Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Meta Analisis Pendekatan Realistic Mathematic Education Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Shoffan Shoffa
Vygotsky : Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 4, No 2 (2022): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.538 KB) | DOI: 10.30736/voj.v4i2.571

Abstract

Penelitian meta analisis ini mempunyai bertujuan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran matematika dengan pendekatan RME terhadap kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan perhitungan effect size 9 artikel penelitian yang diambil dari digital library kisaran tahun 2015-2021 (Oktober). Teknik pengambilan sampelnya Non-probability Sampling. Hasil meta analisis menunjukkan bahwa dalam menerapkan pendekatan RME tidak ada ketentuan khusus dalam memilih materi pembelajaran namun untuk penerapannya lebih efektif dilakukan pada jenjang SD dibuktikan dengan nilai effect size yang lebih tinggi dari jenjang yang lain. Saran bagi peneliti selanjutnya dalam meta analisis pendekatan realistik terhadap kemampuan berikir kritis siswa, diusahakan jarak pengumpulan artikel lebih dari 10 tahun sehingga data analisisnya sangat memuaskan dan perlu diperhatikan juga sumber yang relevannya terhadap artikel yang dijadikan referensi.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ACTIVE KNOWLEDGE SHARING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMP Afrenda Miftahul Janna; Shoffan Shoffa; Wahyuni Suryaningtyas
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i2.2051

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan metode active knowledge sharing terhadap kemampuan komunikasi matematika. Metode penelitian ini menggunakan meta-analisis dengan merangkum, mereview, serta menganalisis 15 artikel ilmiah yang di unduh secara online pada google scholar dan harzing. Hasil penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa metode pembelajaran active knowledge sharing berpengaruh pada kemampuan komunikasi matematika siswa SMP kelas VIII. Hal ini ditunjukkan dengan nilai effect size kelas VIII sebesar 1,09. Materi pembelajaran yang berpengaruh sangat besar digunakan pada materi relasi dan fungsi dengan nilai effect size sebesar 1,70. Selain itu metode pembelajaran active knowledge sharing berpengaruh sangat besar pada variabel terikat kemampuan komunikasi matematika, hal ini ditunjukkan dengan nilai effect size variabel tersebut sebesar 1,4.
META ANALISIS: KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI CARA MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA Erfanda Andi Mada Arectya Erfanda; Shoffan Shoffa; Endang Suprapti
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 2 (2022): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v7i2.2055

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kemampuan komunikasi matematis siswa ditinjau dari cara memecahkan masalah matematika siswa. Penelitian kali ini menetapkan metode Systematic literature review(SLR) dengan mereview dan mengkaji menurut kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 19 artikel yang diunduh lewat google cendekia. Keterangan dari penelitian meta analisis menggunakan effect size dihasilkan bahwa variabel prestasi belajar memiliki pengaruh yang tingi diperoleh effect size sebesar 1,738. Hasil analisis ini ternyata sama memiliki pengaruh sedang pada jenjang SMP,SMA/SMK yakni effect size sebesar 0,581 untuk SMP dan 0,640 untuk SMA/SMK. Namun pada pemecahan masalah didapatkan hasil effect size yang kurang maksimal sebesar 0,322 yang berarti komunikasi matematis memiliki pengaruh kecil terhadap pemecahan masalah.
META ANALISIS: MODEL PEMBELAJARAN HYBRID LEARNING DI MASA PANDEMI Indah Rosidah; Iis Holisin; Shoffan Shoffa
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 15, No 2 (2022): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 15 Nomor 2 Agustus
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.785 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v15i2.15852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh model pembelajaran Hybrid Learning pada pembelajaran matematika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review dengan mereview dan menganalisis 11 artikel melalui platform google scholar. Hasil meta-analisis menggunakan effect size menunjukkan bahwa model pembelajaran Hybrid learning berpengaruh pada pembelajaran matematika dari subjek jenjang pendidikan, materi pemelajaran, media bantu pembelajaran dan variabel terikatnya. Hybrid learning berdasarkan hasil analisis ternyata lebih tepat digunakan di jenjang SMP daripada SD atau SMA, hal ini ditunjukkan dengan effect size sebesar 1,76. Model Hybrid Learning juga lebih tepat digunakan pada materi Relasi dan Fungsi dengan effect size sebesar 2,17 dan berbantuan media pembelajaran google classroom dengan effect size 1,66. Adapun variabel terikat yang tepat untuk model pembelajaran Hybrid learning adalah motivasi belajar matematika siswa dengan effect size sebesar 3,13. Kata kunci: Hybrid Learning, Pembelajaran Matematika
META ANALISIS: METODE RESITASI PADA PELAJARAN MATEMATIKA JENJANG SMP Salsabila Faidah Paramita Wardani; Iis Holisin; Shoffan Shoffa
JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Vol 15, No 2 (2022): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 15 Nomor 2 Agustus
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.022 KB) | DOI: 10.30870/jppm.v15i2.16312

Abstract

Hasil belajar matematika tidak menunjukkan hasil yang cukup memuaskan karena siswa kurang dapat memahami konsep matematika, kurangnya konsentrasi saat belajar, dan kurang terbiasa dalam mengerjakan soal-soal matematika. Dalam mewujudkan hal ini metode sangatlah diperlukan, salah satunya adalah metode resitasi. Metode ini menekankan pada penugasan siswa namun diberi batasan waktu dalam pengumpulannya dan tanggungjawab dalam mengerjakannya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode resitasi pada pembelajaran matematika jenjang SMP. Metode penelitian ini menggunakan systematic literature review dengan mereview dan menganalisis sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 10 artikel yang diunduh melalui platform google scholar dan crossref. Hasil penelitian meta-analisis menunjukkan bahwa metode resitasi berpengaruh pada pembelajaran matematika jenjang SMP. Metode resitasi memberikan efek tinggi pada materi pelajaran geometri, terlihat nilai rata-rata effect size yang dihasilkan adalah 0,999. Selain itu metode ini memberikan efek tinggi pada media LKS dengan nilai rata-rata effect size sebesar 1,011. Pada subjek variabel terikat yang memberikan pengaruh efek tinggi pada variabel hasil belajar, hal ini ditunjukkan dengan nilai rata-rata effect size sebesar 1,027. Sehingga disimpulkan bahwa metode resitasi memiliki pengaruh terhadap pembelajaran matematika. Kata Kunci: Metode Resitasi, Pembelajaran Matematika
Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerita: Sebuah Penelitian Meta-Ethnography Eryn Thrisseany; Febriana Kristanti; Shoffan Shoffa
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 4 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v4i2.191

Abstract

This study intends to summarize the findings of research on word problem solving errors made by students as well as the types of errors made by students that have been increasingly prevalent in reports over the past five years. The strategy employed is a descriptive method, which entails examining current symptoms using information gathered from numerous prior research and compiled using a meta-ethnography approach. The goal of the study is to provide a report on the findings of research conducted by teachers and former mathematics education students who looked at word problem solving errors made by students. The summary's findings demonstrate that the following types of student errors are errors: Understanding definitions, applying ideas, methods, and strategies; Determining the Knowledge Aspect of Understanding and Applying Story Problems; Representing Information from Story Questions into Mathematical Sentences; 4) applying concepts to specific materials without understanding how concepts relate to one another or the significance of symbols; 5) Students in drawing conclusions about the outcomes of problem-solving or errors in writing the final solution.
Kemampuan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Matematika melalui Pendekatan Contextual Teaching and Learning Annisah Dian Oktaviani; Shoffan Shoffa; Febriana Kristanti
Journal of Education and Teaching (JET) Vol 4 No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jet.v4i2.234

Abstract

This study explains how to improve critical thinking skills in junior high and high school students. The purpose of this study was to determine students' critical thinking skills in learning mathematics, especially at the junior and senior high school levels. The method used in this research is a literature study. The researcher concluded that the ability to think critically in learning mathematics can make students more active in learning. The critical thinking stage in learning mathematics goes through four stages, namely giving questions, dividing groups, thinking together, and giving answers. The conclusion of this research is evident from the results of another research that has been done before.
Kampus Mengajar: Developing Literacy and Numeracy Skills of Elementary School Students Iis Holisin; Shoffan Shoffa
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol 5 No 2 (2023): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v5i2.755

Abstract

This research aims to determine the implementation of the Teaching Campus as an effort to grow the literacy ability of elementary school students. The method used is descriptive with a qualitative approach. The subjects of the research consisted of students of SD Budi Yakin Surabaya and students of SDN Langkap Madura. Data were collected using questionnaires, interviews, and documentation techniques. The results showed that students' literacy and numeracy skills have grown and developed. This can be seen from the increased understanding of the material learned, students can retell their reading results well. Students' dependence on teachers when working on LKS is reduced. The recommendation for campuses is that campuses must be able to prepare students' abilities as well as possible so that campus teaching programs provide benefits to schools.
Student Mistakes in Solving Differential Problems Based on Castolan Theory Iis Holisin; Shoffan Shoffa
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v12i3.2761

Abstract

Materi diferensial merupakan salah satu materi penting pada mata kuliah matematika dasar. Materi ini banyak digunakan sebagai prasyarat pada materi lain dan mata kuliah lain. Namun tidak sedikit mahasiswa yang merasa kesulitan dalam mempelajarinya. Oleh karena itu tujuan penelitian deskriptif kualitatif ini adalah mendeskripsikan kesalahan-kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan masalah diferensial berdasarkan teori Kastolan. Teori Kastolan meliputi kesalahan konsep, kesalahan prosedur, dan kesalahan teknik. Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa peserta mata kuliah matematika dasar. Data dikumpulkan dengan metode tes dan wawancara dengan instrumen pendukung berupa tiga soal tes masalah deferensial dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ditemukan bahwa berdasarkan teori Kastolan sebagian besar mahasiswa melakukan kesalahan strategi dan kesalahan hitung dan sebagian kecil melakukan kesalahan konsep. Kesalahan konsep terjadi saat mahasiswa salah menentukan rumus. Kesalahan strategi terjadi saat mahasiswa salah menggunakan rumus, tidak mampu menyelesaikan sampai bentuk yang sederhana serta ada data yang hilang. Sedangkan kesalahan hitung sebagian besar karena salah menulis atau menghitung. Adapun penyebab terjadinya kesalan tersebut karena kurang memahami konsep, belum terbiasa menyelesaikan soal yang membutuhkan memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi, serta kurang teliti Dengan mengetahui kesalahan serta penyebabnya dapat menumbuhkembangkan kreativitas dosen untuk mengatasi kesulitan yang dihadapi mahasiswa.Differential material is one of the important materials in basic mathematics courses. This material is widely used as a prerequisite for other materials and other courses. But not a few students who find it difficult to learn it. Therefore, the purpose of this qualitative descriptive research is to describe students’ mistakes in solving differential problems based on the Castor theory. Castor’s theory includes conceptual errors, procedural errors, and technical errors. The research was conducted on students participating in basic mathematics courses. Data was collected by test and interview methods. The supporting instruments used were three differential problem tests and an interview guide. The student answers were then analyzed to see which represented the most errors.  Test the validity of the data using technical triangulation. Data were analyzed with the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study found that most students made strategic and technical errors, and a few made conceptual errors. Conceptual errors occur when students incorrectly determine the formula. Strategy errors occur when students use the wrong formula, are unable to complete a simple form, and there is missing data. While the technical errors are mostly due to wrong writing or counting. The cause of this errors are because they do not understand the concept, are not used to solving problems that require high-level thinking skills, and are not thorough.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DENGAN PENDEKATAN STEM DALAM KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA suhastantin safianti; Shoffan Shoffa; Endang Suprapti
Cartesian: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2022): Cartesian Vol. 1 No. 2 April 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FIP UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.659 KB) | DOI: 10.33752/cartesian.v1i2.2530

Abstract

This study aims to demonstrate the effectiveness of the application of the blended learning model with the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach to the material of a two-variable linear equation system (SPLDV) class VIII-E SMP Negeri 18 Surabaya. The type of research used is descriptive quantitative research. The instruments used are critical thinking ability test questions, student activity observation sheets, teacher ability observation sheets in managing learning, and student response questionnaires. The results showed that the blended learning learning model with the STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) approach in class VIII-E of SMP Negeri 18 Surabaya was not effective because learning outcomes in students' critical thinking skills obtained an average N-Gain score of 0.28 is categorized as low. Although the other three aspects have met the effective criteria, it is indicated by the effectiveness of student activities in all meetings getting an average of 89.9% which is categorized as very strong, the effectiveness of the teacher's ability is on average 98.4% in the very good category, and student responses to learning show very positive response. This should affect student learning outcomes but in reality it does not affect it, this is because students are less able to recognize and formulate problems, have not been able to solve problems correctly using all SPLDV methods (elimination, substitution, and mixture). Keywords: Blended Learning, Effectiveness, Critical Thinking Ability, STEM Approach