Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Journal Of Millennial Community

Puah Manus sebagai Sarana Pembelajaran Masyarakat Suku Timor, Nusa Tenggara Timur Nirwaning Makleat
Journal of Millennial Community Vol 2, No 1 (2020): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v2i1.17195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan nilai-nilai pembelajaran yang terkadung dalam tradisi puah manus  masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografis dengan subyek penelitian terdiri dari tokoh adat dan masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Keabsahan data penelitian menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puah manus sebagai tradisi turun temurun mengandung nilai-nilai pembelajaran informal dan non formal bagi masyarakat suku Timor, Nusa Tenggara Timur. Nilai-nilai pembelajaran tersebut antara lain 1) belajar menghargai orang lain melalui kebiasaan menyambut tamu dengan menyuguhkan puah manus; 2) belajar bertutur kata yang baik dan bersikap sopan santun saat berbicara dengan orang lain melalui kebiasaan menyuguhkan puah manus sebagai “alas mulut”; 3) belajar mempererat ikatan tali persaudaraan tanpa mengenal adanya perbedaan melalui kebiasaan mamah puah manus (mengunyah sirih pinang); 4) belajar memecahkan masalah melalui tradisi puah manus.  Kata kunci: puah manus, suku Timor
Tradisi Okomama sebagai Media Penyelesaian Masalah Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kecamatan Kota Soe, Nusa Tenggara Timur Nirwaning Makleat
Journal of Millennial Community Vol 2, No 2 2020: September
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v2i2.20042

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tradisi okomama sebagai media penyelesaian masalah kekerasan dalam rumah tangga di Kecamatan Kota Soe, Nusa Tenggara Timur.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografis dengan subyek penelitian terdiri dari masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemerintahan dan lembaga sosial yang menangani permasalahan KDRT di kecamatan kota Soe. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dan snowball sampling. Keabsahan data penelitian menggunakan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi menyelesaikan masalah melalui pendekatan budaya okomama didasarkan pada pemahaman masyarakat mengenai makna budaya okomama sebagai simbol penghargaan dan perdamaian. Khusus dalam proses penyelesaian masalah KDRT melalui media okomama ditemukan adanya nilai-nilai pembelajaran yang transformatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi okomama sebagai media penyelesaian masalah kekerasan dalam rumah tangga telah menjadi sumber nilai yang diwariskan secara turun temurun dan juga menjadi pengalaman belajar informal dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat.
Hambatan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Selama Masa Belajar Dari Rumah (BDR) Nirwaning Makleat
Journal of Millennial Community Vol 3, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i1.24527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali hambatan-hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan aspek kognitif anak usia dini selama masa Belajar Dari Rumah (BDR). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan selama 3 bulan di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Subyek penelitian terdiri dari orang tua 20 orang murid yang mendampingi proses belajar anak di rumah selama masa BDR. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara (wawancara langsung maupun wawancara virtual) dan dokumentasi. Analisis data penelitian dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hambatan yang dihadapi orang tua dalam mengembangkan aspek kognitif anak selama masa BDR, antara lain 1) anak tidak memiliki konsentrasi belajar; 2) Minimnya ketersediaan Alat Pembelajaran Edukatif (APE) di rumah; dan 3) Ketergantungan penggunaan gadget pada anak. Penggalian terhadap hambatan-hambatan tersebut menyimpulkan bahwa orang tua perlu lebih kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman, memanfaatkan benda-benda yang ada di sekitar anak maupun permainan-permaian tradisional sebagai sumber belajar serta mengaplikasikan metode pembelajaran yang lebih menarik minat belajar anak sesuai dengan usia perkembangannya.
Pembelajaran Daring dalam Perspektif Mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah, Universitas Nusa Cendana Nirwaning Makleat; Frans Selly; Samrid Neonufa
Journal of Millennial Community Vol 3, No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v3i1.24080

Abstract

Penyebaran wabah Virus Corona Diseaces 2019 (Covid-19) membuat Pemerintah dan semua stakeholder berpikir keras dalam penanganannya. Khusus dalam bidang pendidikan, salah satu solusi yang ditawarkan yakni penerapan pembelajaran daring (online learning/e-learning). Hal ini jelas menjadi tantangan tersendiri khususnya bagi mahasiswa yang mungkin masih belum familiar dengan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan untuk melihat respon mahasiswa Program Studi Pendidikan Luar Sekolah (PLS) terhadap pelaksanaan pembelajaran daring. Dengan mengetahui pendapat mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah terhadap pelaksanaan pembelajaran daring maka selanjutnya dapat dijadikan acuan dalam pengembangan pembelajaran daring secara berkelajutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran onine telah memberikan dampak yang cukup relevan terhadap pentingya pengausaan dan penggunaan teknologi informasi dalam dunia pendidikan. Tantangan pembelajaran online lebih bersifat teknis, seperti terkait dengan bahan ajar, kondisi lingkungan dan interaksi dalam proses pembelajaran. Terpenulinya aspek-aspek tersebut dapat mendukung dan membentuk mahasiswa dalam menghadapi kuatnya arus perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Peran Orang Tua dalam Pembelajaran Anak Usia Dini Selama Masa Pembelajaran Daring di Kecamatan Kota Soe, Nusa Tenggara Timur Nirwaning Makleat; Melifera Yani Makleat
Journal of Millennial Community Vol 5, No 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v5i1.39488

Abstract

Peran pendampingan terhadap anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab pendidik tetapi juga orang tua. Hal ini disebabkan karena anak usia dini masih sangat “bergantung” pada lingkup pendidikan informal dan waktu anak lebih banyak berada dalam konteks lingkungan nonformal.  Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran orang tua dalam pembelajaran anak usia dini selama masa pembelajaran daring, khususnya di Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua telah berperan dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi anak. Penciptaan suasana belajar tidak hanya dilakukan melalui pelibatan semua anggota keluarga dalam mendampingi anak tetapi juga melalui kegiatan belajar di luar ruangan. Pada pihak lain, orang tua juga menggunakan metode bermain menggunakan alat dan bahan yang ada di sekitar anak serta permainan-permainan tradisional untuk menstimulasi perkembangan anak secara holistik.
Community empowerment in prevention and management adressing stunting in Pong Murung and Compang Dalo Villages Manggarai Regency Nirwaning Makleat; Abdul Syukur; Frans K. Selly; Yosephina K. Sogen; Stofani S. Lima
Journal of Millennial Community Vol. 7 No. 2 (2025): September-Journal of Millennial Community
Publisher : Universitas Negeri Medan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jmic.v7i2.65515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memotret upaya pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting di Desa Pong Murung dan Desa Compang Dalo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik Focus Group Discussion (FGD). Subjek penelitian meliputi ibu hamil, kader posyandu, perangkat desa, dan masyarakat setempat di kedua desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah mengenali kondisi anak bertubuh pendek, namun masih memandangnya sebagai hal yang wajar dan lebih sering dikaitkan dengan faktor genetika dibandingkan masalah gizi kronis. Pemerintah desa bersama kader posyandu telah berupaya melakukan pencegahan dan penanganan melalui pemberian makanan tambahan bergizi, bantuan dana, serta pelayanan kesehatan dasar. Hasil penelitian menunjukkan adanya fenomena menarik dimana masyarakat justru merasa “senang” saat anaknya dikateogirkan sebagai anak stunting karena akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Temuan ini menjadi masukan yang berarti bagi upaya pemberdayaan masyarakat sehingga nantinya mampu mengoptimalisasikan program sosialisasi bagi masyarakat.