Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Layer Leaves on Reducing Uric Acid in the Elderly: A Systematic Review Nurhayati, Isnani; Hidayat, Anas Rahmad; Yuniarti, Tri; Widiyanto, Aris
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 1 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i1.2740

Abstract

Gout is an inflammatory disease of the joints caused by excess uric acid content in the blood, resulting in a buildup of uric acid crystals in the joints and other soft tissues. Bay leaf or with the Latin name Syzygium Polyanthum is a plant that can be used to treat gout. This study aims to estimate the effect of bay leaves on reducing uric acid levels in the elderly. This research is a systematic review research using the PRISMA diagram. Article searches were carried out based on the PICO Model eligibility criteria. P= Elderly; I= Drink boiled bay leaves; C= Do not drink bay leaf decoction; O= Uric acid. The articles used come from 1 database, namely: Google Scholar. With keywords including "gout" AND "bay leaf" AND "elderly" In 5 articles from 2016-2022, it can be concluded that regarding the effect of bay leaves on gout in the elderly, it shows that boiling bay leaf water can reduce uric acid in the elderly.
PENYULUHAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) UNTUK MENUMBUHKAN KESADARAN PENCEGAHAN PADA MASYARAKAT GANDOK, CONDONCATUR, SLEMAN, YOGYAKARTA Rahmad Hidayat, Anas; Pamungkas, wahyu Joko
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.181

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit kronis yang tidak dapat ditularkan dariorang ke orang. Kematian akibat PTM diperkirakan akan terus meningkat di seluruh dunia,peningkatan terbesar akan terjadi di Negara menengah dan miskin. Penyakit Tidak Menular(PTM) juga penyakit yang tidak ditularkan dan tidak ditransmisikan kepada orang lain denganbentuk kontak apapun, menyebabkan kematian dan membunuh sekitar 35 juta manusia setiaptahunnya. Metode: Pendekatan yang digunakan adalah dengan penyuluhan, karenamasyarakat lebih mudah menerima apa yang disampaikan dibanding apa yang dicari.Sosialisasi merupakan cara yang mudah dan efektif dalam sebuah penyampaian pesan.Tujuan pengabdian masyarakat untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular, padamasyarakat Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta Jenis kegiatan yangdilakukan berupa penyuluhan kesehatan, oleh karena itu sosialisasi dan edukasi sangatpenting dilakukan mengenai Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan jugacara mererapkan CERDIK di masyarakat Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, YogyakartaKata Kunci : Penyuluhan, pencegahan, Pengendalian, Penyakit Tidak Menular
MANAJEMEN PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENTINGNYA REKAM MEDIS DI FASILITAS PELAYANAN KESEHATAN Rahmad Hidayat, Anas; Rupita Sektriani, Aglita Janis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2, Oktober 2023
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rekam medis mempunyai nilai guna sebagai informasi pemeliharaan kesehatan dan pengobatan pasien sebagai alat bukti dalam proses penegakan hukum, membina disiplin tenaga medis, penegakan etika kedokteran, untuk keperluan pendidikan dan penelitian, dasar pembiayaan pelayanan kesehatan dan untuk menyusun statistik kesehatan. Oleh karena itu pengisian rekam medis ini harus lengkap dan tidak boleh ditunda pengisiannya baik bagi pasien ataupun tenaga kesehatan. Namun, banyak masyarakat yang belum mengetahui fungsi penting dari melengkapi rekam medis dan keterbukaan informasi pribadinya yang harus diberikan kepada fasilitas pelayanan kesehatan bahkan tenaga kesehatan yang merawatnya dalam menunjang mutu informasi pada rekam medis tersebut. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya rekam medis bagi masyarakat yang berobat di fasilitas pelayanan kesehatan. Materi yang disampaikan terkait penerapan mutu di rekam medis dapat terlaksana mulai dari penyusunan indikator, kemudian metode yang digunakan dapat berupa analisis kuantitatif dan kualitatif, dimensi yang tergambar dalam pelayanan rekam medis yaitu tangible (bukti fisik), reliability (kehandalan), responsivness (daya tanggap), assurance (jaminan) dan emphaty ( empati), dan ketertarikannya dengan kendali mutu dan biaya. Peserta materi beriteraksi dengan baik selama pelaksanaan pengabdian masyarakat berlangsung.
PEMBERDAYAAN PETUGAS REKAM MEDIS DALAM PERANAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK (RME) TERHADAP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT DI RUMAH SAKIT PERMATA BUNDA YOGYAKARTA Rahmad Hidayat, Anas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No. 1, April 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v4i1.285

Abstract

Indonesia dikenal dengan Rekam Medis Elektronik (RME). Rekam Medik Elektronik sudah digunakan di berbagai rumah sakit di dunia sebagai pengganti atau pelengkap rekam kesehatan berbentuk kertas. RME menjadi pusat informasi dalam sistem informasi rumah sakit. RME mulai digunakan di beberapa rumah sakit di Indonesia khususnya rumah sakit dengan penanam modal asing (PMA). Pengabdian ini mengidentifikasi manfaat RME dalam mempercepat akses informasi pasien, meningkatkan koordinasi antara tim medis, dan mengurangi risiko kesalahan dalam pencatatan data medis. Namun, tantangan seperti keamanan data dan pelatihan staf juga dihadapi dalam implementasi. Dengan demikian, Implementasi RME merupakan sebuah proses dan proyek besar dari sistem teknologi informasi karena penuh dengan tantangan. Pengelola tidak selalu dapat menerima tantangan dan mengatur dengan efektif dan kritis agar dapat melakukan perubahan sistem informasi dan teknologi yang baru. Pada akhirnya teknologiinformasi elektronik yang baru diharapkan dapat meningkatkan privacy dan confidentiality. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan di Rumah Sakit Permata Bunda. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan eduksdi melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, evaluasi dan refleksi hal ini bertujuan guna memberikan pemahaman akan pentingnya RME
PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM PENGELOLAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK: MENINGKATKAN KESADARAN DAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI KESEHATAN DI KOMUNITAS MUDA Rahmad Hidayat, Anas; Janis Rupita Sektriani, Aglita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.318

Abstract

Penggunaan rekam medis elektronik (RME) telah menjadi inovasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Meskipun banyak fasilitas kesehatan yang sudah menerapkan RME, pemahaman tentang sistem ini masih terbatas di kalangan remaja. Remaja memiliki potensi besar untuk mendukung penerapan dan pengelolaan RME, sehingga pemberdayaan mereka sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam mengelola RME, dengan pelatihan yang mencakup pengetahuan dasar tentang RME, manfaatnya dalam pelayanan kesehatan, serta keterampilan praktis dalam pengoperasiannya. Kegiatan ini dilakukan di beberapa sekolah di Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang peran teknologi dalam kesehatan dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam komunitas mereka. Di akhir kegiatan, diharapkan remaja akan lebih terampil dalam mengoperasikan RME, yang akan mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan berkualitas di masa depan.
Seni Menangani Keluhan Pasien: Strategi Komunikasi Interpersonal untuk Tenaga Kesehatan di Rumah Sakit Permata Bunda Yogyakarta siswatibudi, harpeni; Rahmad Hidayat, Anas; Nugroho, Haryo; Wibowo, Marsiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Volume 5, Nomor 2, Oktober 2025
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v5i2.363

Abstract

Healthcare services at Permata Bunda Hospital in Yogyakarta face challenges in handling patient complaints, which impact hospital satisfaction and image. Complaint handling techniques training was conducted to equip medical personnel and service staff with effective communication, empathy, analysis, and problem-solving skills to handle patient complaints professionally. The training, conducted on July 14, 2025, included communication materials, simulations, case studies, and role-plays, with evaluations using observation and short quizzes. The training results demonstrated a significant improvement in participant skills, with complaint response times reduced from 24 hours to less than 6 hours and patient satisfaction increasing from 65% to 92%. This training reinforced a culture of excellent service and continuously improved service quality. It is recommended that training be conducted regularly and that a complaint monitoring system be developed for effective follow-up. Strengthening the complaint handling team and supporting facilities also needs to be improved. Keywords: complaint handling; training; Interpersonal communication; patient satisfaction; healthcare
ANALISIS ANTROPOMETRI PADA SARANA KERJA TEMPAT PENDAFTARAN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT NUR HIDAYAH BANTUL Cahyani, Faticha Dwi; Nugroho, R. Haryo; Siswatibudi, Harpeni; Hidayat, Anas Rahmad; Joko Pamungkas, Wahyu
Jurnal Permata Indonesia Vol 16 No 2 (2025): Volume 16 Nomor 2, November 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpi.v16i2.377

Abstract

Ketidaksesuaian antropometri sarana kerja dapat menimbulkan gangguan muskuloskeletal dan menurunkan efisiensi kerja petugas pendaftaran. Mengetahui kesesuaian antropometri sarana kerja (kursi, meja, layar monitor) dengan standar ergonomi pada petugas pendaftaran rawat jalan di RS Nur Hidayah Bantul. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan teknik pengambilan data melalui observasi. Jenis data berupa data kuantitatif yang merupakan hasil pengukuran antropometri, kursi kerja, meja kerja, dan layar monitor. Sebagian besar sarana kerja (kursi dan meja) di lokasi penelitian belum ergonomis menurut Permenkes No.48/2016,sedangkan layar monitor sesuai standar. Rekomendasi: penyesuaian dimensi sarana dan evaluasi berkala untuk mencegah keluhan muskuloskeletal. antropometri, ergonomi, pendaftaran rawat jalan, Permenkes No.48/2016. Pengukuran sarana kerja petugas berdasarkan perbandingan antropometri petugas. Pengukuran dimensi tubuh tertinggi yaitu dengan tinggi poplitea 42 cm, Panjang poplitea 42 cm, lebar pinggul 52 cm, tinggi bahu duduk 71 cm, lebar bahu 50 cm, tinggi siku duduk 77 cm, Panjang rentang tangan 170 cm, jangkauan tangan ke depan 78 cm, untuk jarak petugas ke layar monitor 68 cm. Hasil pengukuran kursi kerja dan meja kerja belum ergonomis, sedangkan untuk layar monitor sudah ergonomis
Pengaruh Pemberian Kombinasi Murottal Al-Qur’an dan Massage Counter Pressure terhadap Penurunan Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif Wahyuni, Ninik; Kusmiyati, Yuni; Hidayat, Anas Rahmad
Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida Vol 13 No 1 (2026): Januari
Publisher : Akademi Kesehatan Rustida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55500/jikr.v13i1.338

Abstract

Proses persalinan tidak selalu berjalan lancar karena akan ada proses alami yang menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, nyeri persalinan yang tinggi dapat menimbulkan kecemasan, terutama pada ibu primigravida. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage counter pressure dalam menurunkan frekuensi nyeri persalinan fase aktif pertama pada ibu primigravida di Kabupaten Sumbawa. Desain penelitian ini Quasy experiment dengan rancangan Times Series Design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 76 ibu dengan metode Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah Numaric Rating Scale (NRS). Analisis bivariat menggunakan Uji Friedman dengan Wilcoxone Post hoc dan analisis multivariat menggunakan Uji Regresi Logistik. Hasil uji Friedman dengan uji Wilcoxon menunjukkan nilai 0,00 < 0,05 yang menunjukkan efektivitas terapi ini signifikan secara statistik, dan hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa hanya jenis terapi (kombinasi murottal Al-Qur'an dan pijat counter pressure) yang memiliki pengaruh signifikan dengan variabel tingkat nyeri. Sementara itu, variabel perancu dalam penelitian ini tidak memiliki hubungan yang signifikan (p>0,05). Tingkat nyeri pada kelompok intervensi menurun lebih signifikan. Pada kelompok intervensi, skor tes pra-pasca lebih berubah dibandingkan kelompok kontrol. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa kombinasi Murottal Al-Qur'an (Surat Al-Fatihah) dan massage Counter Pressure dapat digunakan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk persalinan kala I fase aktif.
Analisis Faktor Penyebab Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Karang Rejo Kabupaten Langkat Tahun 2025: diare Samosir, Rut Desmayanti; Iswandari, Hargianti Dini; Hidayat, Anas Rahmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12527

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi yang dimana terjadinya proses metabolisme melalui melalui organ anus pada saat buang air besar dengan konsistensi cair, dengan frekuensi tiga kali atau lebih dari biasanya dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi hubungan faktor penyebab (lingkungan, perilaku, Sosial Ekonomi, Fasilitas Kesehatan dan gizi dengan kejadian diare pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten langkat Tahun 2025. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Dengan pendekatan desain penelitian Cross Sectional . Sebanyak 98 responden terlibat dalam penelitian ini, teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisa data menggunakan analisi univariat, analisi bivariate dan analisis multivariate menngunakan regresi logistic . Berdasarkan hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Sanitasi dengan penyebab Kejadian Diare , p value = 0,006 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Air dengan penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,032 ada hubungan yang signifikan antara Kebersihan Lingkungan Rumah dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,028 ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Mencuci Tangan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,015 bahwa ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Membuang Tinja dengan Penyebab Kejadian p value = 0,001 (p<α), sehingga memperlihatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pendapatan dengan Penyebab Kejadian Diare. diperoleh p value = 0,009 (p<α), ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Diare di UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten Langkat Tahun 2025. Variabel yang paling mempengaruhi adalah Variabel kualitas sanitasi. Agar meningkatkan pengetahuan tentang diare.
Analisis Faktor Penyebab Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Upt Puskesmas Karang Rejo Kabupaten Langkat Tahun 2025: diare Samosir, Rut Desmayanti; Iswandari, Hargianti Dini; Hidayat, Anas Rahmad
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12527

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi yang dimana terjadinya proses metabolisme melalui melalui organ anus pada saat buang air besar dengan konsistensi cair, dengan frekuensi tiga kali atau lebih dari biasanya dalam sehari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi hubungan faktor penyebab (lingkungan, perilaku, Sosial Ekonomi, Fasilitas Kesehatan dan gizi dengan kejadian diare pada Balita di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten langkat Tahun 2025. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Dengan pendekatan desain penelitian Cross Sectional . Sebanyak 98 responden terlibat dalam penelitian ini, teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Analisa data menggunakan analisi univariat, analisi bivariate dan analisis multivariate menngunakan regresi logistic . Berdasarkan hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Sanitasi dengan penyebab Kejadian Diare , p value = 0,006 ada hubungan yang signifikan antara Kualitas Air dengan penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,032 ada hubungan yang signifikan antara Kebersihan Lingkungan Rumah dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,000 ada hubungan yang signifikan antara Pengetahuan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,028 ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Mencuci Tangan dengan Penyebab Kejadian Diare diperoleh p value = 0,015 bahwa ada hubungan yang signifikan antara Kebiasaan Membuang Tinja dengan Penyebab Kejadian p value = 0,001 (p<α), sehingga memperlihatkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pendapatan dengan Penyebab Kejadian Diare. diperoleh p value = 0,009 (p<α), ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Diare di UPT Puskesmas Karang Rejo Kabupaten Langkat Tahun 2025. Variabel yang paling mempengaruhi adalah Variabel kualitas sanitasi. Agar meningkatkan pengetahuan tentang diare.