Articles
Coordination Exercise for 10 Year Old Beginner Tennis Players
Gumilar Mulya;
Resty Agustryani
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 5, No 4: APRIL 2020
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17977/jptpp.v5i4.13351
Abstract: There are many forms of training to improve the quality of physical condition of the tennis court athletes, one of which is coordination training. Thus, the author would like to try applying various forms of coordination exercises that are applied to children aged 10—11 years who participate in tennis clubs in the City of Tasikmalaya to support hand coordination. The aim of this research is to find out eye-hand coordination in elementary school students. The focus of this research is limited to the effectiveness of Coordination to support good physical condition in children. This research used experimental research methods. The population in this research were all 30 children who joined the tennis club in Tasikmalaya City. The sampling technique used is the total sampling technique. In order to get objective data, the author uses a measuring instrument in the form of a test that is eye-hand coordination test. Based on the results of this research and statistical calculations on the data obtained in this research, the authors can conclude that coordination exercises have a significant influence on improving eye-hand coordination especially for beginner tennis players of elementary school age.
Efektivitas Penggunaan Metode Permainan Terhadap Kebugaran Jasmani Siswa Sekolah Dasar
Gumilar Mulya
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 2 No. 1 (2020): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37742/jpoe.v2i1.18
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efektivitas dari metode permainan terhadap kebugaran jasmani Siswa Sekolah Dasar. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode eksperimen, Sampel terdiri dari 60 orang siswa dari total populasi 120 orang dengan teknik pengambilan sampling yang digunakan ialah Purposive sampling. Usia rata-rata peserta adalah 11-12 tahun. Pengumpulan data menggunakan tes awal dan tes akhir berupa Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI). Teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS Seri 19, dengan Langkah-langkah seperti menguji Normalitas dengan uji Kolmogorov-Smirnov, Uji hipotesis menggunakan Uji Indefendent Sample T-Test (apabila data berdistribusi normal dan apabila data tidak normal menggunakan Wilcoxon). Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa, metode permainan memberikan efektivitas yang signifikan dengan memberikan sumbangsih persentase 51,6 % terhadap kebugaran jasmani Siswa Sekolah Dasar.
THE ROLE OF LOCAL GOVERNMENTS IN DEVELOPING NATURAL AND CULTURAL TOURISM IN SUKABUMI DISTRICT
Gumilar Mulyana
PAPATUNG: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Vol 4 No 1 (2021): JURNAL PAPATUNG Volume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : GoAcademica Research dan Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/japp.v4i1.359
Tourism activities are human activities driven by curiosity and enjoying tourist attractions and tourist attractions without knowing administrative boundaries. Therefore, the concept of integrated regional development can overcome and assist organizational differences between districts into a unity of regional planning and development with tourism activities in Sukabumi Regency. In this research, the method used is a qualitative descriptive approach. Sources of data in this study come from primary data and secondary data. The data collection technique used is field research, such as observation, interviews, and library research. The analysis used by the pen is descriptive-qualitative. The research results on tourism's role in developing tourism potential in the Sukabumi Regency are dominant as a facilitator compared to other parts. This role as a facilitator can be seen mainly in the provision of object infrastructure, which is still largely borne by the Tourism Office. Facilities for distributing stimulant fund assistance for people who want to develop a tourism object, promote tourism objects, and facilities provided to third parties such as investors and tourism entrepreneurs to develop their tourism businesses in Sukabumi Regency.
PERAN PENDIDIKAN JASMANI DALAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA
Gumilar Mulya
JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Vol 3 No 1 (2018)
Publisher : Institut Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5614/jskk.2018.3.1.1
Tujuan penelitian ini untuk menggugah kembali pentingnya nilai karakter bangsa Indonesia yang dapat dibina dan implementasikan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) di sekolah. Lembaga Pendidikan Tinggi Keolahrgaan (LPTK) sudah semestinya megimplementasikan kurikulum pendidikan tinggi dengan menekankan pada penguatan karakter bagi mahasiswa calon peserta didik. Bagi lulusan LPTK, tidak hanya mengaar PJOK tetapi lebih jauh adalah mendidik agar generasi penerus bangsa mampu memajukan negara Indonesia di mata dunia tanpa menghilangkan jati diri bangsa melalui peletakan dasar karakter bangsa agar peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
TANTANGAN PENDIDIKAN TINGGI KEOLAHRAGAAN DALAM MENGHADAPI MEA
Gumilar Mulya
Jurnal Pendidikan Olah Raga Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Pendidikan Olah Raga
Publisher : IKIP PGRI Pontianak
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31571/jpo.v5i2.380
Sistem perdagangan bebas atau freetrade antara negara-negara anggota ASEAN termasuk Indonesia telah menyepakati suatu perjanjian Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau Asean Economic Community. Salah satu tujuan MEA adalah untuk melakukan pengubahan ASEAN menjadi suatu daerah perdagangan yang bebas barang, investasi, tenaga kerja terampil, jasa dan aliran modal yang lebih bebas lagi. Hal tersebut mau tidak mau akan berdampak pada dunia pendidikan termasuk penyelenggara Lembaga Pendidikan Tinggi Keolahragaan. Kemenristekdikti sudah mewacanakan “Rektor Impor” guna menghasilkan perguruan tinggi yang berkualitas karena sudah ada bukti di beberapa negara berhasil menaikan peringkat perguruan tinggi setelah dilakukan impor rektor. Jika hal tersebut sudah menjadi kesepakatan, bukan tidak mungkin selain rektor, dosen pun dapat di impor, kesiapan perguruan tinggi untuk menyaring dan menerima dosen dari luar dan kesiapan untuk mengekspor dosen ke negara ASEAN lainnnya menjadi bahan kajian bersama agar Indonesia tetap diakui keberadaannya, menjadi tuan rumah di negaranya sendi tanpa alergi dengan perkembangan ilmu pengetahuan di luar negeri. Peran LPTK Keolahragaan dalam menghasilkan guru PJOK sangat dipertaruhkan guna menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi dalam menghadapi MEA maupun WTO pada 2020.Kata Kunci: Pendidikan, mutu, MEA.
AGILITY DRILL BAGI PETENIS PEMULA KU-10 TAHUN
Gumilar Mulya;
Resty Agustryani
Multilateral : Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga Vol 19, No 1 (2020): June
Publisher : Lambung Mangkurat University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (380.098 KB)
|
DOI: 10.20527/multilateral.v19i1.7738
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek dari program pelatihan agility pada petenis pemula KU-10 tahun. Temuan penelitian menunjukkan bahwa program pelatihan agility terjadi perbedaan yang signifikan pada kelincahan tenis. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode eksperimen, Sampel yang berpartisipasi dalam penelitian ini pada penelitian ini ialah 25 orang putra pemain tenis tingkat pemula. Usia rata-rata peserta adalah 10 tahun. Teknik pengambilan sampling yang digunakan oleh penulis ialah Purposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes awal dan tes akhir dengan menggunakan tes agility Zig-Zag Run. Kesimpulan penelitian menunjukan bahwa, program agility drill memberikan perbedaan yang signifikan pada kelincahan pada atlet tenis lapang KU-10 tahun.
STRATEGI TERCAPAINYA KETAHANAN PANGAN MELALUI PENGEMBANGAN “KOPI ASYIK” GALUNGGUNG SERTA KEGIATAN EDUKASI PEMAHAMAN COVID-19 BERBENTUK BOOKLET
Dedi Nurjamil;
Gumilar Mulya;
Asep Saepulloh;
Resty Agustryani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (715.094 KB)
|
DOI: 10.31949/jb.v2i1.621
Covid19 ditetapkan sebagai pandemi karena menjangkit hampir sebagian besar negara di seluruh dunia. Indonesia menjadi negara yang kasus Covid19 tinggi di kawasan Asia Tenggara. Perlu adanya peran serta dari seluruh lapisan masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19. Pendidik baik guru dan dosen menjadi ujung tombak untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian yang digagas ini yaitu melalui edukasi booklet diharapkan masyarakat dapat memahami dengan baik mengenai Covid19 ini sehingga tingkat penyebarannya menjadi rendah bahkan tidak ada. Booklet yang dirancang akan disusun dengan mudah dan sistematis sehingga pembaca dapat memahami dengan baik isi informasi dam booklet tersebut. Selain itu melalui kegiatan ini ketahanan pangan melalui kegiatan pengembangan usaha terus berjalan sehingga masyarakat masih bisa melakukan usaha penjualan kopi dengan kemasan yang lebih menarik. Hasil dari pengabdian ini menunjukan kegiatan yang dilaksanakan sampai dengan selesai sudah dilaksanakan dengan baik, dan pPeserta pelatihan antusias serta memahami dalam pengolahan kopi, kemudian pemahaman Covid-19 meningkat setelah diberikan booklet yang dilaksanakan oleh tim pengabdian
TENNIS DRILLS DENGAN FOOTWORK TERHADAP KELINCAHAN ATLET TENIS JUNIOR KABUPATEN TASIKMALAYA
Gumilar Mulya
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol 9, No 1 (2020): Altius Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36706/altius.v9i1.11643
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh tennis drill menggunakan footwork dalam meningkatkan kelincahan pada atlet tenis junior di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan ialah Pre-Exsperimental Designs dengan Desain penelitian menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel terdiri dari 25 orang atlet junior di Kabupaten Tasikmalaya. Instrument yang digunakan adalah agility Zig-zag run dengan hanya memberikan satu kali kesempatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa, untuk uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov data dinyatakan normal, kemudian untuk hasil perhitungan beda rata-rata data pre-test sebesar 53.711 dan post-test sebesar 67.531 dengan diperoleh P-value dari uji-t satu sampel adalah 0,000 kurang dari 0,05 artinya H0 ditolak. Maka kesimpulannya ialah latihan tennis drill dengan footwork dapat memberikan hasil yang signifikan terhadap kelincahan pemain tenis junior. Implikasinya, dengan memilih metode latihan yang tepat dengan pola latihan yang bervariatif dapat mempengaruhi kinerja atlet dan terhindar dari kejenuhan.
Pengaruh Latihan Stroke ke Dinding dan Latihan Stroke Berpasangan terhadap Keterampilan Forehand Groundstroke pada Peserta UKM Tenis Lapang UNSIL Kota Tasikmalaya
Gumilar Mulya;
Resty Agustryani
Journal of Sport Science and Education Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Ilmu Olahraga, Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26740/jossae.v4n2.p55-62
Forehand Groundstroke in a tennis game is a stroke that aims to defend or attack. To master the Forehand Groundstroke technique, the authors tried two training methods, namely the method of stroke to wall training and pair stroke training. The purpose of this study was: to find out the difference in influence between stroke to wall exercises and paired stroke exercises on Forehand Groundstroke skills in tennis. Referring to the purpose of the study and to prove the hypothesis, the author uses the experimental method. The population consisted of students from the field tennis UKM in UNSIL, Tasikmalaya City, which numbered 27 people. Samples were taken as many as 20 people using random (random) techniques. The research instrument used to obtain the data was Hewitt tennis achievement from Jack E. Hewitt. Based on hypothesis testing, t arithmetic is outside the interval t table, namely t arithmetic
Pengaruh Latihan Imagery dan Koordinasi terhadap Keterampilan Shooting pada Olahraga Pétanque
gumilar mulya
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 4, No 2 (2020): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/sport.v4i2.1754
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menguji pengaruh latihan imagery dan koordinasi terhadap keterampilan shooting pada olahraga pétanque. Metode dalam penelitian ini ialah metode eksperimen dengan jumlah sampel 50 orang peserta pada matakuliah olahraga pétanque dari jumlah total populasi 187 orang. Teknik pengambilan sampling menggunakan Purposive sampling. Instrumen yang digunakan ialah berupa tes shooting di dalam circle. Teknik analisis data menggunakan aplikasi SPSS Seri 21, dengan uji prasyarat analisis statistik meliputi, uji normalitas menggunakan kolmogorov smirnov dan uji hipotesis menggunakan uji one sample t-test. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa, latihan imagery dan koordinasi dapat memberikan pengaruh yang positif terhadap keterampilan shooting pada cabang olahraga pétanque.