Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pola Asuh Orang Tua Mempengaruhi Prestasi Belajar Anak Tunagrahita Zulhaini Sartika A. Pulungan; Edi Purnomo; Nur Adhilah Baharuddin
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 5 No 1 (2019): Juli 2019
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.659 KB) | DOI: 10.33490/jkm.v5i1.105

Abstract

Mental retardation have less school performance, intelligence quotient (IQ) below 70, dependence on others, lack responsiveness, lack proportional physical appearance, late speech development and limited language. This study aims determine the influence of parenting on learning achievement of mental retardation in SDLB Negeri Pembina West Sulawesi Province. This research use descriptive corelational with cross sectional design. Population of all parents and children with special needs in SDLB Negeri Pembina. Research subjects were taken by purposive sampling, after given informed consent and fulfilled inclusion criteria: children with mild mental retardation, still active school, parents and children live at home. Research subjects 20 people. Duration of one week's data retrieval. Data analysis was done by descriptive analysis by showing percentage of each variable. Fisher's exact test was conducted to determine the effect of parenting on learning achievement of mental retardation, with 95% confidence level (α 0,05). Parenting affecting learning achievement of mental retardation in SDLB Negeri Pembina West Sulawesi Province with p value = 0,022. The most effective parenting pattern to apply is democratic parenting, because the pattern of parenting runs in accordance with the growth and development of children, so as to improve the learning achievement of children. Democratic parenting style emphasizes the educational or educational aspect in guiding the child so that parents often give more understanding, explanation, and reasoning to help the child understand why the behavior is expected. Parenting influences the learning achievement of mental retardation in SDLB Negeri Pembina West Sulawesi Province.
Pengetahuan dan Keterampilan Bantuan Hidup Dasar Serta Penanganan Tersedak Pada Siswa SMA Purnomo, Edi; Nur, Akbar; Pulungan, Zulhaini Sartika A; Nasir, Andi
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 14 No. 1 (2021): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v14i1.13008

Abstract

Gawat darurat merupakan suatu kejadian yang terjadi secara mendadak sehingga mengakibatkan seseorang memerlukan penanganan dan pertolongan secara cepat dan tepat. Salah satu tindakan yang dapat dilakukan masyarakat awam dan tenaga medis dalam menangani kasus gawat darurat yaitu dengan memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Basic Life Support (BLS) yang merupakan suatu usaha mencegah terjadinya henti j antung dan henti napas. Tujuan: penelitian ini dilakukan guna untuk mengetahui pengaruh edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa SMAN 3 Mamuju. Penelitian ini menggunakan One-Group pre test-post test design guna untuk mengetahui pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak pada siswa SMAN 3 Mamuju. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 3 Mamuju dengan total responden sebanyak 35 siswa. Analisis data penelitian menggunakan SPSS dan uji hipotesis menggunakan Paired t-test. Ha sil uji statistic dengan Paired t-test terdapat pengaruh signifikan sebelum dan setelah diberikan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak dengan nilai signifikansi p value=0 ,001 pengetahuan, keterampilan BHD P Value = 0,002 dan keterampilan penanganan tersedak P Value =0,001 dengan taraf signifikansi 0,05 (P<0,05). Kesimpulan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penanganan tersedak efektif untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan Bantuan Hidup Dasar dan keterampilan penanganan tersedak siswa SMAN 3 Mamuju sehingga diharapkan penanganan kasus gawat darurat yang dapat ditemui dilapangan dapat diatasi dengan cepat dan tepat.
The Impact of Stress Management Training on Reducing Stress Levels in Adolescents at the Mamuju Detention Center Pulungan, Zulhaini Sartika A.; Edi Purnomo; Hamid, Achir Yani S.
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i3.6379

Abstract

Introduction: Teenagers in detention centres often experience high levels of stress due to loss of freedom, an uncertain future, and social stigma. This study aims to determine the effect of stress management training on the stress level of adolescent inmates in detention centres. Methods: Quasi-experimental research with pre-post test with control group design. The study sample was 72, divided into intervention and control groups of 36. Purposive sampling technique. Stress management training was conducted in 8 sessions. Instrument used: Depression Anxiety Stress Scale 42. Data analysis with paired t-test and independent t-test. Results: The average age of respondents in the control group was 20.42 years, and the intervention group was 19.94 years. All respondents were male. The last education of the majority of respondents was high school; the control group was 55.6%, while the intervention was 69.4%. Most jobs before entering the prison were self-employed; the control group was 47.2%, while the intervention was 55.6%. Most cases were narcotics; the control group was 44.4%, while the intervention was 41.7%. The average length of stay in the detention centre in the control group was 2.69 months, while the intervention group was 2.61 months. There was a significant difference in reduced stress levels between the intervention and control groups (p = 0.002; d = 0,75). Conclusion: Stress management training lowers stress levels in adolescents in Rutan. These findings open up an excellent opportunity to develop more holistic rehabilitation programs that focus on the recovery and self-development of juvenile inmates. To maximize the positive impact of the study's findings, the researchers recommend that correctional institutions integrate stress management training programs into existing rehabilitation programs.
Kronik Moderasi Beragama Pesantren dan Etnis Tionghoa di Lasem Rembang Jawa Tengah Purnomo, Edi
Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner Vol. 1 No. 1 Juli 2022: Amorti: Jurnal Studi Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.743 KB) | DOI: 10.59944/amorti.v1i1.8

Abstract

Penelitian lapangan ini memiliki 5 (lima) fokus penelitian, yaitu, pertama, urgensi praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dan masyarakat Tionghoa. Kedua, urgensi praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dan masyarakat Tionghoa. Ketiga, praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dan masyarakat Tionghoa. Keempat, faktor pendukung dan penghambat praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dan masyarakat Tionghoa. Kelima, strategi moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dan masyarakat Tionghoa. Urgensi moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dengan masyarakat etnis Tionghoa dapat dipetakan menjadi 2 (dua), yaitu urgensi secara teologis dan sosiologis. Praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dengan masyarakat etnis Tionghoa tercermin secara fisik dalam akulturasi bangunan Jawa-Arab-Cina, serta secara non fisik dalam penanaman nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Nilai-nilai moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dengan masyarakat etnis Tionghoa antara lain infitah (inklusif), tawassuth (moderat), musawah (persamaan), dan tawazun (seimbang). Ada 3 (tiga) faktor pendukung praktik moderasi beragama antara Pondok Pesantren Kauman dengan masyarakat etnis Tionghoa yaitu menjunjung kerukunan umat beragama, menjunjung tinggi sikap toleransi, dan ritual pesantren di ruang publik.
Edukasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Pada Siswa SMPN 4 Mamuju Nur, Akbar; D, Yuliana; Ibrahim, Ikhsan; Suaib, Suaib; Parwati, Dewi; Thalib, Kiki Uniatri; Purnomo, Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 2 (2024): JPMI - April 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.2044

Abstract

Keterampilan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dapat diajarkan kepada masyarakat umum dan tidak hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan saja namun juga kepada masyarakat umum dengan memberikan edukasi dan pelatihan BHD awam. Saat ini diharapkan kepada setiap orang harus memiliki kemampuan dalam memberikan pertolongan bantuan hidup dasar dimana kemampuan ini sangat dibutuhkan karena didalamnya telah diajarkan keterampilan dan teknik dasar dalam melakukan pertolongan kepada korban dari berbagai kecelakaan maupun kejadian yang tidak diharapkan. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan edukasi dan pelatihan BHD kepada siswa SMPN 4 Mamuju. Pengetahuan, pandangan, sikap dan keputusan pada siswa sangat berpengaruh dalam pengambilan Keputusan Tindakan BHD. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini, dilakaukan dengan tiga sesi yaitu; pada sesi satu telah diberikan edukasi BHD, kemudian pada sesi ke dua melakukan simulasi atau demonstrasi terkait pemberian BHD. Pada sesi ketiaga kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan perlombaan ketangkasan dalam melakukan BHD kepada masing-masing perwakilan sebanyak 2 orang dari 5 kelompok. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan siswa SMPN 4 Mamuju yang telah mengikuti edukasi dan Pelatihan BHD dapat memahami materi penyuluhan dan pelatihan BHD, pengabdaian Masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan BHD serta mampu mempratekkan dan mengimplementasikan dalam melakukan BHD dengan baik dan benar jika mendapatkan korban yang membutuhkan pertolongan pertama.
Perceptions On Nurses' Preparedness For Flooding Disasters: A Qualitative Study Purnomo, Edi; Gayatri, Dewi; Setiawan, Agus; Hamid, Achir Yani S
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 10 No 1 (2024): April 2024
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v10i1.1267

Abstract

Preparedness is a series of activities carried out to anticipate disasters through organization and through appropriate and effective measures with the expected result being a significant reduction in the risk and losses caused by disasters. This study aims to explore nurses' perceptions regarding readiness to respond to disasters, nurses' preparedness in facing disasters, the role of nurses in disasters, obstacles and support in providing disaster nursing services. A descriptive qualitative approach was used in this study. Purposive sampling was used to select 10 nurses for focus group discussions and four nurses for in-depth interviews. Data were collected from January to February 2024 and analyzed using content analysis. Readiness to respond to disasters includes two subcategories: disaster experience and reasons to immediately respond to disasters. Health workers' preparedness in facing disasters consists of four subcategories: early warning, collaboration, resources, development of specific training. The role of health workers in disasters consists of two subcategories: preparedness stage and response stage. In addition, obstacles and support in providing disaster services consist of two subcategories: obstacles experienced and support needed in providing nursing services when a disaster occurs. The findings of this study can serve as a basis for developing disaster preparedness enhancement programs for nurses and other health professionals. The results of the study can also be used as important evidence to encourage disaster health service policies in an effort to reduce risks caused by disasters with the involvement of stakeholders.
Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Pada Keterampilan Sosial Gandasari, Maharani Fatima; Yantiningsih, Erna; Purnomo, Edi; Riswandi, Noer
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization (TAI) dalam konteks pengembangan keterampilan sosial pada siswa. Model pembelajaran TAI menggabungkan elemen pembelajaran kelompok dengan pendekatan individualisasi. Dalam model ini, siswa bekerja dalam kelompok kecil, tetapi setiap siswa memiliki tanggung jawab individu yang jelas dalam mencapai tujuan pembelajaran mereka. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana penerapan model TAI dapat memengaruhi perkembangan keterampilan sosial siswa. Populasi yang digunakan peneliti yaitu pada siswa kelas 8 SMP Negeri 22 Pontianak. Teknik cluster random sampling dipilih peneliti dalam pengambilan sampel pada penelitian ini. Jumlah sampel 60 siswa dimana pembagian kelompok sebagai berikut kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana masing-masing kelompok berjumlah 30 siswa. Pembelajaran dengan menggunakan Team Assisted Individualization yaitu dari Kelompok eksperimen dan penggunaan pembelajaran Direct Instruction untuk kelompok kontrol. Dalam menentukan instrumen penelitian peneliti mencoba untuk mengukur keterampilan sosial siswa menggunakan angket dengan mengadaptasi dari Social Skill Improvement System Rating Skill (SSIS-RS). Hasil penelitian menunjukkan uji paired t-test Sig.0,00<0,05 yang didapat dari kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization dan Direct Instruction terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Sedangkan untuk uji independent t-test menunjukkan Sig. 0.00 <0.05. Hal ini dapat diartikan bahwa model pembelajaran yang sudah diberikan memberikan pengaruh terhadap peningkatan keterampilan sosial siswa. Temuan ini memiliki implikasi penting dalam konteks pendidikan, menggarisbawahi pentingnya mengakomodasi kebutuhan individu siswa dalam pengembangan keterampilan sosial mereka. Model pembelajaran TAI dapat menjadi salah satu alat yang berharga dalam mencapai tujuan ini, memungkinkan siswa untuk belajar dalam lingkungan yang mendukung pertumbuhan keterampilan sosial mereka sambil tetap memperhatikan kebutuhan dan tingkat perkembangan mereka yang unik. Penelitian ini mendorong pembelajaran lebih lanjut tentang implementasi model TAI dalam konteks pendidikan untuk memaksimalkan potensi pengembangan keterampilan sosial siswa.
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN (Studi Empiris Pada Perusahaan-Perusahan Keuangan Yang Terdaftar Dalam CGPI Tahun 2006 Sampai 2010) Purnomo, Edi; Saraswati, Erwin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol. 2 No. 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research has purpose to analize the influence of Good Corporate Governance (GCG) implementation is proxied by profitability, leverage, liquidity, activity, and  Good corporate governance against bankruptcy analysis (z score). Population in this research is financial company sector listed in Corporate Governance Perception Index (CGPI). The sampling technique using purposive sampling, and the number of sample as many as 31 companies. Analysis methods in this research is the method of multiple regression analysis. Results of this research indicate there was influence of corporate governance on Return On Equity, leverage, liquidity and the companies total asset turnover. The Corporate Governance is not influence of the Z-Score, the results indicate that the presence of good corporate governance can increase the value of the company by itself and to avoid the potential for bankruptcy. The increasing of good corporate governance, the company's potential bankruptcy can be avoided Keywords : Good Corporate Governance, Financial Performance, z score
Pemberian Terapi Penghentian Pikiran (Thought Stopping) Menurunkan Kecemasan Klien Hipertensi Purnomo, Edi; Pulungan, Zulhaini Sartika A.
Mando Care Jurnal Vol. 1 No. 3 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Mandar Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55110/mcj.v1i3.103

Abstract

Giving Thought Stopping Therapy to Reduce Anxiety of Hypertensive Clients. Anxiety is the most common mental health problem characterized by changes in mood, thought, behavior and physiological activity. One of the health problems that causes anxiety is hypertension. Therapy that can be given to eliminate various thoughts that continue to interfere with hypertensive clients such as the emergence of concerns about their disease is thought stopping therapy. The purpose of this case study is to identify the effect of giving thought stopping therapy in reducing anxiety in hypertensive clients. This research is a descriptive study with a case study design. The subject in this case study is a client who has a history of hypertension. Clients are given Thought Stopping Therapy for 3 sessions, namely the first session identifying unpleasant events and causing disturbing thoughts and stopping disturbing thoughts on a regular basis; the second session stops distracting thoughts by using a variable count; the third session evaluates the benefits of stopping distracting thoughts. Average duration is 30 – 45 minutes per session. The author identifies problems with clients using advanced mental assessment with the Stuart adaptation stress model approach and the Self-Reporting Questionnaire (SRQ)-20 questionnaire, before and after giving thought-stopping therapy. The results show a decrease in anxiety in clients from a score of 8 to 3. Thought stopping therapy can reduce anxiety in hypertensive clients. This therapy can be recommended for hypertensive clients who experience anxiety.
PARTISIPASI ANGGOTA PADA KEGIATAN KELOMPOK TANI KELAS LANJUT KHUSUS PADA TANAMAN KELAPA SAWIT Purnomo, Edi; Denmar, Denny; Aprolita, .
Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis Vol 16 No 1 (2013): Jurnal Ilmiah Sosio-Ekonomika Bisnis
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.6 KB) | DOI: 10.22437/jiseb.v16i1.2766

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengetahui suatu kegiatan kelompok tani bagaimana cara mengembangkan kemampuan petani melalui peningkatan kelompok sehingga  meningkatkan taraf hidup dan perekonomian petani serta anggota kelompok tani. Petani dalam proses pembangunan pertanian adalah insan pembangunan yang berperan sebagai pelaku utama. Sebagai manusia pembangunan yang utama petani dengan kelompok taninya mempunyai potensi yang sangat besar untuk dikembangkan menuju usaha tani yang produktif dan menguntungkan. Namun demikian disadari bahwa saat ini belum semua petani menjadi anggota kelompok tani atau pun kalau sudah berkelompok, tingkat kemampuannya masih beragam. Kelompok tani adalah kumpulan petani yang tumbuh berdasarkan keakraban dan keserasian, serta kesamaan kepentingan dalam memanfaatkan sumber daya pertanian untuk bekerjasama meningkatkan produktivitas usaha tani dan kesejahteraan anggotanya yang dipimpin oleh seorang ketua yang disebut kontak tani. Jumlah anggota tiap kelompok minimum 10 orang dan maksimum disesuaikan dengan jenis usaha tani dan kondisi setempat. Pencapaian tujuan kelompok tani dapat terlihat jelas dari partisipasi anggota dalam melaksanakan kegiatan kelompok tani yang disusun berdasarkan rencana usaha kelompok yang meliputi pertemuan kelompok dengan PPL, pengadaan saprodi, penanaman dan pemeliharaan, panen dan pasca panen.  Dengan pentingnya keberadaan peran partisipasi dalam kelompok maka peningkatan partisipasi anggota dalam kelompok mutlak dilakukan yang mana akan meningkatan pula kemampuan kelompok dalam melaksanakan kegiatan kelompok yang telah disepakati bersama. Kelompok tani adalah merupakan suatu sasaran yang cukup strategis dalam pencapaian suatu tujuan dengan fungsi sebagai wadah dalam proses belajar mengajar, bekerja bersama dan wahana produksi.   Kata kunci : Partisipasi, Kelompok Tani kelas lanjut, Jenis Partisipasi dan factor yang berhubungan