Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

PENERAPAN BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PEKERJAAN PADA GEDUNG BERTINGKAT RUMAH SUSUN BBPJN XI/PJN I KALIMANTAN Eka Purnamasari; Muhammad Luthfi Maulana; Akhmad Gazali; Darmansyah Tjitradi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11803

Abstract

ABSTRAKBangunan Gedung Rumah Susun BBPJN XI/PJN I Kalimantan terdiri dari 9 lantai dengan material beton bertulang. Penelitian bertujuan menerapkan Building Information Modeling (BIM) dalam analisis  struktur  atas  dan estimasi volume  pekerjaan  pada gedung  bertingkat, karena memiliki fitur-fitur yang dapat diandalkan untuk perencanaan dan meminimalisir kesalahan dalam estimasi volume pekerjaan. Penelitian memanfaatkan Tekla Structural Designer dan Tekla Structures, yaitu perangkat lunak BIM yang terkemuka dalam industri konstruksi, sebagai alat untuk memodelkan struktur gedung bertingkat secara detail. Dalam metode ini, analisis struktural dilakukan untuk memastikan kekuatan dan kestabilan struktur menggunakan metode elemen hingga dengan acuan desain SNI 1727-2020 dan SNI 2847-2019. Fitur Tekla Structures, seperti organizer digunakan untuk menghitung volume pekerjaan yang dibutuhkan untuk masing-masing komponen struktural. Berdasarkan hasil perhitungan kombinasi pembebanan didapat nilai gaya aksial terbesar terdapat pada kolom K58 (Kode C24-1) sebesar 4910,6 kN, kemudian untuk gaya momen terbesar ada pada balok B57 (Kode 9B6) sebesar 291,8 kNm, dan untuk nilai gaya geser terbesar terdapat balok B46 (Kode 9B6-3) sebesar -237,9/225,1kN. Pekerjaan struktural kolom dan balok seluruhnya aman. Adapun hasil estimasi volume pekerjaan pada beton serta besi kolom berturut-turut sebesar 517,8 m3 dan 260.281 Kg, selanjutnya, untuk volume pekerjaan beton serta besi balok berturut-turut sebesar 290,7 m3 dan 90.720 Kg.
STUDI ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI MINI PILE PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR DINAS SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN TAPIN Akhmad Gazali; Robiatul Adawiyah; Husna Nordina; Adhi Surya
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2023): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2023)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v6i1.11680

Abstract

Pondasi adalah struktur bagian bawah bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah yang berfungsi untuk memikul beban bangunan di atasnya. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Tapin Pada Bangunan Kantor Dinas Satuan Polisi Pamong Praja. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar daya dukung pondasi mini pile dengan variasi dimensi menggunakan 2 metode, yaitu metode Meyerhoff dan metode Aoki de Alencar. Selain itu, juga untuk mengetahui punurunan dengan variasi dimensi tersebut menggunakan metode Paulus Davis. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan metode Meyerhoff diperoleh daya dukung pondasi mini pile yang paling efektif pada variasi dimensi 20 cm × 20 cm (S-1) sebesar Qu1 = 157,2 ton dan (S-2) sebesar Qu2 = 113,92 ton sedangkan penurunan yang paling kecil pada variasi dimensi 30 cm × 30 cm dengan nilai (S-1) sebesar S1 = 3,25 mm dan (S-2) sebesar   S2 = 4,36 mm.
PERBANDINGAN NILAI DAYA DUKUNG PONDASI BORE PILE MENGGUNAKAN HASIL UJI SONDIR DAN SPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN ARANAWAY KABUPATEN BANJAR Gazali, Akhmad; Fathurrahman, Fathurrahma; Ariswandy, Muhammad Rego
INFO-TEKNIK 2023: PROSIDING SEMNAS TAHUNAN X 2023
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/infotek.v0i0.18642

Abstract

Soil bearing capacity is very important in building infrastructure that affects the pavement layer above it, as it is the subgrade that will support the loading. Therefore, soil is the most important aspect as the main support in civil engineering building structures. The purpose of this study is to determine the comparison of Bore Pile bearing capacity analysis according to soil investigation data in the form of Sondir (CPT) and Machine Drill (SPT) with two methods, namely the Mayerhoff and Aoki & De Alencer methods in the construction of the Aranaway Bridge. After calculating with Aoki & De Alencer, the ultimate carrying capacity is 137.47 tons (CPT 1) and 113.83 tons (CPT 2). While the calculation with Mayerhoff with the results of the ultimate bearing capacity of 258.12 tons (SPT 1) and 200.04 tons (SPT 2). According to the calculation, it is also obtained a comparison of the bore pile permit bearing capacity for Aoki & De Alencer of 68.74 tons and 57.42 tons on Sondir data, while for the Mayerhoff method of 86.04 tons and 66.68 tons on SPT data. So it is concluded that the value of the allowable carrying capacity of the two methods, the difference is not significant.
ANALISIS STABILITAS LERENG SUNGAI KAHAYAN DAN FAKTOR KEAMANAN PERKUATAN DINDING TURAP BAJA PADA PEMBANGUNAN DERMAGA PALAMBAHEN KABUPATEN PULANG PISAU Gazali, Akhmad; Purnamasari, Eka; Lina, Fatimah
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i1.14714

Abstract

Dermaga merupakan suatu bangunan atau infrastruktur yang sangat penting bagi perekonomian suatu daerah maupun negara dan berfungsi sebagai sarana bongkar muat orang maupun barang. Untuk menunjang hal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah merencanakan Pembangunan Dermaga Palambahen. Berdasarkan hasil penyelidikan tanah yang dilakukan pada daerah tersebut didominasi oleh jenis tanah lempung dengan kedalaman tanah keras mencapai 26,8 meter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis stabilitas lereng dan alternatif penanggulangan longsoran yang aman dengan bantuan Program PLAXIS V.8.2. Pengolahan data tanah dilakukan di lapangan dan laboratorium, kemudian dilakukan analisis stabilitas lereng dengan menggunakan metode Alan.W.Bishop. Untuk menentukan tekanan tanah aktif dan pasif digunakan metode Rankine. Hasil penelitian melalui analisis stabilitas lereng menggunakan Program PLAXIS V.8.2  menunjukkan bahwa kondisi awal lereng tidak aman dengan nilai Safety Factor (SF) sebesar 1,204. Untuk menanggulangi kelongsoran tersebut, digunakan alternatif pemasangan turap baja bentuk kotak jenis FSP VIL (Profil A dan B), dengan panjang total 30,3 meter dari permukaan tanah. Untuk menahan gaya lateral digunakan jangkar sepanjang 7,5 meter dengan diameter jangkar sebesar 3 cm, sehingga diperoleh kondisi lereng menjadi aman dengan nilai SF sebesar 5,121.
STUDI PERBANDINGAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG TUNGGAL DAN TIANG KELOMPOK DENGAN BEBERAPA VARIASI DIMENSI PENAMPANG TIANG DITINJAU TERHADAP NILAI EKONOMIS (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB Banjarmasin) Gazali, Akhmad; Fathurrahman, Fathurrahman; Rusiani, Linda
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i2.17738

Abstract

Gedung Rektorat Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) adalah proyek strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di kampus tersebut. Gedung ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan operasional kampus yang semakin berkembang dan mendukung pengelolaan akademik serta administratif secara lebih optimal. Pondasi yang digunakan pada pembangunan Gedung Rektorat UNISKA MAB adalah pondasi tiang mini pile dimensi 40×40 cm dengan bangunan bertingkat. Dengan hal ini peneliti mencoba untuk meneliti sebuah perbandingan pondasi tiang mini pile dimensi 40×40 cm dengan pondasi tiang spun pile diameter 30 cm dan 40 cm, manakah pondasi tiang yang paling ekonomis. Penelitian dilakukan di Komplek Agra Budi, Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan. Metode yang digunakan pada penyusunan skripsi ini adalah metode penelitian  korelasional yaitu penelitian yang identik dengan membandingkan antara satu variabel dengan variable yang lainnya dalam penelitian tersebut. Hasil dari analisis daya dukung pondasi mini pile diperoleh nilai daya dukung Qult tunggal adalah sebesar 476,74 ton, sedangkan nilai daya dukung kelompok tiang adalah sebesar 2502,89 ton. Hasil analisis daya dukung pondasi spun pile diameter 30 cm diperoleh nilai daya dukung Qult tunggal adalah sebesar 253,83 ton, sedangkan nilai daya dukung kelompok tiang adalah sebesar 989,94 ton. Hasil analisis daya dukung pondasi spun pile diameter 40 cm diperoleh nilai Qult tunggal adalah sebesar 374,24 ton, dan nilai daya dukung kelompok tiang adalah sebesar 1.212.,54 ton. Ditinjau dari nilai ekonomis diperoleh pondasi yang paling ekonomis adalah menggunakan pondasi tiang spun pile diameter 40 cm. Namun disisi lain kelemahan dari pondasi spun pile adalah pada proses pengiriman materialnya yang memerlukan waktu lebih lama, karna di cetak dan dibeli dari luar dari pulau Kalimantan. Biasanya memerlukan waktu berkisar antara 4-5 minggu.
EVALUASI PERBANDINGAN ESTIMASI ANGGARAN BIAYA ANTARA METODE AHSP 2016 DAN METODE PELAKSANAAN KONTRAKTOR PADA PEMBANGUNAN KANTOR IMIGRASI KELAS I KABUPATEN TAPIN Gazali, Akhmad; Rachman, Tezar Aulia; Triningtyas, Yekti; Reizaldie, Raghmad
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2025): Vol 8, No 1 2025 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2025
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v8i1.19253

Abstract

Pembangunan kantor merupakan salah satu inisiatif dari peningkatan fasilitas infrastrutur guna meningkatkan produktifitas pekerja yang lebih baik. Maka dari itu perencanaan bangunan dari segi keamanan, biaya, kegunaan, bentuk, arsitektural dan struktural ataupun jasa yang tersedia. Dalam pelaksanaan proyek Pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin ini menggunakan anggaran biaya lumayan besar, sehingga anggaran tersebut perlu diperhitungkan dengan seksama agar mampu menaikkan efisiensi dan efektifitas dari pelaksanaan proyek. Oleh karena itu, perlu adanya pedoman dasar dalam menentukan analisa harga satuan pekerjaan yang dipengaruhi oleh nilai indeks atau koefisien, sehingga analisa pada satuan harga pekerjaan tersebut sesuai terhadap biaya, mutu dan waktu pelaksanaan. Ada beberapa metode perhitungan rencana anggaran biaya diantaranya AHSP 2016 dan Penawaran Harga Kontraktor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari kedua perhitungan yang mana paling ekonomis. Dari hasil perhitungan rencana anggaran biaya pada proyek pembangunan Kantor Imigrasi Kabupaten Tapin dengan kedua perhitungan diperoleh hasil perhitungan Penawaran Harga Kontraktor (Lapangan) yang paling ekonomis sebesar Rp. 1.721.817.000,00 dan AHSP 2016 sebesar Rp. 2.529.527.000,00 dengan selisih sebesar Rp. 807.710.000,00. Faktor yang mempengaruhi besaran estimasi dari keduanya seperti material, asumsi perencana anggaran biaya, dan koefien kedua perhitungan.
Analisis dan Perencanaan Struktur Perkerasan Lentur Jalan Berdasarkan MDPJ No. 03/M/BM/2024 Robiatul Adawiyah; Akhmad Gazali; Tezar Aulia Rachman
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 12 No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol12.no1.a20971

Abstract

The revision of pavement design standards may significantly influence the determination of pavement thickness and structural configuration. This study aims to determine the design thickness of flexible pavement structure on the Kampung Baru – Beruntung Jaya road section based on the Manual Desain Perkerasan Jalan (MDPJ) No. 03/M/BM/2024 and to compare the results with MDPJ No. 02/M/BM/2017. The research employed a quantitative approach using traffic data (LHR and axle loads) and subgrade strength (CBR) as primary design parameters. The analysis shows that, based on Design Chart-4 of MDPJ 2024, the required pavement structure consists of 50 mm HRS-WC, 150 mm LFA Class A, and 150 mm LFA Class B (or natural gravel/stabilized layer with CBR > 10%). Compared to MDPJ 2017, MDPJ 2024 applies refined traffic classification and stricter CBR criteria, resulting in a more structured and adaptive design approach. The updated methodology provides improved technical control over pavement thickness determination and has the potential to enhance long-term pavement performance and reliability.