Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Hubungan Daya Ledak Otot Tungkai dengan Kemampuan Montong Dollyo Chagi Atlet Taekwondo Zulman Zulman; Sandra Dewi; Weny Sasmitha
Jurnal Patriot Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Patriot
Publisher : Jurusan Kepelatihan, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v3i1.776

Abstract

The problem in this research is the low montong dollyo chagi ability of athletes of Taekwondo Dojang Head of Sub-District VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman Regency. This study aims to determine how much the variable contribution of leg muscle explosive power to the ability of montong dollyo chagi. The population in this study were athletes of Taekwondo Dojang Head VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman Regency, the sample was drawn using purposive sampling technique, so that 11 people were obtained as a sample. The data were collected using a standing board jump test for the explosive power of the leg muscles, and the dollyo chagi kick test with a dollyo chagi speed test with a test time of 10 seconds. The data analysis was processed using the product moment correlation technique. Based on the product moment correlation calculation, the results showed that there was a significant relationship between leg muscle explosive power and the athlete's montong dollyo chagi ability with a contribution of 63.68%.
FAKTOR DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KE4JADIAN DEPRESI PADA LANSIA Sandra Dewi; Hidayati Hidayati
JURNAL STAMINA Vol 3 No 9 (2020): Jurnal Stamina Edisi September 2020
Publisher : JURUSAN KESEHATAN DAN REKREASI FAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jst.v3i9.609

Abstract

WHO menyatakan hampir 400 juta penduduk dunia menderita masalah gangguan jiwa. Satu dari empat anggota keluarga mengalami gangguan jiwa dan seringkali tidak terdiagnosis secara tepat, sehingga tidak memperoleh perawatan dan pengobatan dengan tepat. Di Indonesia jumlah kasus gangguan jiwa terus bertambah yang berdampak pada penambahan beban negara dan penurunan produktivitas manusia. Prevalensi gangguan jiwa berat seperti skizofrenia mencapai 400 ribu. Tingginya angka penderita gangguan jiwa pun berjalan beriringan dengan sejumlah kasus bunuh diri di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Depresi Pada Lansia. Depresi merupakan suatu gangguan mood. Mood adalah suasana perasaan yang meresap dan menetap yang dialami secara internal dan yang mempengaruhi perilaku seseorang dan persepsinya terhadap dunia. Depresi ialah suasana perasaan tertekan (depressed mood) yang dapat merupakan suatu diagnosis penyakit atau sebagai sebuah gejala atau respons dari kondisi penyakit lain dan stres terhadap lingkungan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi cross sectional yaitu strategi yang digunakan untuk mendapatkan informasi lebih jelas tentang fakta serta mengidentifikasi secara keseluruhan suatu peristiwa yang sedang diteliti, dimana variabel independen dan variabel dependen dikumpulkan sebagai alat ukur dan dalam waktu yang bersamaan, dengan jumlah responden 59 orang. Hasil penelitian sebagian besar responden yaitu 48 orang (81,4%) mengalami depresi dan terdapat hubungan yang bermakna antara faktor dukungan keluarga dengan kejadian depresi pada lansia p = < a 0,000. Diharapkan responden dapat menerima masa tua dengan positif dengan mengisi waktu dengan kegiatan rumah tangga bersama anggota keluarganya
PELATIHAN PERTOLONGAN PERTAMA KORBAN TENGGELAM MELALUI SIMULASI MODELING PARTISIPAN PADA NELAYAN PESISIR PANTAI Aulia Asman; Ramaita Ramaita; Anggra Trisna Ajani; Sandra Dewi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2023): Volume 4 Nomor 4 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i4.18893

Abstract

Tenggelam merupakan keadaan yang gawat darurat korban tenggelam yang memerlukan kecepatan dan ketanggapan pertolongan pertama. Dampak keterlambatan pertolongan pertama korban tenggelam selain dapat menyebabkan kecatatan dapat juga berdampak kematian. Tenggelam adalah penyebab utama ke-3 kematian karena cedera yang tidak disengaja, terhitung 7% dari semua kematian yang terkait dengan cedera. WHO menyatakan bahwa 0,7% penyebab kematian di dunia atau lebih dari 500.000 kematian setiap tahunnya disebabkan oleh tenggelam. Diperkirakan 387.000 orang meninggal karena tenggelam, yang menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Tujuan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Nelayan dalam memberi pertolongan pertama pada korban tenggelam melalui simulasi modeling partisipan di Desa Pauh Barat Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman. Metode pengabdian masyarakat ini Penyuluhan dan Pelatihan. Hasil penyuluhan dan pelatihan tentang Pertolongan pertama korban tenggelam mayoritas pengetahuan danketerampilan peserta menjadi baik, dan terbentuknya Forum Masyarakat Tanggap Gawat Darurat yang belum pernah ada. Diharapkan masyarakat nelayan yang terlatih bisa berperan serta jika ada keadaan gawat darurat (korban tenggelam)
Mitigasi Bencana Tsunami melalui Trauma Healing Aulia Asman; Reska Handayani; Milya Novera; Anggra Trisna Ajani; Ramaita; Mariza Elvira; Sandra Dewi; Hasmita; An Autika Asman
Jurnal Keperawatan Medika Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v1i2.25

Abstract

Kota Pariaman merupakan salah satu kota yang terancam oleh bahaya tsunami di Indonesia. Sudah banyak upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengurangi korban jiwa dan kerusakan fisik pembangunan. Namun belum ada langkah mitigasi yang focus membahas mengenai trauma healing. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model kebijakan trauma healing untuk mitigasi bencana tsunami di Kota Pariaman. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan analytical hierarki proses sebagai analisis data. Hasil penelitian menggunakan tiga kriteria yaitu sumberdaya, pendidikan, dan nilai social, agama dan budaya masyarakat. Ketiga kriteria tersebut, secara berturut turut menghasilkan 4 prioritas kebijakan, yaitu (1) Peningkatan kemampuan sumberdaya psikiater/konselor/therapyhis; (2) Pelibatan keluarga dan warga sekolah dalam program trauma healing; (3) Peningkatan nilai social, keagamaan dan budaya dalam proses trauma healing; dan (4) Penerapan program terapi non farmalogi yang tepat sasaran bagi korban bencana yang disesuaikan dengan kebutuhan. Prioritas kebijkan tersebut, dapat dicapai dengan menerapkan berbagai program kegiatan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan dan anggaran biaya.
Penurunan Suhu Tubuh melalui Penerapan Manajemen hipertermia pada Anak dengan Dengue Haemoragic Fever (DHF) Beti Ramadani; Aulia Asman; Sandra Dewi; Erpita Yanti
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.52

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh Di ruang rawat inap anak Marwa Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman terdapat 70 kasus Dangue Haemorhagic Fever (DHF) pada tahun 2022.Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk mengetahui dan melaksanakan penerapan asuhan keperawatan pada pasien Dangue Haemoragic Fever (DHF). Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan sampel 1 orang pasien yakni (An. P). Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di ruang Marwa Rumah Sakit Aisyiyah Pariaman pada tanggal 20 Maret - 24 maret 2023. Dari studi kasus di Rumah Sakit diperoleh 3 diagnosis keperawatan yaitu Hipertemi, Risiko Syok, Risiko Defisit Nutrisi. Hasil evaluasi selama 5 hari pelaksanaan implementasi yang dilakukan penulis terhadap pasien yaitu Suhu tubuh menurun, kebutuhan cairan terpenuhi, nafsu makan meningkat, disarankan pada Rumah Sakit agar dapat memberikan pendidikan kesehatan tentang pola hidup sehat,sesuai anjuran dokter agar penyakit tidak kambuh kembali. Dan dapat mengurangi tingginya angka penderita Dangue Haemoragic Fever (DHF) di Indonesia.
Asuhan Keperawatan Pada Keluarga Dengan Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskemas Selayo Kabupaten Solok Dewi shinta kumala sari; Debby Silvia Dewi; Maidawilis Maidawilis; Sandra Dewi
Jurnal Keperawatan Medika Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Keperawatan Medika
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jkem.v2i1.57

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dapat mengakibatkan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Hipertensi menjadi salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak di derita masyarakat Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami secara mendalam mengenai asuhan keperawatan pada keluarga dengan klien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Selayo Kabupaten Solok.Hasil pengkajian pada keluarga, klien ditemukan keluhan utama yaitu defisit pengetahuan, gangguan rasa nyaman dan ansietas pada keluarga tentang hipertensi. Perencanaan dan pelaksanaan ditunjang dengan fasilitas dan sarana yang mendukung serta evaluasi dilakukan secara baik.Berdasarkan hasil evaluasi masalah keperawatan dapat teratasi karena klien mampu mengikuti tindakan sesuai prosedur.
Dampak Keluarga Perokok Aktif dan Status Gizi Balita dengan Kejadian Ispa Pada Balita Hasmita Hasmita; Hilma Yessi; Mike Asmaria; Kheniva Diah Anggita; Sandra Dewi; Prima Yose; Rika Armalini
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.43917

Abstract

Dampak rokok tidak hanya mengancam siperokok tetapi juga orang sekitarnya atau perokok pasif, termasuk balita yang tinggal bersama siperokok. Salah satu masalah yang seringkali timbul pada balita akibat paparan asap rokok adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak anggota keluarga perokok aktif dan status gizi balita dengan kejadian ISPA pada balita. Jenis penelitian ini Analitik dengan metode penelitian Cross sectional . Penelitian ini dilaksanakan di Pasar Sungai Geringging pada 27 April- 4 Mei 2020. Jumlah sampel 30 balita diambil secara Accidental sampling. Pengumpulan data diambil dengan cara mengambil data sekunder dengan membagikan kuesioner dan wawancara. Pengolahan data univariat dan bivariate dilakukan manual dengan analisa data uji statistic chi- square X2 hitung < X2 tabel. Hasil analisi univariat ditemukan dari 30 responden terdapat 56,6 % memiliki anggota keluarga perokok aktif, 66,6 % balita berstatus gizi baik dan 63,3 % balita tidak mengalami ISPA. Hasil analisis bivariat ditemukan nilai X2 Hitung (X2 Hitung > 3,841) artinya ada hubungan yang bermakna antara anggota keluarga perokok aktif (X2 Hitung= 13,25) dan status gizi balita (X2 Hitung=4,1) dengan kejadian ISPA. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ternyata ada dampak anggota keluarga perokok aktif dan status gizi balita dengan kejadian ISPA pada balita. Diharapkan tenaga kesehatan agar melakukan pembenahan perilaku orangtua terhadap ISPA, menyarankan orang tua untuk tidak merokok di dalam rumah dan mengedukasi para orang tua untuk mencukupi kebutuhan gizi balitanya. Balita yang mempunyai keluarga perokok 12 kali lebih tinggi beresiko ISPA.