Articles
Effectiveness of Geometry Learning Based on PPG Daljab Student Technology through the Project-Based Learning Model in Elementary School Students
Katuuk, Deitje Adolfin;
Tarusu, Deysti Trifena
International Journal of Information Technology and Education Vol. 3 No. 2 (2024): March 2024
Publisher : JR Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62711/ijite.v3i2.182
Difficulties in understanding the mathematical concepts that occur when students learn geometry, one of which is an abstract geometry concept that is not followed by effective learning as an effort to help students' understanding is the main problem in this study. This study aims to determine the effectiveness of technology-based geometry learning carried out by PPG Daljab students through the Project Base Learning model in elementary school students. This study uses a quantitative approach with the type of Quasi-Experimental Design research with the Nonequvalent Control Group Design form. The population in this study is all elementary school fifth students in the North Tomohon Cluster, Tomohon City totaling 62 students. The sampling technique used in this study was Pusposve Sampling which was taken by two schools with the same level of activity and learning achievement. The experimental class was SD Inpres Kakasasen Satu and SD Inpres Kayawu with 31 students, while the control class was SD Inpres Kakasasen Dua and SD Inpres Kakasasen Tiga with 31 students. Data collection techniques using the Geometry Understanding Test Instrument. The instrument validity test uses the Pearson Product Moment formula and the reliability test uses the Alpha-Cronbach formula. The hypothesis test in this study uses the T-test test. Based on the study's results, the Project Based Learning Model can be described effectively against technology-based geometry learning in elementary school students.
Meningkatkan Semangat Belajar: Pengaruh Game Edukasi Quizizz pada Siswa Kelas V A SD Katolik 03 Frater Don Bosco Manado dalam Pembelajaran Bahasa Inggris
Tarusu, Deysti;
Worang, Tesalonika Yesi
YUME : Journal of Management Vol 8, No 1.1
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37531/yum.v8i1.7836
Dengan pendekatan yang sesuai dan kerja sama yang baik dari semua pihak yang ada, diharapkan siswa mampu mengatasi tantangan dalam pembelajaran Bahasa Inggris dan mencapai hasil yang optimal. Pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif tidak hanya akan meningkatkan keterampilan bahasa siswa, tetapi juga memberikan persiapan kepada siswa agar bisa menyesuaikan adanya tantangan global di waktu mendatang. Tujuan penelitian ini guna mengevaluasi dampak penerapan Game Edukasi Quizizz pada motivasi belajar siswa di kelas V A SD Katolik 03 Frater Don Bosco Manado dalam pelajaran Bahasa Inggris. Peneliti menerapkan data penelitian dengan sifat kuantitatif, dan data dikumpulkan melalui proses kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Populasi yang diteliti terdiri dari seluruh siswa kelas V A, sejumlah 25 siswa, dan metode pengambilan sampel yang diterapkan sampling jenuh. Hasilnya menjelaskan adanya pengaruh positif dari penerapan media audiovisual pada motivasi belajar siswa dalam pelajaran Bahasa Inggris. Ini dilihat sesuai hasil uji paired sample t-test yang menjelaskan skor sig. 0,000. Sebab skor sig. < 0,05, maka bisa dibuktikan bahawa ada pengaruh secara signifikan dari penerapan Game Edukasi Quizizz terhadap motivasi belajar siswa di kelas V. Dengan demikian, dapat dirangkum bahwa Game Edukasi Quizizz memberikan dampak positif bagi motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris di kelas V A SD Katolik 03 Frater Don Bosco Manado.Kata Kunci : Game Edukasi Quizizz, Motivasi Belajar, Pembelajaran Bahasa Inggris
Pengaruh Model Pembelajaran PjBL terhadap Kurangnya Pemahaman dan Hasil Belajar Matematika Kelas IV SD GMIM 92 Bailang
Deysti Trifena Tarusu;
Regina K. Sarudi
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.7633
This study aims to determine the effect of the Project-Based Learning (PJBL) learning model on the understanding and learning outcomes of mathematics in fractions material in grade IV of SD GMIM 92 Bailang. The type of research used is quantitative with an experimental design. The subjects of the study consisted of 25 students who took part in mathematics learning using the PJBL model. Data were collected through learning outcome tests and observations to measure the level of students' understanding of fractions material. Data analysis was carried out using statistical tests with the help of SPSS. The results showed that the application of the PJBL learning model had a positive impact on students' understanding and learning outcomes in fractions material, as evidenced by the increase in learning outcome test scores after the model was implemented. Based on statistical tests, there was a significant difference between student learning outcomes before and after learning using PJBL. This study suggests that the PJBL model can be used as an alternative to improve students' understanding and learning outcomes in mathematics, especially in fractions material.
Effectiveness of Using Flash Card Learning Media in English Learning in Elementary Schools
Deysti Trifena Tarusu;
Mutia Harun
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.7670
The purpose of this literature review is to determine the effectiveness of flash card media in teaching English in elementary schools. Flash cards as visual aids have been widely used in education to enhance students' understanding and information retention. Through the analysis of previous studies, this research has identified several important factors related to the use of flash cards, such as their impact on vocabulary, speaking skills, and students' motivation to learn. The research results show that flash cards can enhance student engagement in the learning process.
Pemanfaatan Media Visual untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di SD Inpres Leleko
Deysti Tarusu;
Nofry V. Wongkar
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v7i1.7672
This research was conducted with the aim of determining the influence of the use of visual media to improve student learning outcomes in science and social subjects, specially in food chain materials in elementary schools. Library research is a type of research used. The data collection technique is carried out by collecting scientific journals that are considered relevant to the existing research variables, namely visual media, learning outcomes, and food chain science and technology materials. The data presented has been processed and analyzed to be concise and systematic. The results of the research that have been reviewed are based on previous research that is considered relevant to the variables studied, regarding the use of visual media to improve student learning outcomes in science subjects in elementary schools. Visual media has an impact on improving the learning outcomes of class V students studying science at SD Inpres Leleko, according to the analysis thats was done.
Penerapan Metode Gasing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Perkalian Pada Siswa Kelas III SD Negeri 8 Tondano
Deysti Trifena Tarusu;
Putri Claudya Agatha Pokaton
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5727
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi perkalian dengan menggunakan metode GASING (Gampang, asyik, dan menyenangkan) pada siswa kelas III SD Negeri 8 Tondano. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan secara kolaboratif. Subyek PTK ini adalah siswa kelas IIIA SD Negeri 8 Tondano yang berjumlah 27 siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan tes (pretest dan posttest). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode GASING dapat meningkatkan kemampuan berhitung dan meningkatkan hasil belajar siswa. Hal tersebut dapat ditunjukkan dari adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada tahap prasiklus atau pretest adalah 46,29. Jumlah siswa yang hasil belajarnya mencapai KKM ada 7 siswa (25,9%). Kemudian setelah diadakan tindakan pada siklus I rata-rata hasil belajarnya menjadi 59,29 dan jumlah siswa yang nilainya mencapai KKM ada 12 siswa (44,5%). Pada siklus II rata-rata hasil belajarnya meningkat menjadi 87,03 dan jumlah siswa yang mencapai KKM ada 22 siswa (81,5%).
Penerapan Model Problem-Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Pada Konsep Matematika Siswa
Mada, Lastriani;
Najoan, Roeth A. O.;
Tarusu, Deysti Trifena
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/jrip.v4i3.2355
Hasil observasi awal yang dilakukan, ditemukan bahwa pembelajaran belum berfokus pada peserta didik, terlihat guru masih belum menggunakan media pembelajaran sehingga mengakibatkan peserta didik kurang termotivasi dalam belajar matematika. Kondisi yang demikian membuat peserta didik menjadi pasif dalam kegiatan pembelajaran yang mengakibatkan nilai peserta didik menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada konsep matematika melalui penerapan model problem-based learning (PBL) di kelas V SD GMIM Pinabetengan. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas oleh Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari dua siklus dan masing-masing siklus meliputi komponen tindakan yaitu: 1. Perencanaan, 2. Tindakan, 3. Observasi, 4. Refleksi dalam suatu spiral yang saling terkait. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah melalui observasi dan lembar evaluasi. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dengan menggunakan model pembelajaran PBL sedangkan lembar evaluasi dilakukan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa. Data dianalisis melalui perhitungan ketuntasan belajar secara klasikal dan persentase keberhasilan aktivitas guru dan siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD GMIM Pinabetengan dengan jumlah 10 siswa yang terdiri dari 7 laki-laki dan 3 perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I adalah 50% dan pada siklus II hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan menjadi 90%. Hasil lembar observasi siswa siklus I adalah 74% kategori baik dan siklus II adalah 92% kategori sangat baik. Lembar observasi guru pada siklus I adalah 79% kategori baik dan siklus II adalah 93% kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dilihat dari hasil belajar peserta didik pada konsep matematika siswa kelas V SD GMIM Pinabetengan. Oleh karena itu, kontribusi teoritis dari penelitian ini adalah memperkuat teori pembelajaran konstruktivisme yang menekankan pentingnya pembelajaran aktif dan berbasis masalah.
Character Education and Love of the Homeland: Integration of National Values in the Primary School Curriculum
Monigir, Norma;
Tarusu, Deysti
Journal of Basic Education Research Vol 6 No 2 (2025): May
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37251/jber.v6i2.1761
Purpose of the study: This study aims to analyze the implementation of character education in fostering a sense of love for the homeland in grade V students at 7 Tondano State Elementary School, Minahasa Regency, North Sulawesi. Character education is an important foundation in shaping a young generation that is not only intellectually intelligent but also has integrity, social responsibility, and strong nationalism. Methodology: Data was collected using a qualitative descriptive approach through observation, interviews, and documentation studies of learning activities, extracurricular activities, and teaching tools related to national values. Main Findings: The study's findings show that the values of love for the homeland are consistently integrated in the learning of Pancasila and Citizenship Education, and strengthened through school activities such as flag ceremonies, community service, and national holiday celebrations. The active role of teachers and principals as role models and creators of school culture that supports national character is the main factor in the implementation’s success. Despite this, challenges are still encountered, especially regarding the limitations of engaging learning media and limited time in the curriculum. This study contributes to developing character education practices in primary schools by emphasizing the importance of a contextual approach based on local culture. Novelty/Originality of this Study: This study's uniqueness lies in its incorporation of traditional Minahasa values such as cooperation (mapalus) into the formation of the character of love for the homeland, as well as recommendations for strengthening through innovative learning media relevant to the digital era.
Penguatan Karakter Anak melalui Pembelajaran Sosial Emosional: Kolaborasi Sekolah dan Keluarga di SD Negeri 7 Tondano : Pengabdian
Deysti Tarusu;
Mey Sela Langi;
Kristin Palotongan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1246
Pendidikan karakter berbasis sosial emosional menjadi kebutuhan mendesak dalam dunia pendidikan dasar, terutama untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki kecakapan sosial yang kuat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan orang tua dalam menerapkan pembelajaran sosial emosional sebagai fondasi penguatan karakter anak di SD Negeri 7 Tondano. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif edukatif yang melibatkan 15 guru dan 15 orang tua melalui rangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan reflektif. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test, observasi, serta diskusi kelompok terfokus. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman signifikan terhadap lima kompetensi sosial emosional, disertai dengan perubahan praktik dalam komunikasi dan pengelolaan emosi baik di kelas maupun di rumah. Guru mulai mengintegrasikan strategi empatik dalam pembelajaran, sementara orang tua menunjukkan peningkatan dalam kualitas hubungan emosional dengan anak. Kegiatan ini juga menghasilkan modul dan panduan praktis yang memperkuat kesinambungan program. Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi sekolah dan keluarga dalam pendidikan karakter berbasis sosial emosional memiliki dampak positif terhadap lingkungan belajar dan perkembangan moral anak. Intervensi ini dapat direplikasi dalam konteks sekolah dasar lainnya sebagai bagian dari implementasi kebijakan pendidikan karakter yang lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Kemampuan Pedagogik Matematika SD pada Mahasiswa PGSD FIP UNIMA
Tarusu, Deysti Trifena
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2018): Mei
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v7i2.507
Mempunyai gambaran/deskripsi mengenai kemampuan pedagogik matematika mahasiswa PGSD merupakan suatu hal yang sangat penting bagi pimpinan dan dosen PGSD, khususnya bagi dosen yang mengajarkan mata kuliah pembelajaran matematika. Penelitin ini bertujuan untuk menindaklanjuti perkuliahan matematika di PGSD agar dapat menghasilkan calon guru SD yang profesional. Oleh karena itu, penelitian deskriptif analitik yang bersifat eksploratif untuk mengembangkan kemampuan pedagogik matematika mahasiswa calon guru sekolah dasar (SD) penting bagi dosen mata kuliah pembelajaran matematika. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi presentasi kelompok dan simulasi dari setiap mahasiswa dalam kegiatan perkuliahan Pembelajaran Matematika. Dengan demikian informasi arahan untuk menentukan tindak lanjut pengembangan pedagogik matematika agar mahasiswa memiliki kemampuan untuk membelajarkan siswa mengenai materi-materi matematika yang diperoleh secara akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: a. kemampuan mahasiswa PGSD FIP Unima dalam merancang pembelajaran matematika SD sudah baik. b. melaksanakan pembelajaran matematika SD yang mendidik dan dialogis sudah baik. c. pemanfaatan teknologi pembelajaran matematika SD masih perlu ditingkatkan. d. membuat alat evaluasi belajar matematika SD juga masih perlu ditingkatkan. Dari hasil penelitian ini diperoleh bahwa walaupun kemampuan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran sudah baik, namun dalam penggunaan media atau alat peraga pembelajaran yang masih kurang. Selain itu juga alat evaluasi belum mencakup ranah afektif dan psikomotor, serta evaluasi ranah kognitif juga masih kurang baik. Having a description of the pedagogic ability of student mathematics at PGSD is a very important thing for PGSD leaders and lecturers, especially for lecturers who teach math learning courses. This research aims to follow up the math lectures at PGSD to produce prospective elementary school teachers who are professional. Therefore, explorative analytic descriptive research to develop the pedagogic ability of mathematics of elementary school teachers (SD) is important for lecturers of mathematics learning subjects. The technique of collecting data obtained from observation of group presentation and simulation of each student in lecturing activity of Mathematics Learning. Thus the direction information to determine the follow-up development of pedagogic mathematics so that students can teach students about mathematical materials obtained accurately. The results showed that: a. the ability of PGSD FIP Unima students in designing elementary mathematics learning is good. b. carrying out educational and dialogical mathematics teaching is good. c. the use of mathematics learning technology in elementary still needs to be improved. d. making the evaluation tool of elementary mathematics learning also still needs to be improved. The results of this study showed that although the ability to design and implement learning is good, the use of media or teaching aids is still lacking. In addition, evaluation tools have not included affective and psychomotor spheres, and cognitive domain evaluation is also still not good.