Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Komunikasi dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi di Kalangan Keluarga Sasaran Program CSR di Jatigede Timur Rahmat, Agus; Mansyur, Mansyur; Sjuchro, Dian Wardiana; Fitriana, Rina
Society Vol 13 No 1 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i1.807

Abstract

At the micro or local level, many Corporate Social Responsibility (CSR) programs are beneficial to communities. Most CSR initiatives focus on the economic aspect through income-generating activities. Previous researchers have extensively discussed the implementation processes and benefits of CSR programs for communities. However, a common challenge in the implementation of these programs is the difficulty faced by organizers in engaging target groups, due to factors such as family communication and internal references. This issue has attracted researchers to explore how communication influences decision-making regarding participation among beneficiaries or target groups of CSR programs, particularly in ensuring that the economic objectives set for target families can be successfully achieved. This study employs a qualitative method, utilizing structured interviews and focus group discussions (FGDs) involving 120 informants from CSR target groups considered representative. The findings indicate that the head of the household, as the primary target of the CSR program, communicates with his spouse and extended family when making decisions. The involvement of individuals outside the extended family is based on considerations of trust. The outcomes of these communication processes—among the head of the family, spouse, extended family, and trusted individuals—are significant in shaping a family’s decision to participate in a CSR program. Understanding who serves as a source of influence and inspiration in encouraging families to engage in CSR activities can enhance participation and interest among target communities, ultimately contributing to the success of the program.
Village Information Delivery through Suara Waditra Community Radio amidst Digital Media Challenges Sjuchro, Dian Wardiana; Bakti, Iriana; Rahmat, Agus; Sjafirah, Nuryah Asri; Nurfauziah, Isni
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 14 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v14i2.9729

Abstract

Community radio is one form of broadcasting institution that is legal and exists in Indonesia based on Law No. 32 of 2002 on Broadcasting. Community radios are created by and for the benefit of the communities they serve. One of the community radios that currently still exists in broadcasting is Suara Waditra Community Radio, which is used by the local village government as a medium for delivering information about the countryside. This research aims to find out the extent of the communication strategy of the Sukasetia Village Government in terms of delivering information to residents. This research is descriptive qualitative research with a case study approach. Data was collected through observation and in-depth interviews with selected informants. The results showed that the Village Government's communication strategy through radio broadcasting on Suara Waditra Community Radio was quite good. Through the Village Corner segment, the Village Government conveys information about the countryside that can be accessed easily and cheaply by residents. The village corner segment is welcomed by residents, as evidenced by statements from villagers that the information delivered on Community Radio is especially useful. However, the integration of Community Radio and digital media should still be done to support the delivery of faster and more comprehensive information.
Model Edukasi Pajak UMKM: Studi Kasus Liquid Fotocopy Kota Bengkulu Putra, Danang Adi; Indriani, Rini; Midiastuty, Pratana Puspa; Suranta, Eddy; Rahmat, Agus
Jurnal Pemberdayaan Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jpe.v4i2.4991

Abstract

Purpose: This study aims to provide training and guidance to Small and Medium Enterprises (MSMEs) on accounting practices, tax calculation, and tax reporting to foster business growth and ensure compliance. Methodology/approach: This study focuses on Liquid Fotocopy, a small business in Bengkulu that provides office supplies and photocopy services. The training included lectures, practical exercises, and Q&A sessions to address challenges in accounting and tax reporting, along with hands-on guidance on bookkeeping and tax calculations. Results/findings: The training enhanced the participants' understanding of accounting practices, allowing them to separate personal and business finances, track revenues and expenses, and calculate taxes accurately. This helps businesses gain insights into their financial performance and make informed decisions. Conclusions: The program effectively addressed gaps in accounting and tax-reporting practices for liquid photocopying. With the acquired knowledge, the business is now better positioned to manage its finances and fulfill its tax obligations. Limitations: This study was limited to a single SME, and the findings may not apply universally to businesses in different sectors or regions. Contribution: This study enhances financial literacy and tax compliance in MSMEs. It provides practical solutions for MSMEs to improve financial management and supports policy efforts to strengthen Indonesia's financial sector.
KOMUNIKASI PT PINDAD (PERSERO) DALAM PROGRAM PEMBINAAN MITRA UNGGULAN Fuad, Ibnu Ashari; Rahmat, Agus; Yustikasari , Yustikasari
RADIANT: Journal of Applied, Social, and Education Studies Vol. 1 No. 2 (2020): RADIANT Journal of Applied, Social, and Education Studies
Publisher : Politeknik Harapan Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52187/rdt.v1i2.28

Abstract

Program Kemitraan dan Bina Lingkungan merupakan konsep pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial yang dilaksanakan oleh seluruh BUMN. Program Kemitraan meliputi pemberian bantuan modal kepada UMKM yang memiliki potensi dan prospek untuk dikembangkan. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatkan kemampuan kewirausahaan dan manajerial serta peningkatan kemampuan produksi, pemasaran, dan lain-lain sehingga UMKM yang dibina dapat menjadi usaha yang mandiri dan berkembang. Sejalan dengan ini, PT Pindad (Persero) membentuk Program Pembinaan Mitra Unggulan guna mewadahi UMKM yang siap untuk dimandirikan. Dampak yang dialami oleh target sasaran pada program ini membawa Pindad meraih penghargaan dalam ajang ICSRA ke-3 tahun 2019. Dalam program ini terlihat bahwa komunikasi yang terjalin antara Pindad dengan UMKM berlangsung baik dan memperoleh penerimaan serta komunikasi yang dijalankan tidak bersifat menggurui. Penelitian ini berjenis penelitian studi kasus dengan jenis data kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pencarian informasi yang dilakukan, bagaimana pendekatan yang dilakukan, bagaimana komunikasi dalam implementasi program, dan komunikasi seperti apa yang digunakan dalam evaluasi program. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah wawancara, observasi, dan studi pustaka dengan teknik validitas data berjenis triangulasi sumber. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pencarian informasi yang dilakukan sesuai dengan model pencarian informasi yang dikemukakan oleh David Ellis dengan tahapan starting, chaining, differentiating, browsing, monitoring, dan extracting. Penedekatan bersifat Informatif dan Persuasif yang bersifat respon proaktif, reaktif, dan akomodatif. Pelaksanaan Program Pembinaan Mitra Unggulan merupakan tahap lanjutan dari pembinaan UMKM, pembagian kerja dilakukan dengan pendekatan kualitas. Evaluasi yang dilakukan menggunakan kuesioner dan pemantauan. Evaluasi juga dilakukan kepada implementasi jadwal, target, tujuan, dan anggaran.
Studi Bibliometrik Penelitian tentang Masyarakat Adat dalam Database Scopus 2015-2024: Menggunakan VOSviewer dan Publish or Perish (PoP) Mariani, Mariani; Hidayat, Dadang Rahmat; Rahmat, Agus
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 14 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v14i2.91015

Abstract

Selama sepuluh tahun terakhir, telah terjadi peningkatan yang signifikan dalam penelitian tentang masyarakat adat. Berbagai bidang ilmu semakin memperhatikan masalah keberlanjutan hidup, hak-hak masyarakat adat, dan pelestarian budaya mereka. Tujuan dari artikel ini adalah untuk memeriksa perkembangan penelitian terkait masyarakat adat dari 2015 hingga 2024 dengan menggunakan pendekatan bibliometrik dan database Scopus. Sampel penelitian terdiri dari 1,906 artikel penelitian yang diterbitkan antara tahun 2015 dan 2024 dan terindeks di Scopus. Hasil analisis menunjukkan bahwa artikel ilmiah tentang masyarakat adat telah meningkat pesat, dengan artikel membentuk jenis dokumen yang paling banyak diindeks (73,5%). Dengan 37 publikasi, penulis Kanada adalah kontributor terbesar. Peningkatan yang signifikan dalam jumlah publikasi ini menunjukkan kesadaran yang meningkat terhadap masalah yang dihadapi masyarakat adat di seluruh dunia. Fokus penelitian saat ini adalah perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan hak-hak masyarakat adat, dengan fokus pada kesehatan, sosial, dan budaya. Jumlah publikasi yang terus meningkat menunjukkan bahwa penelitian tambahan tentang masyarakat adat sangat penting, terutama dalam hal kesehatan mental, kebijakan publik, dan penanganan marginalisasi. Penyakit genetika dan dampak perubahan iklim terhadap masyarakat adat adalah contoh topik yang kurang dibahas, meskipun banyak penelitian telah dilakukan. Untuk menciptakan kebijakan yang lebih baik di masa depan, penelitian yang lebih menyeluruh, yang melibatkan kebijakan pemerintah dan perlindungan hak-hak masyarakat adat, masih sangat diperlukan. Ke depan, untuk meningkatkan kualitas penelitian tentang masyarakat adat, kolaborasi internasional, terutama dengan negara-negara yang mendominasi publikasi seperti Kanada dan Amerika Serikat, harus diperkuat.
The News Value Information Management Training for Local Government Officials of Pangandaran District in 2016 Nugraha, Aat Ruchiat; Rahmat, Agus; Damayanti, Trie; Sani, Anwar
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2018): MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v2i1.27

Abstract

The natural resources potential at Pangandaran has become strategic since its status as a district is definitive. Being a new district, Pangandaran has a number of challenges that must be faced in the era of free trade that is getting closer. That is, it requires qualified skills from the government officials. One of these skills is related to information management for the public. The purpose of this community service is to describe and explain how to improve the knowledge and skills of civil servants engaged in the field of information services in Pangandaran district, especially those related to information management techniques that have news value. The implementation of community service was conducted by lecture, question and answer, and simulation. The results of the activities show that state civil servants engaged in information services for the community in Pangandaran district did not appear to have sufficient knowledge and skills in terms of information management needed by the community. This is evident from the lack of information on the website in government agencies regarding the updating of activities in the district of Pangandaran. Based on our community service activities, we conclude that there has been an increase in knowledge and skills shown by the many questions and discussions of participants on how to find, manage and pack information into valuable news needed by the community. It is suggested that the implementation of community service activities should be in the form of assistance so that speakers would be able to inculcate the values of professionalism in the management of information that is important for the community in Pangandaran district through continuous capacity building and empowerment of professional civil servants in the field of communication.
Decision Support System for Porang Land Selection based on Multi Attribute Utility Theory (MAUT) Umar, Najirah; Idris, Muhammad; Rahmat, Agus
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 6 (2025): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v14i6.4297

Abstract

This study aims to develop a web-based decision support system using the Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) algorithm to assess land suitability for porang cultivation. The system is designed to assist farmers and land developers in selecting optimal planting sites. The research methodology includes problem identification, primary data collection through field surveys, determination of criteria and weights based on land characteristics, and the implementation of the MAUT algorithm to generate land recommendations. The five main criteria considered are soil texture, altitude, temperature, soil pH, and shading level. The results indicate that the three tested land alternatives achieved suitability levels of 86.67%, 75.57%, and 73.33%, respectively. Based on the suitability threshold of ≥70%, all land alternatives are deemed suitable for porang cultivation. These findings demonstrate the effectiveness of MAUT in supporting data-driven decision-making in the agricultural sector. Furthermore, this approach can be replicated for other commodities and further enhanced through the integration of spatial mapping and financial benefit analysis.
Analisis Implementasi Green Campus di Universitas Padjadjaran: Melalui Integrasi Teori Hukum Pembangunan dan Komunikasi Lingkungan Sumpena, Agus; Wahyudin, Uud; Rahmat, Agus
Bina Hukum Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2025): Bina Hukum Lingkungan, Volume 10, Nomor 1, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24970/bhl.v10i1.474

Abstract

ABSTRAK Isu keberlanjutan lingkungan kini menuntut implementasi nyata dari seluruh institusi, termasuk perguruan tinggi. Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia telah berhasil mengimplementasikan green campus dengan mengacu kepada indikator UI Green Metric, melalui kebijakan formal dan berbagai program keberlanjutan lingkungan. Artikel ini menganalisis implementasi green campus di Unpad dengan menggunakan Teori Hukum Pembangunan dari Mochtar Kusumaatmadja, yang menekankan fungsi hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat (law as a tool of social engineering), serta Model Komunikasi Lingkungan dari Robert Cox, yang memandang komunikasi sebagai praktik simbolik dalam membentuk persepsi, partisipasi, dan tindakan lingkungan. Keterbaruan penelitian ini memadukan hukum pembangunan dan komunikasi lingkungan dalam menganalisis implemetasi green campus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di kampus Unpad Jatinangor. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan praktik implementasi kebijakan green campus. Program Green leadership perlu disampaikan secara efektif melalui pendekatan komunikasi lingkungan yang partisipatif dan strategis. Dalam praktiknya, regulasi yang tidak dilengkapi dengan mekanisme pengawasan dan sanksi tidak mampu menjalankan fungsi hukum sebagai instrumen perubahan sosial yang mengikat. Selain itu, kebijakan dan implementasi green campus yang tidak disosialisasikan secara menyeluruh dan tidak melibatkan partisipasi aktif sivitas akademika cenderung dipersepsikan hanya sebagai instruksi administratif semata. Padahal, kebijakan green campus seharusnya dimaknai sebagai gerakan kolektif yang mendorong terbentuknya pola pikir dan budaya ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan lingkungan kampus dapat diwujudkan secara inklusif dan berkelanjutan oleh seluruh elemen perguruan tinggi. Kata Kunci: green campus; hukum Pembangunan; komunikasi lingkungan; keberlanjutan lingkungan; UI Green Metric.
Analisis Implementasi Green Campus di Universitas Padjadjaran: Melalui Integrasi Teori Hukum Pembangunan dan Komunikasi Lingkungan Sumpena, Agus; Wahyudin, Uud; Rahmat, Agus
Bina Hukum Lingkungan Vol. 10 No. 1 (2025): Bina Hukum Lingkungan, Volume 10, Nomor 1, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24970/bhl.v10i1.474

Abstract

ABSTRAK Isu keberlanjutan lingkungan kini menuntut implementasi nyata dari seluruh institusi, termasuk perguruan tinggi. Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia telah berhasil mengimplementasikan green campus dengan mengacu kepada indikator UI Green Metric, melalui kebijakan formal dan berbagai program keberlanjutan lingkungan. Artikel ini menganalisis implementasi green campus di Unpad dengan menggunakan Teori Hukum Pembangunan dari Mochtar Kusumaatmadja, yang menekankan fungsi hukum sebagai sarana pembaruan masyarakat (law as a tool of social engineering), serta Model Komunikasi Lingkungan dari Robert Cox, yang memandang komunikasi sebagai praktik simbolik dalam membentuk persepsi, partisipasi, dan tindakan lingkungan. Keterbaruan penelitian ini memadukan hukum pembangunan dan komunikasi lingkungan dalam menganalisis implemetasi green campus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di kampus Unpad Jatinangor. Teknik pengumpulan data meliputi studi dokumen, observasi lapangan, dan wawancara dengan sembilan narasumber. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara regulasi dan praktik implementasi kebijakan green campus. Program Green leadership perlu disampaikan secara efektif melalui pendekatan komunikasi lingkungan yang partisipatif dan strategis. Dalam praktiknya, regulasi yang tidak dilengkapi dengan mekanisme pengawasan dan sanksi tidak mampu menjalankan fungsi hukum sebagai instrumen perubahan sosial yang mengikat. Selain itu, kebijakan dan implementasi green campus yang tidak disosialisasikan secara menyeluruh dan tidak melibatkan partisipasi aktif sivitas akademika cenderung dipersepsikan hanya sebagai instruksi administratif semata. Padahal, kebijakan green campus seharusnya dimaknai sebagai gerakan kolektif yang mendorong terbentuknya pola pikir dan budaya ramah lingkungan. Dengan demikian, keberlanjutan lingkungan kampus dapat diwujudkan secara inklusif dan berkelanjutan oleh seluruh elemen perguruan tinggi. Kata Kunci: green campus; hukum Pembangunan; komunikasi lingkungan; keberlanjutan lingkungan; UI Green Metric.
KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT ASAHIMAS CHEMICAL ANYER DALAM PROGRAM “ASAHIMAS (AIR SARANA HIDUP MASYARAKAT #4)” Aulia, Kharisma; Rahmat, Agus; Perbawasari, Susie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1567-1575

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan konsep atau tindakan yang dilaksanakan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial ataupun lingkungan sekitar tempat perusahaan tersebut berada. Dimana secara umum perusahaan merealisasikan CSR berbentuk program kegiatan yang bisa meningktakan kesejahteraan masyarakat sekitar, menjaga lingkunganm pemberian beasiswa, dan pemeliharaan dan pembangunan fasilitas umum, dan sumbangan untuk pembangunan desa atau fasilitas desa. Namun, untuk memaksimalkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR), diperlukan peran Humas sebagai fungsi manajemen yang secara khusus mendukung terbentuknya komunikasi yang saling pengertian khususnya dengan publik perusahaan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui tujuan dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Unit CSR Departemen General Affair PT Asahimas Chemical dalam program ASAHIMAS (Air Sarana Hidup Masyarakat) #4 menggunakan 4 langkah strategi komunikasi Anwar Arifin (mengenal khalayak, menentukan tujuan, menyusun pesan serta menetapkan metode dan memilih media yang digunakan). Metode penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, bisa disimpulkan bahwa unit CSR PT Asahimas Chemical beranggapan bahwa hadirnya perusahaan ditengah masyarakat, menjadikan perusahaan untuk membuka mata terhadap dampak yang mereka rasakan. Pendekatan dan strategi komunikasi yang mereka lakukan pun dinilai cukup efektif dalam membangun komunikasi dan hubungan baik dengan komunitas atau masyarakat sekitar perusahaan.