Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALYZER MESIN TRAY DRYER DENGAN DATA AKUISISI BERBASIS MIKROKONTROLER PADA LABVIEW Abid Nabawi; Budhy Setiawan; Donny Radianto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v2i8.2480

Abstract

Di Industri makanan biasanya akan menggunakan proses pengeringan sebagai salah satu metode pengolahannya. Sebelum dipakai di industri, diperlukan riset di Laboratorium. Sehingga dibutuhkan alat pengering dengan suhu optimal, kelembaban, waktu yang diperlukan sampai substrat kering dan kematangannya tepat. Dari permasalahan diatas, perlu diadakannya sebuah mesin tray dryer yang dilengkapi sistem monitoring dan data akuisisi yang dapat menampilkan data suhu, kelembapan, berat, air flow yang akurat berbasis mikrokontroler dan LabVIEW. Hasil dari penelitian ini diperoleh mesin tray dryer yang dilengkapi sistem monitoring dan akuisisi data suhu dan kelembaban dengan rentang error pembacaan suhu dan kelembapan sensor SHT11 sebesar 0 - 0,24%. Untuk energi rata-rata yang diserap oleh substrat selama proses pengeringan sebesar 1437,47 Joule. Data logger ini memiliki sampling pengambilan data sebesar 200 ms dan menghasilkan 165.465 data. Hasil penampilan data parameter meliputi suhu, kelembapan, dan berat perproses pada LabVIEW ditampilkan dalam grafik pada setiap parameter dengan interface GUI antara pengguna dan mesin.
IMPLEMENTASI KONTROL FUZZY UNTUK STABILISASI TEMPERATUR PENETASAN TELUR AYAM Vanessa Ramadita Ishari; Herwandi, Herwandi; Donny Radianto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i4.3248

Abstract

Proses penetasan pada unggas jenis ayam terbagi menjadi dua proses yakni proses penetasan secara alami (dengan dierami indukan ayam) dan proses penetasan secara buatan (seperti dengan alat penetasan telur ayam). Suhu dan kelembapan merupakan parameter penting pada penetasan telur unggas jenis ayam. Suhu ideal yang dibutuhkan saat proses pengeraman telur ayamadalah 38,33˚C sampai 40,55˚C dan pada saat 3 hari terakhir saat penetasan (hari ke19 sampai ke 21) mengalami kenaikan suhu sebesar 0,5˚C sampai 1˚C, sedangkan untuk kelembapan pada kisaran antara 52 sampai 55 % .Suhu dan kelembapan ini dideteksi oleh sensor DHT22 yang nantinya akan membaca dan menyalurkan inputan kedalam sistem proses kerjanya. Setelah pembacaan sensor ini maka akan mengatur keluaran yakni dimmer. Rangkaian dimmer yang dapat digunakan adalah pengimplementasiaan piranti semikonduktor. Metode yang digunakan adalah dengan pengaturan sudut phasa penyalaan gelombang AC dengan piranti semikonduktor sejenis TRIAC dan DIAC. Pada skripsi ini digunakan piranti Internally Triggered TRIAC sebagai inti rangakaian dimmer. Dimmer disini dihubungkan dengan heather yang nantinya akan mengatur terang redupnya sebuah heatlamp. Kipas disini digunakan untuk pengatur sirkulasi udara yang terdapat pada ruangan alat penetas telur ini. Dan untuk pembalikan telur, menggunakan RTC sebagai pewaktu untuk menggerakkan dinamo rotary. Untuk pembalikan telur dilakukan setiap 3 jam sekali, dan pada hari ke 21 pembalikan telur dimatikan. Hasil Pengujian dari skripsi ini adalah, hasil tetas dari alat ini mencapai 80% keberhasil, namun pada pemrograman fuzzy masih terdapat eror, dan beberapa masalah lainnya sepertia lampu yang menyala kurang sempurna.
IMPLEMENTASI CASCADE CONTROL PROSES BAHAN CAIR PADA MINI-PLANT MUITI-PRODUK MULTI-JALUR Nadaval Hangga; Muhammad Rifa’i; Donny Radianto
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v3i12.4483

Abstract

Mini-plant multi-produk multi-jalur adalah suatu mini-plant yang dapat memproses beberapa bahan cair menjadi beberapa produk. Mini-plant ini memiliki beberapa proses yaitu filling, mixing, dan cleaning. Seiring kemajuan teknologi terdapat beberapa kontrol yang dapat diterapkan di berbagai plant. DCS (Distribute Control System) adalah suatu pengembangan sistem kontrol dengan menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya agar didapat suatu pengontrol loop sistem lebih terpadu dan dapat dilakukan oleh semua orang dengan cepat dan mudah. Kontrol ini menggunakan komunikasi PROFINET dengan menggunakan SIMATIC PCS7 S7-400 serta I/O ET200SP. mini-plant ini diprogram menggunakan CFC (Continous Function Chart) dan SFC (Sequential Function Chart). Pada proses mixing ini dikontrol menggunakan metode cascade control dengan primary control adalah suhu dan secondary control adalah level. Untuk menggunakan metode cascade control dibutuhkan sensor HC SR04 sebagai sensor level, sensor PT100 sebagai sensor suhu, dan heater sebagai aktuator. Dengan setpoint ketinggian air 18cm dan suhu 60℃, maka untuk mencapai setpoint bersamaan dibutuhkan kontrol PID untuk mengkendalikan heater.
RANCANG BANGUN ALAT PENGAMAN BRANKAS MENGGUNAKAN PESAN PERINTAH BERBASIS ESP32 Muhamad Rivky Maulana; Donny Radianto; Gillang Al Azhar
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v4i2.4875

Abstract

Semua orang pasti memiliki dokumen-dokumen penting, uang, barang berharga yang berada di rumahnya, sehingga diperlukan suatu tempat yang dirasa sangat aman untuk menyimpan barang tersebut. Tujuan penelitian ini adalah membuat alat yang dapat mengamankan barang tersebut, agar pemilik tidak perlu khawatir apabila seaktu-waktu ada pencuri yang ingin mengambil barang tersebut. Dari permasalahan tersebut dirancangnya alat dan bahan ini yang meliputi Mikrokontroller ESP32, Sensor sidik jari, Sensor ultrasonic, Modul relay, Selenoid door lock, Buzzer, Motor DC power window. Untuk pengoperasian alat tersebut yaitu dengan memasukkan sidik jari atau pin yang sebelumnya sudah diatur. Kelebihan dari alat ini yaitu apabila sidik jari yang dimasukkan tidak sesuai maka brankas tidak akan terbuka, meskipun dicoba berulang-ulang. Alat ini juga dilengkapi dengan motor dc power window, yang dimana tersebut sebagai penahan pintu apabila brankas ingin dibuka secara paksa. Penelitian ini akan membuat alat pengaman brankas menggunakan pesan perintah berbasis ESP32 dan harapannya dengan alat ini dapat mengatasi permasalahan tersebut.
Pelatihan Perawatan Lampu Tenaga Surya Di Panggung Kesenian Desa Tulusbesar Tumpang Donny Radianto; Budhy Setiawan; Wahyu Tri Wahono; Agus Sukoco Heru Sumarno; Doddy Maulana
MULTIPLE: Journal of Global and Multidisciplinary Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Tumpang terletak disebelah timur Kabupaten Malang yang menawarkan pemandangan alam yang indah menuju Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Di bagian barat Kecamatan Tumpang terdapat Desa Tulusbesar, diamana mata pencaharian penduduknya meliputi sektor pertanian, peternakan, perdagangan,, usaha swasta/wirausaha, jasa dan lain-lain. Desa Tulusbesar merupakan desa yang dijaga dengan baik sebagai destinasi wisata seni dan budaya karena memiliki potensi seni budaya yang beragam, termasuk seni tradisional dan modern. Untuk melestarikan kesenian dan budaya yag ada di desa Tulusbesar maka dibuatlah panggung kesenian di padepokan Mangun Darma, dimana fungsi dari panggung kesenian ini untuk menampilkan karya seni tari dari kelompok-kelompok kesenian yang ada di desa Tulusbesar. Selama ini panggung kesenian hanya digunkan pada siang hari karena belum adanya sumber penerangan di sekitar panggung. Hal ini berdampak tidak adanya latihan atau pementasan di panggung pada malam hari. Dampak lebih lanju adalah perkembangan kemampuan kesenian dan giat kesenian tidak dapat meningkat. Dampak negatif lainnya karena tidak adanya penerangan di sekitar panggung adalah penyalahgunaan oleh muda-mudi yang jelas akan merusak masa depan pemuda-pemudi di desa Tulusbesar. Pemasangan penerangan tenaga surya akan dipasang di area panggug kesenian , sehingga diperlukan pelatihan perawatan penerangan tenaga surya bagi masyarakat/pengelola panggung kesenia desa Tulusbesar. Kegiatan yang telah dilakukan dapat meningkatkan kemampuan pengelola/masyarakat tentang perawatan penerangan tenaga surya.
Sistem Kontrol Nutrisi Otomatis pada Tanaman Aeroponik menggunakan PID berbasis IoT Putri Esandi, Maria Fellisita; Donny Radianto; Hari Kurnia Safitri
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v11i2`.3304

Abstract

Populasi manusia di dunia terus meningkat. Dengan adanya pertumbuhan populasi, kebutuhan pangan juga akan meningkat dan juga area pertanian semakin sedikit. Salah satu metode dalam mengatasi kekurangan tersebut adalah aeroponik. Aeroponik adalah teknologi bercocok tanam baru yang paling baik didefinisikan sebagai metode tanpa tanah untuk menanam tanaman di mana akarnya tersuspensi di udara. Sistem ini memiliki kelemahan yaitu sistem harus dipantau secara berkala. Meskipun begitu, aeroponik memiliki keunggulan yaitu ekosistemnya tertutup sehingga sistem dapat dimonitoring dari jarak jauh dan dapat menghasil kualitas tanaman dengan maksimal. Untuk mengontrol pemberian nutrisi pada tanaman aeroponik, digunakan metode PID dalam mikrokonroler. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kontrol PID pada sistem kontrol nutrisi tanaman aeroponik menggunakan sensor TDS, pH, level, suhu, dan float switch. Metode PID digunakan untuk mengontrol pemberian nutrisi dengan membaca input dari sensor-sensor tersebut dan mengatur setpoint yang akan dicapai. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara jarak jauh melalui website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor-sensor dapat membaca nilai-nilai penting dengan baik dan kontrol PID mampu menjaga konsentrasi nutrisi sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Meskipun terdapat error sebesar 4,7%, sistem kontrol ini tetap efektif dalam menjaga kualitas tanaman aeroponik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem kontrol nutrisi otomatis yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman aeroponik.
Integrasi Mesin Assembling dan Zelio untuk Peningkatan Efisiensi Produk Pad Sin Mulato; Hari Kurnia Safitri; Donny Radianto
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12 No 1 (Mei 2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 1 (Mei 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/elkolind.v12i1.5927

Abstract

Sistem auto reject berbasis Smart Relay Zelio bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada mesin assembling. Sistem auto reject ini dirancang untuk mendeteksi dan memisahkan produk cacat secara otomatis, sehingga produk tidak mengkontaminaasi produk yang baik. Metodologi yang digunakan meliputi perancangan dan pengujian sistem auto reject yang terintegrasi dengan mesin assembling berbasis PLC Siemens S7-200. Proses perancangan mencakup identifikasi input dan output, pembuatan rangkaian elektronik, perancangan mekanik, serta pemrograman dengan bahasa pemrograman ladder menggunakan aplikasi Zelio Soft. Sistem diuji untuk mengevaluasi performa dan efektivitasnya dalam kondisi operasional sebenarnya. Hasil pengujian menunjukan peningkatan efisiensi waktu (downtime) sebesar 98.88% dari downtime total 18 detik. Sistem ini juga memberikan kemudahan dalam pengawasan dan pemeliharaan, serta fleksibilitas untuk pemrograman ulang sesuai kebutuhan produksi. Dengan demikian, implementasi sistem ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas produk.