Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENGARUH LATIHAN STROKE WALL DAN REVERSE WRIST CURL TERHADAP PENINGKATAN KETEPATAN OVERHEAD LOB FOREHAND PADA ATLET BULU TANGKIS HAIRUL ROZI; ANDI GILANG PERMADI; INDRI SUSILAWATI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.969

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah sebagian besar peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang masih belum terampil dalam melakukan pukulan lob pada permainan bulutangkis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan latihan stroke wall dan latihan reverse wrist curl, dan latihan manakah yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pukulan lob siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang. Tiga pernyataan penelitian yang diajukan berhubungan dengan ketiga tujuan penelitian tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian semi eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah two group pretest posttest design, Sampel dari penelitain ini adalah peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang sebanyak 20 peserta. Pengambilan data menggunakan tes, dengan instrument yang digunakan adalah poole forehand clear test (Poole & Nelson, 1970). Teknik analisis data menggunakan analisis uji-t, melalui uji prasyarat uji normalitas dan homogenitas Hasil penelitian pengaruh metode drill terhadap kemampuan pukulan lob pada kelompok 30 kali pukulan diperoleh thitung sebesar -15,162 dan nilai ttabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung >ttabel maka dapat disimpulkan terdapat peningkatan yang signifikan. Pada kelompok 2 kali 15 pukulan diperoleh thitung sebesar -12,215 dan nilai trabel sebesar 1,830. Oleh karena thitung> tabel maka dapat disimpulakan terdapat peningkatan yang signifikan. Dari hasil perhitungan tersebut diperoleh mean kelompok 30 kali pukulan sebesar 32,9 sedangkan kelompok 2 kali 15 pukulan sebasar 33,7 dan diperoleh thitung sebesar -0,610 dannilai trabel sebesar 1,730. Oleh karena thitung< trabel maka dapat disimpulakan tidakada perbedaan yang signifikan antara kelompok 30 kali pukulan dengan 15 kali 2 pukulan terhadap peningkatan kemampuan pukulan lob dalam permainan bulutangkis siswa peserta ekstrakurikuler bulutangkis SMAN 1 Kopang.
PENGARUH LATIHAN PRESSURE SHOTS DAN KICK OFF TERHADAP PENINGKATAN HASIL SHOOTING PADA ATLET SEPAK BOLA SLAMET RIADI; ANDI GILANG PERMADI; ISMAIL MARZUKI
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 2 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v2i1.972

Abstract

Terkait fokus masalah penelitian, menemukan masih kurangnya akurasi, shooting banyak tendangan melenceng, serta tendangan ke gawang selalu meleset ke samping kiri dan kanan. Untuk Mengetahui ada tidaknya Pengaruh latihan pressure shots dan kick of terhadap peningkatan hasil shooting pada Club UNDIKMA FC tahun 2023. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan atau desain dengan metode eksperimen, dengan disain penelitiannya adalah menggunakan One group pretest–posttest design. sampel akan digunakan seluruh populasi dijadikan sampel penelitian yaitu seluruh pada Club UNDIKMA FC tahun 2023, Dibagi menjadi 2 kelompok, kelompok 1 pressure shots 20 orang dan kelompok 2 kick 20 orang berjumlah 20 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan studi populasi. Instrument yang digunakan adalah tes kemampuan Shooting yang dipakai dalam penelitian ini adalah Tes Shooting Bobby Charlton yang dikemukakan oleh, Mielke, (2007). Berdasarkan data yang diperoleh, dari hasil uji coba lapangan dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: Terdapat perbandingan angka yang menunjukan hasil dari tes awal dan tes akhir mengalami perkembangan, pada kelompok latihan pressure shots hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan pressure shots adalah 78.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan n pressure shots 108.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan. Pada kelompok latihan kick of Berdasarkan hasil output dengan menggunakan SPSS 17 bahwa nilai rata-rata hasil sebelum diberikan latihan kick of adalah 90.00 dan setelah diberikan perlakuan dengan latihan kick of 120.50 artinya bahwa nilai rata-rata shooting sepakbola adanya peningkatan.
PENGARUH LATIHAN POLA STROKE TEKNIK PUKULAN TERHADAP KEMAMPUAN SMASH BULUTANGKIS PADA PB. TARUNA JAYA PAGUTAN MATARAM Ramadhan, Risman; Permadi, Andi Gilang; Imran, Ali
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v4i4.10459

Abstract

ABSTRACT This study is grounded in findings indicating that the effectiveness of badminton athletes’ smash strokes remains suboptimal, as reflected in low accuracy and consistency when directing the shuttlecock into the opponent’s court. This condition highlights the need for a more structured and targeted technical training approach. The aim of this study is to examine the effectiveness of stroke pattern training in improving badminton athletes’ smash performance. The research employed an experimental method with a one group pre-test–post-test design involving 16 athletes as research subjects. Data were collected using a smash accuracy test, while data analysis was conducted using a paired sample t-test to determine differences before and after the treatment. The results showed a significant improvement, indicated by a t-value of 4.540 and a significance level of 0.000 < 0.05. These findings suggest that stroke pattern training provides a substantial contribution to enhancing smash technique quality, particularly in terms of accuracy and shot control. Practically, this study confirms that systematically structured and repetitive technical training can serve as an effective strategy to support the sustainable development of badminton athletes’ performance. ABSTRAK Penelitian ini berangkat dari temuan bahwa efektivitas pukulan smash atlet bulutangkis masih belum optimal, yang tercermin dari rendahnya akurasi dan konsistensi saat mengarahkan shuttlecock ke area lawan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kebutuhan terhadap pendekatan latihan teknik yang lebih terarah dan sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas latihan pola stroke dalam meningkatkan kemampuan smash atlet bulutangkis. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pre-test–post-test design yang melibatkan 16 atlet sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui tes ketepatan smash, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, ditandai dengan nilai t hitung sebesar 4,540 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan pola stroke mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas teknik smash, khususnya pada aspek ketepatan dan kontrol pukulan. Secara praktis, hasil penelitian ini menegaskan bahwa penerapan latihan teknik yang dilakukan secara berulang dan terstruktur dapat menjadi strategi yang efektif dalam mendukung pengembangan performa atlet bulutangkis secara berkelanjutan.
DRILL DUMBBELL DAN RESISTANCE BAND MENINGKATKAN KECEPATAN PUKULAN MUAY THAI Muliamin, Restu; Syarifoeddin, Elya Wibawa; Permadi, Andi Gilang
KNOWLEDGE: Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/knowledge.v5i4.10974

Abstract

ABSTRACT Punch speed is an important component in Muay Thai because it is closely related to attack effectiveness, scoring opportunities, and the ability to pressure opponents during matches. This study aimed to analyze the effect of punch drill training using 1 kg dumbbells and resistance bands on improving punching speed among Raja Muay Thai Mataram athletes in 2023. The study employed an experimental method with a two-group pretest-posttest design. The sample consisted of 20 active athletes who were divided into two groups using the ordinal pairing technique based on the pretest results. The first group received jab punch training using 1 kg dumbbells, while the second group used resistance bands. The training program was conducted for six weeks with a frequency of three sessions per week. Data were collected using a 30-second jab punch speed test and analyzed using a t-test at a 5% significance level. The results showed that both forms of training had a significant effect on improving the athletes’ punching speed. Training using dumbbells produced a slightly higher average improvement compared to resistance bands. The findings indicate that both training methods can be used as effective, practical, and specific alternatives for improving jab punch performance in Muay Thai athletes. ABSTRAK Kecepatan pukulan merupakan salah satu komponen penting dalam olahraga Muay Thai karena berhubungan dengan efektivitas serangan, peluang memperoleh poin, dan kemampuan menekan lawan selama pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan drill pukulan menggunakan dumbbell 1 kg dan resistance band terhadap peningkatan kecepatan memukul atlet Raja Muay Thai Mataram tahun 2023. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain two group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 20 atlet aktif yang dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik ordinal pairing berdasarkan hasil pretest. Kelompok pertama diberikan latihan pukulan jab menggunakan dumbbell 1 kg, sedangkan kelompok kedua menggunakan resistance band. Program latihan dilaksanakan selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Pengukuran dilakukan menggunakan tes kecepatan pukulan jab selama 30 detik dan data dianalisis menggunakan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bentuk latihan memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan memukul atlet. Latihan menggunakan dumbbell menghasilkan peningkatan rata-rata yang sedikit lebih tinggi dibandingkan resistance band. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan dapat digunakan sebagai alternatif latihan yang efektif, praktis, dan spesifik untuk meningkatkan performa pukulan jab pada atlet Muay Thai.