Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Canva Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Informatika Kelas X Di Smk Khamas Wahidi Muhtar; Siti Seituni; Dyan Yuliana
Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI) Vol. 4 No. 3 (2026): Februari 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juktisi.v4i3.787

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang efektif sangat berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Namun, di SMK Khamas, media pembelajaran yang digunakan masih kurang efektif, sehingga berakibat pada penurunan hasil belajar siswa, terutama dalam mata pelajaran Informatika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan media pembelajaran Canva terhadap hasil belajar siswa kelas X DKV di SMK Khamas. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest yang melibatkan 21 siswa kelas X DKV sebagai sampel penelitian. Sebelum penerapan media Canva, dilakukan pretest untuk mengukur pemahaman awal siswa, kemudian media Canva digunakan sebagai media pembelajaran, dan setelah itu, dilakukan posttest untuk mengukur perubahan hasil belajar siswa setelah diberi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Canva memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil uji normalitas menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, data pretest dan posttest menunjukkan distribusi normal. Selanjutnya, uji hipotesis menggunakan paired sample test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari 0,05, yang berarti hipotesis nol (Ho) yang menyatakan tidak ada perbedaan signifikan antara pretest dan posttest ditolak, dan hipotesis alternatif (H1) yang menyatakan adanya perbedaan signifikan diterima. Rata-rata nilai pretest siswa sebelum penggunaan media Canva adalah 59,52, sedangkan setelah penggunaan media Canva, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 78,57. Dari hasil uji tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Canva berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika di kelas X DKV SMK Khamas. Dengan demikian, penggunaan media Canva sebagai media pembelajaran yang praktis dan inovatif sangat dianjurkan untuk meningkatkan hasil belajar siswa, karena Canva memungkinkan guru untuk menyampaikan materi secara lebih menarik dan interaktif, serta dapat menumbuhkan minat siswa dalam pembelajaran. Penelitian ini menyarankan agar media pembelajaran berbasis teknologi seperti Canva dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di era digital ini.
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Digital: Studi Kasus di SMKS Al-Ishlah Besuki Sutikno, Nonny Rulisty Putri; Siti Seituni; Namira Choirani Fajri; Inyhatul Hosniyah
Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/kopula.v8i1.8400

Abstract

This study aims to analyze the implementation of character education in Indonesian language learning in the digital era, with a case study at SMKS Al-Ishlah Besuki. Specifically, it investigates teachers’ strategies in integrating character values through traditional teaching methods, the challenges encountered, and the potential role of digital media in supporting effective learning. This research employed a qualitative descriptive approach with a case study design. Data were collected through classroom observation, in-depth interviews with teachers and students, and documentation analysis of teaching materials. The data were thematically analyzed through reduction, categorization, and narrative interpretation. The validity of findings was ensured through source triangulation and member checking. The results indicate that students were able to identify several character values from traditional literary texts, particularly Hikayat Abu Nawas and Rumah yang Sempit. The identified values include religious-spiritual (gratitude, patience), motivation/effort (perseverance, responsibility), and social ethics (humility, avoiding arrogance). However, students’ understanding remained mostly at the moral knowing stage, without progressing toward moral feeling or moral action. The study also highlights several challenges: the complexity of traditional literary language, students’ low reading interest, and their preference for short and visual content typical of the digital generation. To address these issues, the integration of digital media such as short videos, posters, and animations is recommended to strengthen the relevance of character values in students’ daily lives. The findings confirm that traditional literature remains a relevant medium for character education, provided it is delivered through adaptive pedagogical strategies aligned with digital-age learners.