Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA KELAS VIII DALAM MENYELESAIKAN SOAL RELASI DAN FUNGSI Rahmat, Agus; Bernard, Martin
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 6 No. 1 (2023): Januari
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v6i1.11091

Abstract

This study is the background for errors in solving relationship and function problems. The study with the subject of class VIII students of State Junior High School 3 Cililin aims to describe the level of error carried out by students in solving relationship and function problems, the research methodology used in this study is a qualitative method with a descriptive approach, and the data produced in this study comes from the test results given to students with indicators of questions 1) Determining Relationships which are functions,  2) Applying the concepts of relationships and functions, 3) Determining the value of functions, 4) Finding the concept of function relations, 5) Defining relationships and functions. From these results, it was found that the average student error was at a moderate criterion of 65%.
Integrated marketing communication of Batik Jambi Berkah to sustain the new normal era Nurizal, Hendri; Wahyudin, Uud; Rahmat, Agus
Manajemen Komunikasi Vol 8, No 1 (2023): Accredited by Republic Indonesia Ministry of Research, Technology, and Higher Ed
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jmk.v8i1.46882

Abstract

The combination of good strategies and techniques of IMC elements can make businesses survive during a pandemic and even thrive in the new normal era. That has successfully passed the pandemic and survived the new normal era by applying a digitalized integrated marketing communication without abandoning the traditional market. This research aims to describe the integrated marketing communication management of Batik Jambi Berkah as a way to survive in the new normal era. This research uses a descriptive qualitative approach and data analysis using the model of Miles and Huberman, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The concept used in this study is integrated marketing communication by Belch (2021). The results of this study reveal that the integrated marketing communication approach carried out consistently by Batik Jambi Berkah includes the planning, implementation and evaluation stages, which made it successfully pass through the pandemic. Entering the new normal era, Batik Jambi Berkah are participating in events and becoming sponsors to build a brand image and interact directly with consumers and potential customers. This study concludes that from time to time, IMC elements have an important role in communications, especially marketing. By adapting and developing elements of IMC, companies can improve communication effectiveness, strengthen brand images, and achieve maximum results in product marketing. The implications of this research are expected to be a reference for further research and an example for business actors, especially MSMEs, in managing IMC elements.
Hubungan Parasosial Antara Penggemar ARMY dan BTS di Weverse Mariani; Hidayat, Dadang Rahmat; Rahmat, Agus
COMMENTATE: Journal of Communication Management Vol. 5 No. 1 (2024): COMMENTATE: Journal of Communication Management
Publisher : Institut Komunikasi dan Bisnis LSPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37535/103005120242

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berfokus untuk memahami hubungan parasosial atau parasocial relationship (PSR) antara penggemar ARMY dengan Idol BTS di Weverse. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Pengumpulan data dilakukan dengan mengamati aktivitas media sosial akun Weverse BTS dan mengamati fenomena kedekatan Army dan BTS di media profesional. Penelitian ini mengungkapkan hubungan parasosial antara penggemar ARMY dan BTS terbentuk melalui interaksi yang intens di platform Weverse, terutama melalui sesi live streaming.  sehingga dapat berinteraksi secara langsung dan real-time, memungkinkan penggemar untuk mengajukan pertanyaan, mengirim komentar, dan menerima tanggapan langsung dari anggota BTS. Interaksi semacam ini menciptakan kesan hubungan dua arah dan memperkuat ikatan emosional antara keduanya. BTS menggunakan interaksi ini secara profesional untuk memperkuat hubungan dengan penggemar dan meningkatkan popularitas mereka. Tidak hanya dalam industri musik, BTS memiliki dampak pada sektor ekonomi Korea Selatan. Kontribusi BTS mencapai lebih dari $3,9 miliar, dengan proyeksi untuk mencapai $39 miliar dalam sepuluh tahun mendatang. Pendapatan ini bersumber dari penjualan album, tiket konser, produk merchandising dan peningkatan pariwisata. Kata kunci: Parasocial Relationships, Kpop, Virtual Media, Waverse, BTS   ABSTRAK This research focuses on understanding the parasocial relationship (PSR) between ARMY fans and BTS Idols in Weverse. This research uses a qualitative method with a virtual ethnography approach. Data collection was done by observing the social media activities of BTS's Weverse account and observing the phenomenon of Army and BTS's closeness in professional media. This research reveals that parasocial relationships between ARMY and BTS fans are formed through intense interactions on the Weverse platform, especially through live streaming sessions, allowing fans to ask questions, post comments, and receive direct responses from BTS members. This kind of interaction creates a sense of a two-way relationship and strengthens the emotional bond between the two. BTS uses these interactions professionally to strengthen relationships with fans and increase their popularity. Not only in the music industry, BTS has an impact on South Korea's economic sector. BTS' contribution is over $3.9 billion, with projections to reach $39 billion in the next ten years. This revenue comes from album sales, concert tickets, merchandising products and increased tourism.   Kata kunci: Parasocial Relationships, Kpop, Virtual Media, Weverse, BTS
GAMBARAN SUMBER INFORMASI PHBS PADA KADER KESEHATAN Kosasih, Cecep Eli; Solehati, Tetti; Rahmat, Agus
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1: JUNE 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.155 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i1.230

Abstract

Desa Pangandaran merupakan salah satu tempat wisata di Jawa Barat memiliki visi menjadi Desa Sehat. Sayangnya kesadaran ber-PHBS masyarakat Pangandaran masih rendah menyebabkan tingginya angka diare dan kecacingan di daerah tersebut kemungkinan karena kurangnya mendapatkan informasi tentag PHBS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumber informasi PHBS pada kader kesehatan. Desain penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian dilakukan di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Jawa Barat. Populasi penelitian adalah semua kader kesehatan yang terdapat di Desa Pangandaran sejumlah 28 orang. Sample menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah quisioner yang terdiri dari data karakteristik dan sumber informasi. Analisa yang digunakan deskriptif berupa frekuensi dan prosentase. Seluruh responden pernah mendapatkan informasi PHBS sejumlah 28 orang (100%). Pada variabel genital hygiene diperoleh bahwa sebagian kecil responden mendapatkan informasi dari media cetak sejumlah 6 orang (21,4%), hampir seluruh responden mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sejumlah  24 orang (85,7%). Pada variabel CTPS diperoleh bahwa seluruh responden pernah mendapatkan informasi 28 orang (100%), hampir setengahnya responden mendapatkan informasi dari orang tua sejumlah  8 orang (28,6%), sebagian kecil responden mendapatkan informasi dari saudara sejumlah 3 orang (10,7%), sebagian kecil  responden mendapatkan informasi dari teman sejumlah  2 orang (7,1 %), hampir setengahnya responden mendapatkan informasi dari media sosial sejumlah 12 orang (42,9%), hampir seluruh responden mendapatkan informasi dari petugas kesehatan sejumlah 23 orang (82,1%). Kesimpulan: Seluruh responden mendapatkan informasi. Walaupun sumber informasi lebih banyak diperoleh dari petugas kesehatan dan media sosial namun masih ada informasi didapat dari teman. Perlu pendekatan yang lebih kreatif dalam pemberian informasi dari petugas kesehatan misalnya dengan menggunakan media sosial. 
Komunikasi Kepemimpinan Store Manager di PT Home Center Indonesia Hasudungan, Stefanus Tulus; Novianti, Evi; Rahmat, Agus
Jurnal Communio : Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi Vol 12 No 2 (2023): July
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jikom.v12i2.9193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna komunikasi kepemimpinan bagi Store Manager PT Home Center Indonesia, mengetahui bagaimana aktivitas komunikasi kepemimpinan dijalankan oleh Store Manager, dan menjelaskan makna profesi bagi Store Manager. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologi Alfred Schutz. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada lima orang Store Manager PT Home Center Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Store Manager PT HCI memaknai komunikasi kepemimpinan sebagai kunci mencapai tujuan kepemimpinan dan nyawa kepemimpinan. Aktivitas komunikasi kepemimpinan dijalankan secara formal melalui briefing, meeting, coffee morning, dan coaching. Komunikasi kepemimpinan secara informal dilakukan dengan cara management by walking around. Store Manager juga memaknai profesinya sebagai pemilik toko, bukan hanya sebagai pemimpin cabang atau penjaga store.
Personal Branding Ira Mirawati sebagai Content Creator Edukasi di TikTok Nadhira, Ziyan; Rahmat, Agus; Setianti, Yanti
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 2, No 1 (2024): Agustus
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13220466

Abstract

In the digital era, individuals must establish a strong personal brand image, particularly on social media platforms. This study focuses on analyzing the personal branding of Ira Mirawati as an educational content creator on TikTok. The research method used is qualitative research with descriptive studies. The result stated that Ira Mirawati effectively utilizes TikTok to showcase her skills, values, principles, and characteristics. Ira Mirawati has the ability as an educational practitioner who knows deeply about lectures. Ira Mirawati consistently shares education by developing her skills. In addition, the characteristics of Ira Mirawati are humble, friendly, and humorous. So, the combination of several aspects can create the uniqueness of Ira Mirawati.
KOMUNIKASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) PT ASAHIMAS CHEMICAL ANYER DALAM PROGRAM “ASAHIMAS (AIR SARANA HIDUP MASYARAKAT #4)” Aulia, Kharisma; Rahmat, Agus; Perbawasari, Susie
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i4.2024.1567-1575

Abstract

Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan merupakan konsep atau tindakan yang dilaksanakan perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial ataupun lingkungan sekitar tempat perusahaan tersebut berada. Dimana secara umum perusahaan merealisasikan CSR berbentuk program kegiatan yang bisa meningktakan kesejahteraan masyarakat sekitar, menjaga lingkunganm pemberian beasiswa, dan pemeliharaan dan pembangunan fasilitas umum, dan sumbangan untuk pembangunan desa atau fasilitas desa. Namun, untuk memaksimalkan pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR), diperlukan peran Humas sebagai fungsi manajemen yang secara khusus mendukung terbentuknya komunikasi yang saling pengertian khususnya dengan publik perusahaan. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui tujuan dan strategi komunikasi yang dilakukan oleh Unit CSR Departemen General Affair PT Asahimas Chemical dalam program ASAHIMAS (Air Sarana Hidup Masyarakat) #4 menggunakan 4 langkah strategi komunikasi Anwar Arifin (mengenal khalayak, menentukan tujuan, menyusun pesan serta menetapkan metode dan memilih media yang digunakan). Metode penulisan yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi pustaka. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan, bisa disimpulkan bahwa unit CSR PT Asahimas Chemical beranggapan bahwa hadirnya perusahaan ditengah masyarakat, menjadikan perusahaan untuk membuka mata terhadap dampak yang mereka rasakan. Pendekatan dan strategi komunikasi yang mereka lakukan pun dinilai cukup efektif dalam membangun komunikasi dan hubungan baik dengan komunitas atau masyarakat sekitar perusahaan.
Analisis Manajemen Event Halo Bandung On The Spot Pada Sub Bagian Protokol Komunikasi Pimpinan Kota Bandung Desiana, Jasmine; Rahmat, Agus
Journal of Digital Communication Science Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Digital Communication Science
Publisher : Universitas Indonesia Membangun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56956/jdcs.v2i2.356

Abstract

Manajemen event merupakan salah satu bidang yang memegang peranan penting dalam dunia modern, di mana berbagai acara dan kegiatan seringkali digunakan sebagai alat strategis untuk mencapai beragam tujuan, mulai dari pemasaran hingga pembangunan komunitas. Studi ini berfokus pada analisis manajemen event "Halo Bandung On The Spot" yang diselenggarakan oleh Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan secara mendalam seluruh tahapan manajemen event, mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, hingga evaluasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen event yang terstruktur dan dilakukan dengan cermat mampu mendukung pencapaian tujuan acara, yaitu peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kinerja dan program pemerintah Kota Bandung. Setiap tahapan dalam manajemen event saling terkait dan berkontribusi terhadap keberhasilan acara, dengan perencanaan dan evaluasi sebagai kunci utama untuk meningkatkan kualitas acara di masa mendatang.
The existence of Suara Waditra in the Knowledge Sharing Framework Sjuchro, Dian Wardiana; Bakti, Iriana; Rahmat, Agus; Sjafirah, Nuryah Asri; Nurfauziah, Isni
Journal of Science and Education (JSE) Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Science and Education (JSE)
Publisher : CV. Media Digital Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58905/jse.v5i2.521

Abstract

Suara Waditra Community Radio is a community radio based in Sukasetia Village, Cisayong District, Tasikmalaya Regency. This radio has a broadcasting permit from the Minister of Communication and Information in 2018. Suara Waditra Community Radio is still continuing to broadcast both to convey information about the village and just for entertainment. The aim of this research is to find out the existence of Suara Waditra Community Radio in the community, especially in context knowledge sharing. This research is a qualitative descriptive study. Research data was collected through interviews and observations. This research shows that Suara Waditra Community Radio faces significant problems related to a lack of human resources. Radio can only broadcast a limited number and quality of programs due to these conditions, often with a focus on entertainment programming rather than educational or awareness programming. The development and success of community radio is also hampered by the lack of community participation in supporting radio operations through funding and active involvement as a broadcasting institution. In addition, this research found that Suara Waditra Community Radio still has loyal listeners, especially among the elderly and those who have not fully used modern technology, despite competition from digital media. The Village Corner program shows how community radio can help empower communities and spread local information that is not reported by mainstream media.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Filariasis di Kabupaten Barito Kuala Rahmat, Agus; Rahmayanti, Devi; Rachmawati, Kurnia
Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2020): Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.814 KB)

Abstract

Filariasis (elephantiasis disease) is an infectious disease caused by filarial worm (microfilaria) andtransmitted by mosquitoes Mansonia, Anopheles, Culex, Armigeres and Aedes. In 2012 Barito KualaRegency was declared endemic filariasis with Mf-rate of 2.19%. The purpose of this study was to studycommunity and environmental factors related to the incidence of filariasis in Barito Kuala Regency. Thisstudy used a case control design. The sampling technique used purposive sampling with a number ofsamples with a sample of 15 people and controls 30 people with a ratio of 1: 2. The research instrumentwas in the form of a questionnaire sheet and observation sheet. Data analysis using chi-square test. Theresults of this study indicates that there was a relationship between the habit of using bed nets and theincidence of filariasis with a value of p = 0.015 OR: 6.91, there was a relationship between the habit ofusing wire netting in interactions with the incidence of filariasis with a p value of 0.441 OR: 2.04 with theincidence of filariasis with a value of p = 0.011 OR: 14.00, there was no association between the habit ofusing mosquito repellent and the incidence of filariasis with p = 0.044 OR: 5.23, and there was noassociation with water hyacinth with the incidence of filariasis with p = 0.587 OR: 1.75. The habit of usingmosquito nets, wire netting during operations, and managing marine use filariasis.