Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Mengenal Deep Learning: Konsep Dasar Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Miranda, Dian; Amalia, Annisa; Ramadhani, Ariyani; Perdina, Siska; Sabila, Dias Khairina
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i2.1375

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru PAUD di Kecamatan Pontianak Tenggara mengenai pendekatan Deep Learning dalam pendidikan, yang mencakup konsep Meaningful, Mindful, dan Joyful Learning. Banyak guru belum terlalu familiar dengan pendekatan yang menekankan pemahaman Deep Learning ini. Metode kegiatan menggunakan ceramah dan diskusi interaktif yang melibatkan guru sebagai peserta. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan identifikasi pemahaman awal, dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh narasumber, dan diakhiri dengan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner setelah pelaksanaan kegiatan untuk mengukur respon dan persepsi peserta. Hasilnya menunjukkan peserta menganggap pendekatan ini penting melalui antusiasme dan respon yang positif. Disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan efektif dalam memperkenalkan konsep Deep Learning dan relevansinya bagi pendidikan anak usia dini, serta meningkatkan kesadaran guru akan pentingnya pembelajaran yang holistik.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK PRIMANDA UNTAN PONTIANAK Arita, Falentina; Aunurrahman, Aunurrahman; Ramadhani, Ariyani
eL-Muhbib jurnal pemikiran dan penelitian pendidikan dasar Vol 9 No 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/el-muhbib.v9i1.4066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun di TK Primanda UNTAN Pontianak. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk menggambarkan atau mengungkapkan secara apa adanya tentang strategi guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak terhadap 2 orang guru kelas kelompok B dengan Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dengan catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi selanjutnya dianalisis menggunakan Teknik Miles & Humberman. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan nilai agama dan moral anak kelompok B sudah berkembang dengan baik dalam berdoa dan berprilaku. Cara-cara guru menentukan strategi dalam mengembangkan nilai agama dan moral anak yaitu menentukkan tujuan yang akan dicapai, memilih metode dan pendekatan yang sesuai, dan menetapkan strategi. Strategi yang dapat mengembangkan nilai agama dan moral anak usia 5-6 tahun : strategi pembelajaran langsung, strategi pembelajaran tidak langsung, strategi pembelajaran interaktif, strategi pembelajaran melalui pengalaman dan strategi pembelajaran mandiri. Faktor pendukung dalam perkembangan dianataranya media pembelajaran, kematangan anak, dukuangan orang tua selain itu terdapat faktor penghambat di antaranya perbedaan sikap anak saat berada di rumah dan di sekolah serta beberapa orang tua yang bekerja kurang mendukung kegiatan anak.
Peran Guru Dalam Membangun Karakter Disiplin Pada Anak Usia 5-6 Tahun Priskila, Nicky; Aunurrahman, Aunurrahman; Ramadhani, Ariyani
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru dalam membangun karakter disiplin pada anak usia 5–6 tahun di PAUD PKK Sungai Bangkong Pontianak karena usia ini merupakan masa penting dalam perkembangan kepribadian anak. Dalam penelitian ini, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dan teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seorang guru kelas dan kepala sekolah terlibat dalam penelitian, dan data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, triangulasi teknik, waktu, dan sumber digunakan untuk memverifikasi validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai pembimbing, motivator, dan panutan secara optimal. Sebagai pembimbing, guru membimbing anak untuk membentuk rutinitas yang mencerminkan sikap disiplin. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan positif kepada anak melalui pujian dan semangat. Sebagai panutan, guru menjadi teladan dalam menerapkan disiplin melalui perilaku dan sikap konsisten.Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat berkontribusi dalam pembentukan karakter disiplin anak usia dini dan dapat dijadikan acuan dalam penguatan pendidikan karakter di lembaga PAUD
Peran Guru Dalam Membangun Karakter Disiplin Pada Anak Usia 5-6 Tahun Priskila, Nicky; Aunurrahman, Aunurrahman; Ramadhani, Ariyani
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 4 (2025): August
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i4.10556

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran guru dalam membangun karakter disiplin pada anak usia 5–6 tahun di PAUD PKK Sungai Bangkong Pontianak karena usia ini merupakan masa penting dalam perkembangan kepribadian anak. Dalam penelitian ini, pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, dan teknik pengumpulan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Seorang guru kelas dan kepala sekolah terlibat dalam penelitian, dan data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, triangulasi teknik, waktu, dan sumber digunakan untuk memverifikasi validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menjalankan peran sebagai pembimbing, motivator, dan panutan secara optimal. Sebagai pembimbing, guru membimbing anak untuk membentuk rutinitas yang mencerminkan sikap disiplin. Sebagai motivator, guru memberikan dorongan positif kepada anak melalui pujian dan semangat. Sebagai panutan, guru menjadi teladan dalam menerapkan disiplin melalui perilaku dan sikap konsisten.Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat berkontribusi dalam pembentukan karakter disiplin anak usia dini dan dapat dijadikan acuan dalam penguatan pendidikan karakter di lembaga PAUD
Pelatihan Penggunaan Bahasa Melayu dalam Cerita Rakyat untuk Pengenalan Budaya Pontianak Perdina, Siska; Dias Khairina Sabila; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim; Miranda, Dian; Amalia, Annisa; Ramadhani, Ariyani
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i1.43737

Abstract

Pelatihan penggunaan bahasa Melayu melalui cerita rakyat untuk pengenalan budaya Pontianak dirancang dalam kerangka penguatan identitas lokal dan peningkatan literasi budaya mahasiswa, sebagai respons terhadap kebutuhan pengajaran yang responsif terhadap budaya dalam pendidikan anak usia dini. Tujuan utamanya adalah membekali calon pendidik anak usia dini dengan keterampilan mengintegrasikan bahasa Melayu dan cerita rakyat ke dalam pembelajaran kontekstual. Dengan menggunakan pendekatan partisipatif dan berbasis praktik, kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga tahap: diskusi kelompok terfokus bersama tokoh budaya, pelatihan pedagogis, dan lokakarya kreatif. Hasil menunjukkan bahwa peserta mengembangkan pemahaman yang kuat tentang pentingnya pelestarian budaya lokal. Data kuesioner menunjukkan bahwa 92% peserta mengalami peningkatan minat yang signifikan terhadap bahasa Melayu, sementara 85% mencatat peningkatan keterampilan bercerita, khususnya dalam modulasi suara, penyusunan narasi, dan penggunaan kosakata khas budaya. Selain itu, program ini berkontribusi terhadap pengembangan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan bahasa Melayu dan menyajikan konten budaya kepada audiens yang beragam. Seluruh peserta (100%) menyatakan bahwa kegiatan ini relevan dengan kebutuhan profesional mereka dan menunjukkan minat untuk mengikuti program serupa di masa mendatang. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan penguasaan kosakata dan kurangnya kebiasaan menggunakan bahasa Melayu di kalangan peserta non-Melayu. Meskipun demikian, penggunaan cerita rakyat terbukti menjadi pendekatan pedagogis yang efektif untuk menyampaikan nilai moral, narasi budaya, dan pendidikan karakter dalam konteks pembelajaran anak usia dini. Integrasi pendekatan berbasis budaya lokal dalam pendidikan tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi, tetapi juga berperan penting dalam membentuk identitas budaya generasi muda. Temuan ini menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat berbasis budaya dapat menjadi strategi yang relevan dan berkelanjutan untuk pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi tantangan modernisasi.
Stimulasi Guru dalam Perkembangan Kognitif dengan Alat Permainan Edukatif Puzzle pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUD Ceria Kubu Raya Elisten, Ria; Halida, Halida; Ramadhani, Ariyani
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 6 No. 6 (2025): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v6i6.4283

Abstract

This study aims to describe and obtain information regarding teacher stimulation in cognitive development using the educational game tool Puzzle for children aged 5-6 years at PAUD Ceria Kubu Raya. The research method used is qualitative descriptive. The researcher's presence in this study is as an observer collecting observational data about the teacher stimulating cognitive skills through playing with the educational game tool Puzzle in early childhood. The participants of this study are children aged 5-6 years in class B2, totaling 5 children, and 1 classroom teacher as a source for interviews. The data collection techniques used in this study are observation, interviews, and documentation. The data analysis conducted includes data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The technique used to examine the validity of the data is source triangulation and technique triangulation. The results of the study through observation, interviews, and documentation show that teachers stimulate cognitive development with educational play tools, specifically puzzles, for children aged 5-6 years at PAUD Ceria Kubu Raya, in accordance with the observed indicators.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Virtual Reality terhadap Motivasi Belajar Anak Usia 5-6 tahun di PAUD Melati Kabupaten Sintang Maharani, Resti; Miranda, Dian; Ramadhani, Ariyani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.2189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis virtual reality terhadap motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Kabupaten Sintang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bentuk eksperimen dengan menggunakan desain penelitian pre-eksperimental desain one group pretest-posttest. Sampel pada penelitian ini berjumlah 22 anak. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu uji normalitas, uji hipotesis (uji t-test), dan uji effect size. Didapatkan nilai rata-rata motivasi belajar anak sebelum penggunaan media pembelajaran berbasis virtual reality adalah 7,05 dengan kategori kadang-kadang (KK). Setelah penggunaan media pembelajaran berbasis virtual reality 8,86 dengan kategori selalu (S). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Sig. (2-tailed) pada uji hipotesis (uji t-test) sebesar 0,000 < 0,05 yang artinya media pembelajaran berbasis virtual reality berpengaruh terhadap motivasi belajar. Hasil uji t menunjukan bahwa thitung > ttabel (-6,521 > -2,080) maka hipotesis Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat pengaruh dari penggunaan media pembelajaran berbasis virtual reality terhadap motivasi belajar anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Kabupaten Sintang sebesar 1,633 dilihat dari perhitungan uji effect size, menurut kategori masuk ke dalam kategori efek kuat atau strong effect karena memperoleh hasil 1,633 > 1,00.
Pengaruh Penggunaan Gadget terhadap Kemampuan Mengelola Emosi pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Mujahidin 1 Pontianak N, Astuti.; Miranda, Dian; Ramadhani, Ariyani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap kemampuan mengelola emosi anak usia 5-6 tahun di TK Mujahidin 1 Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Sampel penelitian terdiri dari anak-anak usia 5-6 tahun di TK Mujahidin 1 Pontianak, dengan data yang dikumpulkan melalui angket yang diisi oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget oleh anak-anak di TK Mujahidin 1 Pontianak relatif terkontrol, dengan durasi penggunaan yang tidak lebih dari dua jam per hari dan pengawasan aktif dari orang tua. Kemampuan mengelola emosi anak-anak menunjukkan variasi yang cukup signifikan, namun secara umum berada pada tingkat yang baik. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara penggunaan gadget dan kemampuan mengelola emosi anak (koefisien regresi = -0,045; p > 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa faktor lain, seperti pola asuh orang tua dan lingkungan sosial, memiliki peran yang lebih dominan dalam membentuk kemampuan anak dalam mengelola emosinya dibandingkan dengan penggunaan gadget itu sendiri. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengawasan orang tua dan interaksi yang baik antara orang tua dan anak dalam meminimalkan dampak negatif gadget serta mendukung perkembangan emosional anak.
Pemanfaatan Gadget sebagai Teknologi Digital sebagai Strategi dalam Meningkatkan Potensi Berbahasa Anak Usia Dini Ramadhani, Ariyani; Wardani, Sandra; Samsiar, Samsiar
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 3 (2024): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v5i3.26083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak pemanfaatan gadget sebagai teknologi digital terhadap potensi berbahasa anak usia dini. Anak-anak saat ini tumbuh dalam lingkungan yang kaya akan teknologi digital, termasuk penggunaan gadget seperti smartphone dan tablet. Oleh karena itu, perlu dipahami bagaimana pemanfaatan gadget dapat diintegrasikan sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak usia dini. Kajian pustaka dilakukan untuk mengumpulkan informasi terkini tentang pengaruh penggunaan gadget pada perkembangan berbahasa anak usia dini. Penelusuran literatur mencakup studi empiris, teori-teori perkembangan berbahasa, serta pendekatan dan strategi pembelajaran yang telah diimplementasikan melalui teknologi digital. Analisis terhadap kajian pustaka menunjukkan bahwa pemanfaatan gadget dapat berperan sebagai strategi efektif dalam meningkatkan potensi berbahasa anak usia dini. Teknologi digital mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang interaktif, personalisasi, dan sesuai dengan gaya belajar anak-anak. Dalam konteks ini, penting untuk memperhatikan aspek-aspek tertentu seperti durasi penggunaan, jenis konten, dan pendekatan pendidikan yang diimplementasikan untuk memaksimalkan hasil positif dan meminimalkan potensi risiko.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Audio Visual Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 24 Pontianak Tenggara Misliani, Misliani; Hairida, Hairida; Ariyani, Ramadhani
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i3.71384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan media audio visual mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 24 Pontianak Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan  bentuk quasi-eksperimental design dengan jenis nonequivalent control group design. Populasinya adalah seluruh kelas peserta didik kelas IV yang terdiri dari dua kelas. Sampel penelitian ini peserta didik kelas IV A yang berjumlah 16 peserta didik  dan IV B berjumlah 21  peserta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah teknik pengukuran dan instrumen pengumpulan data adalah tes tertulis berbentuk pilihan ganda yang terdiri dari 16 soal. Berdasarkan analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan menggunakan uji-t yang diolah menggunakan SPSS 27. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0.00 < 0.05, maka Ho di tolak dan Ha diterima. Berarti terdapat perbedaan hasil belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning  berbantuan media audio visual dan model pembelajaran problem based learning berbantuan media gambar. Kriteria  besarnya effect size berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 0,903 dengan rentang ES>0,8. Berarti dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audio visual memberikan pengaruh yang positif terhadap hasil belajar mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 24 Pontianak Tenggara.