Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengembangan Model Pembelajaran Role Playing Terintegrasi Budaya Tudang Sipulung di Sekolah Dasar Anita Nuana Nurseng; Syamsu Sanusi; Firman Firman; Mirnawati Mirnawati
Jurnal Sinestesia Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model pembelajaran role playing terintegrasi budaya tudang sipulung merupakan salah satu inovasi baru dalam pengembangan model pembelajaran. Budaya tudang Tudang sipulung merupakan budaya kearifan lokal yang berasal dari Bugis Makassar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui analisis kebutuhan penggunaan model pembelajaran role playing terintegrasi budaya tudang Tudang sipulung, untuk mengetahui bentuk rancangan model pembelajaran role playing terintegrasi budaya tudang sipulung, untuk mengetahui tingkat validitas produk pengembangan model role playing terintegrasi budaya tudang sipulung, dan untuk mengetahui hasil praktikalitas pengembangan model pembelajaran role playing terintegrasi budaya tudang sipulung. Penelitian ini meliputi satu orang guru dan 8 siswa kelas VI Sekolah Dasar. Desain pengembangan menggunakan model ADDIE. Teknik penelitiaan ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, lembar angket serta dokumentasi. Berdasarkan analisis kebutuhan masalah, siswa dan guru membutuhkan model pembelajaran yang baru untuk meningkatkan semangat belajar siswa, model ini disusun dengan 9 langkah. Model pembelajaran ini diharapkan mampu memotivasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Hasil validitas model pembelajaran oleh ahli desain dan model pembelajaran memperoleh skor 85% bernilai sangat valid dan uji praktikalitas memperoleh skor 95% kategori sangat praktis.
The Leadership of School Principals as Drivers of Religious Moderation in Elementary Schools Nasriadi Pakata; Kaharuddin Kaharuddin; Firman Firman
International Journal of Educational Administration, Management, and Leadership Volume 5, Number 2, November 2024
Publisher : Har Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51629/ijeamal.v5i2.208

Abstract

Religious moderation has become a critical issue in contemporary education, particularly in multicultural societies like Indonesia. This study explores the leadership practices of school principals in promoting religious moderation in elementary schools in Rantepao Sub-district, North Toraja Regency. Employing a qualitative descriptive approach with a case study method, data were collected through observations, interviews, and documentation at two schools: SD Kristen Rantepao 5 and SD Negeri 1 Rantepao. The findings reveal that school principals play a pivotal role in fostering inclusive environments that reflect the values of tolerance, harmony, and mutual respect. Strategies include integrating religious moderation into the curriculum, implementing interfaith extracurricular activities, and adopting participatory and adaptive leadership approaches. These efforts have created harmonious school cultures, developing students’ character in appreciating diversity and strengthening relationships between schools and the surrounding community. Despite challenges, such as initial resistance from some teachers and parents, the principals successfully addressed these issues through open dialogue and persuasive approaches. The findings underscore the importance of transformational leadership in creating inclusive educational settings and promoting religious moderation to maintain harmony in diverse societies. This study contributes practical insights for developing education policies grounded in moderation and equality.