Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

The Role of Ethnomathematics Based on Traditional Engklek Games in Improving the Ability to Understand Mathematical Concepts Sipirok Muhammadiyah Elementary School Students Nur Sahara; Fitriani Fitriani
FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2022): FINGER : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan
Publisher : CV. Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/finger.v1i1.23

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the role of ethnomatematics based on traditional crank game in increasing the ability of students to understand mathematical concepts at SD Muhammadiyah Sipirok and their responses to learning. This type of research is qualitative research. The learning model developed is a type of traditional game where elementary school students will be more enthusiastic about learning mathematics, especially in flat shape material where the concepts used will improve students' understanding of mathematical concepts. From the results of the analysis of observations during the learning process and the results of interviews conducted by comparing the tcount and ttable values ​​that the calculated value is greater than the table value and the results of the questionnaire students' responses to learning with the use of ethnomatematics based on traditional crank games are already in the very happy category because each None of the students scored 30 below or obtained half the expected maximum score of 60 where all students were above 30. The results of the research will be the type of flat shape in the crank game, the problem of the suitability of the crank game with the flat shape material and its understanding, the flat shape is used as contextual learning.
STUNTING DI PINGGIRAN KOTA: KAJIAN KUALITATIF TERHADAP POLA ASUH DAN PRAKTIK GIZI BALITA DI DESA GUNUNG HASAHATAN Fatma Suryani Harahap; Nurmaini Ginting; Nasirsah Nasirsah; Eny Maya Sari; Darman Syah Pulungan; Riski Baroroh; Fitriani Fitriani; Benny Sofyan Samosir
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.%p

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi kronis yang signifikan di Indonesia, termasuk di wilayah pinggiran kota seperti Desa Gunung Hasahatan, Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memengaruhi pola asuh dan praktik gizi balita di wilayah tersebut. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap ibu balita, kader Posyandu, petugas gizi, serta tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya literasi gizi ibu, pengaruh budaya lokal, keterbatasan ekonomi, serta kurang optimalnya intervensi lembaga kesehatan berkontribusi signifikan terhadap tingginya kasus stunting. Praktik pemberian makan yang tidak sesuai kebutuhan mikronutrien, kepercayaan tradisional yang menormalisasi tubuh kurus, dan minimnya keterlibatan edukatif menjadi kendala utama. Intervensi edukasi berbasis komunitas oleh perguruan tinggi menunjukkan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran gizi masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan strategi penanggulangan stunting berbasis multisektor, partisipatif, dan kontekstual dengan mengintegrasikan pendekatan budaya, peningkatan literasi gizi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar perumusan kebijakan lokal yang lebih adaptif dan berkelanjutan dalam penanganan stunting di wilayah pinggiran kota.