Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PEMBUATAN HAND SANITIZER BERBAHAN ALAMI DI TAMALANREA INDAH KOTA MAKASSAR Andi Haslinah; Ahmad Hanafie; Andi Haslindah; Saripuddin Muddin
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia terus bertambah hingga saat ini. Virus menyebar ke berbagai penjuru Indonesia, termasuk Kelurahan Tamalanrea Indah, Kota Makassar. Status Kelurahan ini adalah zona merah. Daerah zona merah memiliki tingkat potensi risiko penularan yang sangat tinggi. Masyarakat tentunya harus lebih disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai hand sanitizer. Hal ini menyebabkan tingginya permintaan hand sanitizer di masyarakat.  Angka permintaan yang tidak sebanding dengan angka penawaran menyebabkan naiknya harga hand sanitizer. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif yang dapat menjadi solusi untuk menghemat pengeluaran ditengah pandemi seperti sekarang ini. Tujuan dari kegiatan pemberdayaan ini untuk mengedukasi masyarakat Tamalanrea Indah, khsususnya RW 04 dan RW 07 agar dapat membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar. Metode kegiatan yang dilaksanakan dalam program pengabdian ini meliputi tahap sosialisasi, tahap pelaksanaan pembuatan hand sanitizer serta tahap evaluasi. Pelaksanaan progam pembuatan hand sanitizer alami ini didemonstrasikan secara langsung dengan dua tempat dan hari yang berbeda, melibatkan masyarakat RW 04 dan 07 Kelurahan Tamalanrea Indah serta ibu PKK RW 04, dan RW 07. Hasil program pengabdian ini adalah produk hand sanitizer alami berbahan dasar daun sirih, yang dapat dimanfaatkan masyarakat RW 02 dan RW 07 Kelurahan Tamalanrea Indah guna meningkatkan ekonomi masyarakat serta dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dari segi mencuci tangan dan memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang membuat hand sanitizer alami yang sederhana dan murah.
PENCEGAHAN COVID-19 DENGAN PEMBUATAN ALAT PENCUCI TANGAN SEDERHANA DI TAMALANREA KOTA MAKASSAR Saripuddin Muddin; Andrie Andrie; Andi Haslinah
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) 2020
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang nyata terhadap masyarakat di kecamatan Tamalanrea Kota Makassar. Diantara protokol kesehatan penting dalam upaya pencegahan penularan covid-19 diantaranya adalah “mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir”. Mencuci tangan merupakan wujud nyata kebersihan dan kesehatan. Tangan merupakan sumber kuman dan bakteri yang dapat menyebarkan beragam penyakit. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu alternatif yang dapat menjadi solusi dalam mengurangi mata rantai penularan COVID-19. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengedukasi masyarakat di Kecamatan Tamalanrea khususnya di RW 07 agar dapat membuat sendiri alat cuci tangan yang sederhana dan murah. Kegiatan ini dilakukan dengan metode 1) Sosialisasi kepada masyarakat mengenai dampak virus COVID-19 dan cara mencuci tangan yang benar untuk memutus mata rantai penularan COVID-19, 2) Pembuatan alat cuci tangan yang sederhana. Pelaksanaan program pembuatan alat pencuci tangan sederhana melibatkan masyarakat RW 07. Hasil dari pembuatan alat ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dari segi mencuci tangan dan memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang membuat alat pencuci tangan yang sederhana dan murah.
Rumah Literasi Ceria Revitalisasi Perpustakaan Kelurahan Melalui Metode Storytelling Kreatif Kelurahan Sumpang Minangae Kabupaten Barru Andi Haslindah; Ahmad Hanafie; Andi Haslinah; Hardini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi Vol 4 No 1 (2026): Majjama - Jurnal Pengabdian Masyarakat Konstruksi
Publisher : PSTS FT UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63877/jpmk.v4i1.266

Abstract

Minat baca masyarakat desa di Indonesia masih relatif rendah akibat keterbatasan akses, fasilitas yang kurang menarik, serta metode pembelajaran yang monoton. Perpustakaan Kelurahan Sumpang Menangae yang seharusnya menjadi pusat literasi seringkali belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program Rumah Literasi Ceria sebagai model revitalisasi perpustakaan desa melalui metode storytelling kreatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada program literasi di salah satu desa mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling kreatif mampu meningkatkan partisipasi anak-anak, Secara keseluruhan dengan model storytelling minat dan suasana perpustakaan dari kempat indikator yaitu diperoleh hasil rata-rata indeks 3,7 dengan skala 4, artinya masuk kategori sangat memuaskan. Olehnya itu perlu memperkuat pemahaman bacaan, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan inklusif. Revitalisasi perpustakaan berbasis pendekatan partisipatif dan kreatif terbukti efektif dalam meningkatkan budaya literasi masyarakat.
MODIFIKASI MESIN SPINNER PENIRIS MINYAK DENGAN MENAMBAHKAN TIMER DIGITAL Jamaluddin Jamaluddin; Muh Wahyu Asyfan; Andi Haslinah
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 21 No. 01 (2026): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v21i01.528

Abstract

The oil spinner machine is a device that works based on the principle of centrifugal force to reduce the oil content in fried products. The use of conventional spinner machines still has weaknesses, especially in terms of drainage time settings, which are not yet automatically controlled, making them less efficient and consistent. Therefore, this study aims to modify the oil spinner machine by adding a digital timer system to improve time efficiency and spinning performance. The research methods used include the design, manufacture, assembly, and testing stages of the machine. The machine was modified by adding a digital timer as a spinning time control system integrated with an electric motor. Testing was conducted using fish floss with varying weights of 500 grams, 1000 grams, and 1500 grams. The parameters observed included the drying time and the weight of the material before and after the drying process. The test results showed that the addition of a digital timer was able to control the drying time automatically and consistently. The average drainage time for a capacity of 500 grams was 6 minutes and 10 seconds with a final weight of 375 grams, a capacity of 1000 grams for 9 minutes and 30 seconds with a final weight of 750 grams, and a capacity of 1500 grams for 13 minutes and 15 seconds with a final weight of 1010 grams. This shows that the modified spinner machine is capable of effectively reducing oil content and improving the efficiency of the draining process. Thus, it can be concluded that modifying the oil draining spinner machine by adding a digital timer improves performance, ease of operation, and time efficiency, making it suitable for use in households and small to medium-sized businesses.
ANALISIS PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN HASIL PENGELASAN SMAW PIPA STAINLES STEEL 316 L Musrawati Musrawati; Satria Satria; Andi Haslinah
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 21 No. 01 (2026): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v21i01.529

Abstract

SMAW (Shielded Metal Arc Welding) is a welding process that uses electrodes coated with flux to protect the electric arc and molten metal from the atmosphere. This study aims to analyze the effect of various cooling media on the tensile strength of Shielded Metal Arc Welding (SMAW) welding results. The cooling process after welding can affect the microstructure and mechanical properties of the welded material. The laboratory experimental research method uses three different cooling media, namely Sea Water, Oil, and Fresh Water. With the Shielded Metal Arc Welding (SMAW) welding method. The results showed that different cooling media had a significant effect on the tensile strength of SMAW welding results. Specimens cooled with Oil media had the highest tensile strength of 545 MPa, followed by specimens cooled with Fresh Water 495 MPa, and the lowest was specimens cooled with Sea Water 474 MPa. Further analysis was carried out to understand the mechanism of the influence of cooling media on changes in the microstructure and tensile strength of the welded material. The purpose of this research is to determine the effect of SMAW welding of 316L Stainless Steel Pipes with variations in the cooling process of Sea Water, Oil and Ordinary Water. And to compare the tensile strength of SMAW welding of 316L Stainless Steel Pipes with variations in cooling media.
Synthesis and Characterization of Graphene Oxide-Based Composite Membranes for Enhanced Seawater Desalination Process Efficiency Andi Haslinah; Lieza Corsita; Setiarto Pratigto; Indah Tri Rizky; Adianti Putri Alitonang
Science Journal Get Press Vol 3 No 1 (2026): January, 2026
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/science.v3i1.354

Abstract

Graphene oxide (GO) is a promising nanomaterial for membrane-based desalination due to its tunable interlayer structure and abundant surface functionalities. This study synthesized and characterized a graphene oxide titanium dioxide (GO–TiO₂) composite membrane via vacuum-assisted filtration to enhance seawater desalination performance. Characterization using XRD, FTIR, SEM, and contact angle analysis confirmed uniform TiO₂ incorporation, which expanded GO interlayer spacing from 0.77 nm to 0.90 nm, increased hydrophilicity, and improved structural stability. Forward osmosis (FO) tests using 3.5 wt% NaCl feed solution showed that the GO–TiO₂ membrane achieved over 99% salt rejection and a 125% increase in water flux compared to pristine GO membranes. TiO₂ acted as a nano-spacer and hydrophilic agent, reducing GO restacking and facilitating water transport. These results indicate that the GO–TiO₂ composite membrane offers enhanced permeability, selectivity, and durability, making it a promising candidate for sustainable seawater desalination.
PENGARUH PAKAN DARI TANAMAN AZOLLA TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM RAS Andi Haslinah; Andrie Andrie; Muh Ade Khaer Haq MZ; Faid Ahdiyatul Af'al
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 19 No. 01 (2024): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v19i01.150

Abstract

Azolla microphylla memiliki keunggulan sebagai bahan pakan yaitu kandungan proteinnya yang tinggi sebesar 20-35%, Terdapat keunggulan lainnya seperti vitamin A dan B12 serta asam amino esensial seperti lisin (kandungan lisin sebesar 0,42%). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penambahan tanaman Azolla pada pakan terhadap kualitas telur ayam ras. Penelitian terdiri 3 tahap, yaitu: tahap persiapan ternak percobaan, kandang dan perlengkapan pemeliharaan, serta pengadaan bahan pakan yang lain. Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dengan 3 ulangan. Setiap unit percobaan terdiri dari 3 ekor ayam. Penggunaan Azolla microphylla 6% dalam ransum ayam dapat meningkatkan bobot telur, bobot putih telur dan warna kuning telur. Metode analisis adalah mengunakan analisis One way Anova of Varians. Hasil penelitian penggunaan Azolla microphylla sampai 9% (P3), menghasilkan lemak, berat dan portein pada telur yang berkualitas. Penggunaan Azolla microphylla 3% (P1) dan Azolla microphylla 6% tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas telur ayam ras. Hasil uji one way anova diketahui bahwa lemak dan berat pada telur terdapat perbedaan hasil secara signifikan antar setiap kelompok dengan masing-masing intervensi yang diberikan sedangkan protein pada telur tidak terdapat perbedaan hasil secara signifikan antar setiap kelompok dengan masing-masing intervensi yang diberikan. Kesimpulan yaitu penggunaan Azolla microphylla sampai 9% (P3), menghasilkan lemak, berat dan protein pada telur yang berkualitas. Penggunaan Azolla microphylla 3% (P1) dan Azolla microphylla 6% tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas telur ayam ras. Hasil uji one way anova bahwa lemak dan berat pada telur terdapat perbedaan hasil secara signifikan antar setiap kelompok.
ANALISA KEKUATAN TARIK KOMPOSIT SERAT ALAM BERBAHAN PELEPAH LONTAR Andi Haslinah; Jamaluddin Jamaluddin; Firmansyah Firmansyah; Muhammad Restu Abady
ILTEK : Jurnal Teknologi Vol. 20 No. 02 (2025): ILTEK : Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47398/iltek.v20i02.263

Abstract

Serat alam banyak dikembangkan sebagai material komposit, Keunggulan serat dimanfaatkan sebagai reinforcement komposit, antara lain adalah ringan, kuat, ramah lingkungan, dan ekonomis. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui nilai kekuatan tarik setiap variasi komposit serat pelepah lontar.dan mengetahui karakteristik mekanik komposit terhadap uji tarik pada material. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode analisa, kekuatan tarik, regangan, modulus elastisitas, yang terdiri dari empat tahapan, tahapan pertama melakukan pengambilan pelepah lontar dan perendaman, tahapan kedua proses pengambilan serat pelepah lontar, tahapan ketiga proses pencetakan specimen.dan tahapan keempat melakukan pengujian specimen dan pengambilan data penelitian. Hasil yang diperoleh dari analisa kekuatan tarik komposit serat alam berbahan pelepah lontar, hasil pengujian dalam penelitian ini dengan variasi sejajar sumbu 0o, di anyam 45o,melintang 90o, maka diperoleh nilai rata-rata dimana variasi sejajar sumbu 0o dengan kekuatan 42,41 N/mm2, variasi di anyam 45o dengan kekuatan 10,906 N/mm2, variasi melintang 90o dengan kekuatan 6,633 N/mm2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi sudut penguat secara signifikan mempengaruhi kinerja material. Material dengan orientasi penguat pada sudut 0° menunjukkan kekuatan tarik dan modulus elastisitas tertinggi, sedangkan orientasi pada sudut 45° dan 90° menghasilkan penurunan yang signifikan. Penurunan ini mengindikasikan bahwa distribusi tegangan dalam material tidak merata pada sudut tersebut, yang mempengaruhi ketahanan material terhadap gaya tarik dan deformasi. Kesimpulan dalam penelitian ini untuk mengetahui sifat mekanik komposit serat pelepah lontar setelah dilakukan uji tarik dengan tiga kali pengujian spesimen dalam satu variasi. serta memberikan wawasan bagi pengembangan material komposit untuk berbagai aplikasi industri
Fabrication of Hydrophobic Graphene-Cellulose Composite Paper Using Rice Husk Ash Silica Sariwahyuni; Herlina Rahim; Hanim Istatik Badi'ah; Andi Haslinah; Mega Fia Lestari
Science Journal Get Press Vol 2 No 4 (2025): October, 2025
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/science.v2i4.233

Abstract

This study presents the fabrication and characterization of a sustainable graphene–cellulose composite paper reinforced with rice husk ash (RHA)–derived amorphous silica. Silica was extracted via alkaline leaching–acid precipitation, yielding a porous, high-purity amorphous phase well-suited for reinforcement. Composite papers were prepared by incorporating varying loadings of graphene nanoplatelets (0.5–2 wt%) and silica (5–15 wt%) into cellulose pulp, followed by ultrasonication, vacuum filtration, and hot pressing. Structural and morphological analyses (FTIR, XRD, SEM) confirmed effective dispersion and strong filler–matrix interactions. The incorporation of graphene and silica significantly enhanced surface hydrophobicity, raising the water contact angle from 62.5° for neat cellulose to 152.7°—indicative of a near-superhydrophobic state. Mechanical testing revealed an optimal formulation (1 wt% graphene + 10 wt% silica) that improved tensile strength by 42% and Young’s modulus by 36% compared to neat cellulose. Higher filler concentrations slightly reduced tensile strength due to filler agglomeration. This work demonstrates a valorization pathway for low-cost agricultural residues to produce eco-friendly composite materials with superior mechanical and surface properties, suitable for applications in packaging, filtration, or protective coatings.