Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

PENGEMBANGAN BUKU PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA BERBASIS CHEMOENTREPREUNERSHIP TERHADAP MINAT WIRAUSAHA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Heni Mulyani Pohan; Ainun Mardiyah Lubis
J-PEK (Jurnal Pembelajaran Kimia) Vol 4, No 2 (2019): J-PEK (JURNAL PEMBELAJARAN KIMIA)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um026v4i22019p088

Abstract

Era globalisasi menuntut mahasiswa untuk memiliki jiwa kewirausahaan sehingga dengan kemampuan kreativitas, inovasi, kepemimpinan, dan manajerial mampu mendaya gunakan pengetahuannya. Konsep-konsep yang dipelajari pada mata kuliah Praktikum Kimia sangat dekat dengan kehidupan dunia mahasiswa. Perlu dikembangkan buku penuntun Praktikum Kimia yang dapat meningkatkan keaktifan, kreativitas, inovasi dan jiwa kewirausahaan mahasiswa. Salah satunya melalui pengembangan buku penuntun berbasis chemoentrepreunership (CEP).  Pendekatan CEP mengandung nilai-nilai seperti mengejar peluang, melakukan pembaruan berani mengambil resiko, berani berbeda, menarik perhatian, dan pro pertumbuhan agar mahasiswa menjadi sosok yang logis, kreatif, perspektif ke depan dan berorientasi hasil. Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui pengembangan buku penuntun kimia berbasis chemoentrepreunership. 2) Untuk mengetahui uji kelayakan buku penuntun kimia berbasis chemoentrepreunership sudah sesuai standart BSNP. Pengembangan menggunakan pendekatan Research and Development yang dimodifikasi dari model Borg & Gall. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan angket minat wirausaha mahasiswa. Penilaian dosen terhadap produk menghasilkan rata-rata skor 3,6 dengan kategori valid,  sedangkan minat mahasiswa terhadap wirausaha sebelum dan setelah menggunakan produk mengalami peningkatan dari rata-rata skor 32 menjadi 59. Hal ini juga menunjukkan bahwa buku penuntun praktikum kimia berbasis CEP yang dikembangkan termasuk dalam kategori baik dan layak digunakan sebagai sumber belajar bagi mahasiswa kimia di UMTS
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE DI KELAS X SMA NEGERI 4 PADANGSIDIMPUAN Heni Mulyani Pohan; Ade Isma Hasibuan
Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi Vol 2, No 2 (2019): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/biolokus.v2i2.541

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis belajar siswa dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada pokok bahasan struktur, tata nama, sifat, penggolongan, dan kegunaan karbohidrat, protein dan lemak melalui model pembelajaran kooperatif Think Pair Share. Instrumen tes berupa kemampuan berpikir kritis, angket kemampuan berpikir kritis, lembar observasi aktivitas siswa dan kinerja guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Hasil tes belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share di kelas X Mia-3 SMA Negeri 4 Padangsidimpuan. Berdasarkan hasil tes kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I 16 orang siswa yang tuntas dan siklus II 25 orang siswa yang tuntas dari 30 siswa yang mengikuti tes belajar. Hasil angket kemampuan berpikir kritis pada siklus I dengan kategori cukup dan siklus II dengan kategori sangat baik. Hasil observasi aktivitas siswa mengalami peningkatan begitu juga dengan observasi kinerja guru yang mengalami peningkatan. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa, terdapat peningkatan hasil belajar siswa, angket kemampuan berpikir kritis siswa, aktivitas siswa dan kemampuan guru dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share di kelas X Mia-3 SMA Negeri 4 Padangsidimpuan. Untuk itu, model pembelajaran kooperatif Think Pair Share dapat diterapkan pada pembelajaran kimia dan pembelajaran lainnya.
PENGEMBANGAN PENUNTUN PRAKTIKUM KIMIA DASAR II TERINTEGRASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Heni Mulyani Pohan
Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial & Keislaman Vol 3, No 2 (2018): Al-Muaddib : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Keislaman
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.979 KB) | DOI: 10.31604/muaddib.v2i2.546

Abstract

AbstractThis study aims to: (1) analyze basic chemistry practicum II guides at UMTS, (2) develop basic PBL integrated chemistry practicum guides that are in accordance with the basic chemical syllabus II at UMTS, (3) to find out how the basic chemical practicum guide II influences integrated PBL towards students' knowledge, attitudes and skills. The sample of this study were 14 students of the fourth semester of chemistry education at Muhammadiyah University of South Tapanuli (UMTS). Before conducting research, the researcher first observes the field to analyze the UMTS II basic chemistry practicum guide. After researchers compiled a guide to basic chemistry practicum II integrated Problem Based Learning (PBL) was validated by 4 lecturers who were experts in their fields and then revised and then tested to the students. Based on the tabulation, the results of the feasibility test for integrated chemistry practicum II integrated PBL have an average of 3.88, which is feasible to use and the results of the feasibility test aspects of integrated practicum language PBL have an average of 3.75 which means it is worthy of use. The assessment results of the students' effectiveness in doing the practicum using PBL integrated II basic chemistry practicum guide that is equal to 2.05, namely the affective value of students is good and psychomotor assessment is obtained by an average of 2.36 as well as the good category. To assess the cognitive results of students the test was carried out in the form of a pretest and posttest with a pretest value of 69.29 and a posttest score of 83.57 to obtain a gain value of 0.46, namely the effectiveness of PBL integrated II basic chemistry practicum guide. Keywords: Basic Chemistry Practicum Guide Development, Problem Based Learning Model.
DAMPAK PEMBELAJARAN DARING BAGI IBU DAN KESIAPAN MENJALANI ERA 4.0 MENUJU 5.0 SETELAH PANDEMI Ayunda Sabrina Sormin; Abdul Hasan Saragih; Harun Sitompul; Happy Sri Rezeki; Ainun Mardiyah; Heni Mulyani Pohan
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 2 (2021): RISTEKDIK : JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI-DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2021.v6i2.273-279

Abstract

Walaupun Indonesia sudah berada para era 4.0 yaitu revolusi industri namun era ini belum mampu memaksa dunia pendidikan secara utuh untuk beralih ke dunia “online” . Dalam prakteknya, penerapan blended learning  masih saja menjadi pilihan bagi para guru karena beberapa daerah belum siap menggunakannya baik dari segi  fasilitas pendidikan dan kualitas pendidiknya. Namun, wabah covid19 telah menjadi pengubah instant bagi dunia pendidikan. Keharusan social distancing  menjadi syarat bahwa proses pembelajaran harus dilakukan dari rumah hingga akhirnya guru dan orangtua yaitu ibu harus bertukar peran “dadakan”. Perubahan ini harus diadopsi oleh ibu secara cepat untuk menjadi guru dimasa daring.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak pembelajaran daring bagi ibu di masa pandemic untuk melihat kesiapan para ibu nantinya menjalani  zaman serba online  di era 4.0 dan mempersiapkan diri menuju era 5.0 . Penelitian menggunakan metode studi analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif.Populasi dan Sampel penitian ini adalah para ibu di beberapa sekolah dasar yang ada dimasing-masing kecamatan di Kota padangsidimpuan sejumlah 60 orang.Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu instrumen angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase jawaban ibu yang didapat adalah mereka merasa stress dengan adanya pembelajaran daring di masa pandemic covid19 dan belum siap menjalani era 4.0 menuju 5.0.
TEST OF BORAX AND FORMALINE ON SNACKS AT MUHAMMADIYAH ELEMENTARY SCHOOL PADANGSIDIMPUAN CITY Fatma Suryani Harahap; Laila Tussifah Lubis; Heni Mulyani Pohan; Jalilah Azizah; Aisyah Nurmi
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol 9, No 1 (2022): August
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v9i1.6967

Abstract

According to data from the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM), throughout 2012, the incidence of poisoning due to consuming food occupied the highest position, at 66.7%. One of the causes of food poisoning is the presence of food additives such as formalin, borax. At Muhammadiyah Elementary Schools 1, 2 and 3, there are a lot of street food vendors, such as; fried noodles, meatballs, sausages, snacks. This research aims to find out which snacks contain borax and formalin and to find out which snacks are safe and unsafe for children. Sampling used a simple random technique with the assumption that a lot of samples were purchased by children and were thought to contain borax and formalin, so that a sample of 15 snacks were obtained from 6 snack sellers. Then given code seller 1 until 15. In this research, the borax and formalin tests were carried out qualitatively, using test kit. The results of the research show that of the 15 samples of snacks that have been tested, there are no samples that are positive for borax and formalin. It is proven by the absence of color changes that occur in the samples of snacks that have been tested.
Workshop Calistung berbasis Pictures Themes bagi Anak Usia Dini Rajab Ansari; Heni Mulyani Pohan; Elisa Elisa; Mutiara Lubis; Ayunda Sabrina Sormin; Jessica Linda Mora; Hafni Junita Harahap
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 2, No. 1, April 2022
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah(ALPTK PTMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1845.754 KB) | DOI: 10.56972/jikm.v2i1.32

Abstract

“CALISTUNG”refers to the achievement of children on reading, writing, and counting. “CALISTUNG” becomes one indicator for the children on their development in the first grade of elementary school. Commonly, the children on its will have much time in the home with their mother, in which, the mother needs to look the development of them in order they have well achievement on “CALISTUNG”. For this case, the achievement will be a benefit for the children to enrich as well as develop their knowledge for the future. Thus, an appropriate strategy from the mother should be needed to improve the achievement of thei children, whereas, it is one indicator. By having this program, the team tries to describe an appropriate strategy for the mother in developing as well as improving the achievement of “CALISTUNG” based on visual media, in which, it is focused to the mother’s community in University of Muhammadiyah Tapanuli Selatan. This program is taken based on workshop method, it gives the materials about developing and improving achievement of the children on “CALISTUNG” based on visual media. The result shows that there is an effective achievement of the audiences to maximal the using of visual media in improving the achievement of their children on “CALISTUNG”. Hence, they can have the maximal using of an appropriate visual media to manage the development of their children on “CALISTUNG, whereas, they gets the media based on children needs.
EDUKASI NILAI TAMBAH PRODUK DAN IJIN USAHA BAGI UMKM ‘AISYIYAH RANTING KAYU OMBUN KOTA PADANGSIDIMPUAN Wiwik Novitasari; Bandaharo Saefuddin; Heni Mulyani Pohan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2364-2368

Abstract

Kegiatan PKM ini akan dilaksanakan bagi warga ‘Aisyiyah di Ranting Kayuombun. Kegiatan di terdiri dari 3 tahapan, tahap pertama mengidentifikasi permasalahan mitra, kedua mendata pelaku UMKM warga ‘Aisyiyah Ranting Kayu Ombun, pembuatan Proposal PkM untuk menawarkan solusi permasalahan yang dihadapi mitra, perencanaan program dan pembagian tugas (job deskripsi) tim dan mitra, mempersiapkan alat yang dibutuhkan untuk pelaksaan kegiatan. Kedua, sosialisasi nilai tambah produk, pemilihan bahan tambahan makanan, sosialisasi merek dan mekanisme pengurusan ijin usaha. Ketiga, Mencatatat kemajuan mitra sebelum dan sesudah dilaksanakan program.Kegiatan PKM ini mengedukasi 3 hal, meliputi: edukasi nilai tambah, sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai tambah, pelaku usaha memahami arti penting merek dan memahami mekanisme pengurusan merk dagang dan pelaku usaha teliti memilih bahan baku yang aman bagi kesehatan. Dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh tim PKM 8 pelaku UMKM ‘Aisyiyah Kayuombun mengajukan berkas yang kemudian didampingi oleh tim pengabdian untuk pengajuan nomor induk berusaha (NIB),  dari 8 berkas yang diajukan 4 nomor induk berusaha UMKM ibu’Aisyiyah berhasil terbit atas nama (1) dapur Indah; (2) Asniar Cake; (3)Yuni Cake;(4) Yasmin cake telah terbit Nomor Induk Berusaha. 4 usaha lainnya belum berhasil diproses karena terdapat kekurangan data diantaranya tidak menyertakan email, nomor HP dan nama usaha.
TEST OF BORAX AND FORMALINE ON SNACKS AT MUHAMMADIYAH ELEMENTARY SCHOOL PADANGSIDIMPUAN CITY Fatma Suryani Harahap; Laila Tussifah Lubis; Heni Mulyani Pohan; Jalilah Azizah; Aisyah Nurmi
BIOLINK (Jurnal Biologi Lingkungan Industri Kesehatan) Vol. 9 No. 1 (2022): August 2022
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/biolink.v9i1.6967

Abstract

According to data from the Food and Drug Supervisory Agency (BPOM), throughout 2012, the incidence of poisoning due to consuming food occupied the highest position, at 66.7%. One of the causes of food poisoning is the presence of food additives such as formalin, borax. At Muhammadiyah Elementary Schools 1, 2 and 3, there are a lot of street food vendors, such as; fried noodles, meatballs, sausages, snacks. This research aims to find out which snacks contain borax and formalin and to find out which snacks are safe and unsafe for children. Sampling used a simple random technique with the assumption that a lot of samples were purchased by children and were thought to contain borax and formalin, so that a sample of 15 snacks were obtained from 6 snack sellers. Then given code seller 1 until 15. In this research, the borax and formalin tests were carried out qualitatively, using test kit. The results of the research show that of the 15 samples of snacks that have been tested, there are no samples that are positive for borax and formalin. It is proven by the absence of color changes that occur in the samples of snacks that have been tested.
ANALISIS LOGAM BERAT Pb DALAM SUSU KENTAL MANIS DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM Fatma Suryani Harahap; Adi Syaputra; Heni Mulyani Pohan; Elisa Elisa; Jalilah Azizah Lubis; Hafni Junita Harahap
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 1 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i1.112-117

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat Pb pada susu kental manis dengan menggunakan metode spektrofotomerti serapan atom. Adapun metode yang dilakukan yaitu secara kuantitatif, sedangkan analisis data yang digunakan dengan membandingkan kandungan logam Pb pada susu kental manis dengan Standar Nasional Indonesia yaitu pada SNI-01-2896-1998. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakuakan dapat disimpulkan bahwa analisis Logam Timbal pada sampel 2 menunjukkan nilai kontrasi yang melebihi ambang batas SNI-01-2896-1998 yaitu sebesar 16,3 mg/kg sedang kan kadar dar logam Pb pada sampel 1, sampel 3 dan sampel 4 tidak melewati ambang batas. Kadar logam yang tinggi yang terdapat pada sampel 2 dapat disebabkan  oleh kondisi kaleng susu yang penyok/rusak. Selain daripada kondisi kemasan yang rusak sebenarnya waktu kadaluarsa juga dapat mempengaruhi kadar logam dalam kemasan kaleng susu k, tetapi pada penelitian ini walaupun ada sampel yang mendekati kadaluarsa tetapi susu kental manis tidak tercemar oleh logam berat Pb.
Workshop Pembuatan soal berbasis HOTS jelang AKM 2021 di SMA Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan Elisa Elisa; Fitriani Fitriani; Fatma Suryani; Heni Mulyani Pohan; Nasirsah Nasirsah
Marpokat: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Al-Ahliyah Al-Islamiyah Aek Badak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62086/mjpkm.v2i1.421

Abstract

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan bahwa masyarakat Indonesia perlu menguasai enam literasi dasar, yaitu (1)literasi Bahasa,(2) literasi numerasi,(3) literasi sains,(4) literasi digital,(5) literasi finansial serta (6) literasi budaya dan kewargaan. Namun sayangnya implementasi di lapangan sangat minim sekali, terbukti rendahnya literasi siswa Indonesia yang diketahui dari hasil tes PISA (https://gpseducation.oecd.ord/). Selain itu siswa mengalami kesulitan dalam berpikir kritis dan bernalar juga diketahui dari minimnya siswa yang dapat menyelesaikan soal higher order thinking skills (HOTS) yang dimuat dalam soal UN. Hal ini dikarenakan kurangnya kemampuann serta pengetahuan guru tentang soal HOTS (High order Thinking Skills). Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan bagi guru di SMA Muhammadiyah dalam pembuatan soal HOTS. Pelatihan ini dimulai dari metode ceramah dan tanya jawab yang membuka wawasan guru tentang pengertian HOTS dan cara mengimplementasikannya di kelas. Pelatihan ini terdiri atas tiga kegiatan yaitu kegiatan wawancara,pelatihan dan implementasi dan refleksi kegiatan pembuatan soal HOTS. Dari hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk workshop dengan tema “Workshop Penyusunan soal berbasis HOTS jelang AKM 2021 di SMA Muhammadiyah Kota Padangsidimpuan ” diperoleh kesimpulan dari hasil analisis penilaian terkait kemampuan menyusun soal HOTS bahwa (1) pada soal HOTS level pengetahuan dan pemahaman (L1) 64.3% masuk kriteria sangat baik; (2) pada soal HOTS level aplikasi (L2) 44.6% peserta masuk kriteria sangat baik; (3) pada soal HOTS level penalaran (L3) sebanyak 46.4% masuk dalam kriteria cukup. Ini menunjukkan bahwa bapak/ibu guru peserta workshop dapat menyusun soal HOTS sesuai dengan level kognitif matematika berdasarkan kisi-kisi ujian nasional yang nantinya akan diterapkan dalam proses pembelajaran kepada siswa-siswanya sehingga akan meningkatkan kemampuan siswanya dalam menyelesaikan soal-soal HOTS