Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN STROKE WALL DAN REVERSE WRIST CURL TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN OVERHEAD LOB FOREHAND PADA ATLET BULU TANGKIS HAIRUL ROZI; ANDI GILANG PERMADI; INDRI SUSILAWATI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.969

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah sebagian besar peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang masih belum terampil dalam melakukan pukulan lob pada permainan bulutangkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan latihan stroke wall dan latihan reverse wrist curl, dan latihan manakah yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pukulan lob siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang. Tiga pernyataan penelitian yang diajukan berhubungan dengan ketiga tujuan penelitian tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah two group pretest posttest design, Sampel dari penelitain ini adalah peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang sebanyak 20 peserta. Pengambilan data menggunakan tes, dengan instrument yang digunakan adalah poole forehand clear test (Poole & Nelson, 1970). Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t, melalui uji prasyarat uji normalitas dan homogenitas Hasil penelitian pengaruh metode drill terhadap kemampuan pukulan lob pada kelompok 30 kali pukulan diperoleh thitung sebesar -15,162 dan nilai ttabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung >ttabel maka dapat disimpulkan terdapat peningkatan yang signifikan. Pada kelompok 2 kali 15 pukulan diperoleh thitung sebesar -12,215 dan nilai trabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung> tabel maka dapat disimpulakan terdapat peningkatan yang signifikan. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh mean kelompok 30 kali pukulan sebesar 32,9 sedangkan kelompok 2 kali 15 pukulan sebasar 33,7 dan diperoleh thitung sebesar -0,610 dannilai trabel sebesar 1,730. Oleh karena thitung< trabel maka dapat disimpulakan tidakada perbedaan yang signifikan antara kelompok 30 kali pukulan dengan 15 kali 2 pukulan terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang.
PENGARUH LATIHAN PRESSURE SHOTS DAN KICK OFF TERHADAP PENINGKATAN HASIL SHOOTING PADA ATLET SEPAK BOLA SLAMET RIADI; ANDI GILANG PERMADI; ISMAIL MARZUKI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.972

Abstract

Terkait fokus masalah penelitian, menemukan masih kurangnya akurasi, shooting banyak tendangan melenceng, serta tendangan ke gawang selalu meleset ke samping kiri dan kanan. Untuk Mengetahui ada tidaknya Pengaruh latihan pressure shots dan kick of terhadap peningkatan hasil shooting pada Club UNDIKMA FC tahun 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen, dengan disain penelitiannya adalah menggunakan One group pretest–posttest design. sampel akan digunakan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu seluruh pada Club UNDIKMA FC tahun 2023, Dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 pressure shots 20 orang dan kelompok 2 kick 20 orang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi. Instrument yang digunakan adalah tes kemampuan Shooting yang dipakai dalam penelitian ini adalah Tes Shooting Bobby Charlton yang dikemukakan oleh, Mielke, (2007). Berdasarkan data yang diperoleh, dari hasil uji coba lapangan dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Terdapat perbandingan angka yang menunjukan hasil dari tes awal dan tes akhir mengalami perkembangan, pada kelompok latihan pressure shots hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan pressure shots adalah 78.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan n pressure shots 108.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan. Pada kelompok latihan kick of Berdasarkan hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan kick of adalah 90.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan kick of 120.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan.
PENGARUH LATIHAN POLA STROKE TEKNIK PUKULAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BULUTANGKIS PADA PB. TARUNA JAYA PAGUTAN MATARAM Risman Ramadhan; Andi Gilang Permadi; Ali Imran
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i4.10459

Abstract

ABSTRACT This study is grounded in findings indicating that the effectiveness of badminton athletes’ smash strokes remains suboptimal, as reflected in low accuracy and consistency when directing the shuttlecock into the opponent’s court. This condition highlights the need for a more structured and targeted technical training approach. The aim of this study is to examine the effectiveness of stroke pattern training in improving badminton athletes’ smash performance. The research employed an experimental method with a one group pre-test–post-test design involving 16 athletes as research subjects. Data were collected using a smash accuracy test, while data analysis was conducted using a paired sample t-test to determine differences before and after the treatment. The results showed a significant improvement, indicated by a t-value of 4.540 and a significance level of 0.000 < 0.05. These findings suggest that stroke pattern training provides a substantial contribution to enhancing smash technique quality, particularly in terms of accuracy and shot control. Practically, this study confirms that systematically structured and repetitive technical training can serve as an effective strategy to support the sustainable development of badminton athletes’ performance. ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari temuan bahwa efektivitas pukulan smash atlet bulutangkis masih belum optimal, yang tercermin dari rendahnya akurasi dan konsistensi saat mengarahkan shuttlecock ke area lawan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pendekatan latihan teknik yang lebih terarah dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan pola stroke dalam meningkatkan kemampuan smash atlet bulutangkis. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test–post-test design yang melibatkan 16 atlet sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes ketepatan smash, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditandai dengan nilai t hitung sebesar 4,540 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan pola stroke mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas teknik smash, khususnya pada aspek ketepatan dan kontrol pukulan. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan latihan teknik yang dilakukan secara berulang dan terstruktur dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan performa atlet bulutangkis secara berkelanjutan.
Pengaruh Latihan Change Speed Dribbling dan Step Over Dribbling terhadap Keterampilan Dribbling Sepak Bola Pemain KAE NTT Mataram Ibrahim, Basrin Haji; Permadi, Andi Gilang; Ramadhani, Africo
Sportify Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i1.5050

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan dribbling pemain KAE NTT Mataram, terutama dalam mengubah kecepatan, menjaga kontrol bola, dan melewati lawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan change speed dribbling dan step over dribbling terhadap peningkatan keterampilan dribbling sepak bola. Metode penelitian menggunakan eksperimen semu dengan desain Two Group Pretest and Posttest. Sampel penelitian adalah 20 pemain KAE NTT Mataram yang dibagi menjadi dua kelompok, masing-masing 10 pemain. Kelompok A memperoleh latihan change speed dribbling, sedangkan kelompok B memperoleh latihan step over dribbling selama 6 minggu dengan 18 pertemuan. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan kedua latihan berpengaruh signifikan, tetapi change speed dribbling memberikan peningkatan lebih besar. Penelitian menyimpulkan change speed dribbling lebih efektif. The Effect of Change Speed Dribbling and Step Over Dribbling Training on Football Dribbling Skills of KAE NTT Mataram Players Abstract This study was motivated by the low dribbling skills of KAE NTT Mataram players, particularly in changing speed, maintaining ball control, and passing opponents. This study aimed to examine the effect of change speed dribbling and step over dribbling training on improving football dribbling skills. The research used a quasi-experimental method with a Two Group Pretest and Posttest design. The sample consisted of 20 KAE NTT Mataram players divided into two groups of 10 players each. Group A received change speed dribbling training, while Group B received step over dribbling training for 6 weeks with 18 sessions. Data were analyzed using paired sample t-test and independent sample t-test. The results showed that both training methods had significant effects, but change speed dribbling produced greater improvement. The study concludes that change speed dribbling is more effective.
Profil Pengetahuan Strategi dan Taktik Bermain Futsal pada Peserta Ekstrakurikuler SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT Kurniawan, Nedin; Permadi, Andi Gilang; Fitriatun, Erna
Sportify Journal Vol. 3 No. 2 (2023): December
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sj.v3i2.5066

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat pengetahuan peserta ekstrakurikuler futsal SMPN Satap Ngadu Mbolu NTT tentang strategi dan taktik bermain futsal. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan metode survei melalui tes benar-salah. Populasi sekaligus sampel penelitian adalah 30 siswa peserta ekstrakurikuler futsal kelas VII dan VIII. Instrumen awal terdiri atas 54 butir, kemudian melalui expert review, uji validitas, dan uji reliabilitas diperoleh 18 butir valid dengan koefisien Spearman-Brown 0,700 dan Guttman Split-Half 0,698. Data dianalisis menggunakan frekuensi, persentase, dan kategori pengetahuan. Hasil menunjukkan pengetahuan strategi berada pada kategori sedang dengan rata-rata 43; pengetahuan taktik berada pada kategori sedang dengan rata-rata 57; dan pengetahuan gabungan strategi-taktik juga berada pada kategori sedang, dengan 67% siswa dalam kategori sedang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa memahami konsep dasar, tetapi belum menguasai penerapan strategis dan taktis secara mendalam. Knowledge Profile of Futsal Playing Strategies and Tactics among Extracurricular Participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara Abstract This study aimed to describe the knowledge level of futsal extracurricular participants at SMPN Satap Ngadu Mbolu, East Nusa Tenggara, regarding futsal playing strategies and tactics. A quantitative descriptive survey design was used through a true-false objective test. The population and sample consisted of 30 Grade VII and VIII futsal extracurricular students. The initial instrument contained 54 items; after expert review, validity testing, and reliability testing, 18 valid items were retained, with a Spearman-Brown coefficient of .700 and a Guttman Split-Half coefficient of .698. Data were analyzed using frequencies, percentages, and knowledge categories. The findings showed that strategy knowledge was moderate, with a mean score of 43; tactical knowledge was moderate, with a mean score of 57; and combined strategy-tactics knowledge was also moderate, with 67% of students in the moderate category. The study concludes that students understand basic concepts but have not yet mastered deeper strategic and tactical application.