Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Metrik Serial Humaniora dan Sains

KOEFISIEN DASAR BANGUNAN (KDB) DAN KOEFISIEN LANTAI BANGUNAN (KLB) SEBAGAI DASAR GUBAHAN MASSA Agus Budi Purnomo
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 2 No. 2 (2021)
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Arsitek dalam membuat gubahan massa harus menghadapi suatu aturan yang membingkai proses kreatifnya. Paper ini menjelaskan tentang pembuatan gubahan massa yang berdasarkan luas lahan, Koefisien Dasar Bangunan (KDB) dan Koefisien Lantai Bangunan (KLB). Dari beberapa contoh gubahan massa yang dijelaskan pada paper ini dapat diketahui bahwa KDB dan KLB masih bisa terbentuknya variasi desain yang baik. Akhirnya dalam paper ini juga disampaikan berbagai usaha untuk tetap berkarya secara kreatif tapi tetap sesuai dengan aturan terutama yang menyangkut KDB dan KLB.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR TERKAIT LAHAN YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PENERAPAN HUNIAN BERIMBANG PADA PERUMAHAN DI KOTA BEKASI Nadjma Ramadhila; Agus Budi Purnomo
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep hunian berimbang dengan komposisi tipe rumah 1:2:3 diatur melalui Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 10 Tahun 2012 dengan tujuan percepatan pembangunan perumahan melalui pengurangan angka backlog perumahan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sekaligus memastikan agar tidak ada segregasi sosial. Penerapan aturan ini belum diimplementasikan secara baik dan optimal di Indonesia, termasuk di Kota Bekasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor terkait lahan yang mempengaruhi dan seberapa besar pengaruh masing-masing faktor tersebut terhadap penerapan hunian berimbang di Kota Bekasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh perumahan di Kota Bekasi yang dibangun setelah Tahun 2012 dengan sampel sebanyak 123 perumahan. Metode penelitian menggunakan Analisis Faktor dan analisis korelasi bivariat untuk menentukan faktor mana yang berkorelasi dengan variable keseimbangan. Dari analisis tersebut didapatkan hasil bahwa faktor nilai lahan berkorelasi positif dan signifikan terhadap kepatuhan penerapan hunian berimbang, sehingga dapat dimaknai bahwa semakin tinggi nilai/harga lahan, maka semakin tinggi kecenderungan pengembang tidak mematuhi aturan hunian berimbang.
ELISITASI FOTO SEBAGAI ALAT UNTUK MENGETAHUI PENDAPAT PENGGUNA TENTANG TAMPILAN BANGUNAN Agus Budi Purnomo
METRIK SERIAL HUMANIORA DAN SAINS (E) ISSN: 2774-2377 Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Bekasi: Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tampilan bangunan adalah bagian dari arsitektur. Oleh karena itu, sebagian besar karya arsitek diarahkan untuk menentukan tampilan bangunan. Manusia adalah mahluk visual. Untuk menggali pendapat pengguna tentang tampilan bangunan diperlukan teknik wawancara yang bersifat visual daripada yang bersifat tekstual-verbal. Tulisan singkat ini menjelaskan tentang teknik Elisitasi-Foto yang dapat digunakan untuk menggali pendapat pengguna tentang tampilan bangunan. Dalam tulisan ini juga diterangkan penerapan teknik Elisitasi-Foto sebagai alat untuk menggali tampilan masjid dari benak pengguna.
PENERAPAN PRINSIP PERMEABILITAS DALAM ARSITEKTUR KONTEKSTUAL PADA PERANCANGAN MIXED-USE DI KAWASAN TRANSIT ORIENTED DEVELOPMENT (TOD) JUANDA Monifa Sjofian, Daniella; Budi Purnomo, Agus; Inavonna, Inavonna; Bambang Susetyarto, Martinus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Stasiun Juanda merupakan kawasan strategis yang mempunyai peran penting sebagai titik konektivitas antar moda transportasi umum di Jakarta. Hal ini menjadikan kawasan Stasiun Juanda berpotensi dikembangkan menjadi kawasan Transit Oriented Development (TOD). Intensitas aktivitas yang sering mengalami peningkatan di sekitar stasiun ini menimbulkan berbagai permasalahan terkait dengan sirkulasi pejalan kaki serta kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk atau ketika ada acara besar di sekitarnya. Prinsip permeabilitas sebagai salah satu prinsip dari pendekatan arsitektur kontekstual menjadi prinsip utama yang diterapkan dalam perancangan mixed-use yang terdiri dari transit hub, apartemen, dan kantor di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Juanda. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan prinsip permeabilitas dalam menciptakan konektivitas dan sirkulasi yang baik antara bangunan, ruang publik, dan moda transportasi.
OPTIMALISASI PERMEABILITAS PADA RANCANGAN BANGUNAN TRANSIT HUB DI KAWASAN TOD JUANDA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEKSTUAL Nityasa Kirana, Kinantya; Budi Purnomo, Agus; Wijayanto , Punto; Widiarso , Tulus
Metrik Serial Humaniora dan Sains Vol. 6 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Konsorsium Cendekiawan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bangunan transit hub dalam kawasan berorientasi transit (Transit Oriented Development/TOD) memiliki peran penting sebagai simpul transportasi dan integrator aktivitas perkotaan. Artikel ini membahas bagaimana optimalisasi aspek permeabilitas diterapkan dalam perancangan Transit Hub di kawasan TOD Juanda dengan pendekatan arsitektur kontekstual. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, memadukan analisis desain proyek tugas akhir dengan teori dan studi preseden. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa permeabilitas, baik fisik maupun visual, berkontribusi besar terhadap kualitas sirkulasi pejalan kaki, konektivitas antar zona fungsi, serta integrasi bangunan dengan lingkungan sekitarnya.