p-Index From 2021 - 2026
4.184
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Competitor : Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal Pendidikan Olah Raga Al Ishlah Jurnal Pendidikan Tren Terbaru Dalam Penelitian dan Penelitian Bidang Olahraga Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) JSKK (Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan) Jurnal SEGAR Jambura Health and Sport Journal Bravo's : Jurnal Program Studi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga JOSSAE (Journal of Sport Science and Education) Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Jurnal Metaedukasi : Jurnal Ilmiah Pendidikan Journal of Physical and Outdoor Education Jurnal Papatung : Jurnal Ilmu Administrasi Publik, Pemerintahan dan Politik Multilateral: Jurnal Pendidikan Jasmani Dan Olahraga BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional Indonesian Journal of Sport Management Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat JISPE Journal of Islamic Primary Education Journal of Physical Education and Sport Pedagogy Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Safe School Environment: Pencegahan Bullying Di SMP Negeri 3 Kawali Dharsono, Farhan Maulana; Ema Siti Nurfadilah; Siti Fadjarajani; Gumilar Mulya; Iis Marwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan (bullying) didefinisikan sebagai penyalahgunaan kekuasaan yang berdampak buruk pada kesehatan fisik dan mental korban serta merusak iklim sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Bimbingan dan Konseling (BK) yang diterapkan di SMP Negeri 3 Kawali untuk mengatasi masalah ini. Dengan menggunakan metode studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa korban dan guru BK. Hasil studi menunjukkan bahwa perundungan memiliki berbagai bentuk dan dipicu oleh faktor kompleks, terutama aspek psikologis siswa dan lingkungan sosial. Dalam penanganannya, sekolah mengandalkan strategi terpadu meliputi program pendidikan karakter, deteksi dini, dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, tantangan dalam penanganan berulang masih ada. Oleh karena itu, penelitian merekomendasikan perlunya pengembangan program pencegahan yang melibatkan siswa secara aktif dan pelatihan berkala bagi guru dan orang tua guna meningkatkan efektivitas penanganan bullying di sekolah.
Internalisasi Nilai Kearifan Lokal Silih Asih dalam Pembelajaran Etnopedagogik Guna Membentuk Karakter Berdaya Budaya Mulyani, Roslia Ayu Dewi; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2139

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan degradasi nilai dan erosi identitas budaya pada peserta didik akibat dominasi pembelajaran kognitif dan arus globalisasi, sehingga mendesak perumusan strategi pendidikan karakter yang otentik dan berakar pada kearifan lokal. Penelitian ini berfokus pada internalisasi nilai kearifan lokal Sunda, yaitu Silih Asih (kasih sayang dan kepedulian sosial), melalui kerangka Etnopedagogik. Tujuan utama penelitian adalah menggali interpretasi guru mengenai Silih Asih dan menganalisis proses internalisasi nilai tersebut pada peserta didik hingga mencapai karakter berdaya budaya. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi di SMP Negeri 2 Bojonggambir. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menginterpretasikan Silih Asih sebagai konstruk pedagogis multi-dimensi (kognitif, afektif, dan konatif) yang diintegrasikan melalui strategi etnopedagogik triadik: kontekstualisasi materi, kolaborasi berbasis interdependensi, dan refleksi nilai eksplisit. Proses internalisasi pada peserta didik terjadi melalui tiga tahapan transformasi Pengenalan, Adopsi Situasional, dan Pewujudan Terdorong Diri yang dimediasi oleh dua faktor kunci: Validasi Sosial dan Afirmasi Kultural. Secara teoretis, temuan ini menyarankan bahwa formulasi pendidikan karakter harus bergerak dari transmisi nilai normatif menuju transformasi nilai sosiokultural melalui pengalaman praktis dan refleksi mendalam, mengisi kekosongan literatur metodologis kualitatif dalam Etnopedagogik.
Strategi Manajemen Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Mendorong Literasi Berbahasa Nurhayati, Eti; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi strategi manajemen pembelajaran Bahasa Inggris yang diterapkan di SMP Negeri 2 Sodonghilir dalam upaya komprehensif untuk meningkatkan literasi berbahasa siswa. Latar belakang masalah penelitian ini adalah rendahnya tingkat literasi nasional yang terkonfirmasi oleh data PISA, serta implementasi program bahasa asing di sekolah yang seringkali belum maksimal, meskipun penting untuk meningkatkan mutu dan keunggulan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif yang dilaksanakan di SMP Negeri 2 Sodonghilir. Data dikumpulkan melalui tiga teknik utama: wawancara mendalam dengan guru dan siswa; observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar dan sarana prasarana; serta studi dokumentasi. Proses penelitian dilakukan melalui tahapan orientasi, eksplorasi, dan verifikasi data menggunakan triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran Bahasa Inggris telah berjalan sesuai prinsip yang berlaku, meliputi empat aspek intrakurikuler: perencanaan kolaboratif, pengorganisasian, pelaksanaan yang diperkaya kurikulum, dan evaluasi berkala. Meskipun menghadapi tantangan seperti ketidakmerataan kompetensi awal dan hambatan psikologis siswa, sekolah menerapkan solusi berupa forum kolaboratif guru dwi-mingguan, dan penguatan melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti lomba pidato dan bercerita. Manajemen yang terstruktur ini secara nyata berupaya mengatasi kesenjangan literasi dan meningkatkan kompetensi berbahasa siswa secara menyeluruh.
Hubungan Self-Efficacy Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Pendidikan Jasmani Tingkat Pertama Mulya, Gumilar; Agustryani, Resty; Indrawan, Budi
SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation Vol. 9 No. 5 (2025): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani dan Olahraga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the relationship between Self- efficacy and anxiety levels in first-year Physical Education students. Self-efficacy, which is an individual's belief in their ability to complete tasks or face challenges, is believed to play an important role in managing anxiety, especially in students who often face academic and social pressures. This study used a quantitative approach with a correlational design, involving 100 Physical Education students selected using a purposive sampling technique. Data were collected through the General Self-efficacy Scale (GSES) and State-Trait Anxiety Inventory (STAI) questionnaires. The results of the analysis showed that most students had moderate to high levels of Self-efficacy, and anxiety levels in the moderate category. The Pearson correlation test showed a significant negative relationship between Self-efficacy and anxiety (r = -0.65, p <0.05), which means that the higher the students' Self-efficacy, the lower the level of anxiety they experience. The results of the linear regression analysis showed that Self-efficacy can predict anxiety levels (R² = 0.42). These findings provide an important contribution to understanding the psychological dynamics of first-year college students, particularly in the context of Physical Education, and emphasize the importance of strengthening Self-efficacy to reduce academic anxiety.
ANALISIS LANGKAH AKTIVITAS FISIK SISWA MAN 1 KOTA TASIKMALAYA SELAMA PEMBELAJARAN PJOK Muchammad Fathoni; Gumilar Mulya; Juhrodin
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v12i1.5956

Abstract

Physical activity plays an essential role in supporting adolescents’ health, and Physical Education (PE) lessons provide structured opportunities to meet daily activity recommendations. This study aims to analyze students’ step counts and physical activity levels during four PE sessions at MAN 1 Tasikmalaya using the Google Fit pedometer application. A quantitative descriptive survey with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 70 tenth-grade students selected through cluster sampling. Step measurements were conducted across four sessions, each lasting 2 × 45 minutes. Data were analyzed using descriptive statistics and tertile-based categorization. The results indicated that the average student step count fell within the moderate activity category, with a relatively balanced distribution among low, moderate, and high activity groups. Male students tended to record higher step counts than female students. These findings demonstrate that PE lessons contribute meaningfully to students’ physical activity, although equal participation and intensity require improvement. The study recommends incorporating pedometer-based monitoring in schools and implementing more active, inclusive PE strategies.
ANALISIS LANGKAH AKTIVITAS FISIK SISWA MAN 1 KOTA TASIKMALAYA SELAMA PEMBELAJARAN PJOK Muchammad Fathoni; Gumilar Mulya; Juhrodin
JURNAL ILMIAH PENJAS (Penelitian, Pendidikan dan Pengajaran) Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Penjas
Publisher : UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jip.v12i1.5956

Abstract

Physical activity plays an essential role in supporting adolescents’ health, and Physical Education (PE) lessons provide structured opportunities to meet daily activity recommendations. This study aims to analyze students’ step counts and physical activity levels during four PE sessions at MAN 1 Tasikmalaya using the Google Fit pedometer application. A quantitative descriptive survey with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 70 tenth-grade students selected through cluster sampling. Step measurements were conducted across four sessions, each lasting 2 × 45 minutes. Data were analyzed using descriptive statistics and tertile-based categorization. The results indicated that the average student step count fell within the moderate activity category, with a relatively balanced distribution among low, moderate, and high activity groups. Male students tended to record higher step counts than female students. These findings demonstrate that PE lessons contribute meaningfully to students’ physical activity, although equal participation and intensity require improvement. The study recommends incorporating pedometer-based monitoring in schools and implementing more active, inclusive PE strategies.
ANALISIS NILAI SOSIAL KOMUNITAS SEPEDA WANITA DALAM PERSPEKTIF JENDER -, Juhrodin; Mulyadi, Dwi Yulia Nur; Mulya, Gumilar
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.17246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai sosial dalam komunitas sepeda perempuan, dengan fokus pada lima indikator utama: Cooperation (Kerja Sama), Communication (Komunikasi), Connecting with Others (Menghubungkan dengan Orang Lain), Trust (Kepercayaan), dan Teamwork (Kerja Tim). Komunitas sepeda perempuan, sebagai ruang sosial yang berkembang, menjadi tempat yang mendukung pemberdayaan perempuan dan memperkuat solidaritas antar anggotanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei menggunakan angket skala Likert. Data diperoleh dari 18 anggota komunitas sepeda ATD AWE di Kota Tasikmalaya dan dianalisis dengan teknik persentase menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Communication (28%) merupakan aspek yang paling dominan, diikuti oleh Trust (22%), Teamwork (21%), Connecting with Others (18%), dan Cooperation (11%). Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi yang efektif dan kepercayaan yang kuat adalah kunci dalam menciptakan hubungan sosial yang positif dalam komunitas sepeda perempuan. Meskipun kerja sama dan hubungan antar individu masih memerlukan perhatian lebih, komunitas ini berhasil menciptakan ruang inklusif yang memberdayakan perempuan. Secara keseluruhan, nilai sosial ini memainkan peran penting dalam membentuk identitas sosial anggota komunitas dan dapat memberikan dampak positif dalam pemberdayaan perempuan serta memperluas pengaruh sosial mereka di masyarakat. 
DILEMA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMP: MENGURAI BENANG KUSUT PROBLEMATIKA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Dharsono, Farhan Maulana; Fadjarajani, Siti; Mulya, Gumilar; Marwan, Iis
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 8 No. 2 (2026): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/prismatika.v8i2.2679

Abstract

The implementation of the Merdeka Belajar Curriculum (KMB) in lower secondary mathematics education aims to transform the educational paradigm towards critical thinking and constructivism. However, the reality on the ground shows a gap between policy vision and classroom practice. This study uses a descriptive literature review method to identify and analyze various problems in the implementation of KMB in mathematics. The results of the study indicate four main pillars of obstacles: (1) limited adaptive resources and teaching aids, (2) low professional readiness of teachers in their roles as facilitators of differentiated learning, (3) students' psychological resistance to independent learning, and (4) inconsistency in conceptual understanding among stakeholders. These findings emphasize that the success of KMB requires holistic synergy through the optimization of local resources, strengthening teacher competence in Learning Communities, and psychological interventions to build a participatory learning culture. The conclusion of this study highlights the importance of systematic mitigation strategies to ensure that KMB functions optimally in improving the quality of mathematics education sustainably.
Dampak Pendekatan Pembelajaran Case Method dan Yang Tidak Menggunakan Case Method Terhadap Hasil Belajar Bulutangkis Pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Ahmad Arifin; Gumilar Mulya; Nanang Kusnadi
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/prjybn29

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the Case Method compared with conventional instruction in improving badminton learning outcomes among Physical Education students. Employing an Ex Post Facto design, the research involved two classes selected through cluster random sampling, each consisting of 30 students. Learning outcomes were assessed across cognitive, psychomotor, and tactical domains using written tests, technical performance assessments, and game-play observations with standardized instruments. Data were analyzed using an independent t-test after meeting the assumptions of normality and homogeneity. The results indicate that students taught using the Case Method achieved significantly higher scores than those receiving conventional instruction (t = 13.942; p < 0.001). These findings confirm that the Case Method is more effective in enhancing technical proficiency, tactical understanding, and decision-making skills. Therefore, the Case Method is recommended for integration into badminton instruction to comprehensively improve students’ learning outcomes. Keywords: Case Method, Badminton Learning, Learning Outcomes, Physical Education
PERBANDINGAN DAMPAK MEDIA AUDIO-VISUAL DAN NON-AUDIO-VISUAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK Hengky Supraja; Gumilar Mulya; Dicky Tri Juniar
Jambura Health and Sport Journal Vol 8, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v8i1.35808

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan motivasi belajar siswa antara penggunaan media audio-visual dan media non-audio-visual dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan optimalisasi media pembelajaran sejalan dengan program digitalisasi pendidikan yang mendorong pemanfaatan perangkat teknologi seperti Smart TV dan Interactive Flat Panel. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto, dilaksanakan di SDN 4 Gununglipung dengan populasi seluruh siswa berjumlah 342 orang. Sampel penelitian terdiri dari 27 siswa yang belajar menggunakan media audio-visual dan 27 siswa yang menggunakan media non-audio-visual. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dengan 21 butir pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji t melalui SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa pada kelompok audio-visual berada pada kategori lebih tinggi dibandingkan kelompok non-audio-visual, dan uji t mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan media audio-visual mampu memberikan stimulasi lebih efektif dalam meningkatkan perhatian, minat, ketekunan, dan dorongan belajar siswa dalam pembelajaran PJOK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pendidik dan pemangku kebijakan untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan teknologi pembelajaran di sekolah.