Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Community Empowerment

EDUKASI LITERASI EKONOMI INTERNASIONAL BAGI PELAKU UMKM : MENGHADAPI TANTANGAN GLOBALISASI DAN DIGITALISASI PERDAGANGAN Rahmadani, Rafika; Rohmah, Miftakhur; Fernandez, Dahlia; Masitoh, Fitria Nur; Haryawan, Ade
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36613

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Globalisasi dan digitalisasi perdagangan menuntut pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memiliki literasi ekonomi internasional serta keterampilan digital agar mampu bersaing di pasar global. Namun, hasil analisis situasi awal menunjukkan bahwa pelaku UMKM mitra masih memiliki pemahaman yang rendah terkait konsep ekonomi internasional, mekanisme perdagangan global, serta kemampuan memanfaatkan platform digital lintas negara, sehingga peluang ekspor dan pemasaran internasional belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi ekonomi internasional dan keterampilan digital pelaku UMKM melalui pendekatan pelatihan edukatif dan pendampingan berbasis kebutuhan mitra. Mitra sasaran kegiatan adalah 20 pelaku UMKM binaan Universitas Nurul Huda yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan, dan perdagangan daring. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi program, workshop literasi ekonomi internasional, pelatihan pemasaran digital, praktikum penggunaan platform e-commerce global, serta pendampingan dalam penguatan profil digital usaha. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik digital peserta, serta monitoring pascapelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 40,3%, dengan skor rata-rata meningkat dari 62,4 menjadi 87,6, serta sebanyak 80% peserta telah mampu membuat dan mengelola profil digital usaha secara mandiri. Dengan demikian, program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan soft skill literasi ekonomi internasional dan hard skill digitalisasi UMKM dalam menghadapi tantangan globalisasi dan perdagangan digital.Kata kunci: Literasi Ekonomi Internasional;UMKM, Digitalisasi Perdagangan; Pendampingan; Ekspor. ABSTRACTGlobalization and digitization of trade require Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to have international economic literacy and digital skills in order to compete in the global market. However, the results of the initial situation analysis show that MSME partners still have a low understanding of international economic concepts, global trade mechanisms, and the ability to utilize cross-border digital platforms, so that export and international marketing opportunities have not been optimally utilized. This community service activity aims to improve the international economic literacy and digital skills of MSME players through an educational training approach and needs-based mentoring. The target partners of this activity are 20 MSME players under the guidance of Nurul Huda University who are engaged in the culinary, handicraft, and online trading sectors. The methods used in this activity included program socialization, international economic literacy workshops, digital marketing training, practical training on the use of global e-commerce platforms, and mentoring in strengthening business digital profiles. The activity was evaluated through pre-tests and post-tests, observation of participants' digital practices, and post-training monitoring. The results of the activity showed a 40.3% increase in participants' knowledge, with the average score increasing from 62.4 to 87.6, and 80% of participants were able to create and manage their business digital profiles independently. This service program has proven to be effective in improving soft skills in international economic literacy and hard skills in MSME digitalization in facing the challenges of globalization and digital trade.Keywords: International Economic Literacy; MSMES; Trade Digitalization; Mentoring; Exports.
PEMUDA GO DIGITAL: PENGUATAN UMKM DESA MELALUI LITERASI E-COMMERCE DAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PRODUK KREATIF Rohmah, Miftakhur; Masrukhin, Nuur Halimatus Sa’adiah Binti; Rahmadani, Rafika; Hidayat, Wahyu Dwi Nur; Prayogi, M Bagus
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.35771

Abstract

ABSTRAKProgram Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pemuda Go Digital” dilaksanakan sebagai upaya strategis dalam pemberdayaan pemuda dan pelaku usaha muda di Desa Karang Menjangan melalui penguatan kapasitas digital berbasis ekonomi kreatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi keterbatasan inovasi produk, lemahnya pengelolaan keuangan usaha, serta rendahnya kemampuan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya daya saing produk lokal serta terbatasnya akses terhadap pasar yang lebih luas. Program ini menawarkan solusi melalui tiga bidang utama, yaitu: (1) Bidang Produksi, dengan pelatihan inovasi produk dan pengemasan ramah lingkungan; (2) Bidang Manajemen, melalui pendampingan pembukuan sederhana serta penguatan aspek legalitas usaha; dan (3) Bidang Pemasaran, dengan pelatihan pembuatan konten digital, penguatan branding, serta optimalisasi media sosial sebagai sarana promosi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan workshop, coaching clinic, dan pendampingan intensif berbasis komunitas digital yang melibatkan partisipasi aktif mitra selama tiga bulan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan produksi sebesar 40%, efisiensi biaya operasional sebesar 25%, serta peningkatan omzet rata-rata hingga 30% melalui pemanfaatan strategi pemasaran digital. Selain itu, terbentuk komunitas digitalpreneur desa sebagai wadah keberlanjutan kegiatan dan kolaborasi antar pelaku usaha muda. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa penguatan kapasitas digital berbasis ekonomi kreatif berpotensi menjadi model pemberdayaan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan wirausaha muda berbasis potensi lokal di era transformasi ekonomi digital.Kata kunci: Pemberdayaan Pemuda; Ekonomi Kreatif; Wirausaha Digital; Pemasaran Digital; Inovasi Produk. ABSTRACTThe Community Service Program (PKM) “Pemuda Go Digital” was implemented as a strategic effort to empower youth and young entrepreneurs in Karang Menjangan Village through strengthening digital capacity based on the creative economy. The main problems faced by partners include limited product innovation, weak business financial management, and low ability to utilize digital technology for marketing. These conditions have an impact on the low competitiveness of local products and limited access to wider markets. This program offers solutions through three main areas, namely: (1) Production, with training in product innovation and environmentally friendly packaging; (2) Management, through assistance with simple bookkeeping and strengthening business legal aspects; and (3) Marketing, with training in digital content creation, strengthening branding, and optimizing social media as a promotional tool. The implementation of activities was carried out using a workshop approach, coaching clinics, and intensive digital community-based mentoring involving the active participation of partners for three months. The results of the activities showed an increase in production capacity of 40%, operational cost efficiency of 25%, and an average increase in turnover of up to 30% through the use of digital marketing strategies. In addition, a village digitalpreneur community was established as a platform for sustainable activities and collaboration among young entrepreneurs. Overall, this program demonstrates that strengthening digital capacity based on the creative economy has the potential to become a sustainable empowerment model for supporting the development of young entrepreneurs based on local potential in the era of digital economic transformation.Keywords: Youth Empowerment; Ereative Economy; Digitalpreneur; Digital Marketing; Product Innovation.