Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Father Kangaroo Care dengan Durasi Menyusu Bayi Baru Lahir di Ruang Nifas Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara Menik Rusmiati; IKA TRISTANTI; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.631

Abstract

Menyusui merupakan proses penting pada awal kehidupan bayi karena berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan imunitas, dan pembentukan ikatan emosional antara ibu dan bayi. Salah satu indikator keberhasilan menyusui adalah durasi menyusu. Durasi menyusu yang kurang optimal dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kurangnya dukungan dari ayah. Father Kangaroo Care (FKC) merupakan bentuk keterlibatan ayah melalui kontak kulit ke kulit dengan bayi yang dapat meningkatkan kenyamanan bayi dan kesiapan menyusu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Father Kangaroo Care dengan durasi menyusu bayi baru lahir di Ruang Nifas Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan two group posttest only design. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir normal usia 0–3 hari yang dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara pada bulan November–Desember 2025. Sampel berjumlah 34 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling, terdiri dari 17 bayi kelompok FKC dan 17 bayi kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi pada kelompok tanpa FKC memiliki durasi menyusu kategori kurang (94,2%), sedangkan pada kelompok FKC sebagian besar bayi memiliki durasi menyusu kategori baik (94,2%). Hasil uji Fisher Exact Test menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Father Kangaroo Care dengan durasi menyusu bayi baru lahir. Penerapan Father Kangaroo Care direkomendasikan untuk mendukung keberhasilan menyusui.  
HUBUNGAN RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI DENGAN EFEKTIVITAS TERAPI PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS TRUCUK II KABUPATEN KLATEN Miftahur Rahmatul Ula; Ria Etikasari; Ika Tristanti; Nura Ali Dahbul
IJF (Indonesia Jurnal Farmasi) Vol 8, No 2 (2023): INDONESIA JURNAL FARMASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijf.v8i2.2267

Abstract

Hipertensi  dinyatakan sebagai penyakit kronis dengan prevalensi sebesar 36% di Asia Tenggara dan 34,1% di Indonesia serta diperkirakan menjadi penyebab 13 – 19% kematian pada 2025. Penggunaan antihipertensi yang rasional akan mempengaruhi efektifitas terapi pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan antihipertensi pada pasien di Puskesmas Trucuk II Kabupaten Klaten dan hubungannya dengan efektifitas terapi. Penelitian menggunakan metode observasional dengan pendekatan kohort retrospektif. Data diambil dari catatan rekam medis periode Juni – Desember 2022. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pada 91 subyek penelitian terpilih, mayoritas adalah perempuan (72,5%) pada kelompok usia 45 – 60 tahun (47,26%) dan antihipertensi yang paling banyak digunakan adalah amlodipin (58,33%). Hasil evaluasi tepat indikasi, tepat pasien dan tepat dosis sebesar 100%, sementara tepat obat sebesar 96,70%.  Efektifitas terapi diperoleh hasil sebesar 80,21%. Hasil uji statistik chi square menunjukkan hubungan yang signifikan (p-value 0,005) antara rasionalitas penggunaan antihipertensi dan efektifitas obat. Kesimpulan, rasionalitas penggunaan antihipertensi berpengaruh pada efektifitas terapi pada pasien.