Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Manajemen Pelayanan Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah Abdurrahman Abdurrahman; Wildan Wildan; Baehaqi Baehaqi; Fahruddin Fahruddin; Mansur Hakim
JPAP (Jurnal Praktisi Administrasi Pendidikan) Vol. 7 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpap.v7i1.133

Abstract

Peneliti bertujuan untuk mengetahui Manajemen Pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data diambil menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dan temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa konsep manajemen pelayanan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lombok Tengah. Yang berfokus pada, 1) Planning (perencanaan), 2) Organizing (pengorganisasian), 3) Actuating (pelaksanaan), 4) controlling (pengawasan). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pelayanan berfokus pada visi misi yang telah direncanakan yaitu “terwujudnya perpustakaan dan arsip daerah yang bermutu (bersih, mandiri, umum, tertib dan utuh)”. Pelaksanaan manajemen di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Lombok Tengah, mengadakan pembinaan dan monev keseluruh perpustakaan desa, perpustakaan rumah ibadah dan forum literasi yang telah dibentuk oleh komunitas baca masyarakat di kabupaten Lombok Tengah.
PENERAPAN MODEL TEBAK KATA DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN 1 TELAGAWARU TAHUN PEAJARAN 2016/2017 Dedy Suprianto; Moh. Irawan Zain; Nurhasanah Nurhasannah; Mansur Hakim
Widya Pustaka : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 8 No 2: edisi Juli - Desember 2020
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.417 KB)

Abstract

This research is motivated by the low student learning, it can be seen from the results of the midterm fifth grade students at SDN 1 Telagawaru 2016 ditegolong quite low. The purpose of this research is is to improve learning outcomes IPS students of class V SDN 1 Telagawaru through the implementation of a model of charades with audio-visual media in the academic year 2016/2017. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and evaluation and reflection. The method used to collect data in this research is to carry out observation and tests. In the first cycle activity score of students amounted to 34 are categorized quite active, which means that this category has not met the indicators and activities of teachers 9 categories both meaning has met the indicator, then the second cycle category for the activity of students classified as being active by obtaining a score of 42 and the activities of teachers is quite good with a score of 11, while for the evaluation of learning outcomes IPS seen from the classical completeness in which the first cycle value classical completeness of 72.09% with the number of students who completed the 31 of the 43 students who took the tests, the evaluation of the second cycle of classical completeness 83.72% by the number of students who completed is 36 students of 43, is in compliance with the indicators to be achieved. Thus, it can be concluded that the model of charades with audio-visual media to improve learning outcomes IPS students of class V SDN 1 Telagawau in the academic year 2016/2017.
Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar Rudi Risdianto; Fahruddin Fahruddin; Mansur Hakim; Asrin Asrin; Dadi Setiadi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i2.1427

Abstract

Sumber daya manusia (SDM) memiliki peran besar dalam pelaksanaan pendidikan, terutama pada kualitas personalia dalam pendidikan. Pendidikan merupakan suatu proses yang tidak dapat terlepas dari peran sumber daya manusia (SDM). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manajemen sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan SMA Negeri 2 Sumbawa Besar. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah pengumpulan data, pemadatan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan serta validitas data dengan menggunakan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Manajemen Sumber Daya Manusia Pendidik dan Tenaga Kependidikan di SMA Negeri 2 Sumbawa Besar memiliki manajemen yang baik sehingga menjadikan SMA Negeri 2 Sumbawa Besar sebagai sekolah inspiratif tingkat SMA di Kabupaten Sumbawa dan menjadi Sekolah Penggerak pertama tingkat SMA di Kabupaten Sumbawa.
Analisis Upaya Guru dalam Menangani Learning Loss Siswa di SDN 32 Mataram Azwandi Azwandi; Muhammad Makki; Muhammad Erfan; Mansur Hakim
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v8i3.1493

Abstract

Learning Loss menjadi salah satu permasalahan pembelajaran yang dialami siswa sebagai dampak dari pembelajaran daring pada masa pandemi, sehingga diperlukan upaya penanganan dari berbagai pihak salah satunya guru.  Penelitian ini bertujuan untuk   melihat seperti apa yang guru lakukan dalam menangani permasalahan learning loss yang dialami siswanya.  Penelitian ini bertempat di SDN 32 Mataram dengan guru kelas 4 dan kelas 5 sebagai subjek penelitian. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualiatif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, obervasi dan dokumentasi, temuan-temuan data tersebut diolah dan dianalisis menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik.  Hasil penelitian menunjukkan beberapa upaya yang dilakukan oleh guru dalam menangani learning loss yang meliputi tahap persiapan pembelajaran yang berisi penyusunan RPP, metode pembelajaran dan media pembelajaran. Selanjutnya, tahap pelaksanaan pembelajaran, meliputi pengaturan posisi duduk siswa, memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai dengan RPP, penggunaan media dan metode pembelajaran yang interaktif. Tahapan terakhir yakni evaluasi pembelajaran meliputi pemberian tugas tambahan dan pemberian tindaklanjut berupa bimbingan tambahan. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa upaya penanganan learning loss yang dilakukan oleh guru kelas 4 dan kelas 5 SDN 32 Mataram tergolong cukup baik karena aspek-aspek pada setiap indikator pembelajaran telah terpenuhi.
PAPAN PINTAR PROFESI: MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI SARANA PENGENALAN KONSEP KARIR PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR A. Hari Witono; I Ketut Widiada; Mansur Hakim; Heri Hadi Saputra; Heri Setiawan
JURNAL ILMIAH PENDAS: PRIMARY EDUCATION JOURNAL Vol 4 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Program Studi PGSD, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pendas.v4i2.3439

Abstract

The aim of this research is to develop a flannel board-based smart board to introduce career concepts in supporting elementary school teachers' duties in carrying out guidance and counseling. The type of research used is development research with a 4D model (define, design, develop, disseminate). The test subjects were guidance and counseling experts, media experts, elementary school teachers, and 9 students from class IV elementary school. The instruments used were expert feasibility and user practicality questionnaires. Data analysis was carried out using qualitative analysis for critical data and suggestions from experts and users, as well as quantitative analysis for values ​​from experts and users. The results of the BK expert test showed that the media developed received a score of 79.5 (decent) and the assessment of media experts and practitioners obtained a score of 82.5 (decent). The field test results obtained a score of 83 (practical). From the results of expert tests and field tests, it was concluded that the smart board media developed was suitable and practical for use in counseling and career guidance in elementary schools.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning Pada Muatan IPS Kelas IV Sekolah Dasar Septiana Yusfa Sari Dewi; I Nyoman Karma; Mansur Hakim
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 4 (2023): October-December
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v9i4.5910

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa LKPD Berbasis Light Up Cergam Dengan Pendekatan Discovery Learning, mengetahui proses pengembangan, kelayakan LKPD, respon pendidik dan peserta didik terhadap LKPD Berbasis Light Up Cergam dengan Pendekatan Discovery Learning pada Muatan IPS kelas IV. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan Borg and Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono. Penelitian ini menggunakan 7 tahapan penelitian, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, dan revisi produk. Penelitian dilakukan di SDN 1 Moyot, Kecamatan Sakra, Lombok Timur. Alat pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan ini adalah LKPD berdasarkan penilaian dari validator ahli materi mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.95, penilaian dari validator ahli bahasa mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.37, dan penilaian dari validator ahli desain mendapatkan kriteria sangat layak dengan rerata skor 3.8. Hasil uji coba lapangan kelompok kecil berdasarkan penilaian respon pendidik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.96, dan penilaian respon peserta didik mendapatkan kriteria sangat baik dengan rerata skor 3.86, sedangkan uji coba lapangan kelompok besar tidak dilaksanakan karena membutuhkan anggaran yang cukup besar.