Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Oneeha coastal mangrove restoration: A climate adaptation strategy Rembah, Rina; Rustan, Fathur Rahman; Salu, Sahrul Poalahi; Suwarto, Suwarto; Arif, Arif; Hasriyanti, Hasriyanti; Nurfasiha, Nurfasiha; Kumalasari, Rizki; Yatjong, Isramyano; Syahrul, Syahrul; Dzakir, La Ode; Murdiansyah, Eko Bambang; Nursyafika, Nursyafika; Renaldi, Ahmad; Zakina, Besse Ririn
Community Empowerment Vol 10 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12431

Abstract

The intensification of climate change is having serious impacts on coastal areas. Mangrove restoration at Oneeha Beach is a crucial effort to enhance the resilience of the coastal ecosystem while also empowering the socio-economic well-being of the local community. This program actively involved the community in the planting and maintenance of mangroves, as well as socialization and education activities on the importance of this ecosystem. The results of the activities demonstrated a significant increase in community environmental awareness, understanding of the technical aspects of mangrove planting and conservation, and the successful planting of new mangrove seedlings in degraded coastal areas.
Estimasi Sumber Daya Endapan Bijih Nikel Dengan Menggunakan Metode Kriging dan IDW (Inverse Distance Weighted) pada PT Akar Mas Internasional Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara Wati, Erna; Salu, Sahrul Poalahi; Arif, Arif
Mining Science And Technology Journal Vol 4 No 1 (2025): Mining Science and Technology Journal
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/minetech-journal.v4i1.706

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi sumberdaya di lokasi Pit C, berapa estimasi sumberdaya endapan nikel laterit dan berapa selisih perbandingan cadangan nikel laterit dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dan metode kriging. Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah data assay, collar, geology dan survey dengan spasi titik bor rata-rata 50 m. Dari data yang diperoleh yaitu estimasi sumberdaya dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dengan kadar low grade 1.5% – 1.69% Ni 8.907 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 54.376 ton, kadar high grade >1.9% Ni 23.125 ton sedangkan hasil estimasi cadangan menggunakan metode Kriging dengan kadar low grade .5% – 1.69% Ni 9.046,88 ton, kadar medium grade 1.7% – 1.89% Ni 9.937,5 ton, kadar high grade >1.9% Ni 3.984,38 ton. Berdasarkan hasil Estimasi sumberdaya terdapat perbedaan selisih sumberdaya antara metode Inverse Distance Weight dan metode Kriging yaitu, untuk sumberdaya kadar low grade sebesar 8.957,81 ton, medium grade sebesar 4.499,9 ton, dan high grade sebesar 3.753,13 ton.
Pengaruh Indeks Beban Mati Terhadap Persentase Produksi Alat Angkut di PT. Vale Indonesia Site Pomalaa Arif, Arif; So’bo, Jeneldi; Nurfasiha, Nurfasiha; Hasriyanti, Hasriyanti; Salu, Sahrul Poalahi
Jurnal Teknologi Sumberdaya Mineral Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jeneral.v5i1.48089

Abstract

Alat angkut memainkan peran kunci dalam proses pengangkutan (hauling) material tambang. Dalam kegiatan pengangkutan, tidak akan luput dari kendala-kedala teknis, salah satu kendala teknis pada pengangkutan material adalah adanya beban mati (dead load). Besaran beban mati ini dapat mempengaruhi total produksi alat angkut di setiap trip pengangkutan material. Dalam hal ini, indeks beban mati adalah faktor penting yang mempengaruhi kinerja alat angkut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh indeks beban mati (dead load index) terhadap produksi alat angkut pada kegiatan penambangan nikel laterit serta faktor-faktor yang mempengaruhi indeks beban mati di lokasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, yaitu dengan cara melakukan pengamatan dan pengambilan data dilapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, persentase beban mati pada produksi yaitu sebesar 8% dari total produksi pada saat melakukan penelitian tersebut. Untuk perbandingan pembersihan tiap 1, 5 dan 10 trip maka pembersihan per 10 trip yang paling efektif untuk mendapatkan produksi yang optimal mungkin dengan kebutuhan waktu yang relatif lebih rendah. Beberapa faktor penyebab beban mati adalah material yang basah, bak truk yang mengandung air dan tidak dilakukan pembersihan secara berkala.
EVALUATION OF EXISTING HAULING ROAD GEOMETRY TO INCREASE NICKEL LATERITE PRODUCTION AT PT. PUTRA MEKONGGA SEJAHTERA Aswar, Aidil; Salu, Sahrul Poalahi; Arif, Arif
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.8170

Abstract

PT Putra Mekongga Sejahtera is a nickel laterite mining company located in Pomalaa District, Kolaka Regency, Southeast Sulawesi Province. In a mining activity, many factors affect the aspects of production achievement, one of which is the haul road. Haul roads make a major contribution to smooth transportation operations if the road geometry is in accordance with the dimensions of the conveyance used, then the production target of 80,000 tons / month can be achieved. The current field conditions in terms of road geometry are considered unrepresentative for the movement of hauling equipment and can interfere with mining activities. Based on actual haul road geometric measurements between 5.41-16.98 meters while the theoretical road width for straight roads is 8.72 meters. The actual bend road width ranges from 5.50-15.10 meters while the theoretical bend road width is 14.32 meters. The actual road slope ranges from 0.35% to 17.30% while the maximum road slope is 12%. After evaluation, there are 4 straight road segments that need to be increased in width, namely segments AB, BC, CD and DE and 5 segments of bend road width, namely segments AB, BC, CD, DE and EF, as well as grade reduction in segments AB, BC, DE and EF. Hino FM 260 JD dump truck production before road geometry improvement is 3029 tons/day or 78761.75 tons/month. Hino FM 260 JD dump truck production after ideal road geometry improvement is 3143 tons/day or 81724.38 tons/month. 
Rancangan Kolam Pengendapan pada PT. Ceria Nugraha Indotama (CNI) Hasriani, Hasriani; Salu, Sahrul Poalahi; Nurfasiha
Jurnal Riset Teknik Pertambangan Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Teknik Pertambangan (JRTP)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrtp.v5i2.7667

Abstract

Abstract. A sedimentation pond is an essential component of mine water management designed. At PT Ceria Nugraha Indotama, particularly in the Pit Diamond area, the existing sedimentation pond is unable to accommodate the incoming flow, resulting in frequent overflow. This condition increases the risk of sediment-loaded water being released into the surrounding environment and reduces the overall effectiveness of the mine water management system. This study aims to design an improved sedimentation pond capable of managing sediment more efficiently by considering the hydrological characteristics of the catchment area. The methodology includes analyzing rainfall data, catchment area size, topography, and runoff discharge using several approaches: the Hassing method for determining runoff coefficients, the Gumbel distribution for peak discharge estimation, the Mononobe method for rainfall intensity calculation, the Rational method for runoff determination, and dimension ratio analysis for establishing appropriate pond proportions. Site selection is based on topographic conditions, prioritizing the lowest contour to ensure optimal flow accumulation from the mine opening area. Based on a ten-year rainfall record, the calculated runoff discharge is 5.98 m³/s with a particle settling velocity of 0.00035 m/s. The designed sedimentation pond requires a length of 219 meters, a width of 73 meters, and a depth of 5 meters, providing a total storage capacity of 79,935 m³. The proposed design is expected to enhance sediment removal efficiency prior to discharge and improve the overall performance of mine water management at PT Ceria Nugraha Indotama. Abstrak. Kolam pengendapan merupakan salah satu fasilitas pengelolaan air buangan tambang. Pada PT Ceria Nugraha Indotama, khususnya di area Pit Diamond, kolam pengendapan eksisting tidak mampu menampung volume aliran masuk sehingga sering mengalami limpasan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan beban sedimen ke badan air dan menurunkan kinerja pengelolaan air tambang. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kolam pengendapan yang mampu mengelola sedimen secara lebih efisien dengan mempertimbangkan karakteristik hidrologi daerah tangkapan. Metode penelitian meliputi analisis data curah hujan, luas daerah tangkapan, dan topografi, serta perhitungan debit limpasan menggunakan analisis hidrologi. Pemilihan lokasi kolam dilakukan berdasarkan kondisi topografi, dengan prioritas pada kontur terendah agar seluruh aliran permukaan dari area bukaan tambang dapat terakumulasi secara optimal. Berdasarkan data curah hujan sepuluh tahun terakhir, diperoleh debit limpasan sebesar 5,98 m³/s dengan kecepatan pengendapan partikel sebesar 0,00035 m/s. Dari hasil perancangan, kolam pengendapan yang dibutuhkan memiliki panjang 219 meter, lebar 73 meter, dan kedalaman 5 meter, dengan kapasitas tampung total 79.935 m³. Rancangan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penurunan sedimen sebelum air dibuang ke lingkungan serta memperbaiki kinerja sistem pengelolaan air tambang di PT Ceria Nugraha Indotama.
Sosialisasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi di Desa Walasiho Kabupaten Kolaka Utara Syahrul, Syahrul; Arif, Arif; Kumalasari, Rizki; Nurfasiha, Nurfasiha; Salu, Sahrul Poalahi; Hasriyanti, Hasriyanti; Rembah, Rina
Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Intisari: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Insight Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58227/intisari.v3i2.336

Abstract

Kondisi kerentanan gempa bumi di Desa Walasiho, Kabupaten Kolaka Utara, menuntut peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat untuk meminimalkan risiko bencana. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap bahaya gempa bumi serta meningkatkan kapasitas tanggap darurat melalui edukasi mitigasi bencana. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi, diskusi interaktif, pelatihan berbasis simulasi, serta penyediaan media informasi mitigasi kepada warga. Program melibatkan masyarakat desa, aparat setempat, dan kelompok pemuda sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai prosedur evakuasi, pengenalan zona aman, serta tindakan dasar pertolongan darurat. Selain itu, terdapat peningkatan kesiapsiagaan masyarakat yang terlihat dari kemampuan peserta saat latihan simulasi dan evaluasi akhir kegiatan. Program ini diharapkan dapat mendukung terwujudnya desa tangguh bencana dan menjadi model mitigasi bagi wilayah rawan lainnya.
ANALISIS MONITORING LERENG PADA RUAS JALAN KM 18 KELURAHAN SABILAMBO KECAMATAN KOLAKA KABUPATEN KOLAKA PROVINSI SULAWESI TENGGARA Salu, Sahrul Poalahi; Sugma, Andi Sulkifli
Jurnal Teknik Gradien Vol 17 No 02 (2025): JURNAL TEKNIK GRADIEN
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Ngurah Rai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47329/teknik_gradien.v17i02.1690

Abstract

Lereng pada kawasan ruas jalan KM 18 Kelurahan Sabilambo Kabupaten Kolaka merupakan daerah yang sangat rawan terjadinya longsoran, gerakan tanah dan batuan didaerah tersebut berdampak pada rusaknya kontur jalan, dan material lereng perlahan-lahan menjorok masuk ke badan jalan, berdasarkan kondisi tersebut penelitian dilakukan untuk dapat me-monitoring pergerakan lereng dan dapat menganalisa tren pergerakan lereng dalam kurun waktu tertentu. Metode penelitian yang digunakan yaitu pengamatan langsung terhadap pin observasi pada lereng dengan menggunakan total station, monitoring dilakukan selama 30 hari berturut-turut dan dilakukan pengambilan data dua kali dalam sehari. Dari hasil pemantauan lapangan terhadap lereng yang diamati akan didapatkan data-data kondisi aktual lereng berupa koordinat pengamatan tiap titik pemantauan yang kemudian dianalisis untuk mengetahui laju pergerakan lereng. Pada patok 1 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 18 mm/hari kearah X, 29 mm/hari pada arah Y dan 14 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 550 mm, pada arah Y 867 mm dan pada arah Z 445 mm. Pada patok 2 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 27 mm/hari kearah X, 31 mm/hari pada arah Y dan 19 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 814 mm, pada arah Y 922 mm dan pada arah Z 559 mm. Dan pada patok 3 kecepatan gerak rata-rata massa tanah/batuan yaitu 24 mm/hari kearah X, 13 mm/hari pada arah Y dan 18 mm/hari pada arah Z dengan total deformasi pada arah X sebesar 731 mm, pada arah Y 382 mm dan pada arah Z 538 mm. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa pergerakan tanah termasuk dalam tipe rayapan dan laju deformasi rata-rata di setiap arah dan disetiap patok berkisar 19 mm/hari, yang berdasarkan klasifikasi Hansen (1984), kecepatan gerak ini termasuk dalam kategori lambat.