Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Manajemen Pelayanan Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah Abdurrahman Abdurrahman; Wildan Wildan; Baehaqi Baehaqi; Fahruddin Fahruddin; Mansur Hakim
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v7i1.133

Abstract

Peneliti bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diambil menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dan temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa konsep manajemen pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah. Yang berfokus pada, 1) Planning (perencanaan), 2) Organizing (pengorganisasian), 3) Actuating (pelaksanaan), 4) controlling (pengawasan). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pelayanan berfokus pada visi misi yang telah direncanakan yaitu “terwujudnya perpustakaan dan arsip daerah yang bermutu (bersih, mandiri, umum, tertib dan utuh)”. Pelaksanaan manajemen di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Lombok Tengah, mengadakan pembinaan dan monev keseluruh perpustakaan desa, perpustakaan rumah ibadah dan forum literasi yang telah dibentuk oleh komunitas baca masyarakat di kabupaten Lombok Tengah.
PENERAPAN MODEL TEBAK KATA DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN 1 TELAGAWARU TAHUN PEAJARAN 2016/2017 Dedy Suprianto; Moh. Irawan Zain; Nurhasanah Nurhasannah; Mansur Hakim
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 2: edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.417 KB)

Abstract

This research is motivated by the low student learning, it can be seen from the results of the midterm fifth grade students at SDN 1 Telagawaru 2016 ditegolong quite low. The purpose of this research is is to improve learning outcomes IPS students of class V SDN 1 Telagawaru through the implementation of a model of charades with audio-visual media in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation and reflection. The method used to collect data in this research is to carry out observation and tests. In the first cycle activity score of students amounted to 34 are categorized quite active, which means that this category has not met the indicators and activities of teachers 9 categories both meaning has met the indicator, then the second cycle category for the activity of students classified as being active by obtaining a score of 42 and the activities of teachers is quite good with a score of 11, while for the evaluation of learning outcomes IPS seen from the classical completeness in which the first cycle value classical completeness of 72.09% with the number of students who completed the 31 of the 43 students who took the tests, the evaluation of the second cycle of classical completeness 83.72% by the number of students who completed is 36 students of 43, is in compliance with the indicators to be achieved. Thus, it can be concluded that the model of charades with audio-visual media to improve learning outcomes IPS students of class V SDN 1 Telagawau in the academic year 2016/2017.
Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar Rudi Risdianto; Fahruddin Fahruddin; Mansur Hakim; Asrin Asrin; Dadi Setiadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1427

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran besar dalam pelaksanaan pendidikan, terutama pada kualitas personalia dalam pendidikan. Pendidikan merupakan suatu proses yang tidak dapat terlepas dari peran sumber daya manusia (SDM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengumpulan data, pemadatan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta validitas data dengan menggunakan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar memiliki manajemen yang baik sehingga menjadikan SMA Negeri 2 Sumbawa Besar sebagai sekolah inspiratif tingkat SMA di Kabupaten Sumbawa dan menjadi Sekolah Penggerak pertama tingkat SMA di Kabupaten Sumbawa.
Analisis Upaya Guru dalam Menangani Learning Loss Siswa di SDN 32 Mataram Azwandi Azwandi; Muhammad Makki; Muhammad Erfan; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1493

Abstract

Learning Loss menjadi salah satu permasalahan pembelajaran yang dialami siswa sebagai dampak dari pembelajaran daring pada masa pandemi, sehingga diperlukan upaya penanganan dari berbagai pihak salah satunya guru.  Penelitian ini bertujuan untuk   melihat seperti apa yang guru lakukan dalam menangani permasalahan learning loss yang dialami siswanya.  Penelitian ini bertempat di SDN 32 Mataram dengan guru kelas 4 dan kelas 5 sebagai subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualiatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, obervasi dan dokumentasi, temuan-temuan data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan beberapa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani learning loss yang meliputi tahap persiapan pembelajaran yang berisi penyusunan RPP, metode pembelajaran dan media pembelajaran. Selanjutnya, tahap pelaksanaan pembelajaran, meliputi pengaturan posisi duduk siswa, memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP, penggunaan media dan metode pembelajaran yang interaktif. Tahapan terakhir yakni evaluasi pembelajaran meliputi pemberian tugas tambahan dan pemberian tindaklanjut berupa bimbingan tambahan. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa upaya penanganan learning loss yang dilakukan oleh guru kelas 4 dan kelas 5 SDN 32 Mataram tergolong cukup baik karena aspek-aspek pada setiap indikator pembelajaran telah terpenuhi.
PAPAN PINTAR PROFESI: MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI SARANA PENGENALAN KONSEP KARIR PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR A. Hari Witono; I Ketut Widiada; Mansur Hakim; Heri Hadi Saputra; Heri Setiawan
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v4i2.3439

Abstract

The aim of this research is to develop a flannel board-based smart board to introduce career concepts in supporting elementary school teachers' duties in carrying out guidance and counseling. The type of research used is development research with a 4D model (define, design, develop, disseminate). The test subjects were guidance and counseling experts, media experts, elementary school teachers, and 9 students from class IV elementary school. The instruments used were expert feasibility and user practicality questionnaires. Data analysis was carried out using qualitative analysis for critical data and suggestions from experts and users, as well as quantitative analysis for values ​​from experts and users. The results of the BK expert test showed that the media developed received a score of 79.5 (decent) and the assessment of media experts and practitioners obtained a score of 82.5 (decent). The field test results obtained a score of 83 (practical). From the results of expert tests and field tests, it was concluded that the smart board media developed was suitable and practical for use in counseling and career guidance in elementary schools.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning Pada Muatan IPS Kelas IV Sekolah Dasar Septiana Yusfa Sari Dewi; I Nyoman Karma; Mansur Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa LKPD Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning, mengetahui proses pengembangan, kelayakan LKPD, respon pendidik dan peserta didik terhadap LKPD Berbasis Light Up Cergam dengan Pendekatan Discovery Learning pada Muatan IPS kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono. Penelitian ini menggunakan 7 tahapan penelitian, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Penelitian dilakukan di SDN 1 Moyot, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah LKPD berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.95, penilaian dari validator ahli bahasa mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.37, dan penilaian dari validator ahli desain mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.8. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon pendidik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.96, dan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.86, sedangkan uji coba lapangan kelompok besar tidak dilaksanakan karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.
Enhancing Science Learning Learning Outcomes Through Animated Video Media: Evidence from Indonesian Elementary Education Maulida Safitri; Moh Irawan Zain; Mansur Hakim
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.2874

Abstract

Elementary science education faces challenges in visualizing abstract concepts such as the water cycle. This study aimed to examine the effect of animated video learning media on fifth-grade students' IPAS learning outcomes. A quasi-experimental design with nonequivalent control group pretest-posttest was employed with 40 students at SD Negeri 15 Mataram, divided into an experimental group (n=22) using animated videos and a control group (n=18) using conventional methods. Data were collected through multiple-choice tests and analyzed using independent samples t-test. The experimental group achieved significantly higher posttest mean scores of 82.27 (SD=8.91) compared to the control group's 68.89 (SD=9.76), with t(38)=4.482, p<0.001, and mean difference of 13.38 points. Findings support the Cognitive Theory of Multimedia Learning, demonstrating that dual-channel presentation (visual and auditory) optimizes cognitive processing and knowledge construction. Animated videos facilitated visualization of dynamic water cycle processes difficult to observe directly, reduced cognitive load, and supported meaningful learning aligned with constructivist principles. Animated video media significantly enhanced IPAS learning outcomes on water cycle content, providing practical implications for technology integration in science education under the Kurikulum Merdeka framework.
Workshop Urgensi Pemanfaatan Media Pembelajaran Inovatif dalam Bimbingan dan Konseling Di SD A. Hari Witono; Mansur Hakim; I Ketut Widiade; Heri Hadi Saputra; Tamy Amalia Wijaya; Heri Setiawan
Dedikasi Cendekia: Warta Pengabdian Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Educational Consultant & Counseling Career (EC3) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66653/dedikasicendekia.v1i2.26

Abstract

The implementation of guidance and counseling in elementary schools is the task of the class teacher. This is related to the rare availability of BK teachers or special counselors on duty in elementary schools. In fact, based on the results of observations during the implementation of the research in June-July 2022 at SD Negeri 1 Kekeri, teachers have not implemented BK services optimally. Therefore, the PGSD FKIP Universitas Mataram service team carried out community service with the title "Workshop on the Urgency of Utilizing Innovative Learning Media in Guidance and Counseling in Elementary Schools". To achieve the objectives of counseling and training as implied in the title of this community service, several methods are used, namely lectures, questions and answers or discussions and mentoring. After Community Service. After community service is completed, it is required to meet the targets, namely: (1) mandatory output in the form of one scientific paper in the form of an article in the interactive journal JIP FKIP UNRAM; and (2) additional output in the form of a statement letter on the use of IPTEK by Partners. This workshop was held on Saturday, June 22, 2024 with an interactive and practical approach. Participants were not only given theoretical materials, but also involved in discussions, simulations, and direct practice using learning media. During the workshop, some of the main materials discussed included: basic concepts of guidance and counseling at the elementary school level, the importance of utilizing innovative learning media, types of media that can be used in guidance and counseling, and ways to utilize these media effectively. The results of the pretest and posttest showed that the implementation of the workshop had a positive impact. Participants experienced an increase in understanding of all the materials presented. In addition, during the implementation of the preparation of innovative media and simulations, all participants were actively involved in creating media and practicing them
Pengaruh Remunerasi dan Sertifikasi Dosen Terhadap Kinerja Dosen di Program Pascasarjana Universitas Mataram 2024 Mansur Hakim; Mohamad Mustari; Asrin Asrin
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v9i4.2725

Abstract

Kinerja dosen sebagai salah satu variable utama yang akan berdampak dalam usaha untuk meningkatkan efektivitas, kualitas, dan efisiensi pembelajaran maka sangat penting untuk memperhatikan dan mencari berbagai variable yang berpengaruh terhadap kinerja dosen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara dua variabel bebas yaitu, remunerasi dan sertifikasi dosen terhadap variabel terikat kinerja dosen di lingkungan Program Pascasarjana Universitas Mataram.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Untuk analisis data kuatitatif menggunakan path analisi (analisis jalur), analisis ini menggunakan regresi.  Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah semua dosen Program Pascasarjana Universitas Mataram. Metode sampel yang digunakan adalah metode random sampling yaitu, pengambilan sampel anggota populasi secara acak. Teknik pengumpulan data melalui angket dan survey. Adapun hasil penelitian yaitu, 1) Remunerasi yang diterima dosen dari perguruan tinggi tempat mengajar berpengaruh positif terhadap kinerja dosen di tempat berkerja yang berarti semakin besar remunerasi semakin tinggi pula tingkat kinerja dosen dan begitu sebaliknya semakin kecil volume remunerasi. 2) Pemberian sertifikasi pendidik kepada dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen ini berarti bahwa, dosen yang telah mendapatkan sertifikasi memiliki kinerja yang lebih baik jika dibandingkan dengan dosen yang tidak atau belum mendapatkan sertifikasi dosen. 3) Remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen yaitu dua variabel bebas remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif secara bersama-sama terhadap satu variabel terikat yaitu variabel kinerja dosen. Dari hasil penelitian dapat di simpulkan bahwa remunerasi dan sertifikasi dosen berpengaruh positif terhadap kinerja dosen. Remunerasi sebagai bonus dosen penting untuk dipertahankan sebagai motivasi dalam meningkatkan kinerja dosen, sedangkan sertifikasi dosen sebagai insentif untuk dosen.
Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas II SD Negeri 1 Gelogor Alfina Alfina; Muhammad Tahir; Mansur Hakim; Husniati Husniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.3118

Abstract

Kemampuan membaca permulaan berkaitan dengan siswa mampu mengenal huruf, yaitu mengenal lambang-lambang yang terdapat dalam tulisan serta mampu membunyikan lambang tersebut dengan tepat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji kemampuan membaca siswa kelas II di SDN 1 Gelogor, dengan fokus pada evaluasi tingkat keterampilan membaca awal serta identifikasi kesulitan yang dihadapi dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, yang memungkinkan gambaran mendalam mengenai kemampuan membaca siswa. Dari 25 siswa di kelas II A, hasil menunjukkan bahwa 23 siswa (92%) memiliki kemampuan membaca yang sangat baik, sementara 2 siswa (8%) masih berada pada kriteria kurang baik. Meskipun demikian, siswa mengalami kebingungan dalam mengenali beberapa huruf, seperti q, z, v, dan x, serta kesulitan dalam membedakan huruf ‘q’ dengan ‘p’, dan ‘b’ dengan ‘d’. Selain itu, mereka juga kesulitan membedakan bunyi huruf ‘j’ dan ‘c’, ‘v’ dan ‘f’ serta ‘q’ dan ‘k’. Tantangan lain muncul dalam membaca kata-kata yang memiliki double konsonan dan double vokal, terutama pada kata-kata yang tidak memiliki makna, seperti kata “nump, loang, manum, halet dan ulal”. Pada indikator membaca kalimat sederhana banyak siswa menjawab tidak berdasarkan kemampuan membaca yang mereka miliki. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca permulaansiswa kelas II A di SDN 1 Gelogor sangat baik.