Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penanaman Pohon Mangrove di Area Tepi Pantai dalam Rangka Meminimalisir Dampak Sedimentasi Air Laut Poalahi Salu, Sahrul; Rembah, Rina; A, Arif; H, Hasriyanti; N, Nurfasiha; Kumalasari, Rizky
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 01 (2024): January
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v4i01.222

Abstract

Mining is one of the activities that use natural resources. Mining activities can have both positive and negative impacts on local governments and communities. The positive impacts can lead to an increase in regional income, while the negative impacts are reduced land activity, erosion, landslides and disturbance of flora and fauna. The knowledge of the people living around the mining area about the impact of mining activities has a major impact on environmental sustainability. This community service was conducted at Sulaho Village, IV Lanipa-nipa Hamlet, Lasusua District, North Kolaka Regency. The service method is carried out with lectures/socialization of the planting technique procedures as well as the direct planting of mangrove trees in the beach area. As a result of the engagement, the team received active responses from the community by asking questions, great enthusiasm for participating in direct field planting activities, and commitment to always protect the surrounding area from the negative impacts that mining activities could cause. All parties involved in mining activities are expected to participate in protecting the environment around the mining area  
OPTIMALISAI PEMANFAATAN BIJIH NIKEL KADAR RENDAH UNTUK PENENTUAN CUT OFF GRADE OPTIMAL PADA PIT 13B PT. CITRA SILIKA MALLAWA: OPTIMIZATION OF LOW-GRADE NICKEL ORE UTILIZATION FOR OPTIMAL COG DETERMINATION AT PIT 13B PT. CITRA SILIKA MALLAWA Mabruri, Ibnu; Hasriyanti; Nurfasiha; Poalahi Salu, Sahrul; Yatjong, Isramyano; Arif
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i1.12832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan bijih nikel kadar rendah dengan fokus pada penentuan COG yang optimal di Pit 13B PT. Citra Silika Mallawa, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Penelitian ini, dilakukan pengumpulan dan analisis data geologi, termasuk data Assay, Survey, collar, dan litologi. Data ini menjadi dasar untuk menghitung tonase bijih nikel menggunakan model blok 3D yang dibuat dengan software Surpac dan metode IDW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tonase bijih nikel laterit di Pit 13B sebesar 56.940 ton, dengan volume mencapai 47.450 m3, dan rata-rata kadar nikel sebesar 1.83%. Selanjutnya, peneliti menganalisis skema COG yang berbeda, yaitu 1.80% dan 1.70%, untuk menentukan COG yang optimal. Darai hasil skema di dapatkan nilai tonase untuk COG 1.80% memiliki tonase sebesar 72.570 ton dengan volume sebesar 60.475 m3, sedangkan untuk COG 1.70% sebesar 142.530 ton dengan volume sebesar 118.775 m3, Dalam analisis ekonomi, COG 1.70% menjadi pilihan yang paling menguntungkan berdasarkan data yang ada. COG ini menghasilkan keuntungan sebesar 9.735.683 USD dengan biaya produksi sekitar 1.140.240 USD. Kesimpulan ini menegaskan bahwa COG 1.70% adalah pilihan optimal dalam konteks Pit 13B PT. CSM, dengan potensi untuk memberikan hasil yang optimal secara ekonomi. Kata kunci: Nikel, Cut Off Grade, Optimalisasi, Inverse Distance Weighted
EVALUATION OF EXISTING HAULING ROAD GEOMETRY TO INCREASE NICKEL LATERITE PRODUCTION AT PT. PUTRA MEKONGGA SEJAHTERA Aswar, Aidil; Salu, Sahrul Poalahi; Arif, Arif
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.8170

Abstract

PT Putra Mekongga Sejahtera is a nickel laterite mining company located in Pomalaa District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province. In a mining activity, many factors affect the aspects of production achievement, one of which is the haul road. Haul roads make a major contribution to smooth transportation operations if the road geometry is in accordance with the dimensions of the conveyance used, then the production target of 80,000 tons / month can be achieved. The current field conditions in terms of road geometry are considered unrepresentative for the movement of hauling equipment and can interfere with mining activities. Based on actual haul road geometric measurements between 5.41-16.98 meters while the theoretical road width for straight roads is 8.72 meters. The actual bend road width ranges from 5.50-15.10 meters while the theoretical bend road width is 14.32 meters. The actual road slope ranges from 0.35% to 17.30% while the maximum road slope is 12%. After evaluation, there are 4 straight road segments that need to be increased in width, namely segments AB, BC, CD and DE and 5 segments of bend road width, namely segments AB, BC, CD, DE and EF, as well as grade reduction in segments AB, BC, DE and EF. Hino FM 260 JD dump truck production before road geometry improvement is 3029 tons/day or 78761.75 tons/month. Hino FM 260 JD dump truck production after ideal road geometry improvement is 3143 tons/day or 81724.38 tons/month. 
Pengaruh Koefisien Seismic Load Terhadap Faktor Keamanan Lereng Pada Penambangan Nikel Di Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan Dzakir, La Ode; Rembah, Rina; Salu, Sahrul Poalahi; Kadar, Muhammad Ilham
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 1 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (826.243 KB) | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i1.448

Abstract

Kestabilan lereng dipengaruhi oleh faktor alam seperti kondisi hirdrologi dan hidrogeologi, kondisi struktur geologi dan beban dinamis yang disebabkan oleh getaran alat berat maupun getaran akibat gempa bumi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh koefisien seismik load terhadap faktor keamanan lereng. Penelitian diawali dengan melakukan pengujian laboratorium terhadap sampel tanah untuk mengetahui sifat fisik dan sifat mekanik tanah. Setelah memperoleh data sifat fisik dan mekanik tanah, selanjutnya dilakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode limit equilibrium dengan bantuan software slide. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diketahui bahwa pengaruh koefisien seismic load terhadap faktor keamanan lereng sangat signifikan. Dari hasil penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa semakin besar beban seismik yang bekerja pada lereng maka semakin rendah nilai faktor keamanan lerengnya (kondisi lereng semakin tidak stabil).
Analisis Biaya Produksi Excavator (Sewa dan Milik Sendiri) pada PT. Meta Estetika Graha (MEG) Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Salu, Sahrul Poalahi; Hasriyanti, Hasriyanti; Astuti, Rina
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 2 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i2.483

Abstract

PT. Meta Estetika Graha (MEG) berlokasi di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Melakukan pengadaan alat Excavator sendiri sebanyak 6 unit, 1 unit digunakan pada kegiatan pemuatan ore di pit bas. Namun kegiatan penambangan dapat terganggu yang dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya terjadi kerusakan alat dan kekurangan alat. Sehingga masalah tersebut dapat menyebabkan biaya produksi penambangan yang harus dikeluarkan menjadi lebih besar, kegiatan produksi dapat terganggu sehingga tidak mencapai target produksi yang telah ditetapkan perbulannya. Sehingga PT. Meta Estetika Graha (MEG) menyewa sebagian Excavator dari PT. Satria Sulawesi Jaya Satu (SJS) sebanyak 2 unit,1 unit digunakan pada kegiatan pemuatan ore di Stockpile. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya antara sewa dan kepemilikan Excavator dan mengetahui biaya yang dikeluarkan dan mana yang lebih ekonomis antara sewa dan kepemilikan Excavator dalam kegiatan pemuatan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan memperoleh hasil bahwa kemampuan produksi alat muat milik sendiri Excavator Komatsu PC 210 pada kegiatan pemuatan ore di pit bas yaitu 76.982,40 ton/bulan dan alat muat sewa Excavator Komatsu PC 210 pada kegiatan pemuatan ore di stockpile mampu memproduksi 72.368,10 ton/bulan. Biaya kepemilikan dan biaya operasional pada kegiatan pemuatan bijih nikel di pit bas untuk alat Excavator Komatsu PC 210 sebanyak 1 unit sebesar Rp.155.633.622/bulan. Biaya sewa alat pada kegiatan pemuatan bijih nikel di stockpile untuk alat Excavator Komatsu PC 210 sebanyak 1 unit sebesar Rp.145.800.000/bulan. Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan pemuatan bijih nikel lebih ekonomis jika menggunakan alternatif sewa alat muat dibandingkan dengan kepemilikan alat muat karena biaya yang harus dikeluarkan lebih sedikit.
Pengaruh Geometri Peledakan terhadap Perolehan Fragmentasi Batu Gamping di PT. Diamond Alfa Propertindo Halir, Ahmad; Salu, Sahrul Poalahi; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 2 No 2 (2023): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v2i2.487

Abstract

Kegiatan peledakan merupakan kegiatan yang dilakukan untuk membongkar material batuan dari batuan induknya. Dalam kegiatan peledakan fragmentasi batuan merupakan tolak ukur untuk mengetahui keberhasilan suatu peledakan. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk melihat pengaruh geometri peledakan terhadap fragmentasi hasil peledakan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa geometri peledakan aktual nilai rata-rata geometri peledakan burden 3 m, Spacing 3 m, Stemming 1 m kedalaman lubang 5,6 m, isian bahan peledak 4 m dan diameter lubang ledak 3 inci, Hasil fragmentasi peledakan aktual yang diperoleh dengan mengunakan split dekstop diperoleh rata-rata fragmentasi sebesar 23,407 cm, Geomteri peledakan ideal menurut R.L.Ash adalah burden 2,5 m, spacing 3 m, stemming 1,75 m, subdrilling 0,75 m, kedalaman lubang 6,75 m, tinggi jenjang 6 m, isian bahan peledak 5 m, Hasil fragmentasi berdasarkan rancangan geometri peledakan ideal yang diperoleh dengan mengunakan teori R.L Ash adalah sebesar 22,866 cm.
Analisis Geometri Peledakan Terhadap Fragmentasi Hasil Peledakan pada PT. Diamond Alfa Propertindo Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah Provinsi Sulawesi Tenggara Marina, Marina; Salu, Sahrul Poalahi; Dzakir, La Ode
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 1 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i1.548

Abstract

ABSTRACT PT. Diamond Alfa Propertindo is a company operating in the mining sector located in Gundu-gundu Village, Central Mawasangka District, Central Buton Regency, Southeast Sulawesi Province, with an area of 4,905 Ha. Where the research location is located in Pit Mr. Cheng. Where the results of geometric calculations based on R.L Ash's theory are Burden (B) 2 meters, Spacing (S) 3 meters, Stemming (T) 2 meters, Length of filled column (PC) 4 meters, Depth of blast hole (H) 6 meters, Subdrilling ( J) 0.4 meters, and ladder height (L) 5.6 meters, resulting in production of 6,609.6 bcm/blast. The geometric results in the field are burden 2,9 meters, spacing 2,91 meters, stemming 0,78 meters, depth of blast hole 3,58 meters, Subdrilling is not used in the field so it is called a Quarry floor, Fill column length is 2,8 meters, resulting in a production of 3,099.11 bcm/blast with the amount of Anfo used being 16,32 kg, resulting in an average fragmentation size for 10 blasts of 22,25 cm with rock passing using the Kuz-ram model of 53,51%. Meanwhile, based on the Split Desktop 2.0 software, it produces an average fragmentation size of 22,71 cm with 80% rock escap e.
Analisis Kestabilan Lereng Pit Penambangan Pit Ulusawa PT. Gerbang Multi Sejahtera Kecamatan Laonti Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara Acica, Asri; Salu, Sahrul Poalahi; Yatjong, Isramyano
Mining Science And Technology Journal Vol 3 No 2 (2024): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v3i2.620

Abstract

Kegiatan penggalian dalam proses penambangan dilakukan untuk mendapatkan material bernilai ekonomis yang terdapat di bawah permukaan bumi. Proses ini berdampak terhadap perubahan geometri lereng alami yang akan mempengaruhi distribusi tegangan pada lereng dan dapat mengakibatkan keruntuhan lereng. PT. Gerbang Multi Sejahtera (GMS) sebagai salah satu perusahaan di bidang industri pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan yang dalam menjalankan aktivitas penambangannya menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit sehingga membentuk cekungan dengan dimensi geometri lereng tertentu. Dengan kondisi tersebut maka harus dilakukan analisis kestabilan lereng untuk mencegah terjadinya keruntuhan lereng. Penelitian ini dilakukan di Pit Ulusawa menggunakan data geometri lereng dan data hasil pengujian laboratorium yang telah ada berupa data kohesi, sudut geser dalam dan bobot isi tanah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK lereng pada Pit Ulusawa di PT. GMS dengan melakukan analisis kestabilan lereng menggunakan metode Bishop dengan permodelan numerik pada Software Slide V.6.0 dan analisis manual. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, lereng Pit Ulusawa PT. GMS termasuk dalam kondisi stabil (FK>1,3) dengan nilai FK lereng permodelan Software Slide V.6.0 untuk lereng tungggal dengan material limonit sebesar 3,969 dan saprolit sebesar 2.922 sedangkan FK pada perhitungan manual menggunakan Ms. Excel untuk lereng tunggal dengan material limonit sebesar 6.582 dan saprolit sebesar 4.169. Untuk FK lereng overall menggunakan permodelan Software Slide V.6.0 sebesar 1.870.
Analisis Kualitas Air Minum Pada Sumur Bor di Kelurahan Anaiwoi Kecamatan Tanggetada Nurfasiha, Nurfasiha; Hasriyanti, Hasriyanti; Arif, Arif; Syahrul, Syahrul; Salu, Sahrul Poalahi; Rembah, Rina; Kumalasari, Rizki; Dzakir, Laode; S, Suwarto; Yatjong, Isramyano; Masgode , Muhammad Buttomi; Puspaningtyas, Retno; Rustan, Fathur Rahman; Hidayat, Arman; Dirgantara, Arya; Prasetyo, Bagus Eko; Ola, Mursalim Ninoy La; Ode, Al Tafakur La; Purnama, Haerul; Mansyur, Mansyur
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.308

Abstract

Air minum merupakan air yang melalui pengolahan atau tanpa pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Berdasarkan data hasil pengujian yang telah dilaksanakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) pada tahun 2023 diperoleh nilai pH air dari sumur bor yang sering digunakan atau dikonsumsi langsung (diminum) oleh masyarakat sekitar Anaiwoi tidak memenuhi standar baku mutu. Untuk menindaklanjuti hal tersebut dilakukanlah kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) lanjutan yang bertujuan untuk mengetahui kualitas air minum yang ada di Kelurahan Anaiwoi berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang persyaratan kualitas air minum. Parameter yang dianalis untuk kebutuhan air minum terdiri dari sifat fisik (Jumlah zat terlarut, kekeruhan, bau, rasa, suhu), kimia (Besi, Klorida, Nitrit, pH, Mangan, Amonia, Tembaga, Fluorida, Sulfat, Seng, Aluminium) dan Mikrobiologi (Coliform dan E-Coli). Pengujian dilakukan menggunakan dua sampel yaitu: sampel air minum sebelum pengolahan dan sampel air minum setelah pengolahan (dimasak). Berdasarkan hasil pengujian pada kedua sampel tersebut diperoleh bahwa parameter fisik dan mikrobiologi telah memenuhi syarat, sedangkan untuk parameter kimia dalam hal ini adalah kandungan nilai pH air belum memenuhi syarat. Nilai pH sebelum pengolahan yaitu 5 dan nilai pH setelah pengolahan (dimasak) yaitu 5,8 sedangkan standar baku mutu pH air yaitu 6,5 - 8,5.
Analisis Perbandingan Bahan Peledak Menggunakan Anfo dan Emulsion Matriks Terhadap Fragmentasi Peledakan Pada Penambangan Batugamping Quarry Blok B5 Utara PT Semen Tonasa Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan Salu, Sahrul Poalahi; Gunawan, Gunawan; Ambarsari, Ika
OPHIOLITE: Jurnal Geologi Terapan Vol 5 No 2 (2023): OCTOBER 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56099/ophi.v5i2.p87-94

Abstract

PT. Semen Tonasa adalah perusahaan yang mengelola kegiatan pertambangan batugamping dengan luas lahan 751 Ha yang berlokasi di Desa Biringere. Kecamatan Bungoro. Kabupaten Pangkep. Provinsi Sulawesi Selatan. Lokasi penelitian berada pada front penambangan kuari Block B5 Utara. Kegiatan penambangan batugamping dilakukan dengan cara pengeboran dan peledakan. Ukuran fragmentasi hasil peledakan yang dibutuhan crusher unit adalah ≤ 80 cm dan target produksi peledakan sebesar 35.000 ton/hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh ukuran fragmentasi batugamping hasil peledakan dan produktivitas peledakan berdasarkan variasi bahan peledak ANFO dan DABEX. Ukuran fragmentasi batugamping hasil peledakan menggunakan persamaan Kuznetsov dan model Rosin Ramler. Hasil penelitian menunjukkan, produktivitas peledakan menggunakan bahan peledak ANFO sebesar 33.642,34 ton/hari dan bahan peledak DABEX sebesar 43.630, 65 ton/hari. Ukuran fragmentasi rata-rata yang dihasilkan bahan peledak ANFO adalah 119,82 cm dan bahan peledak DABEX sebesar 157,65 cm. Nilai indeks keseragaman fragmentasi hasil peledakan bahan peledak ANFO sebesar 0,36 dan  bahan peledak DABEX sebesar 0,41. Hasil tersebut menunjukkan, penggunaan bahan peledak DABEX menghasilkan produksi dan ukuran fragmentasi rata-rata hasil peledakan batugamping 24,6% lebih optimal dibanding hasil produksi dan ukuran fragmentasi rata-rata yang dihasilkan oleh bahan peledak ANFO. Penggunaan bahan peledak emulsi DABEX lebih direkomendasikan untuk memenuhi target produksi dan ukuran fragmentasi batugamping hasil peledakan yang ditetapkan oleh PT. Semen Tonasa.