Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM PENGELOLAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK: MENINGKATKAN KESADARAN DAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI KESEHATAN DI KOMUNITAS MUDA Rahmad Hidayat, Anas; Janis Rupita Sektriani, Aglita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.318

Abstract

Penggunaan rekam medis elektronik (RME) telah menjadi inovasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Meskipun banyak fasilitas kesehatan yang sudah menerapkan RME, pemahaman tentang sistem ini masih terbatas di kalangan remaja. Remaja memiliki potensi besar untuk mendukung penerapan dan pengelolaan RME, sehingga pemberdayaan mereka sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam mengelola RME, dengan pelatihan yang mencakup pengetahuan dasar tentang RME, manfaatnya dalam pelayanan kesehatan, serta keterampilan praktis dalam pengoperasiannya. Kegiatan ini dilakukan di beberapa sekolah di Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang peran teknologi dalam kesehatan dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam komunitas mereka. Di akhir kegiatan, diharapkan remaja akan lebih terampil dalam mengoperasikan RME, yang akan mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan berkualitas di masa depan.
Red Onion (Bawang Merah) sebagai Solusi Tradisional untuk Menurunkan Demam pada Anak: Review Literatur Nurhayati, Isnani; Karmadi, Karmadi; Hidayat, Anas Rahmad; Anasulfalah, Hakim; Widiyanto, Aris
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.5440

Abstract

Demam adalah kondisi umum pada anak yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kejang dan dehidrasi. Metode kompres bawang merah telah lama digunakan secara tradisional untuk menurunkan suhu tubuh secara alami, berkat kandungan senyawa aktif yang dipercaya efektif dalam meningkatkan pelepasan panas. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan melibatkan 11 studi terkait efek kompres bawang merah pada anak demam. Desain penelitian yang digunakan meliputi quasi-eksperimen pre-test dan post-test serta studi kasus. Artikel yang digunakan dari tahun 2019-2023 dengan menggunakan PICO: “Terapi Bawang Merah” AND Demam AND Anak. Tinjauan literatur menunjukkan bahwa kompres bawang merah secara signifikan menurunkan suhu tubuh anak demam dari rata-rata 38,35°C menjadi 36,17°C. Mekanisme penurunan suhu ini disebabkan oleh efek vasodilatasi bawang merah yang meningkatkan penguapan panas melalui kulit. Temuan ini mendukung kompres bawang merah sebagai alternatif pengobatan non-farmakologis yang aman dan efektif untuk mengatasi demam pada anak. Hal ini menjadi pilihan terapi awal yang ideal bagi orang tua dalam situasi di mana akses ke perawatan medis terbatas atau sebagai pelengkap terapi medis. Kompres bawang merah adalah metode sederhana dan efektif untuk menurunkan suhu tubuh pada anak demam, menunjukkan potensi sebagai pengobatan rumahan yang aman dan bermanfaat.
The Association Between Green Tea Consumption with Cardiovascular Related Mortality: A Meta-Analysis Nurhayati, Isnani; Hidayat, Anas Rahmad; Yuniarti, Tri; Budi, Harpeni Siswati
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 6 No. 4 (2021)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Tea (green or black) are among the most widely consumed beverages in adults worldwide. Recently, numerous studies claimed that green tea intake have been associated with reduced mortality, including cardiovascular disease related mortality. This study was aimed to investigate the association between green tea consumption with cardiovascular related mortality.Subjects and Method: This was a systematic review and meta-analysis study used articles which published in 2000 to 2021 from online databases, such as PubMed, ResearchGate, Science Direct, Google Scholar, and EBSCO. The dependent variable was cardiovascular related mortality. The independent variables was green tea consumption. The data was analyzed by RevMan 5.3 software. This study used the eligibility criteria with the PICO model, populations: COVID-19 general adults, intervention: >1 cups green tea consumption. comparison: null or <1 cup green tea consumption, outcome: cardiovascular related mortality. The inclusion criteria were an article describing the effect or relationship of green tea consumption with cardiovascular related mortality, original research, and study of cohort contain effect size of hazard ratio and match with the intervention design. The keywords used to search the database were
Effect of Short Sleep Duration on the Risk of Cardiovascular Diseases: A Meta-Analysis Hidayat, Anas Rahmad; Siswatibudi, Harpeni; Purwokusumo, R. Haryo Nugroho
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2025.10.05.11

Abstract

Background: Understanding the impact of short sleep duration on cardiovascular disease incidence is crucial for comprehending its potential health implications. This study aimed to analyze and estimate the magnitude of the effect of short sleep duration on the risk of cardiovascular disease incidence based on similar previous primary studies.Subjects and Method: This research is a systematic review and meta-analysis conducted by following the PRISMA flow diagram and PICO model. Population: general population without prior cardiovascular diseases, Intervention: short sleep duration, Comparison: adequate sleep duration, and Outcome: the Incidence of cardiovascular diseases. The process of searching for articles through Google Scholar, ProQuest, and PubMed journal databases by selecting articles published from 2010 to 2024. The keywords used include: "Cardiovascular Diseases," AND "Incidence," AND "Sleep Duration," AND "cohort Studies. The inclusion criteria were full paper articles, open access with a cohort study design, and articles in English. Data were analyzed using RevMan 5.3.Results: A total of 9 cohort studies involving 564,287 respondents from Africa, Europe, and Asia were selected for a systematic review and meta-analysis. The results of the meta-analysis showed that people with short sleep duration had a 1.20 times risk of experiencing cardiovascular disease compared to people with adequate sleep duration (aHR = 1.20; 95% Cl = 1.14 to 1.25; p<0.001). This meta-analysis has heterogeneity I2= 39%, so it uses a fixed effect model.Conclusion: Insufficient sleep duration could elevate the likelihood of cardiovascular disease occurrence.
Environmental Knowledge and Participation in Waste Banks: Promoting Plastic Waste Reduction in Borobudur, Magelang, Central Java, Indonesia Sutaryono; Ashar, Hadi; Dyah Kusumawardani, Hastin; Rahmad Hidayat, Anas; Purwanti; Lestari, Puji; Sukamsi; Setyaji, Teguh; Ernawati, Dhanik; Prasasti Ragil Putri Widyaningrum, Maria; Susilowati, Tuti; Subaris Kasjono, Heru
Journal of Epidemiology and Public Health Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26911/jepublichealth.2025.10.02.06

Abstract

Background: Public awareness of environmental health in waste management is one of the causes of government problems in waste management, especially in tourist destination areas. The behavior of carrying shopping bags is one of the efforts to reduce the volume of non organic waste. The success of this behavior has many influencing factors, so the purpose of this study is to determine the factors associated with the behavior of carrying shopping bags in Borobudur District, Magelang Regency, Central Java, Indonesia.Subjects and Method: Cross sectional analytic survey research in the Borobudur District area of 374 respondents. The time of this research was in November 2023, with a random sampling technique, and the research instrument was a questionnaire. This study analyzes six independent variables , and participants in the waste bank, on the dependent variable. We used the regression test. Logistics in the final stage.Results: High knowledge of waste management (AOR= 2.43; 95% CI= 1.04 to 5.65; p= 0.040) and participate in a waste bank (AOR= 3.27, 95% CI 1.92 to 5.58; p= 0.001) increased plastic waste reduction behavior. This study showed that there was no relationship between education, gender, occupation, and participants in the Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Waste Management Site program on the shopping bag carrying behavior. Conclusion: High knowledge of waste management and participate in a waste bank increase plastic waste reduction behavior.
MANAJEMEN PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA REKAM MEDIS DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Rahmad Hidayat, Anas; Rupita Sektriani, Aglita Janis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis mempunyai nilai guna sebagai informasi pemeliharaan kesehatan dan pengobatan pasien sebagai alat bukti dalam proses penegakan hukum, membina disiplin tenaga medis, penegakan etika kedokteran, untuk keperluan pendidikan dan penelitian, dasar pembiayaan pelayanan kesehatan dan untuk menyusun statistik kesehatan. Oleh karena itu pengisian rekam medis ini harus lengkap dan tidak boleh ditunda pengisiannya baik bagi pasien ataupun tenaga kesehatan. Namun, banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi penting dari melengkapi rekam medis dan keterbukaan informasi pribadinya yang harus diberikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan bahkan tenaga kesehatan yang merawatnya dalam menunjang mutu informasi pada rekam medis tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya rekam medis bagi masyarakat yang berobat di fasilitas pelayanan kesehatan. Materi yang disampaikan terkait penerapan mutu di rekam medis dapat terlaksana mulai dari penyusunan indikator, kemudian metode yang digunakan dapat berupa analisis kuantitatif dan kualitatif, dimensi yang tergambar dalam pelayanan rekam medis yaitu tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsivness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan emphaty ( empati), dan ketertarikannya dengan kendali mutu dan biaya. Peserta materi beriteraksi dengan baik selama pelaksanaan pengabdian masyarakat berlangsung.
OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI DAN PENCATATAN REKAM KESEHATAN MASYARAKAT Rahmad Hidayat, Anas; Yani Noor, Ahmad; Joko Pamungkas, Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.342

Abstract

Kader kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar, terutama dalam kegiatan promotif dan preventif di lingkungan masyarakat. Namun, kemampuan kader dalam hal administrasi dan pencatatan rekamkesehatan masyarakat masih terbatas, sehingga berdampak pada ketepatan data dan efektivitas pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui pelatihan administrasi dasar dan pencatatan rekam kesehatan masyarakat yang sistematis, akurat, dan sesuai standar. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan ceramah interaktif, simulasi pencatatan, serta pendampingan langsung di lapangan. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan di wilayah binaan yang aktif di Posyandu dan kegiatan kesehatan masyarakat lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kader dalam menyusun laporan administrasi serta pencatatan rekam kesehatan masyarakat secara manual maupun semi-digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem informasi kesehatan berbasis masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa/kelurahan.
KEPUASAN KERJA PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PERSPEKTIF KESEIMBANGAN BEBAN KERJA DAN DUKUNGAN MANAJERIAL DI RSUD SLEMAN Rahmad Hidayat, Anas; Siswatibudi, Harpeni; Setyaningsih Sunardi, Kartika; Artika Sari, Asti
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 1 (2025): Volume 16, Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v17i1.349

Abstract

Latar Belakang: Kepuasan kerja merupakan sikap (tindakan-kognisi), perasaan senang (ungkapan-afeksi), atau kesenjangan (gab) antara apa yang telah diperoleh dengan yang diharapkan. Sikap senang yang ditunjukkan oleh seseorang dalam bekerja merupakan ekspresi karena apa yang menjadi tanggungjawabnya telah dijalankan dengan baik dan merasa puas atas hasil kerjanya. Sebaliknya apabila seseorang dalam bekerja tidak didukung oleh peralatan kerja yang memadai, lingkungan kerja yang tidak kondusif, dan rendahnya perhatian dari pimpinan, maka hal itu akan menimbulkan ketidakpuasan kerja. Tujuan: Mengetahui tingkat kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 30 petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner yang dibagikan pada responden. Hasil: Kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman sebagian besar dalam kategori cukup (80%). Adapun yang merasa puas dan tidak puas masing-masing (10%). Kesimpulan: Tingkat kepuasan kerja petugas rekam medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sleman yaitu cukup puas dengan arti bahwa petugas merasa senang dengan pemberian gaji, promosi, supervisi, tunjangan tambahan, penghargaan, prosedur dan peraturan kerja, rekan kerja, pekerjaan itu sendiri, dan komunikasi.
Dietary Patterns are Related to the Incidence of Anemia in Adolescent Girls Ardina, Mia; Rahmad Hidayat, Anas; Fadhilah, Siti
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 5 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i5.6955

Abstract

Anemia in adolescent girls is a significant public health problem, especially in developing countries like Indonesia. This study aims to analyze the relationship between dietary patterns and the incidence of anemia in adolescent girls in Bogor Regency. The population in this study were adolescent girls aged 11–13 years who were selected through simple cluster sampling technique. Data were collected using a structured questionnaire and hemoglobin level measurements to determine anemia status. The instrument used was a dietary questionnaire with a validity test (r count = 0.23901 <0.36 1) and the reliability of the dietary questionnaire Cronbach's alpha value = 0.8346 (>0.6). Data analysis was performed using chi-square statistical tests and logistic regression. Adolescents with poor dietary patterns were the most likely to experience anemia, amounting to 125 adolescents or 42%. The chi-square test obtained a p-value = 0.001 (p <0.05), meaning there is a relationship between dietary patterns and the incidence of anemia in adolescent girls in Bogor Regency in 2025. Adolescents with knowledge of balanced diets tend to have a lower risk of experiencing anemia.
OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN ADMINISTRASI DAN PENCATATAN REKAM KESEHATAN MASYARAKAT Rahmad Hidayat, Anas; Yani Noor, Ahmad; Joko Pamungkas, Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1 , April 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v8i1.342

Abstract

Kader kesehatan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat dasar, terutama dalam kegiatan promotif dan preventif di lingkungan masyarakat. Namun, kemampuan kader dalam hal administrasi dan pencatatan rekamkesehatan masyarakat masih terbatas, sehingga berdampak pada ketepatan data dan efektivitas pelayanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan melalui pelatihan administrasi dasar dan pencatatan rekam kesehatan masyarakat yang sistematis, akurat, dan sesuai standar. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan ceramah interaktif, simulasi pencatatan, serta pendampingan langsung di lapangan. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan di wilayah binaan yang aktif di Posyandu dan kegiatan kesehatan masyarakat lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan kader dalam menyusun laporan administrasi serta pencatatan rekam kesehatan masyarakat secara manual maupun semi-digital. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penguatan sistem informasi kesehatan berbasis masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat desa/kelurahan.