Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Mining Science and Technology Journal

Pengaruh Koefisien Seismic Load Terhadap Faktor Keamanan Lereng Pada Penambangan Nikel Di Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan Dzakir, La Ode; Rembah, Rina; Salu, Sahrul Poalahi; Kadar, Muhammad Ilham
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 1 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.243 KB) | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i1.448

Abstract

Kestabilan lereng dipengaruhi oleh faktor alam seperti kondisi hirdrologi dan hidrogeologi, kondisi struktur geologi dan beban dinamis yang disebabkan oleh getaran alat berat maupun getaran akibat gempa bumi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh koefisien seismik load terhadap faktor keamanan lereng. Penelitian diawali dengan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel tanah untuk mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik tanah. Setelah memperoleh data sifat fisik dan mekanik tanah, selanjutnya dilakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode limit equilibrium dengan bantuan software slide. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa pengaruh koefisien seismic load terhadap faktor keamanan lereng sangat signifikan. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa semakin besar beban seismik yang bekerja pada lereng maka semakin rendah nilai faktor keamanan lerengnya (kondisi lereng semakin tidak stabil).
Analisis Biaya Produksi Excavator (Sewa dan Milik Sendiri) pada PT. Meta Estetika Graha (MEG) Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Salu, Sahrul Poalahi; Hasriyanti, Hasriyanti; Astuti, Rina
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 2 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i2.483

Abstract

PT. Meta Estetika Graha (MEG) berlokasi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Melakukan pengadaan alat Excavator sendiri sebanyak 6 unit, 1 unit digunakan pada kegiatan pemuatan ore di pit bas. Namun kegiatan penambangan dapat terganggu yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya terjadi kerusakan alat dan kekurangan alat. Sehingga masalah tersebut dapat menyebabkan biaya produksi penambangan yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar, kegiatan produksi dapat terganggu sehingga tidak mencapai target produksi yang telah ditetapkan perbulannya. Sehingga PT. Meta Estetika Graha (MEG) menyewa sebagian Excavator dari PT. Satria Sulawesi Jaya Satu (SJS) sebanyak 2 unit,1 unit digunakan pada kegiatan pemuatan ore di Stockpile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya antara sewa dan kepemilikan Excavator dan mengetahui biaya yang dikeluarkan dan mana yang lebih ekonomis antara sewa dan kepemilikan Excavator dalam kegiatan pemuatan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan memperoleh hasil bahwa kemampuan produksi alat muat milik sendiri Excavator Komatsu PC 210 pada kegiatan pemuatan ore di pit bas yaitu 76.982,40 ton/bulan dan alat muat sewa Excavator Komatsu PC 210 pada kegiatan pemuatan ore di stockpile mampu memproduksi 72.368,10 ton/bulan. Biaya kepemilikan dan biaya operasional pada kegiatan pemuatan bijih nikel di pit bas untuk alat Excavator Komatsu PC 210 sebanyak 1 unit sebesar Rp.155.633.622/bulan. Biaya sewa alat pada kegiatan pemuatan bijih nikel di stockpile untuk alat Excavator Komatsu PC 210 sebanyak 1 unit sebesar Rp.145.800.000/bulan. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan pemuatan bijih nikel lebih ekonomis jika menggunakan alternatif sewa alat muat dibandingkan dengan kepemilikan alat muat karena biaya yang harus dikeluarkan lebih sedikit.
Pengaruh Geometri Peledakan terhadap Perolehan Fragmentasi Batu Gamping di PT. Diamond Alfa Propertindo Halir, Ahmad; Salu, Sahrul Poalahi; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 2 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i2.487

Abstract

Kegiatan peledakan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membongkar material batuan dari batuan induknya. Dalam kegiatan peledakan fragmentasi batuan merupakan tolak ukur untuk mengetahui keberhasilan suatu peledakan. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk melihat pengaruh geometri peledakan terhadap fragmentasi hasil peledakan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa geometri peledakan aktual nilai rata-rata geometri peledakan burden 3 m, Spacing 3 m, Stemming 1 m kedalaman lubang 5,6 m, isian bahan peledak 4 m dan diameter lubang ledak 3 inci, Hasil fragmentasi peledakan aktual yang diperoleh dengan mengunakan split dekstop diperoleh rata-rata fragmentasi sebesar 23,407 cm, Geomteri peledakan ideal menurut R.L.Ash adalah burden 2,5 m, spacing 3 m, stemming 1,75 m, subdrilling 0,75 m, kedalaman lubang 6,75 m, tinggi jenjang 6 m, isian bahan peledak 5 m, Hasil fragmentasi berdasarkan rancangan geometri peledakan ideal yang diperoleh dengan mengunakan teori R.L Ash adalah sebesar 22,866 cm.
Analisis Geometri Peledakan Terhadap Fragmentasi Hasil Peledakan pada PT. Diamond Alfa Propertindo Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara Marina, Marina; Salu, Sahrul Poalahi; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 1 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i1.548

Abstract

ABSTRACT PT. Diamond Alfa Propertindo is a company operating in the mining sector located in Gundu-gundu Village, Central Mawasangka District, Central Buton Regency, Southeast Sulawesi Province, with an area of 4,905 Ha. Where the research location is located in Pit Mr. Cheng. Where the results of geometric calculations based on R.L Ash's theory are Burden (B) 2 meters, Spacing (S) 3 meters, Stemming (T) 2 meters, Length of filled column (PC) 4 meters, Depth of blast hole (H) 6 meters, Subdrilling ( J) 0.4 meters, and ladder height (L) 5.6 meters, resulting in production of 6,609.6 bcm/blast. The geometric results in the field are burden 2,9 meters, spacing 2,91 meters, stemming 0,78 meters, depth of blast hole 3,58 meters, Subdrilling is not used in the field so it is called a Quarry floor, Fill column length is 2,8 meters, resulting in a production of 3,099.11 bcm/blast with the amount of Anfo used being 16,32 kg, resulting in an average fragmentation size for 10 blasts of 22,25 cm with rock passing using the Kuz-ram model of 53,51%. Meanwhile, based on the Split Desktop 2.0 software, it produces an average fragmentation size of 22,71 cm with 80% rock escap e.
Analisis Kestabilan Lereng Pit Penambangan Pit Ulusawa PT. Gerbang Multi Sejahtera Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Acica, Asri; Salu, Sahrul Poalahi; Yatjong, Isramyano
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.620

Abstract

Kegiatan penggalian dalam proses penambangan dilakukan untuk mendapatkan material bernilai ekonomis yang terdapat di bawah permukaan bumi. Proses ini berdampak terhadap perubahan geometri lereng alami yang akan mempengaruhi distribusi tegangan pada lereng dan dapat mengakibatkan keruntuhan lereng. PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) sebagai salah satu perusahaan di bidang industri pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang dalam menjalankan aktivitas penambangannya menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit sehingga membentuk cekungan dengan dimensi geometri lereng tertentu. Dengan kondisi tersebut maka harus dilakukan analisis kestabilan lereng untuk mencegah terjadinya keruntuhan lereng. Penelitian ini dilakukan di Pit Ulusawa menggunakan data geometri lereng dan data hasil pengujian laboratorium yang telah ada berupa data kohesi, sudut geser dalam dan bobot isi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK lereng pada Pit Ulusawa di PT. GMS dengan melakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop dengan permodelan numerik pada Software Slide V.6.0 dan analisis manual. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, lereng Pit Ulusawa PT. GMS termasuk dalam kondisi stabil (FK>1,3) dengan nilai FK lereng permodelan Software Slide V.6.0 untuk lereng tungggal dengan material limonit sebesar 3,969 dan saprolit sebesar 2.922 sedangkan FK pada perhitungan manual menggunakan Ms. Excel untuk lereng tunggal dengan material limonit sebesar 6.582 dan saprolit sebesar 4.169. Untuk FK lereng overall menggunakan permodelan Software Slide V.6.0 sebesar 1.870.
Estimasi Sumber Daya Endapan Bijih Nikel Dengan Menggunakan Metode Kriging dan IDW (Inverse Distance Weighted) pada PT Akar Mas Internasional Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Wati, Erna; Salu, Sahrul Poalahi; Arif, Arif
Mining Science And Technology Journal Vol 4 No 1 (2025): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v4i1.706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi sumberdaya di lokasi Pit C, berapa estimasi sumberdaya endapan nikel laterit dan berapa selisih perbandingan cadangan nikel laterit dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dan metode kriging. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data assay, collar, geology dan survey dengan spasi titik bor rata-rata 50 m. Dari data yang diperoleh yaitu estimasi sumberdaya dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dengan kadar low grade 1.5% – 1.69% Ni 8.907 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 54.376 ton, kadar high grade >1.9% Ni 23.125 ton sedangkan hasil estimasi cadangan menggunakan metode Kriging dengan kadar low grade .5% – 1.69% Ni 9.046,88 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 9.937,5 ton, kadar high grade >1.9% Ni 3.984,38 ton. Berdasarkan hasil Estimasi sumberdaya terdapat perbedaan selisih sumberdaya antara metode Inverse Distance Weight dan metode Kriging yaitu, untuk sumberdaya kadar low grade sebesar 8.957,81 ton, medium grade sebesar 4.499,9 ton, dan high grade sebesar 3.753,13 ton.