Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pengalaman Traumatik Dengan Gangguan Stres Pascatrauma (Ptsd) Pada Remaja Rinna Yuanita Kasenda; Rachelia Kimbal; ⁠Yerikho pratasik; Jonathan Tindas; Angelita Martono; Chrystilia Rengkuan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5699

Abstract

This study addresses the high risk of post-traumatic stress disorder (PTSD) in adolescents resulting from traumatic experiences during critical developmental stages. The research aims to examine the relationship and influence of traumatic experiences on PTSD levels in adolescents aged 13–19 years. A quantitative correlational method with purposive sampling was utilized. The population consisted of adolescents who experienced trauma in the past two years, sampling 50 participants. Instruments included a traumatic experience scale and a PTSD scale based on DSM-5 criteria, using a 1–5 Likert scale. Data analysis involved validity and reliability tests, Pearson Product Moment correlation, and simple regression. Results revealed a positive and significant correlation between traumatic experiences and PTSD levels (r=0.672; p<0.05), with traumatic experiences explaining 45% of PTSD variance. The study concludes the critical need for early detection and psychological intervention to mitigate trauma’s negative effects on adolescent mental health. Furthermore, strengthening social support and coping strategies is vital as protective factors.
Trauma Masa Kecil pada Masyarakat Dewasa Muda di Kakaskasen Kecamatan Tomohon Utara Rinna Yuanita Kasenda; Natasya Refincha Avriel Kairupan; Putri Keren Thio; Melati S.A Sjarifuddin; Mutiara Megalestari Undap; Marchelyn Brigitha Ribka Supit
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.5974

Abstract

Trauma masa kecil secara signifikan memengaruhi kesejahteraan psikologis dewasa muda di tengah tekanan sosial modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengalaman trauma masa kecil, dampak psikologis, dan mekanisme coping pada dewasa muda di Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara, menggunakan lima dimensi Bernstein et al. (2003). Pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling menargetkan usia 18-30 tahun berpengalaman trauma (sampel hingga saturasi). Pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipan, dianalisis model Miles dan Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan dengan triangulasi). Hasil menunjukkan emotional abuse dan neglect paling dominan, diikuti physical neglect, abuse, dan sexual abuse jarang, dengan dampak rendahnya harga diri, disregulasi emosi, keterikatan tidak aman, dan tantangan relasi sosial akibat normalisasi budaya. Kesimpulan merekomendasikan program literasi kesehatan mental, pelatihan konselor sekolah, dan dukungan psikososial pencegahan lintas generasi, dengan keterbatasan ukuran sampel dan generalisasi.
Peran Bimbingan Konseling dalam Pemulihan Trauma Psikologis pada Korban Bencana Alam: Sebuah Kajian Pustaka Rinna Yuanita Kasenda; Anatacia Michelle Tasiam; Stevania Tambuwun; Silvia Appulembang; Maya Elvianti Tikat; Cika Faradila Umalekhoa; Nabila Wahyuni Midu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8670

Abstract

Bencana alam menimbulkan konsekuensi psikologis mendalam yang memerlukan intervensi konseling komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesiskan temuan terkini mengenai peran bimbingan konseling dalam pemulihan trauma psikologis pada korban bencana alam. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan pendekatan PRISMA 2020, menganalisis literatur akademis dari basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, JSTOR, dan Cochrane Library. Populasi penelitian mencakup seluruh literatur akademis periode 2020-2025 dalam bahasa Inggris dan Indonesia mengenai konseling dan pemulihan trauma bencana alam. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang jelas. Analisis data menggunakan content analysis kualitatif, thematic analysis, dan narrative synthesis approach untuk mengorganisasi temuan ke dalam kategori tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trauma-Focused Cognitive Behavioral Therapy, Eye Movement Desensitization and Reprocessing, dan pendekatan terintegrasi spiritual terbukti efektif mengurangi gejala PTSD, depresi, dan kecemasan, dengan mekanisme kerja melibatkan pemrosesan emosional, peningkatan efikasi diri, mobilisasi dukungan sosial, dan fasilitasi pertumbuhan pascatrauma. Implementasi menghadapi tantangan struktural mencakup keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, stigma sosial, dan hambatan institusional. Kesimpulannya, konseling berbasis bukti yang diadaptasi secara kultural terbukti efektif dalam pemulihan trauma bencana alam, namun memerlukan integrasi sistematis, pelatihan profesional berkelanjutan, dan dukungan sumber daya berkelanjutan untuk implementasi optimal.
Penerapan Layanan Konseling Kelompok Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siawa di SMP Frater Don Bosco Tomohon Silitonga, Mora; Mangantes, Meisie L.; Kasenda, Rinna Y.
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 2.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine how the implementation of group counseling services can improve students' learning interest at SMP Frater Don Bosco Tomohon. Learning interest is one of the important factors that influence students' success in the education process. Lack of learning interest can impact low academic achievement, motivation, and student participation in learning activities. This study uses Guidance and Counseling Action Research (GCAR/PTBK in Indonesian). The research subjects are students with low levels of learning interest based on the results of the initial questionnaire. Data collection techniques were carried out through observation, questionnaires, and documentation. Group counseling services were provided in several sessions with materials designed to raise awareness, motivation, and students' learning responsibility. The results showed a significant increase in students' learning interest after participating in group counseling services. This is evident from the increase in learning interest questionnaire scores before and after the intervention. Thus, it can be concluded that group counseling services are effective in improving students' learning interest at SMP Frater Don Bosco Tomohon
Pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Regulasi Emosi Anggota Kepolisian (Dit Reskrimsus) Polda Sulawesi Utara dalam Menghadapi Tekanan Publik Tendean, Candy; Kasenda, Rinna Yuanita; Kapahang, Gloridei Lingkanbene
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4280

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan individu untuk mengelola, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara adaptif sesuai dengan tuntutan situasi. Pada profesi kepolisian, khususnya anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus), regulasi emosi menjadi kompetensi penting karena tingginya tekanan publik, beban kerja, serta risiko konflik dalam pelaksanaan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal terhadap regulasi emosi anggota Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Utara dalam menghadapi tekanan publik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 65 anggota Dit Reskrimsus yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian terdiri dari Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang dikembangkan oleh Gross dan John untuk mengukur regulasi emosi, serta skala komunikasi interpersonal berdasarkan aspek keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap regulasi emosi dengan kontribusi sebesar 68,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi interpersonal yang efektif berperan penting dalam membantu anggota kepolisian mengelola emosi secara adaptif ketika menghadapi tekanan publik. Penelitian ini merekomendasikan penguatan pelatihan komunikasi interpersonal sebagai bagian dari pembinaan sumber daya manusia kepolisian.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Anggota Kepolisian di Sekolah Polisi Negara Kepolisian Daerah Sulawesi Utara Daniel, Tandaju Christian; Mandang, Jofie Hilda; Kasenda, Rinna Yuanita
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4294

Abstract

Kinerja anggota kepolisian merupakan faktor kunci dalam keberhasilan pelaksanaan tugas institusi Polri, khususnya pada lembaga pendidikan kepolisian seperti Sekolah Polisi Negara (SPN). Variabel beban kerja diidentifikasi sebagai salah satu determinan yang memiliki keterkaitan dengan tingkat efektivitas kerja personel. Distribusi tugas yang tidak seimbang berisiko memicu tekanan fisik maupun mental, yang pada akhirnya dapat mendegradasi standar profesionalisme kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja anggota kepolisian di Sekolah Polisi Negara Polda Sulawesi Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 115 anggota kepolisian yang ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian berupa skala beban kerja, serta skala kinerja. Melalui penerapan teknik regresi linear sederhana, ditemukan bahwa variabel beban kerja memiliki implikasi positif dan bermakna secara statistik terhadap capaian kinerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa terdapat keterkaitan linear yang signifikan antara beban tugas dengan performa subjek penelitian anggota kepolisian dengan nilai signifikansi p < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,07 Nilai koefisien determinasi mengindikasikan bahwa hanya 7% dari variabilitas kinerja yang dapat diatribusikan pada faktor beban kerja. Porsi selebihnya ditentukan oleh dimensi-dimensi lain yang berada di luar model penelitian yang diajukan. Hasik ini menunjukkan bahwa meskipun beban kerja berpengaruh signifikan, pengelolaan faktor psikososial dan organisasi lainnya juga menjadi aspek penting dalam peningkatan kinerja anggota kepolisian.
Layanan Konseling Kelompok dengan Teknik Cognitive Behavior Therapy dalam Mengatasi Bullying di Sekolah SMA Katolik Karitas Tomohon: Penelitian Cristin Natalia Pasaribu; Rinna Yuanita Kasenda; Deklay Nainggolan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6618

Abstract

Penelitian ini membahas tentang layanan konseling kelompok dengan teknik Cognitive Behavior Therapy dalam mengatasi bullying di sekolah SMA Katolik Karitas Tomohon Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki seberapa baik efektivitas layanan konseling kelompok yang memanfaatkan pendekatan cognitive behavior therapy dalam mengatasi masalah bullying di SMA Katolik Karitas Tomohon. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan untuk Bimbingan dan Konseling (PTBK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari tiga siswa yang terlibat dalam fenomena bullying dan siswa kelas X-B di SMA Katolik Karitas Tomohon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kuesioner tentang perilaku bullying. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa layanan konseling kelompok dengan metode Cognitive Behavior Therapy terbukti efektif dalam mengurangi tindakan bullying di kalangan siswa. Pada tahap pra-tindakan, skor perilaku bullying para pelaku masuk dalam kategori tinggi dengan rentang skor 53–55. Setelah pelaksanaan siklus I, skor menurun ke kategori sedang dengan rentang 43–52. Kemudian pada siklus II, skor kembali menurun menjadi kategori rendah dengan rentang 29–31. Teknik Cognitive Behavior Therapy membantu siswa dalam mengenali pikiran negatif, mengubah pola pikir yang tidak rasional menjadi lebih logis, serta melatih perilaku sosial yang lebih positif melalui kegiatan diskusi, peran bermain, dan penguatan.
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Perilaku Membolos Siswa di SMP Negeri 1 Tomohon: Penelitian Arnesia Indah Batara; Meisie L. Mangantes; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6710

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan masih adanya perilaku membolos yang dilakukan oleh siswa di SMP Negeri 1 Tomohon yang berdampak pada rendahnya kedisiplinan, motivasi belajar, serta pencapaian akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan cara guru bimbingan dan konseling dalam menangani masalah siswa yang bolos serta menganalisis berbagai faktor yang menghalangi pelaksanaan cara tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengatasi masalah bolos mencakup pendekatan pribadi kepada siswa, memberikan perhatian khusus, melaksanakan layanan konseling individu dan kelompok, memberikan dorongan, menyampaikan informasi tentang dampak negatif dari bolos melalui media mading, membuat surat pernyataan atau kontrak perilaku, serta menjalin kerja sama dengan orang tua dan wali kelas.. Selain itu, ditemukan pula beberapa faktor penghambat, antara lain kurangnya keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan siswa, keterbatasan jumlah guru bimbingan dan konseling dibandingkan dengan jumlah peserta didik, serta kondisi lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung proses pengawasan siswa secara optimal. Strategi guru BK SMPN 1 Tomohon dalam mengatasi siswa membolos sudah cukup baik, namun perlu penguatan program spesifik dan kerja sama dengan orang tua agar lebih optimal
Strategi Guru Bimbingan Konseling dalam Mengatasi Ketidak Percayaan Diri Siswa di SMPN 1 Tomohon: Penelitian Nadia Oktaria Tipa; Rinna Yuanita Kasenda; Meike Endang Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6729

Abstract

Kepercayaan diri adalah sikap seseorang dalam memandang dan menilai dirinya sendiri serta lingkungan di sekitarnya. Sikap ini membuat individu yakin terhadap kemampuan yang dimilikinya sehingga mampu bertindak, mengambil keputusan, dan melakukan berbagai kegiatan dengan baik Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kepercayaan diri siswa, strategi guru bimbingan konseling dalam mengatasi ketidakpercayaan diri siswa di SMPN 1 Tomohon. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi dengan subjek penelitian terdiri dari 4 orang informan utama dan pendukung. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru bimbingan konseling membuat program dan juga strategi untuk membantu siswa yang kurang percaya diri. Strategi yang dilakukan guru bimbingan konseling meliputi identifikasi latar belakang siswa melalui penggalian informasi orang tua, memberikan layanan konseling individu, pemberian motivasi atau penguatan positif (reinforcement positif), serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan mengekspresikan diri melalui penugasan pembuatan video pribadi. Dukungan sistemik dari pihak sekolah berupa penciptaan lingkungan belajar yang aman, apresiatif, serta penyediaan wadah ekstrakurikuler terbukti efektif meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan.
Pengaruh Katarsis Emosi Terhadap Perilaku Anonim Pada Remaja di SMANegeri 1 Tondano Pengguna Media Sosial Andrea Angelita Kusen; Deetje Josephine Solang; Rinna Yuanita Kasenda
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the influence of emotional catharsis on anonymous behavior among adolescent Social Media Users at SMA Negeri 1 Tondano. Utilizing a quantitative approach, the research employs a simple linear regression analysis. Using purposive sampling, 155 participants from grades XI and XII who actively use social media were selected. Data were gathered through questionnaires. The findings reveal a p-value of 0.000 (p < 0.05), indicating that emotional catharsis has a significant impact on anonymous behavior among adolescent social media users at SMA Negeri 1 Tondano.
Co-Authors Anatacia Michelle Tasiam Andrea Angelita Kusen Angela Kojoh Angelista Tamuntuan Angelita Martono Anggrian, Riki Anggun Mandias Angkouw, Phillya Caitlin Argita Argita Argita, Argita Ariantje J. A. Sundah Armadi , Andi A. O. Arnesia Indah Batara Aruperes, Vamela Bolung, Miracle Samuel Briggta Rantung Celsi Kobandaha Chotimah, Kencana Khusnul Chrystilia Rengkuan Cika Faradila Umalekhoa Cindy Natalia Mantako Conni Agnesti Tom Cristin Natalia Pasaribu Daniel, Tandaju Christian Deetje Josephine Solang Deetje Josephine Solang Deklay Nainggolan Dominicus Tinus E. Y. Makaambahe, Deria Elvira Rentandu Eunike S Tulenan Hartati, Meike E. Hiola, Taufik R. Jasin Taher Jessica K Singal Jofie Hilda Mandang Jonathan Tindas Joulanda A. M. Rawis Kamal, Luluk Syahrul Kapahang, Gloridei Lingkanbene Kaparang, Christia G Kawuwung, Juan Gregorius Kesek, Marcella Lande, Ananda Laurens, Delfiawati Lempoy, Amelia Marshanda Lihart Lumapow Liu, Arnold C Lundeto, Vadila Putri Maarial, Amriani Mandang, Jofie Hilda Manengkey, Julieta Mutiara J Mangantes , Meisie L Maramis, Marcelina Wijayanti Marchelyn Brigitha Ribka Supit Maya Elvianti Tikat Meike Endang Hartati Meisie L. Mangantes Melati S.A Sjarifuddin Meta, Joan Mint Husen Raya Mint Husen Raya Aditama Mokoagow , Tata P. Mutiara Megalestari Undap N.Mogigir, Elizabet Nabila Wahyuni Midu Nadia Oktaria Tipa Natasya Refincha Avriel Kairupan Nelsa Tonapa Nevalia Mokoagow Pantow, Anssy Syahfitiri Paul M. Heydemans Posumah, Margareth Pramesti, Kintan Radiva Putri Fauzia Russu Putri Keren Thio Rachelia Kimbal Rahayu Dwi Lestari Rahmatia A. Imam Rantung, Brigita Rantung, Firna Tresya Rompis, Anissa Salindeho, Aprilia Cecilia Christania Saragih , Angel P. F. Sasuwu, Chrispian Senduk, Iren Shallomitha Zefanya Aror Silitonga, Mora Sillaen , Widia M. Silvia Appulembang Simangunsong, Anggi Innocensia Siti Mahrani M Rusli Sitti Saena Putri Julia Soreh , Frengky G. Stevania Tambuwun Suehartono Syam Sumangkut, Jonathan Geraldi Suryani Suryani Suryani Suryani Takapipi, Costanli Tangkelangngan, Irma Tarente , Orva Tarigan, Widianta Br Tarigan, Yusmiar Br Tellma Monna Tiwa Tendean, Candy Timban, Meily Christilia Miranda Tulungen, Chrisna Vamela Aruperes Warawarin, Klaudia Wuner, Nasrani Wurangian, Blessing Putri Y.P Tiwa, Marcellino Yoas Sotomo Telaumbanua ⁠Yerikho pratasik