Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Culinary Distribution in Minggu Raya Banjarbaru as a Learning Resource on Social Studies Linda Sari; Herry Porda Nugroho Putro; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Syaharuddin Syaharuddin; Rusmaniah Rusmaniah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Innovation of Social Studies Journal, March 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i2.4937

Abstract

Pembelajaran IPS identik dengan hapalan karena kurangnya pemahaman peserta didik terhadap materi yang disampaikan. Hal ini disebabkan kurangnya pengaitan contoh yang diberikan terhadap kehidupan sehari – hari atau yang berkaitan dengan lingkungan peserta didik. Sehingga diperlukan sumber belajar dari lingkungan sekitar peserta didik. Satu diantara lingkungan yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar yaitu kawasan Minggu Raya khususnya pada kegiatan distribusi kuliner. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kegiatan distribusi pada kuliner di Minggu Raya Banjarbaru sebagai sumber belajar IPS. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi , penyajian dan penarikan kesimpulan serta terakhir diverifikasi. Hasil penelitian menjelaskan bahwa distribusi jual beli kuliner di Minggu Raya Banjarbaru dapat dijadikan sumber belajar IPS kelas VII pada materi kegiatan ekonomi distribusi. Dengan adanya sumber belajar yang bersifat kontekstual diharapkan peserta didik akan lebih mudah memahami materi pembelajaran IPS. Hal ini dikarenakan contoh yang diberikan guru lebih konkrit dan dapat dilihat langsung oleh peserta didik.
Kuranji KB Village in Increasing the Effectiveness of Family Planning Program as a Learning Resource on Social Studies Mirza Noviani; Herry Porda Nugroho Putro; Muhammad Rezky Noor Handy; Deasy Arisanty; Karunia Puji Hastuti
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 2 (2022): The Innovation of Social Studies Journal, March 2022
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i2.3772

Abstract

Kuantitas penduduk yang besar, dengan pertumbuhannya yang cepat serta diiringi dengan kualitas rendah hanya akan mempersulit tercapainya tujuan pembangunan sehingga menjadi masalah yang biasa dihadapi oleh negara berkembang seperti Indonesia. Peran pemerintah diantaranya adalah program Keluarga Berencana (KB) yang direalisasikan diantaranya adanya Kampung KB Kuranji Landasan Ulin dengan tujuan mewujudkan kualitas dan kesejahteraan keluarga kecil. Kampung KB Kuranji tersebut dapat dijadikan tempat edukasi dengan mengintegrasikannya dalam IPS materi Dinamika Kependudukan Indonesia kelas VII semester 1. Tujuan penulisan artikel ini adalah bagaimana keterkaitan Kampung KB Kuranji sebagai Sumber belajar IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data yang sudah terkumpul di lapangan didapat melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian dilakukan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Peneliti kemudian melakukan uji keabsahan data triangulasi (waktu, teknik, dan sumber), member check, dan perpanjangan pengamatan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa : 1) Kampung KB Kuranji  Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin  Kota Banjarbaru provinsi Kalimantan Selatan salah satu dari  Kampung KB yang terintegrasi dengan beberapa kegiatan program KKBPK, diantaranya Bina Keluarga Balita, Bina keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia, dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera. 2) Bentuk aktivitas masyarakat Kampung KB Kuranji kelurahan Guntung Manggis kecamatan Landasan Ulin adanya Paud Handayani, Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia dan Usaha Peningkatan Keluarga Sejahtera. 3) Aktivitas yang ada di Kampung KB Kuranji Banjarbaru dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar IPS ke dalam materi Dinamika Kependudukan serta interaksi sosial pada kelas VII.
Adaptation of Riverbanks Community to Urban Green Open Space Development Muhammad Rezky Noor Handy; Mutiani Mutiani; Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Syaharuddin Syaharuddin; Herry Porda Nugroho Putro
The Innovation of Social Studies Journal Vol 2, No 2 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, March 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v2i2.3074

Abstract

Perkembangan zaman mengakibatkan perubahan pada tempat tinggal dengan alih fungsi lahan ruang terbuka hijau perkotaan ini sehingga kehidupan sehari-hari manusia juga harus beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Wilayah perkotaan yang sangat padat membawa pengaruh keburukan terutama pada bantaran sungai yang rusak karena tingkah laku masyarakatnya dalam studi ini pada bantaran Sungai Bilu, sungai Martapura Kota Banjarmasin yang berubah menjadi Kampung Wisata yaitu Kampung Hijau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Adapun tahapan analisis data; 1) reduksi data yang tidak sesuai dengan fokus penelitian, 2) penyajian data dalam bentuk narasi deskriptif, dan 3) penarikan kesimpulan berdasarkan temuan penelitian sehingga menggambarkan hasil penelitian secara sistematis.  Adaptasi dari perubahan lingkungan bantaran sungai Martapura sendiri dari alih fungsinya menjadi destinasi wisata dan ruang terbuka hijau perkotaan sehingga mereka tidak bisa lagi membuang sampah sembarangan ke sungai, dengan adanya pelatihan dan penyuluhan yang dilakukan kepada warga bantaran sungai untuk adaptasi juga mengembangkan softskill dan kepekaan warga terhadap fungsi ruang terbuka hijau di masyarakat.
Tajau Production Activities in Kuin Utara as a Learning Resources on Social Studies Hapijah Hapijah; Herry Porda Nugroho Putro; Mahmudah Hasanah
The Innovation of Social Studies Journal Vol 1, No 2 (2020): The Innovation of Social Studies Journal, March 2020
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v1i2.2090

Abstract

Pemanfaatan konten lokal ke dalam pembelajaran IPS merupakan salah satu aspek yang mendukung tercapainya tujuan pembelajaran IPS. Pada praktiknya, pembelajaran IPS dominan menggunakan buku teks, sehingga penanaman sikap dan keterampilan terabaikan. Pembelajaran hanya mementingkan penanaman konsep kepada peserta didik. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan produksi Tajau di Kuin Utara sebagai sumber belajar IPS. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Reduksi data, penyajian data dan verifikasi data digunakan untuk teknik analisis data. Uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi yaitu triangulasi sumber dan perpanjangan waktu penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pada kegiatan produksi Tajau terdiri dari beberapa tahapan dari persiapan, bahan, pembentukan Tajau, pengeringan, serta pemasaran. Berbagai tahapan tersebut dapat dijadikan sebagai sumber belajar IPS pada materi interaksi antar ruang, interaksi sosial, kegiatan ekonomi, dan perdagangan antar daerah.
Business Development Strategies for Micro, Small and Medium Enterprises (UMKM) in Kampung Purun Herry Porda Nugroho Putro; Rusmaniah Rusmaniah; Jumriani Jumriani; Muhammad Rezky Noor Handy; Mutiani Mutiani
The Innovation of Social Studies Journal Vol 3, No 1 (2021): The Innovation of Social Studies Journal, Sept 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/iis.v3i1.3991

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang penting bagi perekonomian sebuah negara, termasuk bagi negara Indonesia. Satu diantara UMKM di Kalimantan Selatan yang masih bertahan yaitu UMKM kerajinan anyaman di Kampung Purun. Agar UMKM terus bisa bertahan dan berkembang diperlukan strategi untuk pengembangan usaha. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran tentang strategi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah di kampung purun. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui tahap reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan serta diverifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi pengembangan usaha yang dilakuan oleh perajin antara lain 1) Meningkatkan kualitas SDM dan produksi 2) membuat plang nama 3) melakukan pemasaran melalui pameran local, nasional dan internasional 4) memanfaatkan teknologi untuk melakukan pemasaran online untuk memperluas pasar 5) menjalin kerjasama.
Kajian Empirik Pendidikan dalam Latar Peristiwa Masyarakat Tradisional, Modern, dan Era Globalisasi Mutiani Mutiani; Jumriani Jumriani; Herry Porda Nugroho Putro; Ersis Warmansyah Abbas; Rusmaniah Rusmaniah
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): April Pages 1601- 3200
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.033 KB) | DOI: 10.31004/edukatif.v4i2.2478

Abstract

Keberadaan pendidikan disadari sebagai bagian kebutuhan dasar manusia. Perihal ini memiliki kontradiksi dengan konsep kebutuhan menurut Maslow. Namun, dengan pendidikan manusia mampu menggunakan akal pikir dan kompetensinya memenuhi kebutuhan fisik dan psikis, maupun sosial. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan telaah empirik pendidikan dalam latar masyarakat tradisional, modern, dan global. Artikel ini disusun dengan memanfaatkan studi literatur sebagai metode penulisan. Studi literatur dimaknai sebagai pemecahan persoalan dengan menelusuri sumber tulisan yang pernah dibuat sebelumnya. Hasil pembahasan diuraikan pendidikan harus mengarah pada pembelajaran yang memungkinkan peserta didik menghayati hubungan antar manusia secara intensif dan terus menerus untuk menghindarkan pertentangan ras/etnis, agama, suku, keyakinan politik, dan kepentingan ekonomi. Pendekatan pembelajaran tidak semata-mata bersifat hafalan melainkan dengan pendekatan pembelajaran yang memungkinkan terintegrasikannya nilai kemanusiaan dalam kepribadian dan perilaku selama proses pembelajaran. Perwujudan makna pendidikan dan fondasi pembelajaran tersebut diperlukan proses pembelajaran yang efektif. Walaupun latar peristiwa masyarakat berbeda (tradisional, modern, dan era globalisasi) tetapi satu startegi pembelajaran yang memberikan perhatian pengembangan potensi peserta didik adalah strategi keterampilan pemecahan masalah. Dengan demikian, pendidikan dapat menjadi ruang pembelajaran bagi peserta didik dalam menimbulkan pengetahuan sebagai pemahaman yang utuh dalam kehidupan sehari-hari.
KEMAMPUAN ADAPTASI MASYARAKAT TRANSMIGRAN JAWA DI LAHAN GAMBUT DESA JEJANGKIT TIMUR KECAMATAN JEJANGKIT KABUPATEN BARITO KUALA Syarifuddin Syarifuddin; Deasy Arisanty; Herry Porda Nugroho Putro; M. Zainal Arifin Anis
EnviroScienteae Vol 15, No 3 (2019): EnviroScienteae Volume 15 Nomor 3, November 2019
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.902 KB) | DOI: 10.20527/es.v15i3.7435

Abstract

The research aims to examine the adaptation ability of the Transmigrant community in terms of the natural/physical environment and the ability of the transmigrant community in terms of social culture. This research uses quantitative research methods. Data collection techniques using interviews, observations and documentation. Data analysis uses qualitative data, data reduction, data presentation, and data verification. The results showed that the Transmigrant Society of Java strives to adapt to the new environment and try to find other businesses such as building work, truck drivers, officers, and others with side business expectations. It can help to increase family economic income, in the process of community peatland tends to garden palm, rubber, and oranges and some are farmed. Adaptation in terms of the cultural environment, the Javanese transmigration Society has no difficulty proved by the cooperation of community in marriage, religious and other cultures. 
TINGKAT PENGHIDUPAN MASYARAKAT DI LAHAN BERGAMBUT DESA JEJANGKIT TIMUR KECAMATAN JEJANGKIT KABUPATEN BARITO KUALA Syarifuddin Syarifuddin; Herry Porda Nugroho Putro; Deasy Arisanty; Mohamad Zaenal Arifin Anis
EnviroScienteae Vol 17, No 1 (2021): ENVIROSCIENTEAE VOLUME 17 NOMOR 1, APRIL 2021
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v17i1.11456

Abstract

The purpose of the research is to identify the livelihoods of the people in the peatland area and to identify the factors that influence the livelihoods of the people in the peatland area. The method in this research is quantitative, the data used in the study is primary data, namely from insights and questionnaires and secondary data in the form of documents. Collecting data using survey methods and questionnaires. The number of respondents as many as 87 household heads divided into 9 RTs, then analyzed by classifying index values and factor testing using SPSS, from the results of the factor test obtained information about the factors that most influence the livelihoods of people on peatlands. The results showed that there were differences in the level of livelihood, namely low, medium and high. The level of livelihood in Jejangkit Village is classified as moderate based on its index value. There are 2 dominant factors that influence, namely the main factor (social assets, human resources and activities) and financial asset factors.
The Role of Women in Lok Baintan Floating Market, South Kalimantan: Implication for Tourism Development Deasy Arisanty; Ellyn Normelani; Herry Porda Nugroho Putro; Moh. Zaenal Arifin Anis
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 5 No. 3 (2017)
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lok Baintan Floating Market is the tourism destination in South Kalimantan. Trading activity in Lok Baintan become the tourism attraction, which traders in the Floating Market are women using the small boat (jukung). The objective of research is to analyze the role of women in Lok Baintan Floating Market. The study uses fieldwork and qualitative approach. Research data is obtained through interviews with traders in the Floating Market. The research shows that women have the important role in floating market. The role of women is to prepare the merchandise the day before selling until then they sell in the floating market in next day. Merchandise is sold by women in the floating market such as agricultural products, fishery products, handicrafts, traditional cuisine, and traditional cakes. Women get both agricultural product and fishery product from their own land or from other traders. Women make their own craft and then sold in the floating market. Women make both traditional dishes and traditional cake and then sold in the floating market. The presence of women in Lok Baintan has improved the local socio-economics of community. In the perspective of tourism development in floating market, there is still need women community empowerment.Keywords: floating market, tourism destination, women role.
The Role of Local Government for Local Product Processing: the Implication for Tourism Sustainability in Lok Baintan Floating Market Deasy Arisanty; Ellyn Normelani; Herry Porda Nugroho Putro; Moh Zaenal Arifin Anis
Journal of Indonesian Tourism and Development Studies Vol. 7 No. 1 (2019)
Publisher : Program Pascasarjana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lok Baintan floating market is the destination tourism in South Kalimantan Province. The trader activity in the floating market becomes the attractiveness of tourism activity. The diversity of good sold in the floating market becomes one of the determinants for tourism sustainability. The tourism sustainability in Lok Baintan Floating Market is the responsibility of both community and government. The objective of this research was to analyze the role of government for local product processing in Lok Baintan Floating Market to improve the tourism activity. This research is focused on local government who has the responsibility for local product processing in Lok Baintan Floating market, i.e. Tourism Agency of South Kalimantan Province, Tourism Agency of Banjar Regency, Fishery Agency of Banjar Regency, Agriculture and Farm Agency of Banjar Regency, and Head of Lok Baintan Village. The research used qualitative method, which used observation, depth interview, and document as the data collection technique. The results of the study showed that tourism activities in Lok Baintan became one of the priorities of tourism development in South Kalimantan, but not managed maximally yet. First, the Products sold in the floating market were still raw goods. Then the processing of products sold in the floating market had not been a priority of activities undertaken by local the government. Moreover, limitations of costs were the main cause of the absence of training in agricultural product processing, fishery product processing and handicraft production in the tourist area of Lok Baintan. Processing and diversity of goods sold in the floating market become a determinant of the sustainability of tourism activities in Lok Baintan Floating Market.Keywords: Government, Local product, Lok Baintan Floating Market, tourism.