Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Powerpoint (Hyperlink) Dalam Proses Pembelajaran Jurusan Multimedia Rohman, Fahrul; Estimurti, Endang Sri; Misyanto, Misyanto
Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Perspektif Penelitian Pendidikan
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jppp.v2i1.11458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media pembelajaran berbasis Power Point (Hyperlink) dalam proses pembelajaran jurusan multimedia di SMKN- 2 Kasongan. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X Multimedia, guru multimedia, dan kepala sekolah di SMK Negeri 2 Kasongan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis Power Point hyperlink pengaruh positif dalam proses pembelajaran. Siswa merasa terlibat dalam pembelajaran dan lebih mudah memahami materi yang disajikan melalui hyperlink, selain itu penggunaan media ini juga membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif. Hal ini dengan terpenuhnya indikator persiapan , pelaksanaan dan tindak lanjut.
PELATIHAN PENGENALAN EKOLOGI EKOSISTEM & KONSERVASI BAGI SISWA SEKOLAH DASAR DI KELURAHAN MUNGKU BARU Purnama, Ardiyansyah; Mariaty, Mariaty; Misyanto, Misyanto; Afitah, Ise
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 10 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i10.3498-3503

Abstract

Kemampuan masyarakat untuk mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan, perubahan iklim serta pola karakteristik sumberdaya yang menghasilkan kemampuan bertahan hidup sesuai dengan kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi. contohnya Seperti karakteristik sumberdaya manusia dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Kalimantan Tengah memiliki karakteristik berair, lingkungan rawa, lingkungan gambut dan tentunya dengan karakteristik ekosistem Hutan Hujan Tropis. Melihat kondisi karakteristik tersebut perlu adanya kegiatan pelatihan dan pengenalan terhadap ekologi, ekosistem dan konservasi kepada masyarakat dengan menggunakan konsep belajar tersistematis atau flow learning supaya tetep terjaga dan berkelanjutan. Penerapan metode tersebut di Sekolah Dasar di Kelurahan Mungku Baru Kota Palangka Raya. pelaksanaan kegiatan di Bulan Agustus Tahun 2022 dengan jumlah peserta 27 orangaktivitas pengabdian diantaranya seperti pemutaran film, pengenalan ekologi ekosistem di lapangan dan dilanjutkan dengan penanaman pohon serta membuat sebuah prakarya. Hal yang dilakukan diharapkan dapat meningkatan kualitas sumberdaya manusia dan menjadi Langkah mitigasi konservasi lingkungan di Kelurahan Mungku Baru, mengingat Kota Palangka Raya sering menjadi lokasi terjadinya bencana lingkungan buatan seperti kebakaran lahan dan hutan, kabut asap, banjir dan pencemaran badan air yang dilakukan dari aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup (ekonomi).
Hubungan Intensitas Belajar dan Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya Nopie, Nopie; Putra, Chandra Anugrah; Misyanto, Misyanto
Reflection Journal Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xqbw8968

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas belajar  dan didiplin belajar secara parsial terhadap hasil belajar matematika siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya, mengetahui hubungan intensitas belajar dan disiplin belajar secara simultan terhadap hasil belajar matematika siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa SDN 6 Menteng Palangka Raya yang berjumlah 337 siswa, sedangkan sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 55 siswa kelas V SDN 6 Menteng Palangka Raya sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner untuk mengukur variabel intensitas dan didiplin belajar, serta dokumentasi untuk datahasil belajar. Analisis data menggunakan korelasi ganda dan diolah secara statistik melalui bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari intensitas belajar adalah 54,80 dengan kategori sedang, disiplin belajar 41,96 dengan kategori sedang dan nilai rata-rata hasil belajar matematika 68,18 dalam kategori baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa intensitas belajar dan disiplin belajar berhubungan signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya, dengan hasil analisis menunjukan nilai sig. Sebesar 0,000 atau lebih rendah dari 0,05. Uji t menunjukan bahwa variabel intensitas belajar memiliki nilai t hitung 2,674 di atas nilai t tabel 2,006 dan variabel disiplin belajar memiliki nilai t hitung 2,709 di atas nilai t tabel 2,006. Secara simultan, hasil uji F menunjukan nilai F hitung 67,317 di atas F tabel 3,175. Selanjutnya Uji Koefisien Determinasi menunjukan nilai R Square 0,721 atau sama dengan 72%. Kata Kunci: Intensitas belajar, disiplin belajar, hasil belajar
Development and Preliminary Evaluation of the Betang Transparent Card for Teaching Fraction Addition with Unlike Denominators in Elementary School Franatha, Edy; Putra, Chandra Anugrah; Misyanto, Misyanto
Reflection Journal Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v6i2.5277

Abstract

This study aimed to develop the Betang Transparent Card learning medium for teaching the addition of fractions with unlike denominators to fifth-grade elementary school students and to examine its feasibility, practicality, and preliminary effectiveness. The study employed a Research and Development approach using the ADDIE model, which comprises analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research was conducted at SD Negeri 2 Karang Tunggal during the 2025/2026 academic year. The participants included six students in the limited trial and 18 students in the effectiveness assessment. Product validation involved a subject matter expert, a media expert, and a language expert. Data were collected using expert validation sheets, a student response questionnaire, classroom observations, and pretest and posttest assessments. The results showed feasibility scores of 93.33% from the subject matter expert, 96.47% from the media expert, and 100% from the language expert, all of which were classified as highly feasible. The student response score reached 90%, indicating a high level of practicality. The mean achievement score increased from 66.7 on the pretest to 87.8 on the posttest, with an N-gain score of 0.63 in the moderate category. These findings provide preliminary evidence that the Betang Transparent Card medium is feasible, practical, and potentially useful for supporting students’ understanding of equivalent fractions and the addition of fractions with unlike denominators. Further studies involving larger samples and comparison groups are required to establish its effectiveness more conclusively.
Hubungan Intensitas Belajar dan Disiplin Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya Nopie, Nopie; Putra, Chandra Anugrah; Misyanto, Misyanto
Reflection Journal Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xqbw8968

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan parsial dan simultan antara intensitas belajar dan disiplin belajar terhadap hasil belajar matematika siswa di SDN 6 Menteng Palangka Raya. Menggunakan pendekatan kuantitatif metode korelasional, penelitian ini melibatkan 55 siswa kelas V sebagai sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari total populasi 337 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan korelasi ganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata intensitas belajar 54,80 dan disiplin belajar 41,96 (kategori sedang), serta hasil belajar matematika 68,18 (kategori baik). Hasil uji-t menunjukkan nilai hitung untuk intensitas belajar 2,674 dan disiplin belajar 2,709, yang keduanya melebihi nilai t tabel 2,006. Secara simultan, nilai F hitung 67,317 lebih besar dari F tabel 3,175. Koefisien determinasi menunjukkan nilai R Square 0,721 atau 72%. Dapat disimpulkan bahwa intensitas belajar dan disiplin belajar memiliki hubungan positif dan signifikan terhadap hasil belajar matematika. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan disiplin dan pengelolaan waktu belajar yang baik sebagai strategi utama dalam meningkatkan prestasi akademik siswa. The Relationship Between Learning Intensity and Learning Discipline on Students' Mathematics Learning Outcomes at SDN 6 Menteng Palangka Raya This study aims to analyze the partial and simultaneous relationships between learning intensity and learning discipline on students' mathematics learning outcomes at SDN 6 Menteng, Palangka Raya. Using a quantitative correlational approach, the study involved 55 fifth-grade students selected through purposive sampling from a total population of 337 students. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using multiple correlations using SPSS. The results showed an average learning intensity of 54.80, learning discipline of 41.96 (moderate category), and mathematics learning outcomes of 68.18 (good category). The t-test results showed a calculated value for learning intensity of 2.674 and learning discipline of 2.709, both of which exceeded the t-table value of 2.006. Simultaneously, the calculated F-value of 67.317 was greater than the F-table value of 3.175. The coefficient of determination showed an R-square of 0.721, or 72%. It can be concluded that learning intensity and learning discipline have a positive and significant relationship on mathematics learning outcomes. This finding emphasizes the importance of implementing discipline and good study time management as the main strategy in improving students' academic achievement
Development of Barinjam Learning Media for Algebraic Expression Operations at SMP Negeri 1 Permata Kecubung Novantoro, Taufik; Putra, Chandra Anugrah; Misyanto, Misyanto; Elhawwa, Tazkiyatunnafs
Reflection Journal Vol. 6 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ntcatq02

Abstract

Algebra is a fundamental topic in junior secondary mathematics, yet many Grade VII students experience difficulty because algebraic operations require a transition from concrete arithmetic thinking to abstract symbolic reasoning. This study aimed to develop and validate BARINJAM, or Board Algebra Operations Joyful Activity in Mathematics, as a concrete, low-cost, offline, and culturally contextualized learning medium for algebraic operations at SMP Negeri 1 Permata Kecubung. The study employed a research and development design using the ADDIE model, consisting of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The participants were 33 Grade VII students from classes VII A and VII B, one mathematics teacher, and three expert validators in material, media, and language. Data were collected through expert validation sheets, teacher and student response questionnaires, observation, and documentation. The data were analyzed descriptively by converting validation and response scores into percentages. The results showed that BARINJAM met the feasibility criteria, with material expert validation reaching 100%, media expert validation reaching 80.38%, and language expert validation reaching 100%. The small-scale trial showed a teacher response of 94.73% and a student response of 88%, while the large-scale trial after revision showed an increased teacher response of 98.68% and a student response of 89.24%. These findings indicate that BARINJAM is feasible and practical for supporting Grade VII algebra learning. The media helps represent variables, constants, positive and negative terms, and algebraic operations through concrete manipulation. Further research is needed to examine its effectiveness using complete pretest-posttest data, gain analysis, and statistical testing.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran KWL (Know-Want to Know-Learned) Berbantuan Media Cerita Bergambar pada Klas III SDN-3 Palangka Raya: Efforts to Improve Reading Ability Using the Knowledge-Want to Know-Learned KWL (Know-Want to Know-Learned) Media-Based Picture Story in Class III of SD-3 Palangka Raya Erna Ningsih; Misyanto Misyanto
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 1 (2018): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v4i1.503

Abstract

This study aims to describe the increase in the reading of students taught by using the KWL (Know-Want-to-Know-Learned) learning strategy assisted with pictorial story media, as well as knowing the reading activities of students who are trained using the KWL learning strategy Learned) aided by a picture story media. This type of research is Class Action Research (CAR). The subjects in this study were class III SDN-3 Langkai Palangka Raya students totalling 20 students and students. This data collection technique is observation and testing. Data analysis techniques are based on the results of the cycle during the learning process. The results showed that the use of the Know-Want-to-Know-Learn (KWL) learning strategy assisted with pictorial story media could improve reading skills in Grade III SDN-3 Langkai Palangka Raya students. This is based on the results of the study with the acquisition of values in the learning activities that have been carried out for two cycles. It can be concluded that: The use of Know-Want to Know-Learned learning media assisted with pictorial stories can improve students' reading skills. , this can be seen from the pre-action average = 58 average with classical completeness 50% first cycle = 72 average with 75% artistic completeness and cycle II = 93 average with 100% traditional instruction.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan Strategi Pembelajaran Learning Start With A Question Pada Peserta Didik Kelas IV SDS Muhammadiyah Selat Kuala Kapuas Tahun Ajaran 2016/2017 Wahyu Wiranata; Misyanto Misyanto
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2016): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v2i1.561

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui aktivitas peserta didik dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan strategi Learning Start With A Question, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar IPA pada peserta didik kelas IVa SDS Muhammadiyah Selat Kuala Kapuas setelah menggunakan strategi Learning Start With A Question. Jenis penelitian yang digunakan penelitian adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) yang berusaha memecahkan permasalahan yang dihadapi pada situasi sekarang. Subjekdalam penelitian ini berjumlah 27 orang peserta didik, 16 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Teknik analisis data didasarkan pada hasil siklus dari tiap proses pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Aktivitas peserta didik menggunakan strategi Learning Start With A Questionlebih baik dan mengalami peningkatan disetiap siklus. Pada siklus I peserta didik memperoleh nilai dengan rata – rata 3,08 dengan kategori baik, dan siklus II peserta didik memperoleh nilai dengan rata – rata 3,75 dengan kategori baik (2) ada peningkatan hasil belajar IPA melalui penggunaan strategi Learning Start With A Question yang menunjukan dari hasil belajar pada pra tindakan diperoleh rata – rata 37,59 , pada siklus I diperoleh rata – rata 58,33 dan pada siklus II diperoleh rata – rata 81,11 dengan ketuntasan klasikal yaitu 100 %.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Matematika dengan Menggunakan Model Pembelajaran Snowball Trowing dan Metode Demonstrasi dengan Berbantuan Media Konkret Kelas IIIB DI SDN 8 Langkai Palangka Raya Tahun Pelajaran 2017/2018 Nor Safitri; Misyanto Misyanto
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 4 No. 2 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v4i2.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui aktivitas peserta didik pada saat pembelajaran Matematika dengan menggunakan model Snowball Trowing dan metode Demonstrasi dengan berbantuan media Konkret, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar Matematika dengan menggunakan model Snowball Trowing dan metode Demonstrasi dengan berbantuan media Konkret. Penelitian ini di lakukan pada minggu ke-2 bulan Maret 2018 yang berlokasi di SDN 8 Langkai Palangka Raya, Jl.Patih Rumbih Palangka Raya-Kalimantan Tengah. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian seluruh peserta didik kelas III-b SDN 8 Langkai Palangka Raya yang berjumlah 20 peserta didik. Peserta didik laki-laki berjumlah 11 orang dan peserta didik perempuan berjumlah 9 orang. Tehnik penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes dan observasi. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) penggunaan model Snowball Trowing dan metode Demonstrasi dengan berbantuan media Konkret aktivitas peserta didik meningkat yang ditunjukan dengan perolehan skor hasil pengamatan di atas 3, (2) penggunaan model Snowball Trowing dan metode Demonstrasi dengan berbantuan media Konkret dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik yang ditunjukan dengan perolehan rata-rata nilai 67,3 pada siklus I dan meningkat menjadi 8,28 pada siklus II. Ketuntasan belajar secara klasikal juga mengalami peningkatkan dengan nilai 75% pada siklus I meningkat menjadi 96% pada siklus II.
Efektivitas Model Pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) Dalam Pembelajaran IPS Kelas V SDS Muhammadiyah Pahandut: Effectiveness Of Value Value Value Clification Technique (VCT) Learning Model In Learning IPS Grade V SDS Muhammadiyah Pahandut Misyanto Misyanto
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 2 (2020): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v5i2.1464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS peserta didik kelas IV SDS Muhammadiyah Pahandut antara model pembelajaran VCT dengan model pembelajaran konvensional yang biasa digunakan guru. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu eksperimen dengan desain penelitian post test only control design, yaitu dengan membandingkan kelompok pertama yan g diberikan perlakuan (kelas eksperimen) dan kelompok yang tidak mendapat perlakuan (kelas control). Variabel dalam penelitian ini ada variabel bebas Model Pembelajaran sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar. Penelitian ini dilakukan pada kelas IV SDS Muhammadiyah Pahandut yang beralamat di Jl. Ulin Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa tes untuk mengukur hasil belajar peserta didik dilakukan setelah pembelajaran. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji statistic t-test. Hasil penelitian berdasarkan pengujian hipotesis yang telah dilakukan, nilai thitung = 2,375 > ttabel = 1,676 yang berarti penggunaan model pembelajaran VCT lebih efektif dibandingkan model pembelajaran konvensional. Kelompok yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran VCT lebih aktif peserta didiknya dibandingkan kelompok yang diajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional yang terlihat lebih pasif. Karena model pembelajaran VCT atau teknik memperjelas nilai ini mencoba membina nilai atas dasar prinsip rasional objektif. Artinya melibatkan akal budi yang luhur dalam mengkaji nilai-nilai yang diyakini dan dipertahankan sebagai tuntunan tingkah laku (secara objektif) di masyarakat.