pelaksanaan dilakukan dengan metode presentasi materi, diskusi, tanya jawab dan praktek budidaya maggot. Kegiatan dilaksanakan di rumah peternak sapi Sangatta, Kalimantan Timur. Hasil kegiatan, peternak sapi telah mampu memulai budidaya maggot dan memberikan evaluasi bahwa kegiatan sangat penting karena menambah wawasan dan pemahaman baru tentang budidaya maggot terutama untuk ketahanan pangan di wilayah sekitar Ibukota Negara Nusantara, Indonesia.
PROSES PENGOMPOSAN TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN PENAMBAHAN POME DAN LIMBAH CAIR TAHU Kahar, Abdul; Karmila, Karmila mil; Ramadan, Achmad; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Chemurgy Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Chemurgy-Juni 2023
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v7i1.6959

Abstract

Proses pengomposan dapat dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti nutrisi, rasio C/N, ukuran bahan kompos, suhu, pH, kadar air, dan frekuensi pembalikan. Untuk mempercepat waktu pengomposan digunakan bahan-bahan yang kaya akan nitrogen bertujuan untuk menurunkan rasio C/N pada pengomposan. Limbah cair tahu memliki kandungan kadar nitrogen yang tinggi sehingga dapat menurunkan rasio C/N pada pengomposan dan dapat mempercepat waktu pengomposan. Rasio C/N yang matang sekitar 20-30. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara yang tepat untuk mepercepat proses pembuatan pupuk kompos dari tandan kosong kelapa sawit. Kemudian untuk mengetahui cara menurunkan kadar rasio C/N pada proses pengomposan
Diversifikasi Produk Budidaya Larva Lalat Tentara Hitam Di CV Ahasa Larva Group Samarinda, Kalimantan Timur Nugroho, Rudy Agung; Subagyono, Dirgarini Nurlianti Julia; Sanjaya, Ari Susandy; Arianto, Reza Fahyuzi; Syaharani, Ramada; Kurniawan, Fandy Ahmad; Rudianto, Rudianto
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v5i2.2319

Abstract

The Black Soldier Fly larvae (Hermetia illucens L.) are widely cultivated for organic waste bioconversion. However, overproduction and inefficient cultivation methods have created challenges for CV Ahasa Larva Group in Samarinda, East Kalimantan. This community service program aimed to provide technical assistance on maggot farming using magoboxes, the production of maggot substrates from fermented palm kernel cake, and the development of maggot-based products such as oil and biodiesel. The activities included preparation, implementation, and evaluation through theoretical presentations, discussions, and practical training. The ten participating maggot farmers successfully adopted new cultivation techniques and product diversification methods. The evaluation revealed a 75% increase in knowledge and understanding regarding maggot cultivation and the production of derivative products. This initiative contributes to the sustainable development of maggot farming, enhances product value, and supports local economic growth..
ANALISIS KADAR PROKSIMAT TEPUNG MAGGOT (Hermetia Illucens) DARI HASIL EKSTRAKSI ASAM LEMAK DENGAN METODE SOKLETASI MENGGUNAKAN PELARUT ETHANOL DAN METHANOL Sanjaya, Ari Susandy; Nugroho, Rudy Agung; Meicahyanti, Ika; Dwi Anastasia, Putri Ayu; Jawea, Jasman
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Chemurgy-Juni 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i1.17567

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kadar proksimat pada tepung maggot (Hermetia illucens) dari hasil ekstraksi menggunakan dua jenis pelarut, yaitu methanol dan ethanol, sebagai variabel dalam penelitian ini, sampel maggot yang digunakan diperoleh dari PT. Berkah Salama Jaya. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan perbandingan pelarut ethanol dan methanol dalam ekstraksi sampel. Parameter yang diamati adalah kandungan proksimat maggot yang telah di ekstraksi, analisis kimia dilakukan untuk menganalisis kandungan maggot meliputi kadar protein, kadar lemak, kadar air, kadar abu dan kadar karbohidrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein dari hasil ekstraksi menggunakan pelarut ethanol sebesar 14,71% dan hasil ekstraksi menggunakan pelarut methanol mengandung protein sebesar 14,008%, kadar lemak yaitu 1,77% dan 3.689%, Kadar air berkisar 56,26% - 55,83%, kadar abu adalah 9,7% dan 9,9% dan kadar karbohidrat adalah 17,56% dan 16,37%. hasil analisis tersebut, tepung maggot yang diekstraksi menggunakan pelarut ethanol dan methanol memiliki kadar protein dan lemak yang lebih rendah dibandingkan dengan tepung maggot yang tidak diekstraksi. Meskipun kadar protein pada kedua sampel masih cukup tinggi, tidak mencapai kriteria sebagai sumber pakan yang baik. Namun, kedua sampel tersebut dapat dijadikan sebagai alternatif pakan dengan mempertimbangkan kandungan karbohidratnya
ANALISIS LAYOUT KANDANG SAPI dan IOT TERHADAP PENGGEMUKAN SAPI POTONG DI PT. BERKAH SALAMA JAYA Yulianto, Fransiskus Federico; Afrilla, Lidwina Nadya; Sanjaya, Ari Susandy; Suprihanto, Didit; Nugroho3, Rudy Agung
Jurnal Chemurgy Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Chemurgy-Juni 2025
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/cmg.v9i1.18002

Abstract

Ketersediaan produksi daging sapi di Kalimantan Timur masih rendah, sehingga pemerintah masih mengimpor daging sapi dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat yang semakin naik setiap tahunnya. Untuk mengatasi hal tersebut pemerintah Kalimantan Timur mendukung program pemerintah pusat, yaitu Pencapaian Swasembada Daging Sapi dan Kerbau (PSDSK) tahun 2014 yang ditetapkan Kementerian Pertanian. Melalui Dinas Peternakan (Disnak). Penggemukan sapi potong tidak hanya dengan diberi pakan bergizi setiap hari, namun ada hal lain yang membuat sapi cepat gemuk yaitu manajemen kandang yang baik. Kandang sapi yang baik dan ideal memiliki tata letak (layout) tinggi kandang 3-4,5 meter, lebar kandang 1 x 1,8 meter atau 1,5 x 2 meter, alas memiliki kemiringan 5-10⁰ memiliki selokan untuk kotoran sapi, dll. IOT dibutuhkan dalam pengecekan suhu sapi dan kelembapan kandang, yang juga membuat manajemen kandang semakin ideal. Kandang sapi di PT. Berkah Salama Jaya, Loa Janan, Kutai Kartanegara memiliki kriteria kandang ideal, namun ada beberapa yang perlu ditambahkan untuk lebih sempurna.
PENERAPAN KOMPOR MINYAK JELANTAH SEBAGAI SUBSTITUSI BAHAN BAKAR PADA INDUSTRI UMKM MAKANAN Sanjaya, Ari Susandy; Sukmono, Yudi; Sitania, Farida Djumiati; Widada, Dharma; Wijaya, Muhammad Farhanuddin; Khiyarinnisa, Faza
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 7 No. 1 (2025): Periode April 2025
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v7i1.6161

Abstract

In daily life, stoves are essential tools used in cooking. They play an important role in energy use for households and small businesses, especially MSMEs (Micro, Small, and Medium Enterprises). In Samarinda and surrounding areas, food-related MSMEs are growing rapidly, ranging from snacks to trendy beverages. One of the major components of production costs is fuel. The 3-kg LPG cylinder, commonly called the "melon gas," is widely used due to its affordability and availability in urban areas. However, frequent shortages cause price instability and make it unreliable. To address this, a community service program was conducted through education and mentoring on the use of stoves fueled by used cooking oil as an alternative. Emission test results showed that a stove using used cooking oil reached 303°C with O₂ at 11.13%, CO at 9 ppm, and NaO at 16 ppm in 1 minute. In comparison, a gas stove reached 310.2°C with O₂ at 12.28%, CO at 61 ppm, and no NaO detected. These results show that used cooking oil can be a cost-effective alternative for MSMEs. It not only provides a solution to the unstable LPG supply but also helps reduce environmental impact by reusing waste oil from food processing. The used-oil stove has been well received by local entrepreneurs as an affordable and eco-friendly option.
Perancangan Purwarupa Pengukur Kadar Air dan Kualitas Pangan Komoditas Beras dan Jagung Menggunakan Sensor Kapasitif Firmansyah, Dudi; Rahmawati, Riski Amalia; Firmansyah, Vera; Gianto, Gianto; Sutanto, Willi; Waras, Nandang Gunawan Tunggal; Yasri, Budi; Muslim, Azis; Irwanto, Decky Ari; Karsono, Eko; Alam, Hilman Syaeful; Sanjaya, Ari Susandy
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2024.16.2.6

Abstract

Water content is an indicator that can affect food quality and safety as well as commodity prices. Therefore, measuring the moisture content of commodities is important to ensure the food system viability. The development of increasingly sophisticated technology has led many companies to introduce water content measuring instruments called Moisture Content Meters (MCM). However, this tool is marketed at an expensive price. In this research, a prototype for measuring the moisture content and food quality of rice and corn commodities using a cheap capacitive sensor has been successfully made according to the design. Based on the testing results, this prototype has an accuracy value of 98,9%, precision of 97,4%, and error of 1,1%. The test results show that this prototype is accurate enough to measure the moisture contents of rice and corn samples, accompanied by consistent food quality indications according to applicable quality standards.  
ANALISIS KOMPOSISI KIMIA PRODUK PIROLISIS LAMBAT OFF-GRADE RUBBER PADA SUHU 300 °C Agustina Tri Putri Sitinjak; RR Dirgarini Julia Nurlianti Subagyono; Veliyana Londong Allo; Ari Susandy Sanjaya
PROSIDING SEMINAR KIMIA Vol 4 No 1 (2025): Prosiding SNK 2025
Publisher : Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was conducted to determine the yield and chemical composition of slow pyrolysis products of off-grade rubber at 300 °C. From the pyrolysis experiments, the yield of bio-oil was 28.25%. Analysis with Gas Chromatography-Mass Spectrometry showed that the bio-oil from off-grade rubber was mainly composed of γ-Elemene, 1H-Benzocycloheptene, octahydro-3,5,5-trimethyl-9-methylene-, (4aS-cis)-, 1,5-Cycloundecadiene, 8,8-dimethyl-9-methylene-, Geranyllinalool Isomer B, and Geranylgeraniol.   Keywords: Slow Pyrolysis, Off-grade Rubber, bio-oil, GC-MS
Co-Authors Abdul Kahar Achmad Ramadan Afrilla, Lidwina Nadya Agnes Cicilia Manopo Agus Restu Setyawati Agustina Tri Putri Sitinjak Ahmad Irvan Purwazi Allo, Veliyana Londong Ammar Muhaemin Haenur Andri Setiawan Andy Nurcahyono Anton Irawan Ari Nofendy Arianto, Reza Fahyuzi Aswar Tahad Aulia Nur Afriliana Azis Muslim, Azis Bagus Kurniadi Ben Yudha Satria Christiano Jhonson Dexa Rahmadan Dhea Pranita Didit Suprihanto Didit Suprihanto, Didit Dirgarini Julia Nurlianti Subagyono Dwi Anastasia, Putri Ayu Fadilah, Opie Aulia Faqih Burhan Uddin Faris Faruqi Ilham Fathoni, Rif'an Febriyanto, Gusti Riyan Fika Dwi Oktavia Fika Dwi Oktavia Firmansyah, Dudi Firmansyah, Dudi Adi FIRMANSYAH, VERA Fitri Febriyanti Gianto Gianto Gusti Riyan Febriyanto Hamid Asyraf Adani Herlina Lia Novianti Herlina Lia Novianti Herri Susanto Hetty Manurung Hilman Syaeful Alam Imam Rosadi Indah Lestari Indah Lestari Indradewa, Rhian Intan Rizky Amanda Irwan Kurniawan Irwanto, Decky Ari Iwan Muhammad Ramdan Iyut Jaya Toimsar Iyut Toimsar Jawea, Jasman Johnson, Christiano Juliya Ascha Riandis Junianto Seno Tangke Allo Juniar Arya Prajaka Kandi Putri Karmila, Karmila mil Karsono, Eko Khaidir Maulana Khiyarinnisa, Faza Kuhita Karina Br Ginting Kurniadi, Bagus Kurniawan, Fandy Ahmad Lukman Lukman Lukman Lukman Mardiah Mardiah Maulana, Khaidir Meicahayanti, Ika Mohd. Asyraf Kassim Muhammad Fauzi Arif Mutiara Pertiwi Naela Fadila Novi Artika Novianti, Herlina Lia Novy Pralisa Putri Nugroho Tri Wahyudi Nugroho3, Rudy Agung Nur Aini Nurjanah, Tera Nurul Fadila Nurul Sakinah Nyoto Prasetio Opie Aulia Fadilah Prahastika, Widha Rachmat Boby Kuncoro Rahmadan, Dexa Rahmawati, Riski Amalia Ramdan, Iwan Muhammad Retno Aryani Rezky Dwi Atmaja Rini Anggraenie Rizcy Paramita Agustine Rizcy Paramita Agustine, Rizcy Paramita Rizki Kurnia Dermawan Ronggo Ahmad Wikanswasto Roy Firman Adventus Pasaribu RR Dirgarini Julia Nurlianti Subagyono Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Rudy Agung Nugroho Rudy Nugroho S Suhartono Salasiah Salasiah Salsabila, Unik Hanifah Selvia Sarungu Sitania, Farida Djumiati Subagyono, Dirgarini Nurlianti Julia Sutanto, Willi Syaharani, Ramada Tatang Hernas Soerawidjaja Tesa Mutia Anggraini Tiara Daralia Utami Uddin, Faqih Burhan Waras, Nandang Gunawan Tunggal Wibowo, Arief C. Widada, Dharma Widha Prahastika Widha Prahastika Wijaya, Muhammad Farhanuddin Wulan Iyhig Ratna Sari Yanti Sari Yasri, Budi Yazid Bindar Yazid Bindar Yazid Bindar Yudi Sukmono, Yudi Yulianto, Fransiskus Federico