Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENDAMPINGAN MAHASISWA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI DAN INTERAKSI SOSIAL Farida Fitriani; Wiwien Kurniawati; Menik Aryani; Restu Wibawa; Baiq Desy Arfini
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v3i2.788

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan interaksi sosial mahasiswa semester V Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis Poltekkes Kemenkes Mataram melalui pendampingan berbasis pelatihan dan praktik lapangan. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan Poltekkes Kemenkes Mataram dan beberapa lokasi kegiatan sosial masyarakat pada bulan Agustus 2025. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan dan pendampingan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pendampingan dan monitoring, evaluasi dan refleksi, serta pelaporan. Sebelum kegiatan lapangan, mahasiswa memperoleh pelatihan komunikasi interpersonal, kerja sama tim, dan public speaking. Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan kegiatan edukasi dan sosial secara berkelompok melalui seminar, pelatihan, dan kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara di depan umum, keberanian menyampaikan pendapat, kemampuan bekerja sama dalam tim, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai karakter masyarakat. Hasil evaluasi menunjukkan mayoritas mahasiswa berada pada kategori puas dan sangat puas terhadap pelaksanaan program. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis praktik lapangan dan pendekatan partisipatif efektif meningkatkan soft skills mahasiswa serta memperkuat interaksi sosial mahasiswa dengan masyarakat.
Pelatihan Eduwisata di Balai Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) bagi Mahasiswa Universitas di Kota Mataram dalam Pengembangan Kompetensi Pemandu Wisata Edukasi Menik Aryani; Lu'luin Najwa
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JUNI 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v5i1.21198

Abstract

This community service program aims to improve the competence of university students in Mataram City as educational tour guides for early childhood education, particularly students at the kindergarten (TK) and elementary school (SD) levels. The program was conducted at the Balai Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) of West Nusa Tenggara Province, which serves as a strategic venue for science-based educational tourism. The background of this activity stems from the lack of trained human resources in the edutourism sector who understand the characteristics and developmental needs of young children. The training program was designed using a competency-based training (CBT) approach covering three main domains: child development knowledge, interactive science communication skills, and practical guiding techniques. Activities included workshops, role-playing simulations, field practice, and reflective evaluations. Participants consisted of 35 university students from various study programs in Mataram. The results showed significant improvement in participants' understanding of child learning characteristics, their ability to design age-appropriate learning activities, and their confidence in conducting interactive tours. Teachers and parents accompanying the children also expressed high satisfaction with the tour guide performance demonstrated during simulation sessions. This program demonstrates that structured edutourism training at innovation centers can effectively build the capacity of prospective tour guides who are responsive to the developmental needs of young learners, and is recommended for wider adoption by other local research and innovation agencies.
DIGITAL FINANCIAL TRANSACTION MANAGEMENT EDUCATION TO IMPROVE THE EFFICIENCY OF MICRO-ENTERPRISES IN THE TOURISM AREA TETEBATU, SIKUR, EAST LOMBOK Afrida Nur Chasanah; Baiq Herdina Septika; Miratul Husna Neris; Ridho Rafqi Ilhamalimy; Menik Aryani
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11321

Abstract

ABSTRACT The growing use of digital transactions in the tourism sector has encouraged business actors to adapt their services to increasingly cashless payment systems. However, this shift has not been fully embraced by micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in South Tetebatu Tourism Village, where limited digital financial literacy, dependence on cash transactions, and inadequately documented transaction management remain prevalent challenges. In response to these conditions, this community service program was designed to strengthen MSME capacity in utilizing digital financial services while promoting the implementation of the Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) as a more efficient transaction method. A Participatory Action Research (PAR) approach was employed through a series of activities, including partner needs assessment, digital financial literacy education, QRIS registration and installation assistance, and hands-on practice in the use of digital transactions within business settings. The program demonstrated that MSME actors responded positively to cashless payment systems and were able to operate QRIS in their daily business activities. The assistance provided not only facilitated the creation of digital wallet accounts and the implementation of QRIS but also enhanced the use of transaction histories as part of a more structured business management process. These findings indicate that the adoption of digital payment technology becomes more effective when literacy enhancement, technical assistance, and practical experience are developed in an integrated manner. The integration of these three components contributes to strengthening financial inclusion, improving digital transformation readiness, and developing an MSME empowerment model that supports the competitiveness of community-based tourism destinations. ABSTRAK Perkembangan transaksi digital di sektor pariwisata mendorong pelaku usaha untuk menyesuaikan pola layanan yang semakin mengarah pada sistem pembayaran nontunai. Kondisi tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Wisata Tetebatu Selatan yang masih menghadapi keterbatasan literasi keuangan digital, dominasi transaksi tunai, serta pengelolaan transaksi yang belum terdokumentasi secara optimal. Berangkat dari kebutuhan tersebut, kegiatan pengabdian ini dirancang untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan keuangan digital sekaligus mendorong penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai sarana transaksi yang lebih efisien. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan melalui rangkaian kegiatan yang meliputi identifikasi kebutuhan mitra, edukasi literasi keuangan digital, pendampingan registrasi dan pemasangan QRIS, serta praktik langsung penggunaan transaksi digital pada lingkungan usaha. Pelaksanaan program menunjukkan bahwa pelaku UMKM memberikan respons positif terhadap penggunaan sistem pembayaran nontunai dan mampu mengoperasikan QRIS dalam aktivitas usaha sehari-hari. Pendampingan yang dilakukan tidak hanya memfasilitasi pembuatan akun dompet digital dan implementasi QRIS, tetapi juga meningkatkan pemanfaatan riwayat transaksi sebagai bagian dari pengelolaan usaha yang lebih terstruktur. Temuan ini mengindikasikan bahwa adopsi teknologi pembayaran digital menjadi lebih efektif ketika peningkatan literasi, pendampingan teknis, dan pengalaman praktik dikembangkan secara terpadu. Integrasi ketiga aspek tersebut berkontribusi pada penguatan inklusi keuangan, peningkatan kesiapan transformasi digital, serta pengembangan model pemberdayaan UMKM yang relevan untuk mendukung daya saing kawasan wisata berbasis masyarakat.
OPTIMALISASI KEMAMPUAN MENULIS KARYA ILMIAH MAHASISWA MELALUI PELATIHAN BANTUAN AI Farida Fitriani; Menik Aryani; Restu Wibawa; Wiwien Kurniawati
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v2i4.649

Abstract

Pelatihan ini dirancang untuk membantu siswa dalam memahami serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan baik untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah. Kegiatan ini dilakukan melalui metode pelatihan menyeluruh yang mencakup tiga tahap, yaitu observasi, pelaksanaa, dan evaluasi. Pelatihan ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi Universitas Pendidikan Mandalika. Hasilnya, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan merasa lebih percaya diri dalam mengelola refrensi secara mandiri. Kemampuan pemahaman dan penggunaan bahasa akademik meningkat, serta keterampilan berpikir kritis yang mendalam juga berkembang. AI membantu siswa menyusun daftar pustaka dengan tepat, mengurangi kutipan, dan menjaga kualitas karya ilmiah sesuai standar akademik. Dampak positif pelatihan ini dirasakan tidak hanya oleh mahasiswa, tetapi juga meningkatkan kualitas lembaga akademik. Mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan pendidikan dan penelitian yang memerlukan literasi digital dan pemahaman metodologi ilmiah. Pelatihan ini mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus meningkatkan reputasi akademik perguruan tinggi di tingkat nasional dan internasional.
Strategi Pemasaran Berbasis Ekowisata Untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Lokal UMKM Hasil Laut: Studi Kasus Pada UMKM Amertha Bahari Menik Aryani; Lu`luin Najwa; Wayan Rika Ayu Lestari
Jurnal Visionary : Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): October
Publisher : Prodi Administrasi Pendidikan, Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/vis.v13i2.19282

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to increase the sales value of local UMKM marine products in Padak Guar Village, East Lombok Regency (Case Study of Amertha Bahari UMKM). This study explores various marketing methods used by local managers and village governments and the application of strategies to managers, consumer awareness, and industry and ecotourism growth in the region. The research method used a qualitative approach through observation, interviews, and direct documentation with managers, village governments, and consumers or tourists visiting the area. The findings of this study show that ecotourism-based marketing strategies are carried out by distributing products to small traders in the Padak Guar village tourist area, participating in local exhibitions, and using social media such as Facebook, Instagram, and WhatsApp, which have been proven to increase the visibility of local seafood products among consumers and tourists more widely. Keywords: Ecotourism-Based Marketing, Product Value, UMKM Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Nilai Jual Produk Lokal UMKM Hasil Laut di Desa Padak Guar Kabupaten Lombok Timur (Studi Kasus Pada UMKM Amertha Bahari). Penelitian ini mengeksplorasi berbagai metode pemasaran yang digunakan oleh pengelola dan pemerintah desa setempat dan penerapan strategi terhadap pengelola, kesadaran konsumen, dan pertumbuhan industry dan ekowisata diwilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi langsung dengan para pengelola, pemerintah desa, dan konsumen atau wisatawan yang sedang berkunjung. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa strategi pemasaran berbasis ekowisata dilakukan dari menyebarkan produk ke pedagang-pedagang kecil yang ada di Kawasan wisata desa padak guar, partisipasi dalam pameran local dan menggunakan social media seperti Facebook, Instagram dan WhatsApp terbukti dapat meninggkatkan visibilitas produk lokal olahan hasil laut dikalangan konsumen dan wisatawan yang lebih luas. Kata Kunci: Pemasaran Berbasis Ekowisata, Nila Jual Produk, UMKM.
PEMBELAJARAN INOVATIF: KOMPETENSI MAHASISWA DALAM METODE KASUS DAN PEMBELAJARAN PROYEK BERBASIS TIM Farida Fitriani; Wiwien Kurniawati; Menik Aryani
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol. 9 No. 2 (2026): Mei 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/comm-edu.v9i2.30977

Abstract

This research aims to implement a learning model based on the case method and team-based projects in the Indonesian Language course to assess student competencies. The study applies a quantitative approach with a descriptive method, which seeks to provide a real picture of students' soft skills and hard skills. The research population consists of semester 1 students at Poltekkes Mataram, with data collection techniques including document study, questionnaire completion, and observation. The emerging data will be developed into self-assessment and peer-assessment instruments. The research instruments are designed based on aspects of soft skills and hard skills within the case method and team-based learning model, using a Likert scale to evaluate Poltekkes Mataram students' competencies. The results show that hard skills are higher, with an average score of 86 categorized as very good, covering data collection, report preparation, academic writing, data visualization, and referencing skills. Meanwhile, soft skills average 83.9, categorized as good, encompassing five key aspects: communication, critical thinking, problem-solving, collaboration, and leadership.