Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Gambaran Peran Kader Dalam Program Imunisasi Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tarowang Kabupaten Jeneponto Esse Puji Pawenrusi; Muh. Hatta; Rafiuddin
Jurnal Mitrasehat Vol. 10 No. 2 (2020): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v10i2.250

Abstract

Kader posyandu merupakan seorang tenaga sukarela yang dipilih dari masyarakat untuk membantu mengembangkan kesehatan masyarakat dengan menjalankan kegiatan di posyandu yang di antaranya memberikan informasi dan motivasi kepada ibu sehingga dapat meningkatkan cakupan imunisasi di posyandu. Cakupan imunisasi dasar untuk Kabupaten Jeneponto pada Tahun 2017 sebesar 96,9% dan untuk Tahun 2018 sebesar 92,6%, sementara untuk cakupan imunisasi wilayah Puskesmas Tarowang Kabupaten Jeneponto pada Tahun 2017 mencapai 96,7% dan Tahun 2018 meningkat menjadi 97,9%. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran peran kader dalam program imunisasi di posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Tarowang Kabupaten Jeneponto. Penelitian merupakan penelitian deskriptif. Populasi penelitian ini yaitu kader posyandu di wilayah kerja Puskesmas Tarowang yang jumlahnya sebanyak 105 orang. Berdasarkan hitungan besar sampel didapatkan 83 sampel menggunakan tehnik random sampling. Pengolahan data dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk kehadiran kader dalam program imunisasi diperoleh nilai sebesar 96,4%, untuk pemberian informasi oleh kader terkait program imunisasi diperoleh nilai 95,2% dan untuk pemberian motivasi ke ibu bayi oleh kader terkait program imunisasi diperoleh nilai sebesar 95,2%. Simpulan dari penelitian ini yaitu gambaran peran kader ditinjau dari segi kehadiran kader, pemberian informasi oleh kader terkait program imunisasi dan pemberian motivasi ke ibu bayi oleh kader terkait program imunisasi dikatakan cukup karena nilai yang diperoleh ≥ 50%. Disarankan agar kader senantiasa meningkatkan keaktifan dan kehadirannya, selain itu meningkatkan perannya dalam memberikan informasi khususnya penyuluhan terkait program imunisasi dan memotivasi ibu agar selalu mencari informasi tentang imunisasi dan selalu memperhatikan status imunisasi anaknya, serta tetap aktif ikut di posyandu.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Pencegahan Covid 19 Pada Masyarakat RW 02 RT 05 di Malengkeri Kelurahan Mangasa Kota Makassar Esse Puji Pawenrusi; Muhammad Hatta; Kasmira
Jurnal Mitrasehat Vol. 11 No. 2 (2021): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v11i2.300

Abstract

The World Health Organization (WHO) states that COVID-19 has become a worldwide pandemic disease (Andrews, et al., 2020). Ministry of Health COVID-19 Republic of Indonesia, showed that as of November 2020, the total number of COVID-19 positive patients in the world reached 58,900,547 people, with 1,393,305 deaths. In Indonesia, the total COVID-19 positive patients amounted to 511,836 cases, with 429,807 patients cured and 16,225 patients dying. The purpose of this research is to find out the description of knowledge and attitudes of COVID-19 prevention in the community of Malengkeri Mangasa Village, Makassar City. This type of research is descriptive research. The population in this study was the malengkeri community of Mangasa Village, Makassar city as many as 120 families. Sample withdrawal using Purposive Sampling technique with a sample count of 63 family heads. The results of this study showed that most of the malengkeri people in Makassar have COVID-19 knowledge, which is enough as many as 54 people (85.7%), and less than 9 people (14.3%) and positive attitude as many as 62 people 98.4%), negative 1 person as much (1.6%). It concludes that most malengkeri people have sufficient knowledge about COVID-19 prevention and positive attitudes. Advice for malengkeri people to date more about the development of COVID-19.
Gambaran Pengetahuan dan Pola Makan pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Masyarakat Bugis Makassar di Puskesmas Pallangga Kab. Gowa Jufri; Muh. Hatta; Basri; Muh. Farid
Jurnal Mitrasehat Vol. 12 No. 1 (2022): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v12i1.313

Abstract

Diabetes yaitu suatu penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak lagi mampu menghasilkan insulin, atau ketika tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin yang dihasilkan pankreas dengan baik. Data penderita DM di Sulawesi Selatan tahun 2015 berjumlah 17.842 orang Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran informasi dan contoh makan penderita DM tipe II pada kelompok masyarakat Bugis Makassar di Puskesmas Pallangga Kab. Gowa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah penderita DM tipe 2 yang berjumlah 1027 orang di Kecamatan Pallangga Kab. Gowa. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 54 orang dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrument pengumpulan data penelitian. Hasil penelitian ini berdasarkan variabel pengetahuan di dapatkan data bahwa responden yang memiliki pengetahuan yang kurang berjumlah 2 responden (3.7%) dan responden yang memiliki pengetahuan yang cukup berjumlah 52 orang (96.3%). Hasil penelitian ini berdasarkan variabel pola makan didapatkan pola makan yang tidak terkontrol berjumlah 35 orang (64.8%) dan responden yang memiliki pola makan yang terkontrol berjumlah 19 orang (35.2%). Simpulan dari penelitian, bahwa mayoritas tingkat pengetahuan responden adalah cukup dan mayoritas pola makan responden adalah tidak terkontrol. Diharapkan responden dapat mengaplikasikan pengetahuan mereka tentang DM terutama dalam hal pola makan sehingga dapat mengontrol atau menurunkan gula darah mereka.