Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI N.W Unggasari; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20640

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar dan prestasi belajarfisika siswa dalam proses pembelajaran. Untuk memecahkan masalah tersebut dapat dilakukan intervensi tindakan berupa implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar, prestasi belajar, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(PTK) yang dilakukan pada siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Jumlah siswa sebagai partisipan adalah 35 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Data tes prestasi belajar fisika dikumpulkan dengan tes pilihan ganda diperluas. Data motivasi belajar dan data tanggapan siswaKata-kata kunci: inkuiri terbimbing, motivasi belajar, prestasi belajar.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA 2 SMA NEGERI N.W Unggasari; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 8 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v8i2.20641

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar dan prestasi belajarfisika siswa dalam proses pembelajaran. Untuk memecahkan masalah tersebut dapat dilakukan intervensi tindakan berupa implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Tujuan penelitian untuk meningkatkan motivasi belajar, prestasi belajar, dan mendeskripsikan tanggapan siswa terhadap implementasi pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(PTK) yang dilakukan pada siswa kelas XI MIA 2 SMA Negeri 1 Sukasada. Jumlah siswa sebagai partisipan adalah 35 orang siswa yang terdiri dari 22 orang siswa laki-laki dan 13 orang siswa perempuan. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Data tes prestasi belajar fisika dikumpulkan dengan tes pilihan ganda diperluas. Data motivasi belajar dan data tanggapan siswaKata-kata kunci: inkuiri terbimbing, motivasi belajar, prestasi belajar.
HUBUNGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN KEMAMPUAN METAKOGNITIF DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI MIA SMAN Putu Erika Saraswati Dewi; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 9 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v9i1.20644

Abstract

Masalah utama yang dikaji pada penelitian ini adalah rendahnya prestasi belajar fisika siswa SMA Negeri di Kecamatan Kuta. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan hubungan motivasi berprestasi dan prestasi belajar fisika, 2) mendeskripsikan hubungan kemampuan metakognitif dan prestasi belajar fisika, dan 3) mendeskripsikan hubungan motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dengan prestasi belajar fisika. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto dengan metode kuantitatif korelasional. Jumlah populasi sebanyak 478 siswa. Sampel penelitian berjumlah 214 yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Data motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data prestasi belajar dikumpulkan menggunakan tes esai. Nilai koefisien reliabilitas kuesioner motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif masing-masing sebesar 0,869 dan 0,842, sedangkan tes prestasi sebesar 0,711. Uji asumsi yang dilakukan meliputi uji normalitas, linieritas dan keberartian arah regresi, multikolinieritas, autokorelasi, dan heterokedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif siswa masing-masing berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata 104,08 dengan standar deviasi 13,87 dan 13,50 dengan standar deviasi 4,16. Selanjutnya, prestasi belajar fisika siswa berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata 53,63 dan standar deviasi sebesar 12,68. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 1) hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,15 dan sumbangan efektif sebesar 0,50%, 2) hubungan positif dan signifikan antara kemampuan metakognitif dan prestasi belajar fisika dengan R = 0,24 dan sumbangan efektif sebesar 6,50%, 3) hubungan positif dan signifikan antara motivasi berprestasi dan kemampuan metakognitif dengan prestasi belajar fisika dengan R = 0,26 dan sumbangan efektif sebesar 7,00%. Kata-kata Kunci: motivasi berprestasi, kemampuan metakognitif, dan prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PENALARAN FORMAL TERHADAP PENGUASAAN KONSEP FISIKA DAN SIKAP ILMIAH SISWA SMA NEGERI 4 SINGARAJA Ni Ketut Rapi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2011
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian  ini adalah: pertama, menguji  perbedaan  pengaruh antara model pembelajaran inkuiri  dan model pembelajaran konvensional terhadap penguasaan konsep fisika siswa; kedua menguji  perbedaan  pengaruh antara model pembelajaran inkuiri  dan model pembelajaran konvensional terhadap sikap ilmiah siswa, dan ketiga, mengetahui pengaruh  interaksi model pembelajaran dan penalaran formal siswa terhadap penguasaan konsep fisika dan sikap ilmiah siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan  nonequivalent control group design. Data penalaran formal dikumpulkan dengan menggunakan tes penalaran formal, data penguasaan konsep fisika dikumpulkan dengan menggunakan tes penguasaan konsep fisika, sedangkan sikap ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan Analisis manova 2 X 2. Hasil analisis menunjukkan bahwa: pertama, penguasaan konsep fisika siswa yang belajar melalui model pembelajaran inkuiri lebih baik daripada siswa yang belajar melalui model pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik analisis varian dimana (F = 10,790; p < 0,05) ; kedua, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara model pembelajaran inkuiri dan model pembelajaran konvensional dalam mengembangkan sikap ilmiah. Hal ini terbukti dari hasil uji hipotesis dengan menggunakan teknik analisis varian dimana (F = 0,002; p > 0,05); dan ketiga, tidak terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan penalaran formal dalam meningkatkan penguasaan konsep fisika ( F = 0,139; p  > 0,05), maupun dalam mengembangkan sikap ilmiah ( F = 0,472; p > 0,05).
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DAN JENIS PENILAIAN FORMATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SMPN DI SINGARAJA Ni Ketut Rapi
Prosiding Seminar Nasional MIPA 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL MIPA UNDIKSHA 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional MIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh model pembelajaran dan jenis penilaian formatif terhadap hasil belajar IPA, setelah mengontrol pengetahuan awal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu, dengan desain faktorial 2 x 2. Jumlah sampel sebanyak 136 orang siswa. Data dianalisis dengan menggunakan analisis kovarian (ANAKOVA). Hasil penelitian setelah mengontrol pengetahuan awal menunjukkan: (1) untuk siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri memiliki hasil belajar IPA lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) untuk siswa yang diberi penilaian berbasis kelas memiliki hasil belajar IPA lebih tinggi daripada yang mengikuti pembelajaran dengan penilaian konvensional, (3) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan jenis penilaian formatif terhadap hasil belajar IPA, (4) untuk siswa yang diberi penilaian berbasis kelas, siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri mempunyai hasil belajar IPA lebih tinggi daripada yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (5) untuk siswa yang diberi penilaian konvensional, siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri mempunyai hasil belajar IPA lebih rendah daripada yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (6) untuk siswa yang mengikuti model pembelajarn inkuiri, siswa yang diberi penilaian berbasis kelas mempunyai hasil belajar IPA lebih tinggi daripada yang diberi penilaian konvensional, dan (7) untuk siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, siswa yang diberi penilaian berbasis kelas mempunyai hasil belajar IPA lebih rendah daripada yang diberi penilaian konvensional.Kata kunci: model pembelajaran, jenis penilaian formatif, pengetahuan awal, hasil belajar IPAAbstract: This study aims in to find out the effect of learning model and the type of formative assessment toward the natural science achievement after controlling the prior knowledge. This study used a quasi-experimental method with 2 x 2 factorial design. Sample was 136 students. The data was calculated using analysis of covariance (ANCOVA). The results of the study after controlling the prior knowledge showed: (1) the students who followed the inquiry learning model has a higher the natural science achievement than the students who followed the conventional learning models, (2) the students who followed the learning process with classroom-based assessment has higher the natural science achievement than those who followed the learning of conventional assessment, (3) there is an interaction effectovarian between learning model and formative assessment toward the students' the natural science achievement, (4) for students who are given classroom-based assessment, the students who followed the inquiry learning model has higher the natural science achievement than those who followed the conventional learning model, (5) for the students who are given conventional assessment, students who followed the inquiry learning model has lower the natural science achievement than those who followed the conventional learning model, (6) for students who followed the inquiry learning model, the students who are given classroom-based assessment has higher the natural science achievement than those who are given conventional assessment, and (7) for students who followed conventional learning model, students who are given classroom-based assessment has lower the natural science achievement than those who are given the conventional assessment.Keywords: learning model, type of formative assessment, prior knowledge, natural science achievement
STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN MOTIVASI BELAJAR DAN PRESTASI BELAJAR SISWA P. A. Arimbawa; I Wayan Santyasa; Ni Ketut Rapi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 1 (2017): APRIL 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.629 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i1.11846

Abstract

Masalah penelitian ini berfokus pada rendahnya motivasi dan prestasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: 1) strategi pembelajaran guru dalam pembelajaran fisika, 2) motivasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, 3) prestasi belajar siswa dalam pembelajaran fisika, dan 4) relevansi strategi pembelajaran guru dalam upaya pengembangan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru fisika dan 9 orang siswa kelas X MIA 3 di SMA Negeri 7 Denpasar. Subjek guru fisika dan subjek siswa ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data strategi pembelajaran dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara mendalam. Data motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan triangulasi berdasarkan kuisioner motivasi belajar. Data prestasi belajar siswa dikumpulkan melalui teknik observasi, dokumentasi dan triangulasi berdasarkan tes prestasi belajar. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) guru menggunakan strategi pembelajaran ekspositori dan inkuiri, 2) motivasi belajar siswa tergolong tinggi teramati dalam tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan, menunjukan minat terhadap bermacam-macam masalah, senang bekerja mandiri, dan tertarik terhadap hal-hal baru, 3) prestasi belajar siswa berkualitas baik dan memenuhi lima aspek  serta 4) strategi yang digunakan guru dalam upaya mengembangkan motivasi belajar dan prestasi belajar siswa dilakukan dengan memaparkan tujuan pembelajaran, penyajian bahan dan materi pembelajaran, penggunaan metode pembelajaran, media pembelajaran, dan evaluasi.
ANALISIS KUALITATIF STRATEGI PEMBELAJARAN GURU FISIKA: RELEVANSINYA DALAM PENGEMBANGAN MOTIVASI BERPRESTASI DAN SELF-EFFICACY SISWA N. P. P. D. Savitri; I Wayan Santyasa; Ni Ketut Rapi
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 11 No. 2 (2017): OKTOBER 2017
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (572.686 KB) | DOI: 10.23887/wms.v11i2.12586

Abstract

Masalah penelitian ini difokuskan pada rendahnya motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi pembelajaran guru fisika, (2) mendeskripsikan motivasi berprestasi siswa pada pembelajaran fisika, (3) mendeskripsikan self-efficacy siswa pada pembelajaran fisika, serta (4) mendeskripsikan relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy pada siswa. Desain penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data penelitian adalah satu orang guru fisika serta lima orang siswa kelas XI IPA 1 di SMA Negeri 1 Singaraja, yang masing-masing dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Data strategi pembelajaran diperoleh melalui metode observasi dan wawancara, sedangkan data motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan kuesioner sebagai triangulasi data. Tahapan analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru fisika menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah, (2) ketujuh aspek motivasi berprestasi tampak pada siswa, (3) dua dari tiga aspek self-efficacy tampak pada siswa, dan (4) guru fisika menunjukkan upaya-upaya pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy siswa selama pembelajaran. Kesimpulan penelitian ini terdiri dari (1) strategi pembelajaran guru fisika adalah strategi pembelajaran berbasis masalah, yang mengacu pada pemecahan masalah kontekstual melalui diskusi kelompok, (2) tingkat motivasi berprestasi siswa pada pembelajaran fisika tergolong tinggi, (3) self-efficacy siswa pada pembelajaran fisika tergolong cukup tinggi, serta (4) relevansi strategi pembelajaran guru fisika dalam pengembangan motivasi berprestasi dan self-efficacy pada siswa tampak melalui aktivitas diskusi kelompok, pembelajaran berbasis masalah, pemberian reward dan punishment, pemberian humor, serta umpan balik kepada siswa.
PELATIHAN PENYUSUNAN PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU-GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS 1 WIDYA WACANA KECAMATAN SERIRIT Putu Widiarini; I Gede Arjana; Ni Ketut Rapi
SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i1.6634

Abstract

ABSTRAKKurangnya pengetahuan dan keterampilan guru-guru SDN gugus I Widya Wacana kecamatan Seririt dalam menyusun penelitian Tindakan kelas (PTK) melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini. Padahal PTK menjadi salah satu syarat saat pengajuan kenaikan pangkat guru. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru-guru SDN gugus I Widya Wacana dalam menyusun PTK. Sasaran kegiatan ini adalah 10 orang guru SDN gugus I Widya Wacana yang masih dalam golongan III. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan ceramah, tanya jawab, pelatihan penyusunan proposal PTK, dan pendampingan. Kegiatan pelatihan dilakukan pada tanggal 28 sampai dengan 29 Juni 2021 di SDN 3 Kalianget. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan pendampingan hingga penerapan PTK. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta tentang penyusunan PTK. Ketercapaian pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini ditunjukkan dengan hasil penilaian pada proposal yang telah disusun peserta selama mengikuti pelatihan dengan rerata sebesar 80,2 dengan kategori baik. Dampak kegiatan ini sangat dirasakan oleh peserta dengan munculnya semangat untuk memulai menulis PTK terutama bagi guru yang akan mengajukan kenaikan pangkat tahun ini. Respon peserta sangat positif dan sangat antusias selama mengikuti pelatihan. Para peserta menyarankan agar kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan. Kata Kunci: pelatihan; penelitian tindakan kelas; profesionalisme. ABSTRACTThe lack of knowledge and skills of elementary school’s teachers of cluster I Widya Wacana, Seririt sub-district in compiling classroom action research (CAR) motivated this community service activity. Whereas CAR is one of the requirements when applying for a teacher promotion. The purpose of this activity that had been carried out was to improve the knowledge and skills of elementary school’s teachers of cluster I Widya Wacana in preparing CAR. The target of this activity was 10 elementary school’s teachers of cluster I Widya Wacana, who are still in grade III. The activity method was carried out by giving lectures, discussions, training in the preparation of CAR proposals, and mentoring. The training activities were carried out on 28 to 29 June 2021 at SDN 3 Kalianget. Then continued with mentoring activities about the implementation of CAR. The results of the training showed that the training activities can increase the knowledge and skills of the participants regarding the preparation of CAR. The achievement of this community service implementation is shown by the results of the assessment on the proposals that had been prepared by the participants during the training with an average 80.2 in the good category. The impact of this activity was felt by the participants with the emergence of enthusiasm to start writing CAR, especially for teachers who will submit of promotions this year. The response of the participants was very positive and very enthusiastic during the training. The participants suggested that activities like this should be carried out on an ongoing basis. Keywords: training; classroom action research; professionalism.
Development of Project-Based Electronics Practicum Module with Virtual Lab to Increase Students’ Creativity Putu Widiarini; Ni Ketut Rapi; I Putu Wina Yasa Pramadi; Ketut Wira Udayana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol. 8 No. 3 (2022): July
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v8i3.1364

Abstract

One alternative source of learning physics can be a project-based practicum module with a virtual laboratory, especially for increasing student creativity. The purpose of this research is to develop a valid, practical, and effective project-based electronics practicum module with a virtual lab. The validity of the module is obtained from the validation results by three validators, namely content experts, learning experts, and media experts. The practicality of the module is obtained by giving response questionnaires to one lecturer in an electronics course and 12 students in semester 5A of the Physics Education study program. The effectiveness of the module is obtained by giving a project that can increase students’ creativity. The developed module is very valid with an average validity of 3.70. The developed module is very practical with average practicality of 3.76. The effectiveness of the module is in the moderate category with a normalized average gain score of 0.51. The results show that the developed module is very valid, very practical, and effective so that it can be used as one of the teaching materials in electronics lectures
HUBUNGAN ANTARA KETERLIBATAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X MIPA SMA NEGERI DI KOTA AMLAPURA Muhamad Ramadhan; Ni Ketut Rapi; Dewi Oktofa Rachmawati
Jurnal Pendidikan Fisika Undiksha Vol. 12 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpf.v12i2.52650

Abstract

This study aims to describe the relationship between: 1) parental involvement with learning achievement, 2) learning environment with learning achievement, 3) parental involvement and learning environment simultaneously with physics learning achievement. This research is a correlational study with an ex post facto design. The population of this study were 314 students of class X MIPA SMA Negeri in Amlapura City. Determination of the sample using proportional random sampling technique and obtained a total sample of 176 students. The instruments used in collecting data are questionnaires and multiple choice tests. Statistical methods used for data analysis are product moment correlation analysis, simple linear regression, and multiple linear regression. The results of this study indicate that there is a positive and significant relationship between parental involvement and learning achievement (r=0.426). There is also a positive and significant relationship between the learning environment and learning achievement (r=0.444). The two predictors simultaneously also showed a positive and significant relationship with learning achievement (r=0.537). In this study, it was also found that the effective contribution value for the variable of parental involvement with the learning environment was 13.54% and 15.27%, respectively, while the two predictors simultaneously gave an effective contribution value of 28.81%.Kata kunci: keterlibatan orang tua, lingkungan belajar, prestasi
Co-Authors ., Ayu Candra Dewi Wesnawati ., I Ngh Edi Budiarta ., I Nyoman Madu Sudana ., Luh Ayu Resita Dewi ., Ni Putu Sarnikadewi ., Ni Putu Septariani Sunia Dewi ., Pande Nyoman Raka Utama ., Putu Tirta Utami ., Tude Nugraha Mahantara Anggreni, Ni Luh Putu Arimbawa, P. A. Ayu Candra Dewi Wesnawati . Dewi Oktofa Rachmawati Dr. Ni Made Pujani,M.Si . Drs. Slamet Haryadi Suryo Wijoyo . Fitria Sarnita Gede Elen Merta JuliYasa Hajiriah, Titi Laily I DEWA GEDE AGUNG I Gede Arjana I Gusti Ayu Era Anggreni Era I Made Mariawan I Ngh Edi Budiarta . I Nyoman Madu Sudana . I Nyoman Suardana I Putu Wina Yasa Pramadi I Wayan Sadia I Wayan Santyasa I Wayan Santyasa I Wayan Suastra I Wayan Subagia Iwan Suswandi Kadek Lina Indriani . Kadek Lina Indriani ., Kadek Lina Indriani Ketut Suma Ketut Wira Udayana Luh Ayu Resita Dewi . Luh Putu Budi Yasmini Made Sri Astika Dewi . Merta JuliYasa, Gede Elen MS Prof. Dr. Ketut Suma . Muhamad Ramadhan N. P. P. D. Savitri N.W Unggasari Ni Luh Desi Lestari . Ni Luh Desi Lestari ., Ni Luh Desi Lestari Ni Made Lioni Garbriana . Ni Made Lioni Garbriana ., Ni Made Lioni Garbriana Ni Putu Adi Gunasih . Ni Putu Adi Gunasih ., Ni Putu Adi Gunasih Ni Putu Sarnikadewi . Ni Putu Septariani Sunia Dewi . Ni Wayan Lestari . Nurfa Risha P. A. Arimbawa Pande Nyoman Raka Utama . Poni Ariramdani Fariansyah Prof. Dr. I Wayan Santyasa,M.Si . Prof. Dr. Ketut Suma, MS . Purnamasari, Ade Putri Putu Budi Adnyana Putu Deviana Pertiwi . Putu Deviana Pertiwi ., Putu Deviana Pertiwi Putu Erika Saraswati Dewi Putu Ririn Hitayani . Putu Tirta Utami . Putu Widiarini Putu Widiarini Putu Yasa Saraswati Dewi, Putu Erika Savitri, N. P. P. D. Tude Nugraha Mahantara . Unggasari, N.W Utami, Ratni Ayu Wahyuni, I. G. A. Nyoman Sri Wahyuni, I. G. A. Nyoman Sri